NovelToon NovelToon
Istri Mafia Masuk Ke Tubuh Ibu Susu Tuan Kejam

Istri Mafia Masuk Ke Tubuh Ibu Susu Tuan Kejam

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Ibu susu / Tamat
Popularitas:59.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

Vivian Marvis, putri tunggal klan mafia Marvis, dinyatakan meninggal setelah melahirkan putri pertamanya.

Sejak saat itu, Kayden Gilbert—suami yang dulu mencintainya sepenuh hati—berubah menjadi pria berhati es. Bahkan, membenci darah dagingnya sendiri.

Namun kematian bukanlah akhir bagi Vivian.

Jiwanya terbangun dalam tubuh Arini, seorang wanita malang yang kehilangan segalanya. Dengan identitas baru, Vivian kembali ke Kediaman Gilbert demi bertemu putrinya, Deana.

Sayangnya, Deana hidup tanpa kasih sayang sang ayah.

"Auntie... jadi Mama Dea saja, ya? Dea kesepian."

Mendengar kata-kata itu, hati Vivian hancur.

Akankah Vivian berhasil menyatukan kembali keluarganya? Ataukah ia akan merebut putrinya dan membuat Kayden Gilbert menyesali semua yang telah terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamanya...

Puft…!

Davin buru-buru membekap mulutnya sendiri dengan kedua tangan. Tawanya hampir saja meledak lepas mendengar fakta bahwa bos mafianya yang ditakuti itu ternyata memiliki tanda lahir sebanyak itu, terlebih di bagian pantat.

Wajah Kayden seketika mengeras. Ia merasa dongkol setengah mati, namun di sisi lain, ucapan ibu susu anaknya itu seratus persen akurat.

“Kau… kau pasti seorang dukun!” tuduh Kayden asal.

Plak! Vivian menepuk jidatnya sendiri dengan gemas.

Hadeeeh… masih saja bebal. Lama-lama kupukul pakai ompreng nih orang biar sekalian amnesia!

Vivian mendengus sebal sembari menatap Kayden yang tampak sedang menimbang sesuatu di dalam kepalanya.

“Baiklah, satu pertanyaan terakhir. Tebak, apa warna kesukaan istriku?” tanya Kayden dengan tatapan penuh selidik. Ia yakin kali ini tebakan wanita itu pasti salah.

“Hitam dan hijau daun.”

Suasana mendadak hening.

Mulut Kayden langsung terkatup rapat. Jawabannya lagi-lagi sangat tepat.

Melihat reaksi bosnya, Davin memberanikan diri melangkah maju. Ia bertanya dengan sangat hati-hati, “Mbak… Anda sungguh Nyonya Vivian?”

Vivian mengangguk pasti, lalu mengukir senyum tipis.

Plak!

Vivian dan Kayden tersentak kaget karena Davin tiba-tiba melayangkan tamparan keras ke pipinya sendiri. Pria tangan kanan itu kemudian terbelalak menatap Kayden.

“Tuan Besar, ini bukan mimpi!”

“Memangnya yang bilang ini mimpi siapa?” sahut Vivian, tak habis pikir mengapa kelakuan Davin dan Kayden sama-sama anehnya.

“Nyonya… ya ampun… bagaimana bisa Nyonya berada di dalam tubuh ini?” tanya Davin dengan nada setengah histeris.

“Ceritanya sangat panjang. Tapi aku bisa menjelaskan semuanya jika kalian mau mendengarkan.”

“Mau, Nyonya! Tolong jelaskan, karena ini benar-benar gila!” ucap Davin penuh rasa penasaran.

Melihat asistennya mulai bertingkah berlebihan, Kayden langsung mengulurkan tangan dan menarik kerah baju Davin dari belakang. “Hei, kenapa kau cepat sekali percaya? Bagaimana kalau dia ini hanya penipu yang sangat cerdik?”

“Tapi Tuan… bukankah semua jawaban Nyonya benar? Hal-hal mendetail seperti itu hanya diketahui oleh Nyonya Vivian saja. Sudah jelas dia adalah istri Anda! Tuan, mohon pikirkan ulang rencana Anda yang tadi,” mohon Davin sembari membungkukkan badannya dalam-dalam, meminta agar Kayden membatalkan niat mencabut alat medis penopang hidup istrinya.

“Demi Nona Deana dan Tuan Elvano!” tambah Davin setengah berteriak.

Vivian tertegun. Ia merasa terharu melihat betapa Davin begitu mengharapkan dirinya bisa kembali terbangun di dalam tubuh aslinya sendiri.

