Anggraini Puspitasari yang sering disapa Anggi adalah sosok perempuan dan ibu yang tangguh.
Dia adalah seorang janda berusia 25 tahun yang memiliki 2 anak laki-laki yang tampan.
Disuatu ketika,Anggi berkenalan dengan seorang abdi negara diakun media sosial miliknya.
Dia bernama Ari Arif Hans yang biasa dipanggil Ari.Namun Anggi lebih suka memanggilnya dengan sebutan bang Hans.
Ari seorang laki-laki mapan yang usianya terpaut 10 tahun dengan Anggi.
Ketika Ari mengadakan kunjungan kerja ke Yogyakarta,mereka menyempatkan waktu untuk bertemu.Karena Anggi berdomisili di Yogyakarta.
Disaat pertemuan pertama,Ari menyatakan keseriusannya pada Anggi.
Apakah Anggi akan menerima keseriusan Ari yang mana Anggi masih berusaha untuk memulihkan hati paska bercerai?
Lalu apakah keluarga besar Ari akan merestui hubungan mereka mengingat status Anggi yang seorang janda?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tutiek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ILYOT Episode 35
**Senja nan jingga mengabu
Bercampur awan kelabu
Disertai rintik-rintik hujan
Diikuti kelamnya sang malam
Rintik hujan kian deras menerjang bumi
Disertai angin kencang yang mendominasi
Dikuti petir yang mengelegar-gelegar
Malam kian pekat
Makin dingin mencekam
Akankah pagi segera menjelang...???
//Anggraini Puspitasari//
**Hai reader semua...maafken author yaa
upnya telat
Author baru ngerjain tugas eeehh salah lagi bantuin bocil ngerjain tugas karena udah dikejar deadline...
Apalah daya emak-emak guys...😳😳😳
Okay yang sudah penasaran sama cerita Anggi dan om tampan
Langsung aja yuuuk kita lanjutin kepo-keponya...
Happy reading guys.....🌷🌷🌷🌷🌷
Beni sudah meletakkan ponsel didekat telinga Hans sambil berkata,"Hans...maaf gue lancang udah telfon pacar loe.Salah sendiri loe ngga bangun-bangun.Nich pacar loe pengen ngomong".
Lalu Beni berkata pada Anggi diponsel karena ponselnya memang diloudspeaker.
"Udah Nggi...loe mau ngomong apa sama Hans?",kata Beni.
"Baik bang Beni.Makasih sebelumnya",jawab Anggi.Lalu Anggi segera menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan.Dia tarik lagi lalu dibuang perlahan.
Barulah dia mulai bicara dengan Hans diponselnya.
"Bang....kamu ga lelah apa tidur terus?Bang...Anggi mohon abang segera bangun.Abang ga kasihan sama Rena?Sejak abang dari Jogja sampai abang ke Kota P,abang belum ketemu sama Rena lho bang"
"Lalu jika nanti para bocilku telfon trus nanyain abang,Anggi harus jawab apa bang?Kebayang ngga abang,gimana sedihnya mereka jika mereka tahu abang ngga bangun-bangun?"
"Kumohon abang...dengarlah suara Anggi bang.I love you bang.Anggi kangen abang.Ayoo abang dengar suara Anggi bang..hiks hiks hiks..."
Akhirnya tangis yang sedari tadi Anggi tahan pecah juga.Tak sanggup lagi Anggi melanjutkan kata-katanya.
Hati Anggi benar-benar serasa hancur koyo remukan hati.
Bagaimana tidak hancur,orang yang sangat dicintai sedang terbaring lemah nan jauh diujung timur Indonesia.Dan semakin hancur lagi,karena Anggi tidak bisa merawat langsung om tampannya.
Anggi benar-benar merasa tidak berguna saat ini.Anggi masih saja sesenggukan.Hingga akhirnya dia menarik lagi nafas panjangnya,lalu dibuangnya kasar.
Anggi kembali lagi keponselnya dan kembali berbicara pada Hans.
