NovelToon NovelToon
Ajari Aku Apa Itu Cinta

Ajari Aku Apa Itu Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Jindael

Cerita bermula dari seorang gadis penulis yang mendapatkan permintaan dari pembaca untuk membuat cerita tentang percintaan. Gadis itu bernama Larasati seorang penulis amatir yang tak mendapatkan banyak pembaca. Tiba-tiba di beri permintaan untuk membuat kisah percintaan. Apa yang akan ia lakukan? Terlebih lagi ia tak pernah mempunyai kisah percintaan di masa hidupnya. Suatu ide gila muncul dari pikirannya untuk menghubungi teman laki-laki yang bisa dianggap dulu pernah ditaksirnya sewaktu di bangku SMK ia adalah Dika. Larasati sudah mengikuti akun instagramnya dari dulu dan ia pun berniat mengirim pesan bantuan lewat media tersebut. Butuh banyak keberanian untuk mengirim pesan yang terbilang baru pertama kali itu. Jawaban apa yang akan diterimanya? Akankah lelaki tersebut akan membantunya hingga sebuah cinta hadir diantara keduanya. Semua akan terjawab di dalam kisah yang ku tulis ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jindael, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Orang Terdekat Mu Pasti Mendukung Mu

Kesedihan yang mendalam tengah dirasakan oleh Larasati. Melihat banyak komentar menghujat dirinya di Online. Mengatai karyanya hasil jiplakan orang lain. Ditambah lagi dirinya harus merelakan hasil karyanya di hapus olehnya sendiri. Larasati masih berpikir untuk menghapus karya miliknya atau tidak. Bu Jumi yang diluar mulai khawatir dengan keadaannya. Dika yang ditelepon langsung segera datang ke rumah Larasati untuk memeriksa.

Di kamarnya, Larasati membuka laptopnya. Menghapus karya miliknya adalah hal terberat. Ia tak berani membaca komentar jahat di sana. Tapi ia juga penasaran berharap ada beberapa pembaca yang membela dirinya. Benar saja beberapa pembaca yakni salah satunya bernama Lily Air menggiring banyak pembaca untuk membela karyanya. Larasati sedikit terharu di sana. Ia teringat dengan nama Lily Air itu, salah satu pembaca yang merekomendasikan Larasati untuk menulis kisah romantis.

Dika akhirnya tiba di rumah Larasati dan langsung mencari Bu Jumi. Bu Jumi menjelaskan situasi Larasati sekarang begitu juga Dika yang menceritakan tentang apa yang terjadi pada Larasati sebenarnya. Bu Jumi terkejut karena ternyata anaknya tengah di tuduh oleh banyak orang di Online.

"Laras, Nak, buka pintunya," panggil ibunya lembut dari luar. Tapi di dalam seperti tak ada tanda-tanda kehidupan dari Larasati, membuat Bu Jumi semakin cemas.

"Dika bagaimana ini?" Bu Jumi semakin khawatir dibuatnya.

"Tenang Bu, Laras pasti baik-baik saja," jawab Dika menenangkannya.

Dika lalu mencoba mengetuk pintu dan memanggilnya. "Ras, ini aku Dika."

Larasati tak mendengar panggilan orang di luar karena dirinya masih fokus dengan komentar-komentar yang membelanya di sana. Dika yang khawatir akhirnya mau tak mau harus mendobrak pintu kamar Larasati. Bu Jumi pun setuju. Pintu berhasil di dobrak membuat Larasati terkejut dan langsung menengok. Bu Jumi seketika langsung memeluk Larasati di sana.

"Ras, kamu baik-baik saja kan? Ibu sudah tahu semuanya. Yang sabar ya Nak. Ibu akan selalu ada untukmu," ucap Bu Jumi disela-sela pelukannya.

"Iya Bu, terima kasih dan maafkan Laras karena tak cerita tentang ini," kata Larasati membuat hati ibunya sedikit tenang.

"Syukurlah kamu baik-baik saja Ras," ucap Dika lega. Melihat layar laptop Larasati muncul beberapa komentar lagi Dika mendekat dan menutup layar laptopnya.

"Laras, jangan di lihat, itu akan membuatmu sedih," ujarnya.

"Tak apa Dika, awalnya aku ingin menghapus karyaku tapi melihat banyak beberapa pembaca yang membelaku, aku urungkan niat itu," ucap Larasati menghentikannya.

"Sekarang kau ikut aku, kita pecahkan masalah ini sama-sama. Ingat kau tak sendiri!" ajak Dika padanya.

"Hem baiklah, aku bersiap dulu," ucap Larasati menurut dan beranjak untuk bersiap.

"Tunggu Ras, kau belum makan. Ibu ambilkan dulu," cegat ibunya yang langsung pergi ke dapur.

"Dika, aku makan dulu ya," izin Larasati padanya.

