NovelToon NovelToon
Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Senyumku Untuk Anakku Dan Racun Ku Untuk Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Diam-Diam Cinta
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queen_Fisya08

Fisya Alexander tak pernah menyangka rumah tangga yang ia jaga sepenuh hati justru menjadi awal kehancurannya.

Suaminya, Jason, berselingkuh dengan sahabat yang paling ia percaya namun pengkhianatan itu belum seberapa dibanding rencana keji yang mereka siapkan di ruang bersalin

Saat dua bayi perempuan lahir di hari yang sama, sebuah pertukaran terjadi, mereka yakin telah merebut segalanya dari Fisya.

Sayangnya, mereka tidak pernah sadar bahwa Fisya melihat semuanya

Sejak malam itu, senyum Fisya hanya untuk putrinya, sementara racunnya disiapkan untuk mereka yang telah menghancurkan hidupnya.

Ketika rahasia mulai terungkap, siapa yang sebenarnya sedang menjebak siapa ?

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca dan tinggalkan komentar dan Vote juga ya besty!🫰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen_Fisya08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Fisya

Suasana ruang rapat masih terasa tegang setelah ucapan Fisya tadi.

Jason akhirnya menarik kursi lain lalu duduk dengan wajah dingin tangannya mengepal di bawah meja menahan malu dan marah.

Sedangkan Fisya terlihat santai membuka dokumen di depannya.

“Shall we continue?” tanya Fisya tenang.

Carlos langsung tersenyum.

“Of course.”

Rapat akhirnya dimulai kembali, Fisya memimpin semuanya dengan sangat tenang, ia menjelaskan proposal perusahaan dengan detail dan jelas.

Semua pertanyaan dari Carlos dan timnya dijawab tanpa ragu.

Jason yang duduk di samping hanya diam memperhatikan, semakin lama wajahnya semakin kesal karena semua orang di ruangan terlihat lebih menghormati Fisya dibanding dirinya.

Beberapa kali Carlos bahkan memuji keputusan bisnis Fisya.

“That’s a smart strategy, Mrs. Fisya, very impressive.”

Fisya hanya tersenyum tipis.

“Thank you.”

Sedangkan Jason merasa harga dirinya semakin diinjak.

Ia awalnya ingin menunjukkan kalau dirinya mampu memimpin perusahaan namun sekarang justru terlihat jelas perbedaan kemampuan mereka.

Hampir dua jam rapat berlangsung dan akhirnya Carlos menutup dokumennya sambil tersenyum puas.

“I think we can work together.” ucap Carlos

Beberapa direksi langsung terlihat lega dan Fisya mengangguk sopan.

“We’re happy to hear that.” ucap Fisya

Carlos berdiri lalu mengulurkan tangan.

“Congratulations, Mrs. Fisya.”

Fisya membalas jabat tangan itu, kesepakatan kerja sama akhirnya resmi dibuat, nilai proyek itu sangat besar dan semua orang tahu keberhasilan hari ini karena Fisya datang langsung memimpin rapat dan Jason hanya bisa diam menahan kesal.

Setelah rapat selesai, para direksi mulai keluar ruangan.

Fisya ikut berdiri.

“Let me escort you, Mister Carlos.”

Carlos tersenyum.

“Thank you.”

Fisya berjalan bersama Carlos sampai depan lift sambil membahas detail proyek.

Sedangkan Jason melihat dari jauh dengan rahang mengeras, ia benar-benar dipermalukan hari ini.

Setelah Carlos masuk lift, Fisya akhirnya kembali menuju ruang kerjanya begitu sampai, ia langsung duduk di kursinya sambil menghela napas pelan, namun baru beberapa detik…

Brak!

Pintu ruangannya terbuka kasar Jason masuk tanpa mengetuk, wajah pria itu penuh amarah.

Fisya bahkan tidak terkejut sama sekali, ia tetap membuka beberapa dokumen di meja.

“Kamu puas?” tanya Jason dingin.

Fisya akhirnya mengangkat wajah.

“Puas apa?”

“Kamu sengaja mempermalukan aku di depan semua orang.” ucap Jason dengan nada tinggi

Fisya tersenyum tipis.

“Aku cuma meluruskan fakta.”

Jason langsung mendekat ke meja.

“Kamu gak seharusnya bicara seperti itu tadi.”

Fisya menyandarkan tubuhnya santai.

“Yang mana?”

Jason makin kesal melihat sikap istrinya.

“Kamu buat aku terlihat bodoh di depan relasi bisnis!”

Fisya menatap Jason datar.

“Kalau Mas gak mau malu… jangan mengaku sesuatu yang bukan milik Mas.”