"Maaf bang...tenggorokan Anggi kering,abang sih diajak ngomong dari tadi nggak nyahut-nyahut.Masa Anggi ngomong sendiri kek orang gila.Eehh...emang Anggi gila ya bang...Tergila-gila sama abang tepatnya"
"Makanya abang semangat ya...pokoknya harus dengar suara Anggi.Anggi emang jauh dari tubuh abang,tapi do'a dan hati Anggi bersama abang.Love you bang...",
Kemudian Anggi menutup telfonnya dan kembali menangi sambil meremat kain hijabnya.
Sementara dikota P
Disebuah rumah sakit,disebuah ruang ICCU,terbaring lemah seorang laki-laki yang biasanya dengan gagahnya memimpin para anggotanya,kini tak bisa berbuat apa-apa.
Dikala ponsel yang diletakkan didekat telinganya bersuara,jari jemarinya sudah mulai bergerak walau hanya sebentar.Lalu terdiam lagi.
Dan disaat terdengar suara tanginsan dalam ponsel itu,kembali jari-jemarinya bergerak sebentar lalu terdiam lagi.
Dan disaat ponselnya hening tak ada suara wanita yang dirindukannya,kristal bening pun meleleh dikedua sudut mata Hans.
Begitu pula ketika Anggi kembali bersuara,dan dengan sedikit candaannya,Hans pun tersenyum.Sungguh luar biasa pengaruh yang Anggi berikan.
Sebulan kemudian,kondisi Hans masih tetap sama,belum ada perubahan.
Sementara Anggi,dia tetap terus berjuang.Dia sudah kembali beraktifitas seperti biasa,dan setiap hari dia selalu menyempatkan diri untuk sekedar telfon atau vidio call ke Rena,anak Hans.
Hunbungan keduanya sudah begitu baik,bisa dikatakan layaknya ibu dan anak.Mereka saling menguatkan disaat orang yang mereka kasihi masih terbaring lemah dirumah sakit.
Anggi pun hampir setiap hari telfon ke kota P demi bisa bicara dengan om tampannya.Meski lagi-lagi belum ada sahutan dari Hans,tapi setidaknya suara Anggi diberi respon positif oleh tubuh Hans.
Lalu apa kabar Reno...??Masih ingatkan dengan Reno si anggota PM yang terus-terusan ngejar Anggi?
Apakah Reno masih ngejar-ngejar Anggi?
Maka jawabannya...Iya...Reno masih ngejar-ngejar Anggi.Bahkan lebih gencar dari yang sebelumnya.
Apalagi kondisi Hans yang sudah semua anggota PM tahu,Reno semakin menggila.
Seperti saat ini,ketika Anggi baru pulang dari shif siangnya.Selalu saja Reno datang mengganggu.
"Ayolah tante cantik,Reno antar ya?",kata Reno pada Anggi.
"Ya ampun Ren,sudah berapa kali sih aku harus bilang?Aku bisa pulang sendiri,jika kamu lupa",jawab Anggi dengan nada ketus.
"Alah...ngga usah sok jual mahal deh tante cantik",jawab Reno.
"Yang jual mahal itu siapa sih Ren",bentak Anggi karena Reno sudah naik aja diatas motor Anggi.
"Wah wah waah...berarti dijual murah donk?Apa malah murahan...??",tanya Reno.
"Astaghfirullah...ini orang terbuat dari apa ya Allah..!!ngeyilnya...!!, gemas geram Anggi.
"Terbuat dari tanah lah tante cantik,sama kaya tante cantik.Tapi kalau saya dari tanah yang berkualitas.Ngga kaya tante!!,cibir Reno.
**Gimana-gimama...??masih penasaran..?makanya yuuk bagi
Like
Koment
Vote dan
bagi Koin nya yaaa
Aurhor tunggu yaa
Thanks untuk kalian guysss....🌷🌷🌷🌷**
semangat selalu kk bikin ceritanya💪💪💪😍😍