NovelToon NovelToon
With Me

With Me

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:408.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Srayu

Elda Setya Ningrum adalah gadis asal salah satu kota kecil di jawa tengah "Kebumen"
Elda saat ini sedang menempuh pendidikan di salah satu universitas di bandung, elda mendapat beasiswa melalu jalur prestasi.
Ayah elda sudah meninggal saat elda berumur 4tahun, dan ibunya hanya seorang buruh cuci.

Elda bahkan harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhannya.
Disaat kesulitan yang elda lalui, elda bertemu dengan Ardian Fernand Prakaza, kakak tingkat elda yang terkenal playboy dan angkuh.

Ardian adalah anak konglomerat di kota bandung, Ardian hampir memiliki kisah hidup sama seperti elda,bedanya ardian tidak memiliki ibu, dan hubungan dengan ayahnya tidak terlalu baik.

Bagaimana kisah elda dan ardian selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Srayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana

Hari ini adalah hari sidang untuk ardi, riyan dan juga nanda, mereka bertiga sedang duduk menunggu giliran di dalam salah satu ruangan di kampusnya.

Elda dan melan juga turut hadir untuk memberi semangat kepada mereka.

Hubungan antara melan dan riyan sudah sedikit membaik meskipun mereka sesekali masih terlihat beradu argumen.

Setelah beberapa lama, akhirnya proses sidangpun selesai, kini hanya tinggal menunggu hari wisuda saja.

Dan untuk merayakannya, Ardi mengajak sahabat dan juga elda untuk makan-makan di cofe shop miliknya.

Kini mereka berlima sudah duduk melingkari meja di dalam cafe shop milik ardi.

Ardi memesan aneka makanan ringan dan soft drink untuk menemani obrolan mereka.

Mereka sesekali tertawa renyah ketika riyan yang memiliki sikap kocak melontarkan leluconnya.

Namun tiba-tiba saja ponsel di saku jaket ardi bergetar, terdapat satu pesan masuk dari ayahnya

Bagaimana sidangnya? ~Ayah

Ardi membaca pesan singkat yang di kirimkan oleh ayahnya, tangan ardi pun mengetik beberapa kata balasan untuk ayahnya

**Lancar, tinggal menunggu wisuda saja ~Ardian

Datanglah ke rumah, kita bicarakan soal silaturahmi kepada orang tua elda ~Ayah**

Ardi terdiam sejenak membaca pesan terakhir yang di kirim oleh ayahnya, ardi tidak menyangka ayahnya serius dengan ucapannya tempo hari saat makan siang bersama elda.

Wajah ardi seketika berubah menjadi datar, entah harus bagaimana dia bersikap kali ini, harus senang atau harus menaruh curiga kepada ayahnya yang dengan mudah memberi restu padanya.

"Kesambet apaan lo ar? diem-diem bae" ledek riyan

"Gimana, jadi lo mau lanjutin kuliah lo apa nggak nih? Gue sama riyan punya rencana lanjutin S2 di Jerman, lo gimana? timpal nanda yang ikut berbicara kepada ardi

"Lo harus ikut kita, inget bro dari dulu kita kan selalu bareng-bareng" seru riyan tak kalah antusiasnya

"Kalo kita semua pergi, terus siapa yang ngurus karaoke sama ini cofe shop? dasar bodoh" umpat ardi kepada kedua sahabatnya

"Udah lo aja sana cari ilmu yang bener, jangan bisanya nyuruh gue ngerjain skripsi lo berdua!" suara ardi terdengar penuh ejekan di telinga nanda serta riyan.

"Bener nih yan?" melan kali ini angkat bicara dan menatap tajam ke arah riyan

"Eh, lo jangan mau di begoin sama si ardi, dia cuma bantu sedikit, tanya aja sama elda ! iya kan el?" Riyan melirik ke arah elda yang duduk di sebelah melan, Dan elda hanya mengangkat kedua bahunya.

"Wah, lo bener-bener ya" Melan memukul lengan riyan hingga riyan mendesis kesakitan.

"Jadi gimana ar?" nanda kembali melayangkan pertanyaan yang sama untuk ardi

"Gue mau nikah, dan soal S2 gue bisa lanjut di sini, di kampus kita kan juga nggak kalah bagus kualitasnya dengan luar negri" tukas ardi

Nanda, melan , riyan yang sedang meminum secangkir kopi kompak menjadi tersedak saat mendengar penuturan dari ardi yang menyatakan dia akan menikah muda

"Gila lo, mau langsung nikah aja nih" Riyan menggelengkan kepalanya tak percaya

"Usaha kecil-kecilan gue punya, dan yang paling penting bokap gue udah kasih restu" Ardi tersenyum lebar dan elda hanya menundukkan kepalanya karena malu

"Bokap lo setuju?" Riyan dan Nanda kompak melontarkan jawaban yang sama secara bersamaan, dan ardi hanya membalas dengan anggukkan kepalanya.