Jason langsung diam beberapa detik.

Fisya melanjutkan dengan nada santai.

“Aku gak pernah melarang Mas untuk bantu perusahaan tapi jangan lupa posisi mas disini apa"

Jason mengepalkan tangannya.

“Aku suami kamu!”

Fisya mengangguk pelan.

“Iya benar kamu memang suamiku tapi bukan berarti semua milik aku otomatis jadi milik kamu Mas.”

Nada bicara Fisya tenang… Dan Jason langsung kehilangan kata-kata namun setiap ucapan Fisya menusuk harga dirinya.

“Mas terlalu percaya diri tadi untuk memimpin rapat.” ucap Fisya

Jason menatap tajam istrinya.

“Kamu sudah berubah, bukan lagi Fisya yang ku kenal.”

Fisya tersenyum kecil.

“Mungkin aku cuma mulai sadar.”

Jason langsung terdiam entah kenapa ucapan itu membuatnya tidak nyaman namun sebelum Jason sempat bicara lagi… ponselnya tiba-tiba berdering, Jason langsung melihat layar.

Nama Kasandra muncul wajah Jason berubah sedikit panik.

Sedangkan Fisya yang melihat itu hanya diam sambil tersenyum tipis dalam hati.

“Akhirnya, aku tahu juga siapa yang paling penting buat kamu Mas.” batinnya

Jason langsung mematikan layar cepat-cepat.

“Aku angkat dulu.”

Fisya mengangguk santai.

“Silakan.”

Jason langsung keluar ruangan sambil membawa ponselnya begitu pintu tertutup, Fisya tersenyum dingin.

“Ini baru awal untuk kehancuran mu Jason,” gumamnya pelan.

Sementara itu… Jason berjalan cepat menuju lorong kantor lalu mengangkat telepon.

(“Halo.”) ucap Jason

(“Mas! Kamu kok lama banget”) suara Kasandra terdengar kesal.

(“Aku masih di kantor.”) jawab Jason

(“Kapan jemput aku?”) tanya Kasandra

Jason mengusap wajahnya kasar.

(“Iya aku jemput sekarang.”)

(“Aku bosan di rumah sakit.”) ucap Kasandra

Jason menarik napas panjang.

(“Oke. Tunggu sebentar lagi aku kesana")

Kasandra masih terus mengeluh namun pikiran Jason sudah kacau karena kejadian di ruang rapat tadi, ia benar-benar malu di depan semua orang dan semua itu karena Fisya.

Tatapan Jason perlahan berubah dingin.

“Kalau dia terus seperti ini akan ku gunakan cara lain untuk menakuti dia dan ia akan menuruti ku lagi…” gumamnya pelan.

Jason langsung mematikan telepon lalu menghubungi nomor lain.

Panggilannya cepat diangkat.

(“Halo Pak.”)

Jason menatap lurus ke depan.

(“Ada pekerjaan untuk kalian")

(“Perintahkan saja pak Jason apa itu?”) ucap orang tersebut

Jason bicara pelan namun dingin.

(“Hadang mobil Fisya nanti di jalan.”)

Orang di seberang langsung diam beberapa detik.

(“Maksud Bapak? Fisya siapa?")

(“Nanti aku kirim photonya dan mobil yang akan ia kendarai, aku mau tas dan dokumen penting yang dia bawa Fisya hilang.”) ucap Jason

(“Cuma itu saja pak?”) jawab orang tersebut memastikan

Jason berpikir beberapa detik.

(“Jangan sakiti dia tapi hanya buat dia takut saja")

(“Baik Pak, saya akan laksanakan perintah bapak")

Jason menurunkan nada suaranya.

(“Dan jangan sampai ketahuan aku yang suruh dan bayar kamu")

(“Tenang saja Pak semua beres cuma masalah kecil seperti itu") ucap orang tersebut

Telepon dimatikan, Jason tersenyum tipis merasa rencananya pasti akan berhasil dan akan membuat Fisya kembali nurut pada dirinya

“Kalau kamu mulai berani lawan aku… Jangan salahkan aku nanti, Fisya.” batin Jason

Beberapa saat kemudian Jason kembali masuk ke ruangannya sendiri.

