NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Hot Bodyguard

Terjerat Cinta Hot Bodyguard

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:56.9k
Nilai: 5
Nama Author: GrendysS_08

Geofanny Guwencia Gabriel, seorang sosialita sekaligus putri sulung seorang taipan bisnis, merasa dunianya dijungkirbalikkan. Kebebasannya yang ia agung-agungkan direnggut paksa setelah serangkaian ancaman serius ditujukan kepadanya. Sang ayah pun menyewa seorang pengawal pribadi untuk melindunginya setiap saat.
​Masuklah Eric Abram. Seorang pria yang lebih mirip patung Yunani daripada manusia: tinggi, tegap, dengan wajah dingin dan tatapan setajam elang. Bagi Geofanny, Eric adalah pengganggu nomor satu, seorang "babysitter berotot" yang mengikuti setiap geraknya dan merusak semua rencananya. Geofanny bertekad untuk membuat pria itu tidak betah dan berhenti dari pekerjaannya.
​Namun, semua usahanya sia-sia. Eric adalah seorang profesional sejati yang tak tergoyahkan. Di balik sikapnya yang kaku, Geofanny tanpa sengaja melihat kilasan kerapuhan dan masa lalu kelam yang membentuk pria itu menjadi pelindung yang tangguh.
​Ketika ancaman itu bukan lagi sekadar gertakan dan sebuah serangan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GrendysS_08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 | Lamaran

...~Happy Reading~....

Di sebuah danau, kawasan puncak...

Danau itu telah di sulap menjadi tempat yang cukup romantis, di danau itulah, Eric akan melamar Fany secara resmi, di hadapan keluarga dan teman-teman.

Di sana, para keluarga dari kedua belah pihak dan para teman-teman, sudah duduk memenuhi tempat itu.

"Selamat pagi, dan selamat datang di prosesi lamaran Eric dan Fany! " Author sebagai pembawa acara, mulai membuka acara lamaran tersebut.

"Prosesi lamaran, akan dimulai 30 menit yang akan datang, jadi selagi menunggu prosesi lamaran dimulai. terlebih dahulu kami tampilkan biodata Eric dan Fany."

"Untuk tamu undangan, kami persilahkan untuk menikmati jamuan yang sudah kami sajikan."

30 menit kemudian...

"Mari kita sambut, Keluarga inti Eric dan Fany! " tamu undangan berdiri, dan bertepuk tangan, menyambut kedatangan Gerald, Guen, Buya dan Ayu.

"Silahkan untuk keluarga inti, duduk di tempat yang sudah kami sediakan."

Orang tua Eric dan Fany duduk di kursi paling depan, tak lama setelah mereka duduk.

"Kita sambut Eric Abram dan Geofany Guwencia Gabriel! "

Eric dan Fany berjalan beriringan di atas red karpet, Gabriella, dan Ayudia berjalan di sisi kanan dan kiri mereka. Semua orang bertepuk tangan mengiringi mereka berjalan menuju panggung.

"Mas Eric dan Kak Fany sudah siap? "

"Siap."

"Baik, kami mohon untuk hadirin kembali berdiri. Proses lamaran akan kita mulai."

"Silahkan untuk orang tua pihak perempuan, naik ke atas panggung. " Gerald dan Guen naik ke atas panggung. Author memberikan sebuah mikrofon ke tangan Gerald dan Guen.

"Baik, langsung saja Mas Eric."

Eric mengambil mikrofon yang di berikan oleh pembawa acara, Eric susah payah menutupi kegugupannya. Eric mulai mendekatkan mikrofon ke depan mulutnya.

"Mau ngomong apa? " semua orang di buat tertawa, karena Gerald membuat Eric salah tingkah.

Guen mencubit pinggang sang suami, matanya melotot melihat Gerald, mata Guen makin melotot, melihat Gerald yang hanya tersenyum devil.

"Om say–"

"Aku bukan Paman mu, lagi pula sejak kapan aku menikah dengan Bibi mu? "

"Sayang! " Guen mendesis, ia kembali memberikan cubitan cinta di pinggang sang suami tercinta.

"Lanjutkan Nak." Guen tersenyum lembut pada Eric. "Panggil, Ayah dan Bunda! " ucap Guen lagi.

"Ayah, Bunda, Eric ingin menjadikan putri suling Ayah dan Bunda sebagai istri Eric. Apa Ayah dan Bunda, menerima pinangan Eric? " jujur saja, Eric sangat gugup saat mengucapkan kata-kata itu.

"Kamu bertanya? " ucap Gerald menaikan alis. Eric menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Gerald kembali mendapatkan cubitan cinta dari sang istri tercinta.

Semua orang hening, tak ada satu pun orang yang membuka suara atau tertawa, seperti sebelumnya.

"Kamu tanyakan saja langsung pada Fany! " ucap Guen.

Eric menghadap Fany, keningnya mulai berkeringat, Eric sangat gugup sekali. Lantunan instrumen piano mengiringi setiap momen prosesi lamaran itu.

"Fany, kamu mau menjadi istriku? "

"Astaga." Gerald menepuk keningnya, kepalanya menggeleng tak menyangka Eric akan bersikap seperti itu. Sebab Eric mengatakan hal itu tanpa menampilkan ekspresi apapun.

"Diam lah." bisik Guen, agar sang suami tak merusak momen tersebut.

Fany terkekeh melihat Eric yang melamarnya begitu kaku.

"Iya aku mau. "

Semua orang bertepuk tangan, Eric menyematkan cincin yang sudah di persiapkan olehnya, ke jari manis tangan kiri Fany. Eric dan Fany berpelukan.

"Baik, selamat untuk Mas Eric dan Kak Fany! " pembawa acara kembali berbicara.

"Untuk hadirin, kami persilahkan untuk memberikan ucapan, untuk kedua calon pengantin. Dan di persilahkan untuk menikmati jamuan yang sudah kami sajikan."

"Selamat ya. " Anggi dan Nana memeluk Fany dan memberikan ucapan selamat pada Fany dan Eric. "Terimakasih ya! "

"Terimakasih untuk hadirin telah ikut serta merasakan kebahagiaan dari keluarga kami, prosesi lamaran sudah selesai. Kedua calon pengantin akan melangsungkan pernikahan di bulan yang akan datang, Terimakasih."

Prosesi lamaran di tutup dengan musik instrumen yang mengiringi para hadirin menikmati semua makanan dan minuman yang di sajikan oleh pihak keluarga Abram.

...~To be continue......

...Selamat ya, untuk Eric dan Fany. Semoga lancar sampai hari pernikahan. ...

1
🍒WINA🍒
Bagus eric memberitahukan kpd pemilik kost menolong seorang gadis dijln....
Yati Suryati
ceritanya tersusun menarik
🍒WINA🍒
eric menolong gadis dibawa kekostnya...
🍒WINA🍒
mampir thor kayaknya bagus cerita ini.......tetep semangaf kak
arfan
up bos
Benediktus Grendys Sukresna
Semangat membaca!
vall
mampir ya kakak ... :)
Penelop3
semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!