NovelToon NovelToon
AKAD TANPA CINTA

AKAD TANPA CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: 𝐈𝐩𝐞𝐫'𝐒

Di usianya yang masih belia, Amara dipaksa menghadapi kehilangan, penolakan, dan kenyataan pahit, bahwa terkadang dosa orang tua meninggalkan luka bagi anak-anaknya.
Menjadi anak dari seorang yang bersalah, bukan berarti ia harus menanggung hukuman yang sama. Mampukah Amara meyakinkan dunia tentang itu? ketika perempuan yang paling ia cintai, yang dipanggilnya mama telah lebih dulu menjauhinya. Dan di saat hatinya masih porak poranda, Amara dipaksa menikah dengan laki-laki yang berusia lebih dari dua kali usianya.

Yuk ikuti kisahnya, Akad Tanpa Cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝐈𝐩𝐞𝐫'𝐒, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 11

Abimanyu menarik napas, kemudian berdehem kecil untuk menyamarkan keterkejutannya sebelum Jenny menyadarinya. Ia sama sekali tak menoleh ke samping, wajah dan tatapannya lurus ke depan seolah perempuan di samping luar yang tengah menunduk mengetuk kaca mobilnya adalah mahluk tak kasat mata.

"Abi... Plis, buka pintu mobilnya sebentar! Ada hal yang ingin aku bicarakan." Panggil Jenny kembali mengetuk kaca mobil. Namun Abimanyu sama sekali tak menghiraukannya, pria itu tetap membisu. Tatapannya lurus menembus kaca depan, seolah sosok anggun yang berdiri di samping mobilnya hanyalah bayangan masa lalu yang tak lagi pantas mendapat perhatian dan tempat di hatinya.

Abimanyu mencengkram setir semakin erat, rahangnya mengeras menahan segala emosi yang kembali bangkit setelah sekian tahun ia kubur dengan kesibukannya. Namun hari ini, tanpa ada angin dan hujan di saat dirinya baru saja menikahi seorang remaja, perempuan yang dulu pergi meninggalkannya demi menjadi istri kedua seorang pengusaha ternama. Kini datang tiba-tiba, seolah ingin mengolok-oloknya.

Tanpa sepatah kata, Abimanyu perlahan menginjak pedal gas. Mesin mobil berderu pelan bergerak maju beberapa senti, hingga bemper depannya bersentuhan dengan mobil Jenny.

Bukannya berhenti, Abimanyu justru terus menekan pedal gas secara perlahan. Mobilnya mendorong kendaraan milik Jenny sedikit demi sedikit, membuat wajah perempuan yang tadinya dipenuhi senyum kini berubah pucat. Kepanikan seketika menggantikan raut anggun perempuan yang awalnya berdiri dengan percaya diri.

Jenny memundurkan tubuh, wajahnya berubah panik. "Abimanyu! sialan... Stop!" Umpatnya, dengan tergesa ia berusaha menahan mobilnya. Namun alih-alih berhenti, kaki Abimanyu terus menekan pedal gasnya dengan bibir yang menyunggingkan senyum seolah menikmati kepanikan perempuan yang beberapa tahun lalu meninggalkannya karena kilauan harta lelaki lain.

Abimanyu tersenyum penuh kemenangan saat mobilnya berhasil menerobos masuk ke jalan raya, sedangkan Jenny sibuk mengumpat di dalam mobil yang kini sebagian terperosok ke jalan raya menghalangi laju kendaraan lain yang semakin menjalar ke belakang.

Satu persatu pengendara menurunkan kaca jendela, wajah-wajah lelah berubah kesal dengan tatapan tajam mengarah pada Jenny. "Woi, sia-lan! Kalau ada masalah selesaikan di rumah, jangan di jalan!"

"Lu ngerti macet kagak!"

Teriakan dan umpatan terus meluncur dari beberapa pengendara bersamaan dengan pekikan klakson. Mengubur habis keberanian Jenny yang tadi membumbung setinggi gunung, perempuan itu menulikan telinga. Dengan tangan yang sedikit bergetar, kakinya perlahan menginjak pedal gas berusaha memundurkan mobilnya ke arah pintu masuk pelataran gedung, supaya tidak menghalangi laju pengendara lain.