Sedangkan di ruang kerja utama… Fisya masih sibuk memeriksa dokumen proyek baru

"Aku harus selesaikan semua ini secepatnya" ucapnya singkat sambil menghela napas

__Bersambung__

1
Ma Em
Arman awas jgn lalai jaga Sebastian ada orang datang untuk mencelakai Sebastian lagi , Arman hrs waspada .
Ma Em
Semua ga Sebastian cepat sadar jgn sampai Baron bisa celaka lagi untuk kedua kalinya , Jason kamu terlalu ambisi untuk menguasai harta orang sehingga Jason melalukan segala cara agar TDK ada orang yg menghalangi niat busuknya , semoga kejahatan Jason dan Kasandra segera terungkap dan membusuk dipenjara .
Ma Em
Semoga Sebastian selamat dan cepat sehat kembali , dan Baron cs segera tertangkap agar terbongkar siapa yg membayar Baron untuk membunuh Sebastian .
Yeni Astriani: udah jelas yg Jason yg menyuruh Baron untuk mencelakai Sebastian, semoga orang kepercayaan Sebastian bertindak.
nanti pas ultah Tina seret Jason dan Kasandra ke dalam penjara apalagi hukuman Jason berlapis.
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan.lupa dikunci , ruangan Fisya dan pengawasan terhadap Jason dan Kasandra.Kamu.telpon dulu Tina , jangan buru-buru
Ma Em
Sebastian kena jebakan Jason dan Kasandra , hati2 Sebastian kamu hrs waspada kalau kamu celaka Jason akan senang karena TDK ada lagi penghalang untuk melakukan apapun pada Fisya dan Tina .
sunaryati jarum
Nah sudah ada sedikit jalan untuk mengetahui ayah Tina, sebenarnya Kasandra tahu,dia kan dalangnya.Delspsn belas tahun tersimpan rapat ,maka sekarang sesuai rencana Fisya akan dibongkar.Untuk memastikan Tina itu putri kamu Sebastian ,segera tes DNA.Emak sudah tidak kali ini usul ,Nak Bastian.😄😄😄
sunaryati jarum
Emak tidak sabar melihat Jason dan Kasandra hancur dikuliti karena kejahatannya dibongkar Fisya di depan umum.Ada ya ibu yang hanya demi harta bukan haknya tega menyuruh seseorang untuk membunuhnya.Agnes sekarang tidak bisa kau sentuh Kasandra , karena orang - orang Fisya dan Sebastian selalu melindunginya.Kamu tidak tahu jika telepon kamu telah diretas oleh orang - orang Fisya dan gerak - gerikmu juga tak lepas dari pengawasan mereka.Jadi makin kau banyak melakukan rencana kejahatan pada Agnes dan Fisya maka makin banyak bukti kejahatan kamu di tangan Fisya
Ma Em
Semoga Sebastian segera bisa membuktikan bahwa wanita yg tidur dgn Sebastian adalah Fisya dan Tina adalah anak kandung Sebastian .
Ma Em
Sudah tdk sabar nunggu waktu terbongkarnya kejahatan Jason dan Kasandra , Kasandra skrg suruh orang untuk menculik Agnes bahkan Agnes untuk dibunuh , Kasandra setelah tau kebenaran nya bahwa Agnes anak kandung nya pasti Kasandra dan Jason akan menyesal sampai mati .
Queen_Fisya08: sebentar lagi kak akan ketahuan
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up thor
sunaryati jarum
Selain Agnes yang mendengar omongan Kasandra,tidak tahu kebenarannya.Karena yang tahu kebenarannya antara Agnes da Tina,hanya Fisya,Bi Lili,dan Bi Nisa .Masa Kasandra tidak curiga pada Tina yang wajahnya mirip Fisya,dasar bodoh karena hanya terobsesi memiliki harta Fisya,sampai mengabaikan kenyataan.
Ma Em
Thor jgn sampai Agnes bertemu Kasandra takut dicelakai .
sunaryati jarum
Jangan sampai Agnes ketangkap Kasandra
sunaryati jarum
Bagus Fisya itu juga cara mempermalukan Jason dan Kasandra.
sunaryati jarum
Segera tes DNA Bastian dengan Tina,emak sudah usul dua kali ini Lho, jangan sampai Angel mengaku putri kamu
sunaryati jarum
Baik Sebastian dan Fisya tahu siapa pasangan yang membuat hadirnya Tina
sunaryati jarum
Ternyata Fisya sudah tes DNA sungguh cerdas,dan rencana yang bagus
Datu Zahra
wes dah nongol masalah Angel. Kalau sampe Sebastian bisa masuk jebakan Angel, bodoh sih berarti. percuma kaya dan berkuasa
sunaryati jarum
Jangan sampai sampai Angel berbuat buruk untuk menipu Sebastian yang ada dia malah masuk penjara.Tidak mudah membohongi Sebastian.Semoga Sebastian segera melihat tana lahir kupu kupu di paha Fisya,atau segera tes DNA dengan Tina
Dokkan Battle: ANGEL HARUS DIBUNUH
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!