NovelToon NovelToon
SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )

Status: tamat
Genre:Petualangan / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:246.7k
Nilai: 5
Nama Author: Neti Jalia

Namaku Sarlince. Semua orang biasa memanggil namaku Aline. Aku keturunan Jepang-Indonesia. Tidak ada yang tahu kehidupanku yang rumit, kecuali sahabatku Megumi.

Jika setelah mati, orang-orang berharap akan hidup kembali dan menjalankan kehidupan yang lebih baik, tapi tidak denganku. Aku berharap akan tidur selamanya, dan tidak akan pernah diberikan kesempatan untuk menjelajah waktu. Disetiap kehidupan aku selalu berakhir dengan tragis. Meskipun aku jatuh cinta berkali-kali dengan rupa yang sama, tapi selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan akibat sebuah penghianatan.

Namaku Sarlince. Dikehidupan ke 5 aku menjadi seorang Kapten penguasa Lautan. Seorang Genius yang memperoleh banyak gelar, dan berharap akan dicintai selamanya dikehidupan itu. Aku mati dengan mata terbuka, agar aku selalu ingat dan bisa melihat penghianatan yang lagi-lagi dilakukan oleh rupa yang sama. Namaku adalah Sarlince...kisah ini aku persembahkan buat para wanita yang selalu memuja cinta.

Maukah kalian mendengar kisahku hingga dikehidupan selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neti Jalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Rambut Terurai

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

*****

Sarlince tahu saat ini Regent sedang menatap intens kearah dirinya, namun wanita itu sama sekali tidak memperlihatkan keterkejutannya.

"Bisa kita mulai sekarang?" tanya Sarlince dengan wajah datar.

Vino mulai mempersentasikan rencana kerjasama yang akan berlanjut kedepannya. Sarlince menyimak semua yang Vino katakan tanpa ada yang terlewatkan. Namun tidak untuk Regent, pria itu sama sekali tidak menyimak, karena matanya hanya fokus menelusuri wajah cantik yang dimiliki oleh Sarllince.

"Lalu bagaimana dengan nasib rumah warga sipil yang akan dihancurkan itu? Tuan Regent," tanya Sarlince.

Sarlince langsung melempar pertanyaan pada Regent yang sedang asyik menatap dirinya, hingga pria itu sedikit gelagapan. Sarlince sengaja melemparkan pertanyaan itu karena dia tahu, pria itu tidak mau melepaskan padangan matanya dari dirinya.

"Kita akan mengganti rugi dengan harga sepadan. Atau nanti kita bisa menawarkan mereka untuk membantu mencari tempat pengganti yang sesuai. Intinya apa yang kita bangun, jangan sampai merugikan orang lain." Jawab Regent.

"Apa anda mempunyai saran lain? mungkin anda bisa mempersentasikan sedikit pendapat anda tentang pembangunan proyek ini," tanya Regent.

Regent kembali melemparkan pertanyaan, karena mengira Sarlince akan langsung setuju dengan pendapat mereka yang sudah dipersentasikan oleh Vino.

Tanpa banyak bicara Sarlince langsung berdiri untuk menjawab semua keinginan Regent. Dengan terampil, Sarlince bicara didepan semua orang. Bahkan dia memberikan beberapa alternatif ide yang belum pernah Regent dengar selama ini. Mata pria itu tidak bisa lepas dari gerak bibir yang Sarlince getarkan. Bahkan Regent sempat-sempatnya teringat saat benda kenyal itu sudah pernah dia sentuh sebelumnya.

"Jadi Tuan Regent, ide mana yang menurut tuan lebih baik untuk pengembangan proyek ini?" tanya Sarlince.

Regent secepat mungkin mengembalikan kesadarannya, saat tahu wanita yang dihadapannya ini memang sengaja menargetkan dirinya.

"Semua masukkan yang anda berikan terdengar masuk akal. Kali ini kami dari pihak RB group akan mencoba memberikan kepercayaan pada HS Group untuk menangani proyek ini." Jawab Regent.

Semua peserta rapat mengerutkan dahinya, saat Regent begitu mudah mempercayakan proyek sebesar ini hanya dengan satu kali keputusan rapat. Berbeda dengan sebelumnya, jalannya rapat terkadang begitu alot hanya untuk menentukan ide saja.

