Ayunindya Maheswari biasa dipanggil Nindy..cewek cantik multi talenta berusia 19 tahun menjadi cewek yang jutek dan ketus pada setiap laki-laki karena trauma masa lalunya...
Arion Adhitama pria yang sempurna dipuja banyak wanita dan terkenal dengan playboy nya..
mereka dipertemukan secara tidak sengaja..dan akhirnya Arion di playboy terpikat dengan Nindy..
apa yang akan terjadi selanjutnya???
apakah Nindy akan membalas cinta Arion dan bisa menyembuhkan traumanya dimasa lalu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon agnisyam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anda g bisa sombong didepan saya
hari ini adalah sidang perceraian Bu Siti dengan suaminya...Nindy pagi-pagi sekali udah siap dengan pakaian formalnya...
dia hari ini akan bertempur di meja hijau,untuk memenangkan persidangan..dan mendapatkan kemenangan buat Bu Siti..dia g Meu ada kesalahan yang berakibat ketidak Adilan menimpa kliennya
"apa kamu udah siap??perlukah ada pendampingan dari Opa sayaank??"
"tidak perlu Opa..semua akan baik-baik saja vselama ada do'a dari Opa dan Oma ..."
"baiklah.. berhati-hatilah..kamu akan menghadapi orang yang licik..."
"iya Opa..Nindy akan selalu waspada.."
Nindy keluar dari mansionnya dan melajukan mobilnya di jalan raya yang lumayan masih belum terlalu ramai...
Nindy sampai di rumah Bu Siti..dan setelah menjelaskan apa saja yang perlu di perhatikan oleh Bu Siti..mereka berangkat ke pengadilan untuk melakukan sidang
sesampainya di pengadilan. ternyata disana udah ada suami Bu Siti dan calon istrinya ditambah dengan beberapa pengacara yang disewanya...
"ternyata kamu hanya membawa satu pengacara ingusan...apa kamu g takut kalah dan harus membayar mahal sikap sombong mu itu...??"ucap Santi mengejek Bu Siti
"hehe..nyonya santi..apa anda sangat ketakutan menghadapi pengacara ingusan ini?? sampai-sampai anda menyiapkan begitu banyak pengacara??lagian kami tak mengajukan tuntutan apapun...jadi g akan ada yang menang dan kalah..."
"saya hanya mau menunjukkan betapa mampunya saya membayar banyak pengacara untuk urusan ini..jadi bersiaplah untuk malu karena kalah..."
"ohya...saya malah beranggapan..bahwa anda tak percaya dengan kemampuan pengacara-pengacara anda..sehingga membutuhkan banyak bantuan dari pengacara-pengacara lain...harusnya anda tidak mempersulit kami..karena dengan mundurnya Bu Siti...itu sebuah berkah buat anda..."
"jangan sombong dulu...kita lihat hasilnya nanti..lagian saya tidak butuh berkah darimu.."
"baiklah...kalau saya aja bisa mengalahkan kemampuan pengacara-pengacara anda..kenapa juga harus merepotkan para senior yang berpengalaman.."
setelah perdebatan itu..mereka semua masuk ke ruangan persidangan..dan persidangan pun dimulai...
persidangan berjalan dengan lancar...dan semua yang diajukan oleh Nindy disanggupi oleh hakim..bahkan pembagian hasil jual rumah..mau tidak mau harus dibagi juga...
Nindy keluar ruangan dengan senyum puas di bibirnya sambil memeluk Bu Siti...
"terima kasih banyak..nak Nindy,kamu telah membatu kami dengan tulus..."
"udahlah Bu..saya suka melakukannya...semoga kedepannya kalian bisa hidup lebih baik lagi...."
"pasti...kami tak akan mengecewakanmu.."
"jangan sungkan menghubungi ku kalau ada apa-apa Bu..anggap saja seperti keluarga.."
"iya...nak nindy."
saat Bu Siti dan Nindy berjalan menuju parkiran...
"hey..mulai sekarang jangan pernah muncul lagi dihadapan calon suami saya..."
"tidak akan nyonya..kami sudah sangat bersyukur bisa terlepas dari belenggu ini..kami tidak akan mengganggu kehidupan kalian lagi...begitu juga sebaliknya..."
"pasti...buat apa lagi saya dan calon suami saya mengganggu kalian yang g ada apa-apanya ini..."
"baiklah...cukup nyonya..kami hendak pulang,bisakah anda minggir dan tidak menghalangi jalan kami.."
