NovelToon NovelToon
JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

JODOH! KAPAN KITA AKAN BERJUMPA?

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:287.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: $MONEY

Kenapa, Tuhan begitu kejam? Tuhan telah merenggut seseorang yang membuatku merasakan hidup ini memiliki arti. Kenapa Tuhan merenggut seseorang yang membuatku merasakan kasih sayang dengan tulus yang tidak ku temukan di dalam keluargaku sendiri? Aku ingin membenci Tuhan, tapi mengapa tidak bisa kulakukan? Kenapa hatiku menjerit meminta tolong Pada-Mu lagi oh Tuhan. Semuanya kenapa harus berakhir dengan pertanyaan yang tidak akan ku mengerti jawabannya, aku tidak ingin berandai-andai, tapi mengapa aku harus merasakan sakit dari seseorang yang tidak pernah kucintai.



KARENA CERITA INI UDAH TAMAT, MARI KITA PINDAH KE CHANNEL LAIN. DI SEBELAH ADA SATU NOVEL LAGI YANG JUDULNYA...

'KEPONAKAN GRAND DUKE'

SEMOGA KALIAN SUKA😉

CERITA INI HANYA IMAJINASI PENGARANG!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon $MONEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah Ini Pengkhianatan

Aku diam dalam keheningan malam, melamunkan irama indah yang ada disekitar. Dengan pendengaran yang sangat awas ini aku bisa menangkap hal-hal dan suara sekecil apapun itu. Seperti suara detak jantung ketiga temanku di balik selimutku bisa kuresapi dengan jelas. Suara detak jantung milik Vina terdengar lebih cepat dari yang lain, mungkin karena kejadian kepegang tangan barusan.

Berbeda lagi dengan suara jantung Sierra yang terdengar tak beraturan, kadang sangat cepat dan kadang akan sangat pelan. Hanya Dewi yang paling mendekati kata normal, karena dia telah benar-benar lelap. Wajar jika udah tertidur lebih cepat di saat seperti ini, hatinya saat ini sedang benar-benar kacau, karena hubungan asmaranya. Suara cakaran di dinding udah sedikit memelan, tapi membuatku semakin waspada namun kulihat Blacky hanya duduk santai di dekatku dengan wajah yang terlihat mengantuk.

"Alhamdulillah..." kataku cepat kerena lampu menyala menerangi setiap sudut kamar

Dan Alhamdulillah nya lagi, suara aneh diluar sana udah menghilang dan benar-benar tidak terdengar apa-apa lagi selain riak hujan disertai guntur yang terdengar lebih lembut. Aku kaget setengah mati karena baru sadar jika atap kamarku lagi bocor, hingga membuatku tergesa-gesa menyelamatkan beberapa buku yang ada di dekat bocoran. Untungnya hanya membuat satu buku yang basah, walaupun penting bagiku, tapi besok masih bisa di keringkan di bawah sinar matahari.

"Ru!!" Panggil Sierra mengagetkan ku

"Astagfirullah... Jangan bikin gue jantungan kalo manggil!!" Kesalku padanya

"Maaf! Ru... temenin gue pipis dong!!" Rayu nya

"Pipis sendiri sono, lampu kan juga udah nyala!" Kataku sambil masih memindahkan buku-buku ke tempat yang lebih aman

"Gue takut!! Temenin!!!' Rengeknya

"Yaudah iya! Sekalian gue mau ngambil ember buat nampung ni air bocor!!" Kataku sekalian ngambil ember di dapur

"Makasih..." katanya kesenangan

Aku membuka pintu dengan perlahan berharap tidak ada sesuatu yang mengejutkan menunggu di balik pintu. Setelah memastikan semuanya aman barulah aku keluar bersama Sierra yang memegang tanganku erat.