"Baiklah, terimakasih atas kepercayaannya Kami akan berusaha agar tidak mengecewakan anda," ujar Sarlince

"Tentu. Sesekali saya akan meninjau proyek itu, untuk memastikan berjalan baik atau tidak." Jawab Regent.

"Tentu. Itu sudah menjadi hak anda juga," ujar Sarlince.

"Baiklah kalau begitu rapat ini selesai," ucap Regent.

Semua peseta rapat keluar dari ruangan itu. Umi dan Sarlince sibuk merapikan berkas-berkas yang tercecer diatas meja, saat melakukan persentasi.

"Baik Tuan Regent, senang bisa bekerjasama dengan anda. Saya permisi dulu," ujar Sarlince sembari mengulurkan tangan.

Regent menatap tangan halus Sarlince yang terulur. Dan memberikan kode pada Vino.

"Mari Nona Umi, Tuan Regent perlu bicara empat mata dengan direktur anda. Biarkan kita menunggu diruangan saya saja.

"Vino," seru Regent yang melihat Vino mulai melangkah kearah luar pintu.

"Ya?"

Regent mendekat kearah pria itu dan membisikkan sesuatu ketelinga pria itu.yang membuat dahi vino sedikit berkerut.

"Nona ba...."

"Tidak apa-apa. Kamu pergi saja," saat Umi mulai akan meminta izin.

Setelah Umi dan Vino pergi suasana mendadak hening. Sarlince memberanikan diri menatap Regent yang sejak tadi menatap intens kearahnya.

"Jadi apa yang ingin anda bicarakan? cepatlah, aku tidak punya banyak waktu," ucap Sarlince sembari kembali memalingkan wajahnya kearah lain.

"Kenapa waktu kompetisi tidak datang lagi?" tanya Regent.

"Kamu menyelidikiku?" tanya Sarlince terkejut.

Regent tiba-tiba berdiri dan mendekati kursi yang Sarlince duduki. Pria itu mencondongkan wajahnya kearah depan karena saat ini dia berada tepat dibelakang tubuh wanita itu.

"Meskipun kamu merubah penampilanmu ribuan kali, aku akan tetap bisa mengenalimu. Terlebih aku sudah pernah mencium aroma tubuhmu dan juga mencicipi b***rmu," bisik Regent. sembari memegang lembut bibir Sarlince.

Deg

Deg

Deg

Jantung Sarlince dan Regent lagi-lagi berdegup dengan kencang. Sarlince segera menepis tangan Regent dan beranjak dari duduknya.

"Sepertinya tidak ada hal penting yang menyangkut pekerjaan yang ingin anda bahas denganku. Saya permisi," ucap Sarlince.

Sarlince berbalik badan dan hendak melangkah pergi. Namun Regent segera mencekal tangan Sarlince dan menarik wanita itu kearahnya.

Brukkk

Tubuh indah itu menabrak dada bidang milik Regent, bahkan Sarlince bisa merasakan nafas hangat yang menerpa wajahnya karena wajah pria itu terlampau dekat dengannya. Regen memeluk pinggang Sarlince dengan posesif. Wanita itu berusaha melepaskan diri namun Regent semakin membawa tubuh indah itu merapat kearahnya.

"Lepaskan! anda sudah melakukan pelecehan seksual kalau begini. Apa anda tidak melihat, disini banyak cctv? bagaimana kalau ada pegawai anda yang melihat kelakuan anda?" hardik Sarlince.

"Tidak usah risaukan itu. Vino sudah mematikan cctv diruangan ini." Jawab Regent.

Regent menarik ikat rambut Sarlince, hingga rambut itu tergerai indah.

"Apa yang kamu lakukan?" hardik Sarlince.

"Kamu lebih cantik dengan rambut yang terurai," bisik Regent.

"Omong kosong!"

Sarlince menyerang Regent. Kali ini gerakkannya lebih lincah, karena Sarlince mengenakan celana panjang. Regent tidak pernah menduga kalau ilmu bela diri Sarlince lebih tinggi dari dirinya, hingga dia mendapat sebuah pukulan keras dan tendangan yang cukup membuat dadanya sesak.

