Vic Alexander seorang pria arogan dan dikenal kejam tidak memiliki perasaan. suka menyiksa, membunuh, itulah hobinya sebagai seorang psikopat. Akan tetapi ia hanya akan tersenyum dan luluh terhadap orang yang dia cintai. Yakni, seorang gadis yang memiliki wajah cantik natural dan manis, Krystal Olivia.
Karena suatu kejadian Vic Alexander tega menjadikan kekasihnya itu sebagai pemuas ranjang. Krystal yang tak berdaya ditahan oleh pria itu sehingga harus menuruti keinginannya dan melayani nafsunya setiap malam.
Apa penyebabnya mengubah Vic Alexander menjadi benci pada sang gadis tersebut?
apakah hubungan mereka akan kembali seperti dulu atau bermusuhan?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Krystal Terseret
"Kamu adalah seorang yang tidak berperasaan," kata Krystal.
"Perasaan? Aku pernah memberimu perasaan ini, Akan tetapi, apa yang kau lakukan terhadapnya. Apakah sekarang kau masih layak untuk mengungkitnya? Aku akan segera keluar. Berhenti bekerja dan tinggal di rumahku!"
"Aku tidak mau, Kenapa kamu harus mengatur hidupku," jawab Krystal.
"Jangan lupa kau siapa! Bukankah kau harus patuh, Kenapa masih saja berani melawan!"
"Kenapa harus selalu aku yang mengalah, Sedangkan hingga saat ini aku tidak tahu bagaimana kondisi nenekku. Mungkin saja semakin buruk dan kamu masih membohongiku," bentak Krystal yang turun dari ranjang.
"Menolak mendengar perintahku, Dirimu sendiri yang akan menanggung akibatnya," kecam Vic.
"Apa masih belum puas mengancamku? Kenapa tidak membunuhku saja," bentak Krystal dengan emosi.
Vic mengambil selembar foto dari saku bajunya dan menyerahkan kepada gadis itu.
"Kamu masih kenal dengan orang yang di dalam foto ini?" tanya Vic.
Krystal langsung terdiam saat melihat foto itu yang tak lain adalah neneknya yang sedang koma dan berbaring di atas ranjang.
Cairan bening langsung mengalir deras dari mata indahnya. Krystal sudah merindukan sang nenek selama bertahun-tahun lamanya.
"Dia sangat beruntung, Tidur selama lima tahun dan masih bertahan, Dokter mengatakan kemungkinan besar dia tidak akan sadar," ujar Vic.
"Tidak mungkin! Nenekku tidak boleh meninggalkan aku, Dia harus sadar. Nenekku satu-satunya anggota keluargaku. dan saksi yang mengetahui kejadian masa lalu di keluarga kami," ujar Krystal yang terduduk di ujung ranjang.
"Berhenti kerja dan pindah ke tempatku, Mike akan menjemputmu. Saat aku pulang aku ingin melihatmu di rumahku!"
"Berapa lama aku harus menjadi bonekamu?"
"Setelah aku bosan dan menemukan wanita yang cocok untuk aku nikahi, saat itu aku akan membiarkanmu pergi bersama nenekmu," jawab Vic.
"Aku akan pindah, Tapi...aku ingin tetap bekerja. Karena pekerjaan ini adalah kesukaanku. Jangan memintaku untuk berhenti!"
"Terserahmu! Sebelum aku bosan kamu akan menjadi wanitaku. Jangan melawan, membantah apa pun yang aku lakukan!" perintah Krystal.
"Sampaikan ke Lyna Sanova, Jangan pernah menyentuh nenekku! Aku tidak peduli apa hubungan kalian. Jangan melibatkan nenekku yang tidak tahu apa-apa!"
"Tenang saja! Tanpa perintahku dia tidak bisa melakukan apa pun," jawab Vic.
Sebuah Hospital terbaik di kota Milan.
Lyan Sanova mendatangi ruangan VIP kelas 1 yang dijaga oleh dua orang pria di sana. Mereka adalah anggota Vic Alexander.
Lyna yang memasuki kamar itu ia melihat seorang wanita yang berambut putih yang dipasang oksigen sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri.
"Wanita ini sangat beruntung karena ditanggung biaya selama lima tahun oleh tuan, Cucunya kabur dari pernikahan dan tuan masih saja perduli padanya. Vic Alexander yang kejam dan sadis menjadi pria lemah saat di depan gadis itu. Selalu mengunakan wanita tua ini mengancamnya. Akan tetapi, niatnya adalah...hanya ingin membuat gadis itu di sisinya. Lain di hati lain pula di mulutnya. hanya karena ingin memilikinya sehingga mengunakan cara ini," ucap Lyna yang berdiri di ujung ranjang sambil menatap wanita tua itu.
