NovelToon NovelToon
Madina Is Cellina

Madina Is Cellina

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Single Mom / Anak Kembar / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:39.4k
Nilai: 5
Nama Author: maheer qirani

Setelah Madina tahu jika dia bukanlah darah daging Puspa, diapun bertekad memberanikan diri mencari Sang ayah ke negri kelahirannya Singapura.

Dan siapa sangka karena pencariannya itu dia justru bertemu dengan seorang gadis yang sangat mirip dengannya dan nyaris tiada beda.
Madina pun ternyata jatuh hati pada pria sama yang gadis itu cintai.

Siapakah wanita itu? dan apakah Madina bisa menemukan sang ayah?

simak cerita Madina bukan anak haram season 2 ya ..tentunya dengan tokoh dan cerita yang berbeda.
MARKICA (Mari kita baca)
happy reading all 🥰
semoga terhibur
jangan lupa tinggalkan jejak like vote dan komentarnya di setiap bab ya 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maheer qirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Jonathan

Dikta tidak kuasa melihat air mata yang jatuh di pipi wanita yang dia sayangi dia hendak memeluk Madina, namun Madina kembali menghindar sehingga membuat Dikta kembali marah padanya.

Plak..

Dikta menampar pipi Madina dengan keras hingga terjatuh dan pingsan.

"Celina ... Sayang bangunlah bangun"

Dikta yang terkejut coba membangunkan Madina yang sudah tidak sadarkan diri, namun alangkah terkejutnya dia saat melihat ada darah di ujung bibir Madina akibat tamparannya itu.

"Celina... Astaga tidak... Tidak.."

Teriak Dikta histeris melihat wanitanya itu tidak bersuara, dengan penuh kepanikan Dikta coba membawa Madina kembali ka atas pembaringan dan segera menelpon dokter.

Dokter pun datang dan langsung memeriksa Madina yang tidak sadarkan diri.

Saat sang dokter membuka mukena yang Madina pakai, dia bertanya pada Dikta mengapa ada banyak luka di tangan dan tubuhnya?

Dokter pun sempat mengira jika Dikta adalah pelaku kekerasan dan hendak melaporkannya.

"Mengapa ada banyak sekali luka di tubuhnya? Apakah anda menganiaya wanita ini? Jika memang benar maka aku tidak akan segan untuk melaporkan anda ke polisi saat ini juga "

Tegas dokter pada Dikta membuatnya ikut terkejut.

"Tidak dokter, aku juga tidak tahu apa yang terjadi pada wanitaku, aku baru pulang kerja dan saat aku terbangun luka itu sudah ada saat aku bertanya dia juga tidak menjawab semua pertanyaanku, tolong tangani Celina aku tidak mau dia terluka"

Jawab dokter dengan cemas menepis semua tuduhan sang dokter padanya.

Melihat raut wajah Dikta yang mencemaskan Celina, dokter pun percaya jika dokter memeng bukanlah pelakunya.

Dokter pun mulai bicara serius dengan Dikta.

"Tapi ada yang ingin saya sampaikan pada anda mengenai kesehatan Celina, menurut hasil pemeriksaan Celina hanya memiliki satu ginjal, dan saat ini keadaanya sedang tidak baik, maka alangkah baiknya dia diberikan perawatan yang lebih agar kesehatannya kembali membaik, apa akhir-akhir ini Celina susah untuk makan? Karena saya melihat tidak ada asupan makanan yang masuk dalam dirinya?"

Terang sang dokter pada Dikta membuatnya kebingungan, karena setahunya Celina wanita yang sehat dan tidak ada masalah pada ginjal atau organ lain, asupan makanannya juga terjaga.

Tanpa banyak bicara Dikta pun meminta sang dokter untuk merawat Celina dengan baik di apartemennya, dia tidak mengijinkan Celina di rawat di rumah sakit karena dia tidak ingin berjauhan dengan Celina.

Dokter sangat mengerti dengan permintaan Dikta,

"Baiklah kalau memang itu permintaan anda, besok pagi akan ada petugas kami yang akan datang kesini dan merawat Celina, tapi sebelum itu jaga pola makan Celina dengan baik, kalau begitu saya pamit"

Dokter pun pergi dari apartemennya itu.

