BUKAN bacaan Ramah Bocah 💋💋
Tidak sengaja menginap di kamar hotel yang sama, membuat Mondy dan Keyla terlibat skandal yang menghebohkan dunia pergosipan. Sebagai artis yang sedang naik daun, Keyla tidak bisa bisa menyangkal begitu saja karena memang foto-foto mereka telah tersebar. Berniat menghindar, wanita itu pun memutuskan untuk pergi ke Milan, Italia. Ia meninggalkan goresan luka di hati Mondy yang menaruh hati padanya.
Hingga akhrinya, mereka kembali dipertemukan dalam keadaan yang semakin rumit. Keyla terus menghindari Mondy karena tidak ingin menjadi bahan gosip lagi. Namun, saat ia menyadari perasaannya, semua sudah terlambat.
Mampukah mereka bersama?
🦋Spin Off novel Terjerat Gairah Musuh.
Sebelum baca Terjerat Skandal, aku saranin baca TGM dulu, supaya nggak bingung sama alurnya🍭
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TS | Bab 35
Keyla sibuk dengan pemotretannya, sore ini dia masih ada satu sesi foto untuk sebuah majalah. Saat dia sedang istirahat, tiba-tiba Gery datang menghampirinya. Padahal, dia sama sekali tidak memberitahu sahabatnya itu tentang lokasi pemotretannya saat ini. Gery yang masih memakai pakaian formal itu datang menghampiri dengan membawakan minuman dingin kesukaan Keyla.
“Hai, Cantik. Belum pulang?” tanya Gery lalu ikut duduk di samping Keyla.
“Belum, masih satu sesi lagi. Kok kamu bisa tahu aku ada di sini?” Keyla memicingkan matanya, curiga dengan apa yang sedang sahabatnya itu lakukan saat ini. “Hem, mau modus ke model di sini ya?” tebaknya yang membuat Gery garuk-garuk kepala.
“Cuma kebetulan lewat saja kok,” jawab Gery. Matanya sibuk mengawasi sekitar, seolah mencari tahu keberadaan seseorang yang membuatnya kebingungan.
“Aku ‘kan nggak bilang ke kamu kalau aku di sini.” Keyla mulai menggoda Gery. Jelas-jelas Keyla yakin saat ini Gery sedang mencari tahu keberadaan Selvy di tempat ini.
“Nebak saja,” sahut Gery masih celingukan bingung.
“Dih, bohong banget. Kamu nyari Selvy, ‘kan?”
Gery berdehem lalu menegakkan posisi duduknya. Mendadak dia jadi salah tingkah karena mendapat pertanyaan dari Keyla itu.
“Kok tahu sih.” Akhirnya dia berkata jujur. Tidak mungkin juga dia terus-terus membohongi dirinya sendiri. Apa yang sebenarnya terjadi memang lebih baik diceritakan dengan jujur, siapa tahu dengan begitu Keyla bisa membantunya lebih dekat lagi dengan Selvy yang notabene sudah mempunyai pasangan.
Keyla meletakkan minumannya di meja. “Aku sahabat kamu. Aku bisa tahu kalau kamu memang suka sama Selvy, Ger.”
Gery langsung menutup mulut Keyla dengan tangannya, kebetulan saat itu Selvy sedang berjalan ke arah mereka. Jika Selvy mendengarnya, bisa hilang harga dirinya di depan Selvy. “Jangan kenceng-kenceng nanti dia denger,” bisik Gery yang tidak ingin Selvy mendengar apa yang sedang mereka bicarakan.
“Ya ampun, takut amat,” cibir Keyla. Dia lalu berdiri dan berpamitan untuk kembali melakukan pemotretan selanjutnya.
***
Gery menunggu Keyla sembari menghampiri Selvy. Sebelum dia beralasan untuk mengantar minuman kesukaan Keyla, Gery memang sengaja bertanya pada Selvy supaya ada kesempatan untuk berbincang berdua.
“Eh Gery, sudah ketemu sama Keyla?” sapa Selvy.
“Iya nih, itu anak lagi kumat manjanya. Beli boba saja minta dibelikan, sudah begitu nggak share lokasi, bikin orang bingung saja.” Dalam hati Gery meminta maaf karena membawa Keyla dalam misi pendekatannya hari ini.
“Yang sabar ya. Dia dari tadi memang sibuk kok. Tapi kok tumben nggak nyuruh manajernya.”
“Nggak tahu juga,” jawab Gery salah tingkah. “Eh iya, kamu habis ini ada acara nggak?” tanya Gery mencoba mencari kesempatan untuk mendekati Selvy.
“Habis ini, nggak ada sih. Mungkin mau pulang, kenapa?”
“Mau nonton nggak?”
Tiba-tiba Keyla muncul di belakang Gery dan memukul pundaknya. “Dasar modus.”
Belum sempat Gery membalas kata-kata Keyla, tiba-tiba Dewi, manajer Keyla itu menghampiri mereka. “Key, di luar ada wartawan, katanya mau ketemu kamu sama Gery.”
Gery dan Keyla saling pandang. “Apa jangan-jangan mereka mau tanya soal kedekatan kita, Key?”
“Aduh, gimana dong Ger?” Keyla juga bingung harus bagaimana menjawab pertanyaan wartawan itu nantinya.
“Kalian tenang, jawab aja yang bisa kalian jawab. Kalau nggak bisa, bilang saja no komen, jangan sampai salah bicara. Jangan mengakui kalau kalian pacaran, biar mereka yang kasih kesimpulan sendiri,” ucap Dewi memberi solusi.
🥨🥨🥨Mon maaf gengs, ngetiknya sambil ngantuk-ngantuk. Kalau ada typo, komen di paragrafnya ya, biar aku gampang gantinya nanti 😘😘😘💐💐💐