"Huuhhh..."

Riuh suara orang-orang terdengar saat arus kendaraan kembali bergerak. Satu demi satu mobil dan motor melewati mobil Jenny, beberapa pengemudi sempat melirik dengan tatapan kesal sebelum akhirnya melaju meninggalkan lokasi.

--

Cahaya matahari yang sejak sore menyinari dinding-dinding apartemen perlahan menghilang, digantikan temaram senja yang sebentar lagi akan ditelan malam saat pintu unit apartemen terbuka.

Abimanyu melangkah masuk dengan wajah lelah, lengan kemejanya digulung sampai siku.

"Abi..."

Suara sang mama menyambut dari sofa, paruh baya itu segera menoleh begitu melihat putranya masuk.

"Kok tumben baru pulang? macet apa ada kerjaan?" Cecar Halimah, nada suaranya memang lembut tapi sarat rasa ingin tahu dan curiga. Sesaat ia menatap ke arah kamar utama, memastikan pintu kamar tertutup rapat. "Apa kamu ketemu Jenny?" Tanya nya tepat menusuk dada Abimanyu.

Pria itu menghentikan langkahnya sejenak. Ia menarik napas pelan, "iya tadi dia ada pas aku keluar dari gedung." Jawabnya jujur.

"Terus... Kamu bicara sama dia?"

Abimanyu menggelengkan kepala. "Enggak ma, aku sudah enggak ada kepentingan sama dia."

"Syukurlah, jaga harga diri kamu! jangan sampai cinta mengalahkan logika, kalau kamu masih mencintainya, harus ingat dia dulu meninggalkanmu tanpa belas kasih. Jangan sampai sekarang dia datang dan kamu tergoda. Ingat! dia istri orang dan kamu sudah menjadi suami Amara." Tutur Halimah panjang lebar.

"Kalau suatu saat mama dengar kamu melakukan kesalahan, tergoda sama dia atau siapapun perempuan di luaran sana. Jangan harap mama akan memaafkanmu, menyakiti Amara sama dengan menyakiti mama." Lanjutnya penuh peringatan.

"Aku tahu, mama enggak usah khawatir." Jawab Abimanyu pendek. "Aku lelah, mau istirahat bentar." Ucapnya kemudian melangkah meninggalkan sang mama.

"Tahan dulu Bi, sebentar lagi adzan... Oiya, istrimu lagi mandi."

"Iya..." Jawab Abimanyu tanpa menghentikan langkahnya, ia mendorong pintu kamar bersamaan dengan Amara yang baru keluar dari kamar mandi hanya mengenakan bathrobe.

"O-om... Sudah pulang?" Sapa Amara sedikit terkejut, ia memundurkan langkahnya.

"Hm..." Jawab Abimanyu dengan deheman, pria itu meletakkan tas kerjanya dengan asal kemudian melemparkan tubuhnya ke atas tempat tidur tanpa menoleh pada Amara.

"Om... Kok tidur? Sudah hampir Adzan!" Amara melangkah, kepalanya sedikit menunduk melihat Abimanyu yang sudah memejamkan mata. "Beneran tidur..." Keluh Amara menghela napas.

Abimanyu yang sebenarnya tidak tidur hanya mendengus dalam hati. Beberapa hari ini kepalanya benar-benar tidak bisa dingin karena keberadaan gadis remaja yang selalu merusak kenyamanannya.