Kayden terdiam sejenak, lalu menatap lekat wanita di hadapannya. “Baiklah… tapi kalau benar ini kau… bagaimana caramu untuk kembali ke tubuh aslimu, Vivian?” tanya Kayden dengan lidah yang terasa kelu saat harus menyebut nama istrinya pada sosok wanita lain.

Vivian tersenyum lembut, lalu melirik ke arah pintu kamar rawatnya. “Aku tidak tahu. Tapi aku yakin pasti ada jalan selama kita mau berusaha. Lagipula, setelah aku terbangun di dalam tubuh ini, fokus utamaku hanyalah ingin membahagiakan Deana. Mungkin… setelah putri kita mendapatkan kebahagiaannya… aku…”

“Kau akan pergi ke alam lain?” tebak Kayden memotong kalimat Vivian. Ia mengambil satu langkah maju hingga posisi mereka begitu dekat. Sorot mata pria itu perlahan mulai melembut.

“Aku juga tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, Kay. Tapi mungkin saja… aku benar-benar harus pergi.”

“Tidak… kau tidak boleh pergi!” seru Kayden cepat. “Kau harus tetap hidup dan kita akan bahagia bersama lagi. Aku berjanji akan menjaga tubuh aslimu dengan baik sampai kapan pun.”

“Dan dengan cara apa pun, aku akan membantumu. Kita buat Deana dan Elvano bahagia. Berjanjilah padaku, kali ini…” ucap Kayden penuh harap. Pada detik ini, ia memandang sosok di depannya murni sebagai Vivian, bukan lagi Arini.

Vivian hanya mengangguk pelan. Ia tidak berani mengucapkannya lewat kata-kata karena takut janji itu tidak akan bisa ia tepati kelak.

Vivian kemudian melangkah maju, berniat memeluk suaminya. Kayden sempat reflex menghindar sejenak karena kesadarannya mengingatkan bahwa itu adalah tubuh wanita lain. Namun, Vivian bergerak cepat menarik tubuh Kayden dan mendekapnya dengan sangat erat.

“Maafkan aku, Kay. Maaf karena aku sempat salah menilai dirimu. Aku pikir kau sudah melupakanku dan memiliki istri baru, tapi ternyata kau masih sangat setia padaku,” ucap Vivian sembari kembali menumpahkan air matanya, diliputi rasa bersalah yang mendalam.

Kayden akhirnya membalas pelukan itu. Ia mengusap lembut kepala Vivian. Jauh di dalam lubuk hatinya, ia sangat ingin mengecup kening wanita itu, namun urung karena sadar fisik yang ia sentuh bukanlah milik istrinya.

“Selamanya… selamanya hanya ada kau, Vivian Marvis,” bisik Kayden dengan suara teramat lembut di telinga Vivian.

Davin yang menyaksikan pemandangan mengharukan itu mendadak ikut meneteskan air mata. Ia bergegas menyeka pipinya dengan kasar begitu melihat Lastri berjalan kembali ke arah mereka bersama Deana dan Alex.

“Papa… napa semua menangis?” tanya Deana, menatap ayahnya dan sang pengasuh secara bergantian dengan bingung.

1
Muft Smoker
waaaah udh tamat kak ,,
tp makasih yx kak buat cerita ny ,,
cerita ny baguuus ,,
kirain sampe si davin nikah ma arini kak ,,
padahal udh dtggu2 looo🤭😁😁😁😁,,

semangat trus menulisny kak ,,
sehat2 selalu ,,
Muft Smoker: sama2 kak ,, 🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Pa Muhsid
loh kok tamat aja kirain hamil
Mom Ilaa: iya baby El msih kecil, trima ksih sdh hadir Pa Muhsid
total 1 replies
A R
wuahhh tamatt 😭😭😭
Mom Ilaa: iya nih, makasih sdh menemani Mom Ilaa menyelesaikan cerita ini, kak AR. Sekarang author mau fokus ke cerita cecilia dulu sambil nulis draft cerita baru
total 1 replies
stella
mom up cecilia🥲
Devi..
jangan bilang Vivian pingsan krn hamil thor😌
A R
hedehg nenekk nenekkk
A R
deanaaa 🤣🤣🤣🤣🤣
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
💪💪💪
Muft Smoker
waah ad apa niih ,, jangan jangan ???????
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍😍💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪💪
Uthie
suruh nikahin aja om Davin nya 🤣
Muft Smoker
kasih paham dea om davin ny ,, 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
anda mungkin bos mafia di luar sana Kay ,, tp di dlm rumah ini ,, drumah papa Nicolas sang nenek laaa ketua nya ,, jdi jgn mcam2 anda Kay ,, 🤭🤭🤭🤣🤣
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
😍😍💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!