Sarlince menyeringai puas, karena sudah memberikan pelajaran untuk Regent. Namun naas saat akan kembali melakukan penyerangan, sepatu yang Sarlince kenakan membuat dirinya terpeleset dan akan segera mencium lantai. Melihat Sarlince dalam bahaya, Regent dengan sigap meraih tubuh wanita itu dan membalikkan posisinya.

Brukkkkk

Regent meringis kesakitan saat tubuh berat Sarlince menimpa diatas tubuhnya yang sudah berakhir dilantai. Tatapan mata Sarlince bertemu dengan Regent. Untuk sesaat mereka benar-benar lupa kalau saat ini posisi mereka sedang dalam keadaan memalukan.

Regent merapikan rambut Sarlince yang sedikit menutupi wajah cantik Sarlince. Entah mengapa Regent ingin sekali mencium bibir lembab yang begitu dekat dengan wajahnya. Sarlince yang sempat kehilangan akal, diam saja saat Regent mengec*p lembut b***rnya dan sedikit memberikan luma**n disana.

Deg

Deg

Deg

Jantung keduanya bertalu-talu. Namun Sarlince tiba-tiba mendorong dada Regent saat tidak sengaja, Sarlince melihat cincin pernikahan yang melingkar dijari manisnya.

"Ma-maaf a-aku..."

Regent terbata. Entah mengapa berada didekat Sarlince, dia selalu tidak bisa mengendalikan diri.

Tanpa bicara Sarlince segera berdiri dan ingin beranjak pergi.

"Aline," seru Regent.

Sarlince menghentikan langkahnya tanpa menoleh.

"Biar kuantar sampai mobil,"

"Tidak perlu." Jawab Sarlince ketus.

"Aku akan tetap mengantarmu meskipun kamu melarangku," ujar Regent.

"Terserah." Jawab Sarlince yang segera melangkah pergi.

Regent menyunggingkan senyumnya dan mengekor dibelakang Wanita itu. Umi yang menunggu didepan ruangan rapat, juga mengekor dibelakang Sarlince hingga mereka tiba ditempat parkir, dimana mobil mereka berada.

"Terima kasih atas perhatianya Tuan Regent," ujar Sarlince.

"Emmm" Regent mengangguk.

Sarlince masuk kedalam mobil dan membanting pintu dengan cukup keras. Wanita itu segera menginjak gas mobilnya dan pergi begitu saja tanpa membunyikan klakson mobil terlebih dahulu. Regent mengeluarkan sesuatu dari dalam saku celananya, tali rambut merah maroon milik Sarlince yang kemudian digenggamnya dengan erat. Dengan langkah tegap, Regent meninggalkan tempat itu dan kembali kedalam ruangannya.

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

1
Lizza Busana
Luar biasa
Lizza Busana
berbulan² cari novel kk neti jalia di sbelah.. aku smpai berhenti baca novel di apk sebelah karn hilangnya kk #netijalia eh rupanya di sini.. gk sengaja iseng nyarii novel khusus ciptaan kk neti.. semngat truss kk💪
Nur Hikmah
suka ceritanya
Nur Hikmah
suka ceritanya tlg teh dnk min klo ada cerita kaya gini jenis berbeda🌹
Nur Hikmah
bacany deg deg an
Nurul mila
Padahal critanya keren lo
Ayo donk ramaikan🤗
Siti Muhtarom
wahhh semuanya berakhir dengan bahagia. sukses teruuuus buat mu Thor d tunggu karya" selanjutnya🥰🥰
Siti Muhtarom
akhirnya iblis itu telah tiada😂😂
Siti Muhtarom
waw keren sarlince👍
Siti Muhtarom
semangat author💪♥️♥️
Siti Muhtarom
haruuuuh bener" ya itu si regent🤣🤣🤣
Siti Muhtarom
aku deg degan bacanya Thor semoga saja mereka bisa keluar dr lubang itu dengan selamat🥺🥺
Siti Muhtarom
next Thor😁
Siti Muhtarom
cerdas km Thor🤭🤭🤣🤣
Siti Muhtarom
ayo semangat thor💪💪
Siti Muhtarom
semoga cepat bersama lg
Siti Muhtarom
author pasti menolong mu sarlince🤭🤭
Siti Muhtarom
berbahagialah lucita karena km gak tau kalau dia itu palsu🤪🤪
Siti Muhtarom
haruuuuh puas deh km Akira🤣🤣
Siti Muhtarom
lanjuuuuut👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!