"mana ada kami menghalangi jalanmu...ini sangat lebar buat jalanmu gadis kecil..."
"iya..tapi anda tepat berada disamping mobil saya nyonya...saya takut anda terserempet dan terluka.."
"jangan mimpi disiang bolong...yang mana mobil kamu??di sini tuh parkiran VIP..khusus untuk mobil-mobil yang bagus dan mewah...buat bayar parkirnya aja bisa buat bayar makan kamu seharian.."
"sepertinya anda tau banyak nyonya...apa anda tidak memperhatikan penampilan saya...kalau anda benar-benar orang kaya,,sekali lihat pasti anda tahu semua yang saya kenakan barang branded..dan bukan KW.." Nindy langsung membuka pintu dan masuk ke mobil sport nya
Santi..terbengong melihat Nindy menggunakan mobil sport mewah..bahkan dia belum pernah menaikinya...
"tin..tiiin..." Nindy membunyikan klaksonnya dan membuka kap mobilnya..dengan menggunakan Kaca mata hitam dan rambutnya yang udah tergerai..dan blazer yang udah dilepasnya...Nindy terlihat sangat mempesona...
"apa anda butuh tumpangan nyonya...saya yakin anda belum pernah menaiki mobil seperti ini..karena sampai kapan pun suami anda ini g bakalan mampu membeli mobil seperti ini...."dengan senyum mengejeknya...
"jangan sombong kamu..belum bisa cari uang sendiri saja sombongnya setinggi langit..."
"hehe..nyonya Santi yang cantik...saya sombong itu wajar..karena ada yang bisa saya sombong kan...saya sarankan,kalau anda cuma mau pamer,lihatlah dulu siapa yang anda pameri...bahkan anda tidak selevel dengan saya..kok bisa-bisanya dengan PD menyombongkan diri..akhirnya malu sendiri kan..??"melajukan mobilnya meninggalkan Santi dan meninggalkan kiss bye dan lambaian tangan....
"iiiih...sialaaan,,gadis ingusan itu siapa sih..menyebalkan sekali..dan mantan istrimu itu juga..kok bisa kenal dengan gadis tajir itu??"Santi dengan kesalnya berjalan meninggalkan Setyo menuju mobilnya..
"saya juga g tau sayaank..sudah deh mending kita pulang dulu aja,,jangan marah-marah terus.."terus ngekor Santi dibelakangnya..dan mengikuti masuk ke mobil lalu melajukan ke apartemen nya..
Nindy dan Bu Siti melajukan mobilnya di padatnya jalanan...
"Bu Siti mau mampir ke suatu tempat dulu g??biar sekalian saya anter...??
"g perlu nak Nindy..kita langsung pulang saja,takutnya Susan udah pulang dan tak mendapati saya dirumah.."
"apa ibu g kasih tau ke Susan...??"
"sudah..tapi g biasa-biasa nya kan saya pergi g ajak-ajak dia.."
"ooh gitu,,baiklah kita langsung pulang aja kalau gitu..."
saat dijalan Nindy menyalip mobil Dion..langsung saja Dion ngejar dengan kecepatan penuh...
"woow..pucuk dicinta ulam pun tiba..gadis yang gue impikan lewat,,bisa buat pengobat rindu..."gumam Dion lirih sambil tersenyum menyeringai..
"Bu..ada yang ngikutin mobil kita..kalau saya ngebut g masalah kan??dan kita ambil jalur memutar aja..biar dia bingung dan g temuin kita..."
"baiklah nak Nindy..saya percaya pada kamu.."
Nindy langsung melepas high heels nya yang sangat menggangu... dia tancap gas dengan kencang,,tapi cara mengemudinya sangat santai dan tenang..karena dia udah biasa..
setelah dirasa udah aman,,Nindy menghentikan mobilnya...
"ibu g apa-apa??"terlihat sangat cemas..
"ibu g apa-apa kok nak Nindy....tidak usah khawatir gitu...sebenarnya,siapa yang ngejar-ngejar kita nak Nindy??"
"orang sinting Bu..dia selalu cari masalah sama Nindy..jadi Nindy lebih baik menghindarinya saja..."sambil melajukan kembali mobilnya menuju rumah Bu Siti..
"oo..kalau gitu nak Nindy harus lebih hati-hati lagi.."
"hehe..pasti Bu..g usah khawatir.."
sesampainya di rumah Bu Siti,Nindy langsung pamit karena dia akan menuju kantor Opa nya untuk ikut meeting disana...