"Cepetan ya!!" Kataku saat Sierra membuka pintu kamar mandi

"..." Dia hanya diam dan kembali menutup kamar mandi dan segera menarikku

"Ra!!!" Kagetku

"Wi!! Vin!! Bangun!!" Teriak Sierra ketakutan sebelum kami mencapai kamar

"Wi!! Bangun..." kudengar Vina segera membangunkan Dewi yang tertidur

"Kenapa??" Tanya mereka bingung segera keluar kamar

"Kabur... Jangan banyak nanya... Cepetan keluar dari rumah ini!!" Kata Sierra penuh ketakutan setelah menoleh ke arah kamar mandi

Kami bertiga yang tanggap dengan maksud Sierra segera berlari menuju pintu keluar kosan dengan ketakutan yang gila-gilaan. Sumpah perasaan kami bertiga saat ini benar-benar menegangkan.

"Cepetan buka!!" Desak Sierra saat kami mencapai pintu

"Tunggu... kuncinya yang mana sih!!" Kesal Vina yang setengah sadar

"Jangan mendekat!!" Bentak Sierra kasar membuat kami menahan napas

"Kunci...lo yang mana?" Kata Vina gemetaran

"Udah gue bilang jangan mendekat... waaaaa..." teriak Sierra menajamkan matanya

"Allahu akbar... kita punya Allah sang Maha Pelindung..." kata Dewi angkat bicara saat Sierra mundur ketakutan

Tiba-tiba barang-barang di ruang tengah terangkat ke atas detik berikutnya berjatuhan dengan keras. Sierra menutup wajahnya semakin ketakutan setelah berteriak histeris, Dewi menjadi ciut ketakutan juga setelah melihat adegan barusan. Aku dan Vina masih berkutat dengan pintu, yang entah kenapa hari ini begitu rumit. Sumpah, benar-benar nggak nyangka kalo kejadian kami sekarang seperti film horor nyang biasanya kami tonton.

"Cepetan keluar..." kataku menarik Sierra dan Dewi yang ketakutan setelah pintu terbuka

"Gue... kaki gue nggak bisa lari..." tangis Dewi ketakutan sambil mencengkeram lenganku erat

"Wi!!! Dia tepat didepan lo sekarang!!" Teriak Sierra yang udah di luar bersama Vina

"Ya Allah... gue takut..." tangis Dewi pecah

"..." aku berusaha melepaskan cengkeraman Dewi karena juga ketakutan dan ingin segera keluar dari rumah ini

"Jangan tinggalin gue..." kata Dewi memelas di tengah tangisnya saat tangannya lepas dariku

"Akkgggrrrrhhhh..." kesalku dan kembali menerjang masuk memeluk Dewi setelah berhasil keluar dari kosan ini, untuk menariknya keluar

"Ru!!! Tinggalin Dewi sekarang... Dia menginginkan Dewi! Kita lari sekarang" kata Sierra membuatku tertegun

"Ru!! Jangan tinggalin gue... plis... Jangan tinggalin gue..." kata Dewi kembali mencengkeram kerah bajuku

"Lepasin gue..." kataku ketakutan berusaha melepaskan cengkeraman Dewi

"Ru!! Kita kan udah temenan lama... Jangan tinggalin gue..." katanya memelas dengan menyedihkan

"Ru!! Cepat keluar... atau tu setan melukai lo!!" Teriak Sierra ketakutan di dalam rangkulan Vina

"Dewi!! Gue juga takut..." kataku menyerah untuk melepaskan cengkeraman Dewi

"Jangan tinggalin gue... dan maaf!!" Katanya saat ada kesempatan

"..." Aku terdiam kaku setelah Dewi mendorong tubuhku masuk kedalam sedangkan ia segera lari keluar rumah

"Ru!!!" Panggil Vina dan Sierra di detik sebelum pintu tertutup

"Ru!! Ru... buka pintunya... Ru... gue nggak bermaksud ..."

"Minggir lo..." kata Vina dan Sierra tajam mendorong Dewi menyingkir dari depan pintu

"Ru!! Buka pintunya!!!" Teriak Sierra dan Vina mencoba mendobrak pintu namun nihil

"Ru!!! Maafin gue... gue nggak bermaksud..."

