NovelToon NovelToon
Gabby, My Fierce Girl

Gabby, My Fierce Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Patahhati / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:21.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

[Area termehek-mehek, siapkan tisu untuk menyeka air mata]

George selalu memperlakukan Gabby dengan kasar, dingin, dan mereka berdua selalu berseteru. Hingga membuat Gabby sangat membenci George.

Suatu ketika, Geroge mengetahui siapa Gabby sesungguhnya. Orang yang ia cari selama ini. Ia hendak menepati janjinya untuk menikah dengan Gabby setelah mengetahui identitas wanita itu. Namun sayang, hati Gabby sudah terlanjur beku. Ia sudah membenci George.

Disaat George sedang mencoba mendekati Gabby, seorang pria bernama Marvel hadir dengan membawa pembuktian cinta untuk Gabby.

Hingga suatu hari, George dan Gabby terjebak dalam satu ruangan dan terjadilah malam yang membuat Gabby kehilangan kehormatannya.

“Aku akan bertanggung jawab dengan perbuatanku, aku akan menikahimu.” George.

“Jika kau ingin menikah denganku hanya karena ingin bertanggung jawab atas kejadian ini atau ingin memenuhi janjimu dulu. Maka lupakan, aku tak membutuhkannya.” Gabby.

“Aku tetap mencintaimu, walaupun bedebah itu sudah mengambil sesuatu yang berharga darimu.” Marvel.

Siapakah yang akan dipilih oleh Gabby? George yang sudah merenggut kehormatannya atau Marvel yang menunjukkan betapa besar cintanya pada Gabby?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 35

Gabby segera naik ke atas motor diikuti oleh George yang duduk di belakangnya. Pria itu cukup tenang mengetahui apa yang akan dilakukan Gabby padanya. Entah apa yang ada di fikiran George saat ini.

Gabby menghidupkan motornya seraya bibirnya menyeringai siap membalas apa yang sudah George lakukan padanya kemarin.

Motor vespa berwarna kuning itu mulai melesat ke jalan raya dengan kecepatan lambat mengikuti motor yang dikendari oleh Davis dan Diora.

“Mundur!” teriak Gabby yang merasakan tak ada jarak diantara dirinya dan George.

George mundur perlahan, Gabby langsung menaikkan kecepatan motornya hingga sejajar dengan Diora.

“Kemana tujuan kita?” Gabby bertanya dengan Diora.

“Desa Adat Panglipuran,” teriak Diora memberitahu.

“Oke.” Gabby menganggukkan kepalanya. “Aku duluan, kita bertemu disana,” imbuhnya.

Laju motor itu semakin cepat, lebih cepat dari kemarin George membawanya.

“Kenapa dia tenang sekali?” gumam Gabby yang sekilas melihat wajah George dari spion motornya. Pria itu seperti biasanya datar dan tak terbaca. “Saatnya membalas perbuatannya.”

Gabby menyeringai, sebelum akhirnya dia masuk ke dalam jalan yang lumayan sepi tak terlalu ramai kendaraan agar ketika George terjatuh tak akan tersambar oleh kendaraan lain.

Ketika motor itu sudah melaju sangat kencang, Gabby menurunkan lajunya lalu menyendat gasnya secara sengaja seperti apa yang dilakukan oleh George kemarin.

Greb!

George langsung memeluk Gabby sebelum ia terjatuh ke belakang. Tangannya melingkar sempurna di perut Gabby. Tubuhnya menempel tanpa celah sedikipun pada bagian belakang Gabby. Wajahnya sengaja ia condongkan ke depan hingga bisa melihat wajah Gabby dan menyunggingkan senyum kemenangannya.

Deg!

Gabby mendadak membeku, jarak wajah keduanya benar-benar tipis. Hembusan mint dari nafas George tercium jelas di indera penciumannya. Wangi tubuh pria itu pun menyeruak. Jantung Gabby tak karuan. Sentuhan dadakan itu mampu membuat gejolak yang tak biasa dirasakan oleh Gabby muncul secara tiba-tiba.

Cit ...

Buru-buru Gabby menepikan motornya mendadak agar tak terjadi kecelakaan akibat fokusnya yang hilang seketika.

Gabby membuka rengkuhan tangan George, menghempaskannya kasar. Ia langsung turun dari motor dan menatap tajam George. “Kenapa kau kurang ajar sekali memelukku tanpa ijin?” semburnya.

