Apa jadinya orang yang selama ini kamu anggap ayahmu malah menikah denganmu?.
"Dia begitu sempurna dan bagai pinang dibelah dua dengan wanita yang sangat kucintai".
#Leo Abraham
"Maaf jika aku mencintai mu".
#Ardita Pricilla.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratnadewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Maafkan aku
Sore hari disebuah caffe ada dua orang gadis sedang menunggu salah satu temannya.
"Hay?? Maaf ya lama!" ucap Dita sambil tersenyum kepada kedua temannya.
Rahayu pun langsung memeluk tubuh sahabatnya itu karena merasakan rindu.
Dita pun juga sedikit terharu karena ia juga merindukan sahabat nya itu.
Dita pun menatap Reni yang hanya terdiam menatapnya.
"Kau tidak ingin memelukku juga?? Kau tidak rindu padaku??" tanya Dita kepada Reni sambil merentangkan tangannya.
Reni yang mengira Dita tak mau lagi memaafkannya pun berkaca-kaca dan langsung memeluk erat tubuh kakak sekaligus sahabatnya itu.
Tangis Reni semakin pecah saat Dita juga membalas pelukannya.
"Maafkan aku Dita! Sungguh aku sudah dibutakan oleh amarah dan dendam! Aku sudah menyesali semuanya! Ternyata kau adalah gadis yang sangat baik Dita! Maaf jika aku pernah membuat mu terluka! " Tangis Reni.
"Sudahlah! Yang lalu biarlah berlalu! Aku senang karena kamu sudah menyesali perbuatanmu! Dan kamu tahu tidak? Aku bahagia ternyata kita adalah saudara! Aku bahagia ternyata aku masih memiliki keluarga, padahal yang kutahu aku hanya memiliki mama dan Om Leo saja! Sudahlah jangan menangis lagi ya. Jelek tau kalo nangis tuh ingusnya keluar!" ucap Dita sambil menyodorkan tisu.
Reni langsung mengusap ingusnya itu menggunakan tisu yang diberikan Dita.
"Terimakasih Dita! Aku menyayangimu!" ucap Reni yang terus memeluk Dita.
"Ekhhemmmmmm!! Lama-lama bisa jadi kambing conge juga nih aku dicuekin gitu aja! Udahan dong dramanya mentang-mentang kalian saudaraan aku nya di cuekin!".
"Hehehe maaf Ra! sini aku peluk Juga.!" ucap Dita.
Mereka bertiga pun berpelukan penuh haru dan saling melepaskan rindu.
"Oh ya mana yang aku minta tadi!" tanya Rahayu kepada Dita.
"Apaan sih! Kamu tuh gak bisa liat cowok cakep dikit main embat aja deh! Roy mau kamu kemana in??"
"Hehehe ya kan siapa tau jodohku! Habis putus tau sama Roy! Lagian dia lebih ganteng dan lebih segalanya ketimbang Roy!" ujar Rahayu.
"Dasar aneh!! Udahlah mending kita pesan makanan! Aku lapar!" ucap Dita.
"Uhh iya kita disini udah nunggu satu jam lebih tau gak!! Keburu mati nih cacing-cacingku!" ucap Rahayu.
Mereka bertiga pun tertawa bahagia karena sudah tidak ada beban lagi diantara mereka.
***
"Bee??? bukankah kita sudah sering melakukan nya ya?? Kok aku belum juga hamil ya?? Terkadang perutku juga terasa sangat sakit!!" ucap Dita sambil mengelus perutnya.
Leo pun berlalu dan mengambil air hangat untuk mengompres perut istrinya.
"Sudahlah jangan terlalu dipikirkan! Mungkin belum waktunya kita memiliki!" ujar Leo.
"Tapi aku ingin bee! Aku ingin memiliki anak cantik dan tampan yang mirip denganmu!!" ucap Dita.
"Kamu tidak usah khawatir! Jika bulan ini gagal kita kan bisa hajar lagi! Kalau masih belum juga ya kita hajar sampai klenger!" ucap Leo sambil tersenyum dan mengedipkan matanya.
"Aku serius bee!!".
"Aku juga serius sayang!! Sudahlah kamu cepat mandi dan bersiap-siap! Aku akan mengajakmu ke suatu tempat!" ucap Leo.
"Kemana bee??".
"Sudahlah kamu turutin saja apa kata suamimu ini! Dan pakai lah semua yang ada didalam tas yang ada diatas ranjang!" ucap Leo kemudian pergi meninggalkan Dita.
Dita pun langsung menuruti Leo.
Ia segera mandi dan memakai gaun yang telah Leo siapkan lengkap dengan high heels nya.
Saat Dita sudah memakai gaun itu tiba-tiba ada seorang wanita yang masuk membawa sebuah koper besar.
"Maaf nona saya diutus tuan Leo untuk merias anda!." ucap wanita itu.
Dita hanya menuruti saja. Pikirnya mungkin Leo akan mengajaknya makan malam atau mungkin ke acara pesta temannya.
Setelah 30 menit berlalu akhirnya Dita selesai di rias.
Perias itu menatap takjub Dita yang terlihat sangat cantik dan anggun.
"Sungguh nona baru kali ini saya merias orang secantik anda! Pantas saja tuan Leo begitu mengistimewakan anda!" ucap perias yang bangga melihat Dita.
"Terimakasih kak ini juga berkat kelihaian tanganmu" ucap Dita sambil tersenyum ramah menambah kesan manis yang ia miliki.
Dita pun langsung turun namun lagi-lagi ada seorang pria menghampiri nya.
"Maaf nona saya diutus tuan Leo untuk menjemput dan mengantar kan anda!" ucap seorang laki-laki itu.
"Memangnya dimana suamiku?" tanya Dita bingung.
"Suami Nona tadi ada urusan mendadak dan mengatakan jika akan menunggu anda ditempat yang akan kita tuju".
"Baiklah kalau begitu!". ucap Dita kemudian mengikuti laki-laki itu keluar rumah.
Laki-laki itu langsung membuka pintunya dan mempersilahkan Dita masuk.
"Silahkan nona!".
"Terimakasih pak!" ucap Dita sambil tersenyum lalu masuk kedalam mobil.
"Ya Tuhan pantas saja tuan Leo melakukan semua ini! Istri Kecil nya sangatlah cantik dan manis! Sungguh beruntung tuan Leo bisa menikah dengan gadis seramah nona!" ucap laki-laki itu kemudian langsung melakukan kendaraan nya menuju tempat tujuan yang sudah disiapkan oleh Leo.