"Itu semua sih tergantung elda, kalau elda mau nikah sekarang gue siap, tapi kalau gue harus menunggu sampai di lulus kuliah sih gue juga nggak masalah!" imbuh ardi lagi

"Emang bener el?" Kali ini melan menyenggol lengan kanan elda, dan elda hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.

"Deket lama-lama tanpa ikatan kan nggak baik di lihat orang, jadi apa salahnya di percepat untuk niat yang baik, ya kan el?" Ardi menatap ke arah elda yang wajahnya sudah cukup merona karena malu

"Ah kalau gitu, kita nikah aja yuk mel?" Riyan menaik turunkan kedua alisnya dan menatap ke arah melan sembari tersenyum tidak jelas, melan hanya memutar bola matanya malas, melan sudah sangat bosan jika harus berdebat dengan riyan, dan yang paling mengherankan adalah riyan yang se hilalu bercanda dalam kondisi apapun.

"Lo yakin bokap lo setuju? gue cukup tau bokap lo ar ?" Nanda mengernyitkan dahinya karena heran mengapa Tuan Fernando bisa semudah itu memberi restu, yang Nanda tau Fernando selalu saja memaksakan kehendaknya, bahkan penyebab utama Ardi keluar dari rumahnya, Nanda ingat betul kalau ayahnya memaksa ardi melanjutkan study di luar negri, namun ardi tetap pada pendiriannya untuk berkuliah di kota kelahirannya, ardi tidak bisa jauh dengan kedua sahabatnya.

"Ya gue nggak tau kenapa, tapi nyatanya bokap gue udah setuju, dan ayah gue juga berencana akan melakukan silaturahmi dalam waktu dekat kepada orang tua elda" ardi melebarkan senyumnya

"Gila lo bro, nggak nyangka gue, lo seribu langkah di depan gue" Riyan menepuk pundak kanan ardi.

Elda yang mendengar penuturan dari ardi cukup terkejut, elda tidak menyangka kalau keluarga ardi akan dengan mudah menerima kehadiran dirinya yang memiliki status sosial berbeda jauh dengan ardi

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Srayu baik deh, lancarin urusan elda dan ardi😁

mana sini cium buat srayu😁

1
Jac_Aline
bisa ada patah tulang yang di derita korban, jadi di gendong sendiri bisa menambah kerusakan pada organ tubuh yang lain 🤦😅
Jac_Aline
kalau ada korban kecelakaan, gak mungkin bisa langsung kita angkut, digendong sendiri, harus ada pihak kepolisian dan ambulans 😁😁
Jac_Aline
Tuhan huruf kapital, Kak 😁
Jac_Aline
perlu belajar bersyukur
Jac_Aline
kalau mau berhenti, berhenti aja..... jangan suka ngambek
Jac_Aline
typo nama, bukan Riyan tapi Ardi
Indra Lapiz
penasaran aku Elda Kebumennya mana?
Indra Lapiz: pantesan turunnya di stasiun Karang anyar. Aku juga asli Kebumen, di kebumennya deket alun2, tp sekarang ikut suami di Tasik.
ihh bangga deh ada author dr Kebumen😍😍
total 2 replies
Tika Samudra
karya srayu sll the best
Tika Samudra
wih langsung tancap gas si ardi
Tika Samudra
elda dan ardi 1 ayah
Tika Samudra
nnt jatuh cinta ni kyknya
Tika Samudra
semangat thor...aqu padamu
Rini Lawati
,😭😭😭😭
Rini Lawati
waduh
Wiwifardan
om fernan dikacangin🤣🤣🤣
Wiwifardan
kaaan bner dugaanku,,,,smoga Elda bukan ank'a si pak fernan,daaaannn smoga Ardi gak membenci ibu'a eldaaa ya thor
Wiwifardan
kya'a ibu'a Elda yg lgi dicari" sma bokap'a si Ardi yaaa,,,mudah"n Elda bukan kakak adek ya sma si Ardi,,,😁
Reeanty Rean
sy acungin jempol buat mu thor karyamu begitu mantaf menurutku...love you thor...karya2 selanjutmu aku tunggu thor...😘😘
Elista Manik
elda anak cinta pertama papa ardi..ia kan thor!!
Risiyawati
thanks thoor ceritanya bagus.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!