1
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ⰼ⃞☪🍾
kirain siapa yg datang ternyata adiknya Abi bikin kaget aja
Mimi Yoh
😆😆😆
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
Ahhhhhh maaciiih tteh syang,, 💋
bab ini sesuai maunya pembaca wkwkkw
dibuat mesem mesem berjamaah kita hihihi

ahhhhh pokonya syuukaaaa syekaleee💜
bab panjang, sepanjang jalan kenangan,
tapi beras singkat bgd bacanya tteh🤣

banyakin part gumussshhhh Om tua sama amara🫣
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Yaaa itu kan sebelum Abi menikah, kalau sekarang setelah menikah ngapain juga menggilai perempuan lain, lebih baik tergila-gila sama istri sendiri.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Sekarang udah punya guling hidup, yang bikin nyaman, hangat, membuat tidur makin nyenyak😅
Emily
modus x ni om Abi
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Kalau udah punya kegiatan favorit pasti lupa segalanya nihh mantan bujang lapuk😅
Iper: wkwkwk
total 1 replies
M⃟3💋AisyahRendra
gasabar update lagiiii euyy.. makin gemas sm duo A ini 🥰🥰🥰🥰❤️❤️
Jenny kelaut aja buang ke samudera Atlantik 🤣
Iper: hmmmmm
total 3 replies
M⃟3💋AisyahRendra
bergetar hati bergetaaarr.. 🤣❤️❤️
bergetar dilanda kasmaran ❤️❤️❤️
Abi oh abimanyuu..akhirnyaaa jatuh sejatuh-jatuhnya sudah cintamu untuk Amara 🤣🤣🤣 dan Amaraaa..bentar lagii yaaa sabaar tunggu kejutan Abi yg berikutnya soal perasaan 🥰 ihhh aku kan jadi senyum-senyum gemassss 😍😍
teh lagiii ya tehhh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 mau bobok beldua lagi soalnyaaa hihiihiiii 😆
M⃟3💋AisyahRendra: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 2 replies
🪱ᵘᵄᵟᵘᵎᵓᵄᵓᑕᗴՏᵖˡᵉⁿᵍ𖤝🇳
istri kecilmu udh sukses bikin kamu makin kesengsem kn Biii🤣😅🏃🏃
🪱ᵘᵄᵟᵘᵎᵓᵄᵓᑕᗴՏᵖˡᵉⁿᵍ𖤝🇳
banyak surprise 😕
Iper: mau juga di surprise in?
total 1 replies
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
Hahhhhhhhhh
siapaaaa ini dateng sekeluarga.

ditunggu bab berikut nya tteh tayankkk🌻
Iper: udah up noh😭
total 1 replies
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
pelan pelan ommmmm

nanti semoga jd om tua bucin ya🤣
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
Hehhhh...
sahabat macam apa kau ini?
sahabat dah nikah mau diojok2in sama mantannya😏
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
Keyyeeeennnnn om tua,
badai apapun nanti kedepannya semoga tetap konsisten dg kata2 ini om tua..
🦋⃟🍾⃝ ʜͩᴀᷞᴍͧɪᷠᴅͣ✿᭄ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠ᴸᴷ
Eaaa
perlahan lahan pikiran om tua isinya istri kecilnya,,
.
lama2 nanti ga bisa jauh2 dr Amara, wkwkwk (menantikan ini)
M⃟3💋AisyahRendra
Tya....
kamu sm Amara sama² perempuan, smg aja suamimu kelak juga baik² aja yaa ga ada sipengganggu, krn semua yg menanam pasti akan menuai hasilnya.
M⃟3💋AisyahRendra
loh loh lohhhh 🙄🙄🙄
siapa yg datang pake satu keluarga segala pula ini.. apakah Jenny dan orang tuanya yaa mau meminang Abimanyu secara kontan 🤣 ohh Tidak bisaaa... tak tutuukk ntar duo melonmu klo macem² yaa Jenn 🙄🤣 tapii klo lain Jenny siapa yaaa 🤔🤔🤔 Teh oneeeeellll jangan digantunggg aku kasih kopiii nih cepet up lagiiii yaaaa ❤️
M⃟3💋AisyahRendra: assseeeeeeekkkkkk❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 8 replies
Mimi Yoh
kenapa langsung wus garam ma kecapnya, nggak dicicip dulu rasanya...lagian kemaren masak sop sama tumis brokoli, rasa kayak apa ya 😁😁
Iper: Kalau masak sop sama brokoli sudah terlatih dia sama mama mertuanya meskipun rasanya entah seperti apa🤣
total 1 replies
Mimi Yoh
itu kan dulu...sekarang mah ada mara yg bisa membuat abi senyam senyum 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!