NovelToon NovelToon
Bersama Sistem

Bersama Sistem

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Mafia / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Adib Mudzofar

Ryan adalah seorang pemuda yang bernasib malang yang tidak memiliki harta apapun kecuali ibunya.

Sejak kecil Ryan sudah dididik untuk menjadi pribadi yang pekerja keras dan pantang menyerah oleh orang tuanya. Slogan 'hasil tidak akan mengkhianati usaha' selalu terpatri dalam jiwa Ryan.

Sampai pada akhirnya dia bisa memasuki sebuah perkuliahan yang bergengsi dengan beasiswanya. Namun disitulah kepahitan demi kepahitan dia rasakan karena mendapatkan bully dari teman-temannya, selalu menghinanya, bahkan memanggilnya dengan kalimat 'Miskin'.

Namun Ryan tidak pantang menyerah! Dia terus menjalani kehidupannya yang berat itu dengan kesabaran hingga disuatu hari dia mendapatkan keberuntungan berupa sistem yang akan membantunya dalam segala hal dan merubah kehidupan Ryan. Perlahan, kehidupan Ryan yang miskin harta berubah menjadi orang yang berpunya dengan keberadaan dari Sistem. Yang awalnya susah kini menjadi lebih baik.

Bagaimanakah kelanjutannya? Simak kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adib Mudzofar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8

Melihat Ryan tidak menjawab pertanyaannya, Lastri hanya menggelengkan kepalanya saja. Dia tidak memaksakan anaknya itu harus menjawabnya.

"Baiklah.. Jika kamu tidak mau menjawabnya juga tidak apa-apa! Sekarang bersihkan diri dan istirahatlah!" ujar Lastri.

"Baik ibu!" angguk Ryan.

Ryan langsung pergi meninggalkan sang ibu untuk masuk kekamar dan membersihkan diri. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mandi karena memang laki-laki jika mandi terlalu lama pasti akan diejek seperti cewek saja! Dan Ryan tentu tidak akan pernah mau karena dia adalah pria tulen!

Selepas ganti pakaian, Ryan membaringkan badannya untuk melepas semua rasa penat dihari ini. Dia meminta Sistem untuk mengecek statusnya saat ini.

"Sistem! Cek status!" ucap Ryan.

[Baik Tuan! Cek Status:

Nama: Ryan Aji Sena

Umur: 23 tahun

Status: Jones alias jomblo ngenes

Pesona: 13/100

Poin: 218/1000

Keahlian: Tukang Pijat Super Level Tinggi

Kekuatan: - (0/100)

Tugas: -

Tabungan di bank: 11.045.000

Toko Sistem: Belum Bisa Diakses

Brangkas: 1 Kotak Hadiah Kecil, uang tunai 800.000

Versi Sistem: 1.0 (Naikkan..)]

"Buka Kotak Hadiah Kecil itu!" ujar Ryan.

[Baik Tuan! Membuka Kotak Hadiah Kecil!]

[Ding! Selamat! Tuan mendapatkan skil bela diri kungfu tingkat menengah,30 poin sistem, 25 poin kekuatan dan 5.000.000 uang tunai!]

Ryan tersenyum mendengar hadiah yang dia dapatkan! Dia tidak menduga bahwa hadiah dari dia berbuat baik dan berbakti kepada ibunya akan mendapatkan empat hadiah secara langsung.

"Terima kasih selalu Sistemku!" ucap Ryan dengan tulus.

Tiba-tiba dia merasakan tubuh dan tulangnya menjadi lebih kuat dari biasanya namun staminanya masih seperti biasa atau kelelahan karena evek pengobatan. Ryan yang bingung langsung bertanya kepada Sistem.

"Sistem! Apa yang terjadi dengan tubuhku?"

[Tuan! Itu adalah evek dari Tuan yang memiliki poin kekuatan!] jawab Sistem.

"Owh, begitu!" Ryan faham dan mengangguk.

[Apakah Tuan ingin menyatukan skil yang baru Tuan dapatkan?] tanya Sistem.

"Tentu! Dan juga, tolong uang lima juta sebelumnya kamu masukkan saja didalam brangkas!" jawab Ryan.