"Aku selalu setia dan menunggu cintanya, Tapi, apa yang aku dapat. Hanya luka dan sakit. tanpa ragu dia menyerahkanku kepada enam sampah itu. Sungguh menjijikan sekali," batin Lyna.
Flash Back.
5 tahun lalu Hotel mewah di jepang.
Di malam itu Lyna yang menerima panggilan, ia datang menjumpai Vic di kamar. Sementara Mike hanya menunggu di luar dan tidak tahu apa yang mereka lakukan di dalam sana.
"Tuan, Silakan perintah! Aku akan mencari gadis itu sampai dapat dan memberi dia pelajaran karena telah menyakiti Anda," kata Lyna.
"Tujuanku memanggilmu adalah untuk memindahkan neneknya ke rumah sakit lain, Rawat dia dengan baik!" perintah Vic yang menghabiskan beberapa botol minuman. pria itu sedang putus asa karena pengantinnya yang kabur.
"Tuan, kenapa masih perduli padanya, dia sudah menyakiti Anda, Media Jepang sedang menyebarkan berita tentang gagalnya pernikahan Anda. Ini sudah mencemarkan nama baikmu."
"Masalah berita aku bisa mengatasinya, kamu hanya perlu melakukan perintahku dan tidak usah peduli masalah lain!" jawab Vic.
"Tuan, aku akan melakukan semua perintahmu, Termasuk menyerahkan diriku padamu. Lupakan dia dan beri aku kesempatan!" ucap Lyna yang memeluk Vic dari belakang.
Vic melepaskan pelukannya dan membalikan badannya berhadapan dengan wanita itu.
"Kamu sadar apa yang kamu lakukan?"
"Tuan, Aku akan setia padamu. Jadikan aku sebagai wanitamu untuk melupakan dia. Tolong beri aku kesempatan ini. Aku akan mengejar ke mana pun dia pergi. Setelah itu aku ingin dia menyesal," ujar Lyna.
Vic mencengkeram leher wanita itu dengan erat.
"Tu...tuan," ucap Lyna yang kesakitan.
"Jangan coba-coba menyentuhnya kalau kamu masih sayang dengan nyawamu, Walau pun dia pergi dan membuatku kecewa. Akan tetapi, dirimu tetap tidak layak mengantikan posisinya. Krystal Olivia hanya aku seorang yang layak membalasnya. Ingat pesanku! Tugasmu hanya merawat neneknya. Kalau kamu berani berulah aku tidak akan ragu menghajarmu!" kecam Vic yang melepaskan tangannya.
Flash Back off.
"Krystal Olivia, semua karena kamu sehingga aku diabaikan. Walau kamu sudah melakukan kesalahan besar. Tetap saja, dia tidak tega membakarmu seperti mantannya," ucap Lyna.
Lyna mengeluarkan handphonenya. Ia menekan nomor tujuan dan menghubungi seseorang.
Sesaat kemudian seseorang menjawab panggilannya.
["Hallo,"] suara seorang wanita yang di seberang sana.
"Krystal Olivia, Kamu ingin tahu di mana nenekmu?"
["Lyna Sanova, di mana nenekku?"]
"Hospital Milan. Kamu hanya memiliki waktu lima belas menit untuk menjumpainya. Karena aku akan memindahkannya atas perintah atasanku!"
["Jangan menyentuh nenekku lagi, Kalian ingin memindahkan nya ke mana?"]suara Krystal yang terdengar sangat cemas.
"Kalau ingin tahu, lebih baik datang pada tepat waktu, Karena hanya ini kesempatan terakhirmu," jawab Lyna yang memutuskan panggilannya.
Lyan kemudian melangkah keluar dan membuka pintu kamar.
"Tolong pindahkan pasien!" perintah Lyna pada dua anggota yang berdiri di luar.
"Nona, Bukankah tuan pesan jangan bertindak sendiri," jawab salah satu anggota itu.
"Aku menerima perintah dari tuan untuk memindahkannya, Karena cucu wanita tua itu sudah tahu keberadaan neneknya. Tentu saja kita harus bertindak cepat sebelum dia datang. Kalian ingat! Jangan ragu menghalangi gadis itu kalau dia datang!" perintah Lyna.