Dikta kembali mendekati Madina yang terpejam kan mata, dalam hatinya dia terus bertanya-tanya

"Apa mungkin ini akibat aku terus memberinya minuman keras? Sehingga dia bisa sakit seperti ini? Tapi darimana dia mendapatkan luka sebanyak ini"

Pikirnya melihat luka memar di tangan Madina.

Dikta juga teringat saat Celina mengatakan jika dia bukanlah Celina.

"Aku bukan Celina, apa maksudnya "

Dokter terus berpikir,

Dia mencermati dengan detail sosok Celina yang ada di hadapannya saat ini

"Wajahmu rambutmu halus lembut kulit pipimu masih sama, tapi mengapa dalam sekejap kamu berubah? "

...

"Ibu... Aku ingin pulang"

Gumam Madina dalam tidurnya membuat Dikta yang mendengar semua itu kembali terkejut dan berpikir dengan semua keanehan perubahan Celina.

"Ibu... Apa mungkin yang dia panggil adalah Zakaria?"

Dikta pun berniat untuk menemui Zakaria besok pagi setelah Celina sudah sadarkan diri.

***

Keesokan harinya Celina yang masih terlelap di kamar Madina yang nyaman masih belum terbangun meski dia asisten pribadi membangunkannya.

"Nona Madina belum bangun tuan, entah mengapa pagi ini dia sangat sulit untuk di bangunkan, karena biasanya sebelum kami datang untuk membangunkannya, nona Madina sudah terbangun untuk solat malam"

Ujar Bi Siti pada Joe.

Joe pun mulai merasa ada yang aneh pada diri Madina yang ada di hadapannya. Dia segera menuju kamar Madina untuk membangunkannya.

alangkah terkejutnya Joe saat melihat Celina yang tidur tanpa hijabnya, sehingga dia bisa melihat dengan jelas Celina rambutnya yang terurai panjang.

Namun seketika ingatan Joe tertuju pada Celina, wanita yang dia kira Madina sebelum dia menemukan Madina.

"Dia... Astaga apa yang sedang aku pikirkan, dia Madina bukan Celina?"

Ucapnya mengusap mata dan mulai mendekati Celina untuk membangunkannya.

"Madina ...Din bangun Din...ini sudah siang kamu tidak masuk kampus tidak apa-apa tapi kamu harus sarapan dulu"

Kata Joe mulai membuat tubuh Celina menggeliat bangun dan perlahan membuka matanya.

Celina pun terbangun dan membuka matanya, dengan sedikit terkejut karena dia baru kembali sadar berada di rumah Zamrun dan melihat keberadaan pria yang dia cintai ada di hadapannya.

Dengan tersenyum ke arah Joe Celina mulai menyapanya manis

"Morning "

Sapa pagi Celina ada Joe membuatnya tidak karuan, antara suka dan tidak suka dia dapat sapaan pagi seperti itu dari wanita yang sebelumnya tidak pernah berprilaku seperti ini.

"Sungguh aneh"

Ujarnya dalam hati.

Celina kini terbangun dan bangkit dengan meminta Joe menarik lengan nya untuk berdiri.

"Tunggu aku sebentar ya, "

Celina bergegas pergi ke kamar mandi.

"Akhirnya, dia pasti pergi untuk memakai hijabnya?

Pikir Joe melihat Celina bergegas ke kamer mandi.

Joe yang tidak curiga sedikitpun pada keanehan yang terjadi pada Madina hanya bernapas panjang berharap Madina yang dia kenal akan kembali seperti semula.

Beberapa menit kemudian Celina keluar dari kamar mandi dengan mengikat rambut dan merapikan pakaiannya lalu menarik lengan Joe mengajaknya segera turun ke bawah untuk makan.

"Ayo..."

Ajak Celina pada Joe yang diam terpaku melihat Celina mengikat rambutnya.

"Tapi..." Joe

"Ayo kita turun ke bawah" Celina.

Joe tidak bisa melanjutkan ucapannya mengenai mengapa Celina tidak memakai hijabnya karena dia merasa tidak enak jika Celina akan tersinggung dengan ucapannya.

Keduanya mulai makan bersama dua ajudan kepercayaan Zamrun yang lain, mereka sangat menikmati sarapan pagi bersama, Celina juga nampak asik berbaur dengan semuanya hingga tidak ada rasa canggung diantara mereka.