"Diam! Ini semua salah lo... setan itu mengingin kan elo... ini semua gara-gara lo yang bawa tu setan ke kosan" marah Sierra

"...." Dewi tidak bisa berkata apa-apa dia hanya duduk di tanah becek sambil menangisi penyesalannya

Vina dan Sierra masih berusaha mendobrak pintu dari luar, sedangkan aku di dalam sini. Masih merasa tidak percaya jika akhirnya aku dikorbankan seperti ini. Pantesan sejak dulu aku tidak ingin menganggapnya sebagai sahabat, takut jika hal ini terjadi, dan sekarang malah benar-benar terjadi. Aku menertawakan diriku sendiri dalam ketakutan ini, menertawakan kebodohanku yang terlalu waspada, namun akhirnya kena jebakan juga, konyol emang.

"Ru!! Setidaknya bersuara dikit dong... kalau nggak ada suaranya gini kita bakal mengira lo udah mati..." kesal Sierra

"Gue emang udah mati... mati rasa sejak dulu..." tawaku pecah setelah meneriakkan kekesalanku disela tangis

"Ru! Jawab panggilan kita dong!!" Teriak Vina kasar

"Bangsa*..." teriakku hingga tenggorokan sakit

"Percuma kau berteriak! Kerena mereka tidak akan mendengar apapun... hahaha!" Kata sebuah suara yang tidak berwujud dengan suara serak dan berbau busuk

Aku terkekeh geli setelah menyadari jika sekarang alam ku dan alam mereka bertiga telah terbelah menjadi dua. Ini semua karena ulah setan brengsek yang tidak tau diri ini, hingga membuatku merasa terkhianati oleh orang yang selama ini dekat denganku. Percuma selama ini aku bersikap ramah pada nya jika tau akhirnya aku akan menjadi korban yang tidak berguna seperti ini. Ini benar-benar lelucon yang paling lucu dalam hidupku. Oh Tuhan... candaan-Mu sungguh konyol bagi hamba.

"Ahahahahahaha...." tawaku sepuasnya menertawai kebodohan diri

"Apa yang kau tertawakan gadis kecil?" Tanya suara itu sambil memainkan rambutku yang tergerai

"Mulut mu sangat busuk..." kalimatku terhenti saat sebuah cakaran perih mendarat di pipiku

"Meooonggg..." Blacky muncul entah dari mana, perasaan tadi ada di pelukan Vina, sejak kapan dia ikut masuk

Blacky menerjang ke arah udara hampa dan kembali terlihat seperti sedang bertengkar dengan sesuatu yang tidak terlihat. Aku hanya diam membisu menatap kosong ke arah pertengkaran Blacky, suara teriakan di luar kosan menjadi semakin ramai setelah teriakan mereka membangunkan tetangga. Saat ini aku hanya ingin tertawa dan berteriak sepuasnya dan sepuas-puasnya melepaskan beban ini.

"Aaakkkhhhhgggggrrrrrrrr..." teriakku sampai tenggorokanku rasanya hampir putus

"Ru!!! Setidaknya berteriak lah jika lo masih sadar..." teriak Vina dari luar ketakutan karena tidak mendengar apapun dari dalam kosan.

1
Fuziie_aN
Lumayan
Sri Winarti
da lanjutanya lgi GK lgi seru nich
R. Yani aja
si blacky suka martabak telor juga... 😅
R. Yani aja
aku mampu kk
Anni Zakiyani
wanita cukup ganti itu maksudnya wanita yg bagaimana ya
AwanMendung26: Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 3 replies
Nurma
ceritanya seru ih. suka❤️
Nurma
seiman tapi tidak senasib🤣
Nurma
teman-teman luknat, kagak bisa liat teman punya banyak porsi makan, bawaannya pengen di jahilin Mulu🤣
Nurma
kok serem sih
aku suka sekali
kocak, kocak, kocak
Darah Biru (Bangsawan)
👍👍
Hum@yRa Nasution
terpaksa menikahi kepsek kejam hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
suamiku berubah karena mantan hadir memberi dukungan kak 👍🙏💪👍
Hum@yRa Nasution
cinta sejati yang tak berujung hadir memberi dukungan kak 🙏🙏
Hum@yRa Nasution
terjebak antara dua Cinta hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Hum@yRa Nasution
CINTA dalam luka hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
ngeri-ngeri asem😅
Darah Biru (Bangsawan)
semangat thor
Darah Biru (Bangsawan)
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!