NovelToon NovelToon
Kuntilanak

Kuntilanak

Status: tamat
Genre:Dendam Kesumat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:85.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ifdetul Faihak

Sekar seorang wanita cantik yang meninggal dunia dengan cara yang tragis, orang-orang di desanya membunuhnya dengan begitu tega, sungguh kematian Sekar benar-benar tragis.

Sejak kematian Sekar desa anggrek yang tentram berubah total menjadi desa yang mulai angker, sebab Sekar berubah menjadi kuntilanak.

Kok bisa Sekar berubah menjadi kuntilanak? apa yang sudah terjadi padanya?

Ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ifdetul Faihak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di tolak mentah-mentah

"Sekar saya mau berangkat kerja dulu, kamu tunggu saya di sini, nanti saya akan kembali ke sini lagi jagain kamu"

Sekar mengangguk, pak Anton berangkat ke ladang, dia lega setelah memberikan uang itu pada Sekar.

Pak Anton membawa mobil juragan Doni dengan kecepatan yang tinggi, dia ingin segera sampai di ladang takut juragan Doni marah lagi.

Kala sampai di ladang pak Anton langsung mendatangi juragan Doni, para pekerja bilang kalau juragan Doni mencarinya, dia ingin tau alasan mengapa juragan Doni memanggilnya.

tok

tok

tok

Pak Anton mengetuk pintu kantor.

"Masuk!"

Pak Anton masuk ke dalam menemui juragan Doni yang tengah duduk di singgasana kebesarannya.

"Ada apa juragan, kenapa juragan manggil saya?"

"Duduklah, saya ingin bicara empat mata sama kamu!"

Pak Anton duduk di depan juragan Doni, dia penasaran apa yang ingin juragan Doni bicarakan karena sebelumnya juragan Doni tidak pernah melakukan ini semua.

"Apa yang ingin juragan bicarakan?"

"Anton proyek di luar kota mengalami krisis uang, apa kamu punya uang sekitar 20-30 juta, saya ingin pinjam dulu, proyek yang ada di sana lagi butuh sangat uang"

"Saya tidak punya uang sebanyak itu juragan, saya baru selesai merenovasi rumah saya yang ada di desa setelah sekitar 1 tahun pembangunan, itu pun masih belum selesai total, masih ada di depan yang belum selesai karena kurang dana"

Juragan Doni pun diam, dia kira pak Anton memiliki banyak uang agar bisa dia pinjam.

"Saya harus pinjam kemana ya Anton, saya sangat butuh uang itu, jika saya biarkan proyek itu begitu saja, proyek itu gak akan berjalan" bingung juragan Doni.

"Kenapa juragan gak pinjam dulu uang hasil kebun ini, itu kan banyak!" heran pak Anton.

"Bagaimana saya bisa pinjam uang perkebunan, Erna akan tau kalau ada kendala dengan proyek yang ada di luar kota, saya tidak mau dia lapor pada kakaknya, urusannya akan tambah panjang"

Pak Anton bingung, kenapa juragan Doni tidak mau memberi tau bu Erna, jika dia memang sangat membutuhkan uang untuk proyek seharusnya juragan Doni beri tau bu Erna karena yang mengatur keuangan adalah bu Erna.

"Tunggu-tunggu bu Erna sebelumnya sudah ngasih uang pada juragan?"

"Iya, dia ngasih saya uang, tapi uang itu habis karena saya buat bayar hutang Sekar, saya itu butuh uang agar bisa ngasih gaji karyawan, kalau masalah material semuanya sudah ada, cuman upah karyawan saja yang tidak ada, saya mau pinjam ke siapa, Sekar tidak akan bisa melunasi hutang itu, dia sungguh wanita yang tidak tau diri, saya sudah baik hati membantunya dia malah berkhianat, saya lama-lama enek sama dia!"

Pak Anton tersenyum penuh kemenangan di dalam hatinya saat juragan Doni tidak lagi berusaha mengejar-ngejar Sekar.

"Ini kesempatan emas untuk ku membebaskan Sekar dari kandang harimau, aku harus beri tau Sekar nantinya, biar dia bisa minta cerai sekalian sama juragan Doni" batin pak Anton yang akan memanfaatkan situasi ini dengan sebaik mungkin.

"Juragan pinjam saja pada bu Sinab, dia pasti aku memberikan pinjaman, dia kan selama ini terkenalnya begitu"

"Tapi kalau saya pinjam sama bu Sinab uang itu akan berbunga, saya tidak mau hutang yang awalnya sedikit itu bisa bertambah banyak"

Pak Anton mengerti juragan Doni tidak mau hutangnya bertambah banyak kalau minjam pada bu Sinab.

"Maaf juragan saya tidak bisa berbuat banyak, karena posisinya saat tidak punya uang, kalau saya punya uang saya pasti akan bantu juragan"

Juragan Doni menghela nafas."Anton kamu jaga ladang ini, saya mau ke rumah Erna dulu, saya ingin minta keuangan di pegang lagi sama saya"

"Baik juragan, saya akan jaga ladang ini, juragan pergi saja, ladang aman bersama saya"

"Saya pergi dulu, kamu jaga baik-baik ladang ini"

Pak Anton mengangguk, juragan Doni berangkat ke tempat bu Erna yang berada di desa sebelah.

Pak Anton menjalankan petintah dengan baik, dia menjaga ladang ini dengan sebaik mungkin, semua para pekerja terus saja bekerja dengan baik dan benar, tidak ada satupun para pekerja yang membuat masalah.