"Baik, Nona," jawab mereka serentak.
Beberapa saat kemudian.
Lyna mengunakan empat anggota untuk membantu memindahkan nenek Krystal ke mobil Ambulan yang mereka sewa. Saat itu mereka sedang mendorong ranjang beroda pasien menuju ke pintu utama.
Tidak lama kemudian Krystal tiba ke rumah sakit itu dan langsung berlari mencari keberadaan neneknya.
Di saat yang sama mereka ingin menuju ke pintu utama dan dihalang oleh Krystal.
"Lyna Sanova, Hentikan!" teriak Krystal yang berlari menghampiri mereka.
"Tahan dia! Kalau dia melawan pukul saja!" perintah Lyna.
Dua anggota menahan Krystal sehingga gadis itu tidak bisa melawan.
"Lepaskan tangan kalian!" teriak Krystal.
"Nenek...Nenek....!" teriak Krystal yang berusaha memberontak.
"Krystal Olivia, Jangan salahkan aku! Semua ini adalah perintahnya, Kamu terlalu suka memaksa bertemu dengan nenekmu. Sekarang, pasien ini harus dipindahkan lagi," kata Lyna.
"Kalian ba.jin.gan yang tidak berperasaan," teriak Krystal.
"Tahan dia dan bawa wanita tua ini ke mobil!" perintah Lyna pada anggotanya.
"Jangan sentuh nenekku! Tolong lepaskan dia! Kalau aku yang salah jangan melibatkan orang tidak tahu apa-apa!" pinta Krystal sambil memohon.
Dua anggota Lyna memindahkan ranjang itu ke dalam Mobil. Krystal mengigit tangan salah satu anggota dan kemudian menginjak kaki anggota lainnya yang sedang menahannya.
"Hentikan!" teriak Krystal yang berlari menghampiri ambulan. Mereka masuk ke dalam dan menutup kedua pintu belakang mobil itu setelah ranjang beroda pasien di masukan ke dalam.
"Jangan membawanya pergi! Tolong buka pintunya!" teriak Krystal.
Dua anggota itu langsung mendorong Krystal hingga terkapar. Lyna tersenyum bahagia melihat kondisi gadis itu yang terpukul dan histeris. Ia kemudian masuk ke mobil bagian depan.
"Lyna Sanova, berhenti! Lepaskan nenekku!" teriak Krystal yang menghampiri wanita itu yang duduk di depan yang belum menutup pintunya.
Lyna menarik jaket bagian bawah yang dikenakan Krystal, dan berkata," Kau bukan lawanku, Ingin melawanku kau harus bercermin dulu."
Lyna sengaja menutup pintunya dan membuat jaket gadis itu terjepit pintu tersebut.
"Jalan!" perintah Lyna dengan sengaja.
"Buka pintunya...," teriak Krystal.
Tidak lama kemudian mobil itu pun berjalan, Krystal ikut terseret akibat jaket yang menyangkut di pintu itu.
"Buka pintunya, Lyan Sanova," teriak Krystal harus berlari dengan cepat akibat diseret mobil itu. Kedua kakinya berlari dengan cepat dan tidak bisa berhenti.
"Hentikan mobilnya!" teriak Krystal yang memukul kaca jendela tersebut.
"Nona, pintunya tersangkut bajunya!" ucap supir ambulan itu.
"Lajukan mobilnya!" perintah Lyna yang sengaja ingin membunuh gadis itu.
"Aaahhh!" jeritan Krystal yang kesakitan akibat kakinya bergesekan dengan aspal. Ia berusaha berlari secepat mungkin agar seimbang dengan mobil itu. Akan tetapi, kedua kakinya mulai lemah dan bergesekan dengan aspal.
"Hentikan mobilnya!" teriak Krystal.
"Setelah kamu kehilangan kedua kakimu, Apakah tuan masih memilihmu," kata Lyna dengan tertawa gembira melihat gadis itu kesakitan.
akhirnya beres juga baca nya sampe bgadaaang....maaf tdk d smua bab saya comment krna suka pgn langsung baca ke bab brikutnya saking udh gk sabar buat baca bab brikut nya krna rame bgt ..nyeseel deh buat yg belum baca novel ini...ini keren abiiis..MAKASIH YA THOR UDAH BIKIN CERITA YG BAGUUUUUUUUS INI...TTP SMANGAT BUAT THOOOR KUUUUUUHHH...LOPE LOPE SEKEBOONNNN