"Silakan Ras," ucap Dika tersenyum tipis.

Setelah bersiap, Larasati menuju meja makan untuk memakan nasi dan lauk yang sudah disiapkan ibunya. Sedangkan Dika, dengan setia menunggu di sampingnya, melihatinya makan dengan lahap membuat hati Dika dan Bu Jumi senang dan merasa lega.

"Dika kau mau juga," tawar Larasati padanya.

Dika menggeleng, "Kau makanlah," suruh Dika kembali menampilkan senyumannya.

Di Star Cafe, Bagas juga membantu di sana sementara Liliana masih sibuk membalas serangan-serangan dari orang yang bersikeras menuduh penulis favoritnya plagiat.

Di seberang sana, Fitria tersenyum sinis. "Benar-benar tak terduga pendukung mu banyak juga Ras," katanya sedikit kesal.

"Kau pikir bisa melawanku, jangan mimpi!" Fitria menyerang balik dengan mengetik sesuatu disana. Liliana sangat kesal dengan balasan balik dari si komentar tak jelas itu.

"Wah, parah siapa sih ini orang. Bikin emosi saja," ucap Liliana yang kesal. Ia bahkan mengibas-ngibaskan dirinya untuk meredakan amarahnya.

"Nih minum dulu." Tiba-tiba Bagas dan sambil meletakkan segelas es strawberry dimeja.

"Makasih Gas," ucap Liliana sambil mengambil minuman dari Bagas dan meminumnya dengan cepat. Bagas yang melihatnya tanpa sadar menggeleng dan tertawa tipis.

Dika dan Larasati akhirnya tiba di cafe. Mereka berdua segera menghampiri Bagas dan Liliana di sana.

"Bagas," panggil Dika setelah sampai.

"Kalian di sini, Laras kau tak apa?" Bagas mulai bertanya pada Larasati tentang kondisinya.

"Aku baik-baik saja Gas," jawab Larasati.

"Ini.... Kak Larasati penulis...?" Liliana sedikit berpikir di sana. Mendengar nama Laras, ia jadi menebak jika orang yang sudah ada di depannya itu adalah penulis favoritnya.

Bagas mengangguk sementara Larasati dan Dika bingung dengan gadis yang bersama Bagas di sana.

"Maaf kamu.... siapa ya?" tanya Larasati kebingungan.

"Kenalkan Kak aku Liliana orang yang selalu mendukung novel Kaka di garda terdepan," jawab Lilian dengan semangat memperkenalkan dirinya.

"Jangan-jangan kamu....? Lily Air," tebaknya langsung sedikit tak menyangkanya.

"Ya Kak," jawab Liliana mengangguk. Mereka berdua langsung berjabat tangan untuk saling mengenal.

"Senang bertemu denganmu, terima kasih banyak karena sudah mau percaya padaku," ucap Larasati padanya.

"Tentu saja, tak mungkin kak Laras membuat karya plagiat," katanya.

"Cowok di sebelah Kakak....? Pasti.... pacar kakak yang disebut di dalam novel itu," tebak Liliana ketika melihat tangan Larasati terus digandeng olehnya.

"Kamu menulis ku di sana?" bisik Dika bertanya.

"Ya, tapi aku hanya pinjam karaktermu saja hehe," jawab Larasati sedikit terkekeh.

"Liliana, orang itu membalas lagi," panggil Bagas padanya.

"Apa? Sungguh menyebalkan, ucap Liliana yang kesal." Mereka bertiga berbalik untuk menghampirinya.

"Tenang Kak Laras, aku akan menangani ini," ujar Liliana yakin. Ia duduk kembali melemaskan otot-otot tangannya untuk memulai peperangan kembali.

"Biar aku saja," tawar Larasati mengajukan diri.

"Kau yakin Ras?" tanya Dika yang khawatir.

Anggukan dari Larasati membuat Dika pasrah dengannya.

Larasati mulai mengetik panjang di sana, membalas orang yang menyerangnya. Namun ternyata tak ada balasan dari pihak lawan. Itu membuat semuanya lega sementara.

...--------❤️--------...

Sepulang sekolah, Salma mendatangi sebuah bengkel di pinggir Prapatan. Ia teringat dengan Lukman yang bisa meretas akun orang lain. Setelah bertemu dan menjelaskan situasinya, Lukman mengerti. Tepat sekali itu jam istirahat untuknya, jadi ia dengan bebas bisa membantu Salma.

"Baiklah kita duduk di sana, aku ambil laptopku dulu," suruh Lukman padanya.

"Baik Mas," ucap Salma lalu duduk dan menunggu.

Lukman sudah datang dengan laptopnya, ia langsung duduk di sebelah Salma dan membuka laptopnya.

"Nama aplikasi kakakmu menulis apa Sal?" tanyanya serius.

