aku terlahir kembali...tapi apa ini?! seorang bayi biasa?!
(light novel indonesia)
-------
Update 2 hari sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seraph rein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
percakapan malam hari
Ha-hantu?! Apa itu hantu?!
"Apa yang kau lakukan disini?" Hantu itu bicara padaku dan mendekatiku.
Oh, tunggu. Sepertinya itu bukan hantu.
"Seharusnya aku yang bertanya, kenapa Kak Lev disini?!"
"Aku.." Kak Lev terlihat kebingungan menjawab pertanyaanku. Aku menengok di balik punggungnya. Makanan di meja makan terlihat terbuka dan acak-acakan.
"Kak Lev sedang makan?" Tanyaku sambil menengadahkan kepalaku.
"Ini rahasia, oke?" Tatapannya mengancam.
Seram!
"Jadi ini alasan kakak kuat tidak keluar kamar selama 2 minggu? Kau hanya keluar malam hari?" Tanyaku dengan senyum kecil, "Syukurlah, aku kira Kak Lev sudah mati di dalam sana!"
"Kecewa aku tidak mati?" Sinisnya sambil melanjutkan makanya.
"Maafkan aku…" Ucapku merasa bersalah.
"Apa kau merasa bersalah karena kata-kata mu? Itu tidak perlu."
"Iya dan juga… Karena aku Kak Lev jadi bertengkar dengan ayah…" Aku menundukan kembali sambil saling mengaitkan kesepuluh jariku.
Kak Lev terdiam cukup lama, "Ini pertengkaran antara aku dan ayah. Jadi yang bersalah hanya aku dan ayah…"
"Meski begitu, Kalian bertengkar karena aku, kan?"
"Kami bertengkar karena dia tidak mengizinkanku mengikuti seleksi penyihir kerajaan." Ucapnya sambil memasukan makanan ke mulut.
"Tapi karena aku, kan? Karena sihir aneh yang kumiliki ini!" Aku mengangkat kepalaku lagi dan menatap Kak Lev tajam.
Kak Lev menghela napasnya, "Kenapa kau bersikeras sekali? Kau tidak tahu masalah pastinya. Ini lebih rumit dari yang kau pikirkan."
"Apa ada cara agar kau bisa mengikuti seleksinya?"
"Ayah tidak mengizinkanku karena dalam seleksi akan ada pemeriksaan latar belakang. Termasuk tempat tinggal dan keluarga. Untuk sekarang yang bisa kulakukan hanya keluar dari keluarga ini. Tapi jika mereka memeriksa sampai dalam aku rasa itupun percuma." Kak Lev menyelesaikan suapan terakhirnya dan menyandarkan bahu di kursi.
"Apa Sihirku ini adalah jenis yang sangat terlarang?" Aku bertanya dengan serius.
Aku mulai merasa terganggu akhir-akhir ini. Apa aku bereinkarnasi hanya untuk membuat rumit kehidupan satu keluarga?
"Sangat terlarang?" Kak Lev menetap keluar jendela. Dimana ada bulan penuh yang sedang bersinar terang. "Aku tidak akan mengatakannya seperti itu. Terlarang, iya. Tapi tidak sampai ke kata 'sangat'. Kau tahu Zen yang menjadi selebriti di desa kita itu?"
"Oh, lelaki aneh dengan rambut putih dan kulit pucat itu?"
"Ya. Yang satu itu. Dia memiliki sebuah anugerah untuk bisa berbicara dengan dewa. Tapi apa kau tahu, anugerahnya bisa dikategorikan sebagai terlarang?" Kak Lev tersenyum padaku.
"Hm, Kenapa begitu?" Aku menelengkan kepala.
"Sulit untuk dijelaskan. Tapi beruntungnya dia, kerajaan tidak bisa melakukan apapun padanya…"
"Kak Lev?"
"Hm?"
"Apa menkadi penyihir kerajaan menyenangkan?"
"Kelihatannya tidak. Tapi itu terlihat keren dan hebat.." Matanya sekali lagi memandang ke arah bulan.
"Bagaimana kalau kau berhasil diterima. Tapi ternyata rasanya tidak seperti yang kau pikirkan?"
Kak Lev memandangku lama, lalu memalingkan pandangannya, "Maka aku akan menyesal."
"Lalu?"
Dia menarik napas panjang. "Sudahlah, anak kecil tak seharusnya keluar kamar malam-malam begini. Kembali ke kamar dan tidurlah." Kak Lev mencubit hidungku dan menariknya.
Tapi aku masih belum makan! Dan aku masih belum melakukan misi utamaku!
"Aw, aw, baiklah. Aku akan tidur.."
Setidaknya meyakinkannya dahulu adalah langkah yang tepat.
"Cepat kembaki ke kamarmu!" Kak Lev menggiringku menuju kamar. Aku terpaksa memasuki kamar lagi.
Sebaiknya aku melakukan ini setelah Kak Lev tidur.
di mana" untuk membekukan air itu pakek elemen es bukan angin ya kan ?
dah lah otak kentangku gak nyampek😓
katanya reinkarnasi tapi bertele2 sdh gitu bodoh lagi🙄🙄🙄