NovelToon NovelToon
PERJUANGAN ALI

PERJUANGAN ALI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Anak Genius / Action
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: putrinw

Hidup dalam kemiskinan memang membuat kita sering kali terjebak dan tak bisa berkutik. setiap kali ingin bangkit, ada saja badai yang menghalangi.

ini adalah seorang anak yang berjuang membantu perekonomian keluarga nya menjadi lebih baik. tak henti henti nya Ali bangkit dari badai yang menerpa nya.
bagaimana kisah nya, apakah Ali akan berhasil membawa keluarga nya terbebas dari kemiskinan tersebut..... ikuti kisah Ali disini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.35

 Setelah di buka kotak di hadapan nya, mata Dinda berbinar seketika. senyum nya mengembang seketika.

 "Ayah, sepatu ini untuk ku?" tanya Dinda yang begitu antusias sekali.

"Iya nak, ini untuk mu. putri ku bisa memakai nya saat di sekolah besok hari. Pasti akan begitu cantik!"

 mendengar ucapan ayah nya, Dinda langsung berjingkrak-jingkrak kesenangan. Tatapan nya penuh pancar kebahagiaan.

Ali yang sudah mengetahui bahwa ayah nya, membelikan Dinda sepatu tersenyum tipis.

"Yey....makasih banyak ayah, ibu. Dinda sayang kalian!"

"Alhamdulillah, sepatu nya di jaga dengan baik ya dek." ucap Ali tersenyum tipis melihat keceriaan di wajah adik nya.

"Tentu kakak!"

Tiba tiba Dinda memikirkan kakak nya itu, dia dibelikan sepatu oleh ayah nya, apakah kakak nya tidak dibelikan.

"Ayah, apakah kakak tidak dibelikan?" tanya dinda membuat Ali tertegun mendengar nya. Adik nya begitu menyayangi nya, lalu dia tersenyum tipis ke arah Dinda.

"Dek, uang ayah pasti kurang. Kakak tidak apa apa tidak memakai sepatu baru, sepatu kakak masih bagus Kok. Masih bisa dipakai ke sekolah!" ucap Ali yang menjelaskan kepada adiknya itu.

Siapa bilang kalau Ali tidak di belikan?" ucap dewa yang menyodorkan satu kotak lagi di hadapan Ali.

"Ambil lah nak, dan buka sepatu ini!"

"Deg..... ayah....apa ini?" tanya nya dengan mata berkaca-kaca.

"Bukalah lah nak, ini hadiah untuk anak ayah. Makasih sudah begitu perduli dengan keluarga ini, tetap menjadi Ali yang rendah hati, dan selalu menolong orang lain".

"Yey.... kakak dapat juga....yey!" pekik dinda yang begitu girang.

Ali membuka kotak itu dengan pelan, dan tertegun melihat isi nya. sebuah sepatu yang akan digunakan untuk pergi ke sekolah. Tanpa basa basi lagi, dia memeluk ayah nya dengan erat, dan meneteskan air mata nya.

"Ayah, ini sepatu impian Ali, bagaimana bisa ayah mendapatkan nya. Ayah, sebaiknya uang nya digunakan untuk membeli beras." ucap nya yang merasa terharu.

"Nak, ini hadiah dari ayah dan ibu untuk kalian berdua. Soal uang, jangan khawatir, pasti selalu ada jalan bagi kita untuk mendapatkan uang yang halal. Ayah masih bisa berjualan keripik buatan ibu. Dan ayah masih bisa menafkahi kalian semua. ayah cuman ingin anak ayah memakai pakaian yang layak, dan tak dipandang Hina oleh orang lain.

"Makasih banyak ayah, Ali sayang ayah!" kedua anak dan ayah itu saling berpelukan. Ali bahkan memeluk erat ayah nya itu. Baginya ayah nya adalah seorang panutan yang dia banggakan.

Ratna melihat pemandangan haru itu, tersenyum tipis. Walapun suami nya cacat, tapi dewa sama sekali tak berhenti menjadi tulang punggung keluarga. dewa adalah ayah, sekaligus suami yang begitu luar biasa.

"Ingat pesan ayah, jangan lupa terhadap ibadah, dan tuhan yang menciptakan kita, dan jangan pernah sombong ya nak. kalau suatu hari ayah tiada, kalian harus jadi orang yang sukses. Orang yang bisa melindungi ibu kalian dari siapapun yang menghina keluarga ini."

"Apa yang ayah katakan. Ayah harus mendampingi aku dan Dinda sampai kami tua nanti, ayah jangan berpikiran buruk. Kami masih butuh ayah, kalau tidak ada ayah, bagaimana nasib kami!" kata Ali yang merasa tak suka saat ayah nya mengatakan hal itu.

 "Mas, benar yang ali katakan. Jangan berkata seperti itu. Kami masih butuh mas, dan Kita akan bersama sama membesarkan putra dan putri Kita mas!" ucap Ratna yang juga tak suka melihat ucapan dewa barusan.

Dewa tersenyum tipis, dan melihat satu persatu Wajah anak dan istrinya itu. Dia berharap juga bisa berumur panjang, agar bisa melihat anak anak nya sukses suatu hari nanti

1
Dinda Putri
yah di gantung lanjut thooorrrrr semangat 💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Dinda Putri
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪semangat
Dinda Putri
semangat terus up nya thoorrr
Soraya
hadir thor lanjut
macha late: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!