"Novelpedia Mas," jawab Salma cepat.

"Ok aku download dulu," ujarnya.

Setelah berhasil di unduh, Lukman segera membuat akun untuk masuk ke aplikasi tersebut. Salma memberitahu akun Larasati yang digunakan untuk menulis di sana. Lukman menemukan akun dan karya Larasati. Salma terlihat sedih melihat beberapa komentar menjelek-jelekkan kakaknya di sana. Ada yang bilang Larasati tak pantas untuk menulis, percuma menulis jika bisanya menjiplak karya orang lain, dan masih banyak lagi komentar buruk lainnya di sana.

"Jangan bersedih Salma," kata Lukman sambil menatap dirinya.

"Ini pasti akun yang menyebabkan semua pendukung Larasati menurun," tebak Lukman sambil menunjuk beberapa komentar buruk menggunakan mouse-nya.

"Ya Mas, dilihat-lihat komentar dari orang ini yang paling menonjol," kata Salma.

"Ok aku akan mulai meretas akun ini, aku jadi penasaran," ucap Lukman memulai aksinya.

Kembali ke cafe, Larasati dengan sabar membalas komentar dari orang yang menyudutkannya. Ia menjelaskan jika dirinya itu benar-benar asli menulis karyanya sendiri. Jujur Larasati memanglah masih pemula tapi demi menarik para pembaca dia tak mungkin memilih cara jahat seperti ini.

"Stop Laras, kita abaikan dulu," suruh Dika padanya.

"Baik Dika," ucap Larasati menurut dan menghentikan balasannya.

"Sepertinya ya Kak, orang ini yang paling di depan untuk menyudutkan Kakak. Rasanya kita harus cari tahu pemilik akun orang itu siapa," pikir Liliana di sana.

"Tapi siapa yang bisa meretas di sini?" tanya Bagas yang bingung sambil melihat kearah mereka yang ada di sana.

"Semuanya, aku sudah menemukannya," panggil Lukman yang sudah sampai di cafe bersama Salma. Mereka berdua berlari masuk untuk memberitahu apa yang sudah mereka temukan tadi.

Setelah satu jam waktu yang dibutuhkan Lukman untuk meretas tadi akhirnya selesai. Lukman menemukan pemilik akun tersebut. Ia sedikit terkejut karena akun itu ternyata milik orang yang di kenalnya.

"Salma, Lukman!" Semuanya menengok ke arah mereka berdua yang masih berdiri tak jauh dari mereka.

Bersambung....❤️❤️❤️

1
MbuNey
aku hadirrr di cerita Larasati🙏🤗
Neyѕ⍣⃝✰
dika selangkah lebih maju🤭🤭💪💪
Neyѕ⍣⃝✰
saingan🤭🤭
Neyѕ⍣⃝✰
💪💪💪💪laras
🏡⃟ªʸ❤️⃟Wᵃfᴄͫᴇᷰɢͫɪᷰʟ☘𝓡𝓳
waah kisah yang bagus ini
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
pokok ya selamat buat Dika & Laras semoga menjadi keluarga SAMAWA ya🎉🎂👏👏👏
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
akhirnya selesai jg ijab kabul ya Laras & Dika walaupun ada drama Fitria yg mengacau
🔵Ney Maniez
mksh bnyk author🙏🙏🙏🙏
cerita ny snggt menghibur👍👍 🙏🙏🤗🤗🥰🥰
🔵Ney Maniez
ktnya udh punya🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
🔵Ney Maniez
waduhh serem,,, c fitria pe gilaa gt😲😲🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
🔵Ney Maniez
udah kyk artis c Dika😎🤭🤭😄😄
🔵Ney Maniez
dikaaaa lagi ka jind🤭🤭🤭
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda💘❀∂я🤎: haduh nyasar lagi kayaknya 🤦🤣
total 1 replies
Neyѕ⍣⃝✰
Dika bnyk modusnya 🤭🤭😄😄💪💪
Neyѕ⍣⃝✰
ktmu di tmpt kerja🤭🤭
Neyѕ⍣⃝✰
cemburunya 🤭🤭😄😄
🔵Ney Maniez
💪💪💪💪dika larass🥰🤗🤗
lancarrrr ya
🔵Ney Maniez
kok sm dika sihhh...
terngiang-ngiang nama dika,,, jadi mangil bagas jadi dika🤭🤭😄
𝐀⃝🥀🥑⃟ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘjinda💘❀∂я🤎: wkwk ada lagi wah ngantuk aku 🙈
total 1 replies
🔵Ney Maniez
ahh romantis nyaaa ❤🥰😘🤗🥳
🔵Ney Maniez
ayoo dika greceppp💪💪🥰😘❤🤗
🔵Ney Maniez
ciee bagas lili🤭🤭🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!