“Aku hanya melindungi diriku dari seseorang yang sengaja ingin mencelakaiku,” jawab George enteng. Ia mencoba tenang meskipun jantungnya kini sama dengan Gabby sedang berpacu setelah memeluk wanita itu.

“Kau menuduhku ingin mencelakaimu? Memangnya aku seburuk itu dimatamu sampai kau berfikir hal seperti itu denganku?” tampik Gabby mendorong pundak George tak terima.

George melipat kedua tangannya di dada. Masih pada posisinya duduk di atas motor dengan tenang. “Memangnya aku mengatakan jika kau yang ingin mencelakai diriku? Atau kau memang sedang mengakui jika kau seperti yang aku katakan tadi?”

“Heh pria bermulut sampah! Hati-hati jika bicara kau! Yang memiliki niat jahat itu kau, kau kemarin dengan sengaja mencelakaiku, sekarang aku hanya ingin membalas perbuatanmu agar kita satu sama!” seru Gabby panjang lebar.

“Oke, sudah cukup pengakuanmu, sudah ku maafkan perbuatanmu,” ucap George.

Gabby membulatkan matanya, George benar-benar membuatnya kesal dari ujung kaki hingga ujung kepala. Seharusnya kemarin pria itu yang meminta maaf dengannya. Dan apa? Memaafkan Gabby? Bahkan wanita itu tak mengucapkan kata maaf sedikitpun. Ia hanya ingin membalas pria sombong, dingin, kasar, bermulut sampah, dan ringan tangan itu. Karena tak meminta maaf atas perbuatannya kemarin.

1
imoe nawar
👍
Ririn Setiyawati
thor kalo cerita yg punya anak kembar dan miskin trus ketemu lagi sama ayah kandungnya judulnya apa ya lua
juhaina R💫💫
andai tak kau ikat pasti akan sebanding😂
juhaina R💫💫
lahhh seperti nya takdir berkata lain, sabar y Gebby 🤣
juhaina R💫💫
kangan jdi baca ulang 😂 tapi didetik terakhir sesak bgt
Wahyunni Winarto
sakitt bnggtt😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
kasihan gabyy
mending mati aja klo kyk gtu
huhuhu😭😭😭
Wahyunni Winarto
😭😭😭😭
Wahyunni Winarto
hati orng kok pd buat mainan
sakit bngt jd gabby
Wahyunni Winarto
sedihhh jd gabbyy
Wahyunni Winarto
dia dah mati rasa yg ada sesakit apapun dah g dirasa
SLina
skt bgt jd gabby
SLina
skip deh, g kuat sama bpknya, sgt egois. ganti judul aja
SLina
thor, kok anda kejam sekali sama gabby
SLina
pengen ku kasih racun ke lord
Shifa Burhan
coba kalian (author dan reader2) bayangkan kalian diposisi George jangan hanya melihat dari posisi pemeran utama wanita saja

*aku kalau diposisi George mana mau menunggu gabi, ditolak, melihat gabi bermesraan dengan pria lain, melihat gabi bercumbu dengan pria lain, dan hanya dibuat kayak boneka yang pasrah dan megiti gabi selesai dia harus ada

thor aku tanya pribadi padamu, apakah kau diposisi George dan dilakukan kayak gitu kau mau menerima begitu saja

thor jadi novelis netral, lihat lah semua disitu pandang jangan hanya melihat sudut pandang wanita saja
*sudut pandang gabi enak menolak Georg menikah dan bercumbu dengan pria lain didepan Georg setelah dia selesai dengan pria itu, Georgia harus ada untuknya, enak benar hidupnya
*yang kasian geoge, ditolak, harus pasah melihat gabi bermesraan dan bercumbu dengan pria lain, setelah gabi selesai dengan pria itu, George harus menerima begitu saja

thor pakai hati berkarya, kalau kau adil buat gabi berjuang juga untuk George, karena faktanya gabi telah melukai hati George, jangan semudah itu, kalian buat George kayak boneka yang tidak punya hati yang bisa terluka juga

pakai hati thor
mars
sedih bgt pas scene marvel' paadahal aku berharap marvel mati tpi pura2 dan kabur gitu
mars
adik george ya
mars
bosen kesel sendiri batu bgt sih
Riki Amteme
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!