Meskipun begitu Joe masih merasa jika ada yang aneh dalam diri keponakannya itu.

Salah nya Celina disini yang membuat Joe curiga adalah dia tahu jika Zamrun adalah ayahnya sedangkan Madina belum mengetahui jika Zamrun adalah ayah kandung yang selama ini dia cari.

"Oh ya Madina apa kamu mau masuk kampus hari ini?".

Tanya Joe membuat Celina terdiam dan menghentikan aktifitas makannya.

"Sepertinya hari ini aku tidak masuk dulu, badanku masih terasa tidak enak mungkin besok atau lusa aku bisa masuk kembali"

Jawab Celina datar dan melihat Joe dengan sudut pandangannya.

Dalam lubuk hatinya Celina juga sempat berpikir mungkinkah Joe mulai mencurigainya.

"Oh astaga, pantas saja Joe terus menatap ku penuh curiga, aku lupa jika Madina berhijab, sedangkan aku pagi ini, ... Oh sial"

Dalam hati Celina baru sadar jika saat ini dia sudah membuat kesalahan yang membuat Joe curiga padanya.

"Oh ya bi, kalau boleh bisakah bibi belikan aku hijab warna hitam yang baru lengkap dengan burdahnya, yang la sudah mulai usang saya ingin beli yang baru"

Ucap nya meminta bi Siti untuk membelikan hijab baru untuknya.

Bi Siti yang terkejut akan sikap arogan Celina hanya menganggukkan kepala nya seraya menjawab

"Baik nona, siang ini saya akan belikan ke pasar"

Jawab bi Siti.

Selepas sarapan pagi, Celina kembali ke kamarnya untuk mandi.

"Kalau begitu aku berangkat ke kampus ya Din, kamu baik-baik disini"

Pesan Joe sebelum berangkat kampus.

"Ia, aku tidak akan kemana mana"

Jawab Celina pada Joe dengan memberinya senyum yang manis.

"Belajar yang rajin ya "

Pesan Celina sebelum Joe benar-benar pergi dari hadapannya.

Joe pun membalas senyum Celina, Joe berangkat mengajak bi Siti yang satu arah dengannya menuju pasar.

Di perjalanan Bu Siti memberanikan diri untuk bertanya pada tuannya itu.

"Oh ya tuan, apa boleh bibi bertanya?" Bi Siti

"Tanya apa bi" Joe

"Mudah-mudahan ini hanya perasaan bibi saja tuan, entah mengapa bibi merasa jika non Madina tidak seperti biasanya? Sebelumnya nona Madina tidak akan berani memerintah orang yang lebih tua darinya untuk hal apapun atau bahkan di bangunkan, karena sebelumnya justru non madina yang selalu membangunkan kami"

Ucap Bi Siti mencurahkan semua isi hati akan kebenaran sosok Madina yang sebenarnya.

1
Olha Alamri
Buruk
maheer qirani: terimakasih sudah mampir . mudah2an ke depannya bisa lebih baik lagi 🙏🏻
total 1 replies
khazanah
lnjut
khazanah
lnjutan
khazanah
lnjut
Infinix Smart6
p
maheer qirani: semoga mnjadi kebaikan juga untuk kka 🤲
total 2 replies
khazanah
next...
khazanah
next
khazanah
oh ternyata ceo madina jewerly itu adalah ayah kandung madina sendiri .... omg
khazanah
wawwww madina jewerly
khazanah
sepetinya akan ada cinta sgitiga nih disini.. btw celina juga tidak kalah cantik ya ♥️♥️
khazanah
meski wajah madina tertutup cadaar, namun jika dari dasarnya sudah cantik, melihat tatapan matanya saja sudah ferpana oleh madina.... next next next thor
khazanah
celina dan madina itu kembar ya thor ?
khazanah
lanjutan
khazanah
jonathan
khazanah
next thor
maheer qirani
terimakasih untuk semuanya 🙏🏻🙏🏻 atau terus nunggu up nya ya 🥰
khazanah
siapa tuh natasha dan zamrun?
khazanah
kaaihan madina ...
khazanah
twrnyata ini yng sbenarnya terjadi ....oalah
khazanah
bagus tuh madina tegas aja sekalian ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!