[Baik Tuan! Uang sudah masuk dalam brangkas! Sekarang bersiaplah! Tuan akan merasakan sedikit rasa sakit seperti sebelumnya!] ujar Sistem.

"Eeeh.. Tunggu dulu! Sistem! Apakah ada cara untuk menghilangkan rasa sakit itu? Kamu tahu bukan jika aku ini sekarang sedang kelelahan!" kata Ryan tidak berdaya.

[Ada Tuan! Yaitu dengan membayar menggunakan poin sistem!] jawab Sistem.

"Lalu berapa yang harus kubayar untuk menghilangkan sakit pada penyatuan skil ini?" tanya Ryan.

[Tidak banyak Tuan! Berhubung ini adalah skil kungfu tingkat menengah maka hanya butuh 50 poin sistem saja!] jawab Sistem santai.

Ryan hampir berdiri dengan jawaban santai yang diberikan oleh Sistem. Dia harus mengerjakan ini dan itu lalu sempat dituduh pencuri hanya untuk mendapatkan sedikit poin sistem, lalu sekarang dia harus mengeluarkan semua jerih payahnya itu hanya untuk menghilangkan rasa sakit penyatuan skil? Sungguh hati Ryan berdarah-darah saat ini.

"Sistem! Apa itu tidak terlalu mahal?" tanya Ryan berniat untuk menawar.

[Jangan harap Tuan bisa menawar padaku! Itu adalah harga paten! Jika Tuan tidak mau maka nikmati saja rasa sakit itu!] jawab Sistem dengan datar.

"Cih! Baiklah.." ucap Ryan lenas tidak berdaya. Sistem ini memang seperti mengetahui saja apapun yang ada diotaknya.

[Hehehe.. Tuan jangan terlalu cemberut seperti itu! Aku hanya mengantisipasi saja agar Tuan tidak kebiasaan menawar! Nanti bisa-bisa di super market juga Tuan tawar harganya!] ujar Sistem sambil mengeluarkan emot menjulurkan lidah mengejek.

"Cih! Tidak sebegitunya juga!" gerutu Ryan.

[Baiklah! Memotong poin sistem sebanyak 50 poin! Memulai proses penyatuan skil..]

[10%.. 20%.. 30%.. 40%.. 50%.. 60%.. 70%.. 80%.. 90%.. 100%. Selesai!]

[Ding! Selamat! Skil Bela Diri Kungfu Tingkat Menengah telah selesai diterapkan!] ujar Sistem.

Perlahan ingatan-ingatan baru dari pengetahuan bela diri kungfu muncul diotak Ryan. Ryan memejamkan matanya untuk menyerap semua pengetahuan itu dengan sempurna.

Hanya butuh waktu lima menit bagi Ryan untuk menyelesaikan penyerapan pengetahuan itu. Senyuman indah terlihat jelas disudut bibirnya. Jika ada gadis atau wanita yang melihatnya pasti akan terpesona dan tertarik kepadanya.

[Selamat telah memiliki keahlian kungfu Tuan! Aku harap Tuan menggunakannya untuk membela diri dan bukan untuk gaya-gayaan seperti anak jaman sekarang!] ujar Sistem mengingatkan.

"Tentu Sistem! Aku akan mengingat nasehatmu! Baiklah.. Cek statusku sebelum tidur!" ucap Ryan sambil terus tersenyum. Dia sudah berniat memberikan ibunya hadiah esok hari.

[Baik Tuan! Cek Status:

Nama: Ryan Aji Sena

Umur: 23 tahun

Status: Jones alias jomblo ngenes

Pesona: 13/100

Poin: 168/1000

Keahlian: Tukang Pijat Super Level Tinggi, Ahli Kungfu Tingkat Menengah

Kekuatan: 25/100

Tugas: -

Tabungan di bank: 11.045.000

Toko Sistem: Belum Bisa Diakses

Brangkas: 1 Kotak Hadiah Kecil, uang tunai 5.800.000

Versi Sistem: 1.0 (Naikkan..)]