Juragan Doni mengemudikan mobil menuju rumah bu Erna.

Tak berselang lama dari itu juragan Doni sampai di rumah bu Erna, dia keluar dari dalam mobilnya dan mengetuk pintu rumah bu Erna.

tok

tok

tok

Bu Erna membuka pintu, dia terkejut ketika melihat kalau yang datang ke rumahnya adalah juragan Doni.

"Kakak ipar, kenapa kakak ipar kemari?" heran bu Erna yang merasa aneh dengan kedatangan juragan Doni.

"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan pada mu mangkanya aku datang kemari"

"Owh gitu, ayo masuk kakak ipar"

Bu Erna mempersilahkan juragan Doni masuk ke dalam rumahnya, juragan Doni masuk dan duduk di ruang tamu.

"Ada apa kakak ipar datang kemari?" bu Erna ingin tau alasan juragan Doni mendatangi rumahnya.

"Erna aku ingin keuangan di pegang lagi oleh ku, kamu serahkan keuangan pada ku lagi"

"Tidak bisa kakak ipar, aku tidak bisa menyerahkan keuangan pada mu lagi" tolak bu Erna yang tidak mau kejadian serupa terjadi lagi.

"Kenapa, kenapa kamu tidak mau melakukan itu semua!" mulai emosi juragan Doni.

"Aku dengar laporan kalau ada karyawan yang tidak di gaji oleh mu saat kamu megang keuangan, jadi demi menghindari kejadian serupa terjadi lagi, aku yang akan megang keuangan, kakak ipar kelola saja perkebunan masalah keuangan aku yang akan ngatur"

Juragan Doni mengepal kuat tangannya saat bu Erna menolak keinginannya.

"Erna itu semua palsu, semua karyawan baik di ladang maupun di luar kota selalu ku beri upah dengan baik, laporan yang kamu terima itu salah, kamu jangan percaya begitu saja"

"Maaf kakak ipar aku tetap tidak mau membiarkan keuangan di pegang lagi oleh mu"

"Erna percayalah pada ku, kamu jangan percaya pada Anton, dia itu salah besar!"

"Maaf kakak ipar kali ini aku tidak percaya pada mu, silahkan kamu pergi dari sini" usir bu Erna yang tidak mau berdebat terlalu lama dengan juragan Doni.

Juragan Doni dengan kesal pergi dari sana, dia begitu geram pada bu Erna yang menolaknya mentah-mentah.

"Aaaaah sial" juragan Doni memukul setir mobilnya dengan sangat kesal.

"Kenapa Erna tidak mau percaya lagi pada ku, ini semua gara-gara Anton, kalau Anton tidak lapor masalah ini ke Erna, keuangan pasti masih di pegang oleh ku" juragan Doni menyalahkan pak Anton.

"Aku harus pinjam uang kemana lagi ini, siapa yang bisa ku datangin" bingung juragan Doni.

Juragan Doni terus melajukan mobilnya, wajahnya tampak bingung, dia sangat membutuhkan uang namun tidak ada satupun yang bisa dia mintai tolong.

1
Mega Arum
knp harus ada sebutan Pak buat anton, keliatanya Anton msh muda.. krg pas aja Thor... Anton jg terkesa tdk punya uang pdhl jd kaki tangan juragan Doni..
Indri Wulandari
bodohnya sekar enga ngedenger omongan suaminya c
Indri Wulandari
dah di larang jng krj di sana mlh ngeyel
Siti Arbainah
Curiga aku sama juragan Doni jngan" punya niat buruk sama sekar
Jujun
juragan goblok gak punya otak gak punya harga diri
shah jehan
gak sabar jadi kuntilanak.
Makhluk Angkasa: aduh siapin mentalnya ya
total 1 replies
shah jehan
saingan tetap sama orang miskin.
Bambang Setyo
Sadar dong don... Sekar jahat juga gara2 situ kan...
Bambang Setyo
Ini pak anton beneran apa sekar ya 🤔🤔🤔
Bambang Setyo
Oo.. Itu penyebabnya mala lama bikin kopi...
Bambang Setyo
Makanya bu jadi orang jangan jahat sama orang lain..
Bambang Setyo
Dah lah bu jamilah end-in aja sama sekar... Orang jahat gitu..
Bambang Setyo
Bu jamilah ini bos tapi gak baik sama karyawannya..
Bambang Setyo
Weh ko beneran ada kunti di tempat kakak.. Serem amat..
Bambang Setyo: Takutnya kuntinya nanti hadir ya kak pas kakak nulis ceritanya😀😀
total 2 replies
Bambang Setyo
Wah lolos lagi bi salamah..
Bambang Setyo
Jangan biarkan salamah selamat 😀😀😀
Makhluk Angkasa: owh jelas
total 1 replies
Bambang Setyo
😀😀😀teruskan sekar sampai mereka sadar dan meminta maaf sama kamu.. Bukannya malah tambah menghina...
Makhluk Angkasa: siap bos
total 1 replies
Bambang Setyo
Sukurin... Larilah kau yg jauh bu rohani
Makhluk Angkasa: hihihihihihihi
total 1 replies
Bambang Setyo
Emang enak bu rohani.. Terimalah pembalasanmu..
Makhluk Angkasa: sudah sepatutnya dia kayak gitu
total 1 replies
Bambang Setyo
Selidiki dulu bu beritanya baru komentar..
Makhluk Angkasa: ibu-ibu mah emang gitu, main ceplas-ceplos aja sukanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!