Ryan yang melihat statusnya yang masih dengan tulisan 'jones' hanya bisa menggelengkan kepala. Dia tidak mengapa dengan hal itu. Yang difikirkannya saat ini adalah bagaimana menjadi sukses terlebih dahulu. Dengan bantuan Sistem, Ryan yakin tidak akan lama baginya untuk memperoleh kesuksesan yang dicita-citakan itu.

"Kalau begitu selamat malam dan selamat tidur Sistem!" ucap Ryan dengan tulus.

[Iya Tuan! Moga mimpi terbaik!] balas Sistem lalu layar hologram berwarna kebiruan itu menghilang dan mati.

***

Sementara itu disisi lain, disebuah kamar VIP rumah sakit di Kota B atau kota tempat Ryan dan ibunya tinggal, seorang pria paruh baya dengan stelan jas yang terlihat mewah dan mahal membuka pintu dengan tergesa-gesa.

Pria paruh itu datang dengan wajah muram, marah, dongkol sekaligus sedih. Dia melihat seorang pemuda yang tidak sadarkan diri diatas ranjang dengan beberapa orang yang mengelilinginya.

Dia baru datang dari luar negeri setelah mendengar anak semata wayangnya dikabarkan terluka serius atau bahkan sangat serius. Karena luka itu tepat berada pada bagian vital anaknya.

Sebelumnya dia pergi ke luar negeri untuk melakukan bisnis besar dengan patner perusahaannya, namun karena sebuah telfon dari istrinya, dia langsung membatalkan proyeknya dan langsung meluncur kembali ke negara asal.

Dalam kabar itu dia diberitahukan bahwa bagian telur burung perkutut putranya pecah dan dokter meminta pendapatnya untuk dioperasi kebiri atau diganti dengan milik sapi atau kambing.

"Brian anakku! Bagaimana keadaan Brian?" ujar pria itu dengan berteriak meski orang-orang atau keluarganya tepat berada didepan matanya.

"Pah! Anak kita!" ucap istri pria itu sambil berlari dengan tangisan yang sudah pecah.

Dan benar! Pria baya itu adalah ayah atau papa dari Brian yang bernama Dodi. Diruangan itu juga ada teman-teman Brian yang juga banyak dibalut dengan perban. Terlebih Topan yang hidungnya juga patah. Dia harus bernafas menggunakan mulutnya dan mengistirahatkan kegunaan hidungnya untuk sementara.

"Jadi siapa yang melakukan ini kepada anak kita?" tanya Dodi dengan kemarahan yang memuncak.

"Ryan! Namanya Ryan Aji Sena Om!" jawab Leo dengan ketakutan.

"Bangs*t anak itu! Aku akan membuat dia dan keluarganya menyesal telah dilahirkan di dunia ini!" ucap Dodi murka.

1
Erik Brigez
sampah
Siget Budianto
Ceritanya bagus dan seru
Syamsul Bari
masak lupa bawa hp,
3RSEL
💪💪💪💪💪
Obey Propaganda
nah demen gw kalo jagoan d jweer mak nya 😄
Obey Propaganda
apa kagak kuliah lu riyan
Henry Ronald Maramis
bukannya sudah minum pil anti rasa sakit?
Memyr 67
𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗀𝗂𝗍𝗎? 𝗆𝖺𝗁𝖺𝗌𝗂𝗌𝗐𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀 𝗌𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀, 𝗄𝖺𝗋𝖾𝗇𝖺 𝗄𝖺𝗒𝖺? 𝖺𝖽𝗂𝗅 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂
Makmur Djajamihardja
maklum aja authonya belum sarapan bosqu
Makmur Djajamihardja
masalah karakter suka suka author lah wong dia penulisnya bro
Makmur Djajamihardja
Ryan ajie barang kalee
Makmur Djajamihardja
beli aja logam mulia di Antam semua duitnya beres kan
Makmur Djajamihardja
beri aja lotek kucur bosqu
Makmur Djajamihardja
mestinya sistim kasih duit sebagai hadiahnya
Makmur Djajamihardja
taktili tiktok tinong camcauh gula batu pamere nona enong hu hahu ha haseum 👍
Himawan Wawan
borju
Himawan Wawan
jebakan tuh
Himawan Wawan
josssssssss
Himawan Wawan
rahasiakan
Himawan Wawan
ayo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!