NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Idol

Terjebak Cinta Sang Idol

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:228.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: cilamici

Balqis adalah gadis yang polos dan sederhana yang hidup bersama Kakeknya, sepanjang hidupnya ia tak pernah membayangkan tiba-tiba ada seorang Albar Harrys yang ikut tinggal di rumah sang Kakek.

Albar Harrys, seorang model, penyanyi dan aktor yang naik daun serta digandrungi begitu banyak gadis, bahkan teman-teman Balqis.

Pertemuan mereka nyatanya mengantar mereka pada hubungan yang indah sekaligus rumit.

Mampukah Balqis bertahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Apa Kata Semut Merah Di Sekolah

"Whoi!"

Po menabok lengan Balqis yang menuang kecap dari botol ke dalam mangkuk bakso sampe baksonya berlumur dosa, eh kecap.

Eti dan Dinda saling pandang begitu melihat Balqis tampak salah tingkah dan begitu gugup ketahuan melamun hingga tak sadar hampir menghabiskan seluruh isi botol kecap.

"Bakso nya jadi rasa kecap doang itu."

Kata Dinda.

Balqis tampak nyengir sekilas, lalu menatap bakso di mangkuknya dengan sedih, alamat tak bisa dimakannya lagi itu bakso karena pasti rasanya sudah ngalor ngidul ngetan ngulon nduwur ngisor lah mbuh.

"Pesan lagi aja deh."

Kata Balqis akhirnya.

Ia baru saja akan berdiri saat melihat ketiga temannya menatapnya dengan tatapan aneh.

"Kalian kenapa lihatin aku begitu?"

Tanya Balqis jadi salah tingkah lagi.

Semua menghela nafas.

"Duduk Qis, biar Po aja yang pesankan bakso lagi."

Kata Eti.

Po meraih mangkuk bakso di tangan Balqis, lalu menyuruh Balqis kembali duduk dan dia yang ke ibu kantin untuk pesan bakso baru.

"Kamu kenapa sih? Dari pagi berangkat kayak orangnya di mana, tapi nyawanya di mana."

Eti menatap Balqis dengan begitu banyak tanda tanya di atas kepalanya.

Dinda di sebelah Eti juga sama, menatap Balqis dengan tatapan yang tak biasa.

"Ada masalah apa sih Qis, cerita dong, kan kita sahabat, berteman bagai ulat."

Kata Dinda.

"Kamu aja ulat, aku mah kupu-kupu."

Kata Eti.

"Hmm kupu-kupu kan hidupnya ngga sampe sehari, kamu mau?"

Dinda pada Eti yang langsung manyun.

"Huuu sialan Dinda."

Sahut Eti.

Balqis tampak tertunduk, sejujurnya ia juga sekarang sedang bingung dengan perasaannya sendiri.

Sedihkah? Senangkah? Atau apa juga tidak tahu.

Yang jelas, sejak mendengar pernyataan Albar pagi tadi, dadanya terus berdebar-debar tak karuan. Seperti semua bakteri konser di dalam tubuh, dan pusatnya adalah di dadanya.

Balqis kemudian memandangi kedua sahabatnya yang kini duduk di depannya itu.

Keduanya sedang menikmati soto.

"Menurut kalian, cowok kalo beneran cinta itu gimana sih?"

Tiba-tiba Balqis bertanya.

Dan jelas pertanyaan yang tak biasa itu membuat Eti dan Dinda jadi nyaris tersedak.

Uhuk uhuk uhuk...

Jiaaaah apaan sih Balqis ini, biasanya bahasnya soal pelajaran atau soal cita-cita, sekarang tiba-tiba saja bahas cinta-cintaan.

"Kamu habis nonton film India?"

Tanya Eti.

"Ish."

Balqis mendesis.

"Aku ngga pernah nonton film India."

Kesal Balqis malah ditanya hal yang tidak nyambung.

"Ya habisnya tiba-tiba jadi kayak film india, cinta-cinta gimana gitu."

"Lha Eti mah dodol, emangnya cuma film India saja yang ada cinta-cintanya."

Dinda menabok lengan Eti.

"Bukan Nda, soalnya yang kalo perjuangin cinta total banget kan India, hahaha..."

Eti ganti tertawa.

Balqis mengurut kening.

Balqis tahu pasti sahabat-sahabatnya akan bersikap seperti ini begitu mendengar Balqis membahas sesuatu yang tak biasa.

"Ya udahlah, ngga usah bahas lagi."

Ujar Balqis.

"Ikh kok gitu, bahaslah."

Dinda cepat memasang wajah serius.

"Memangnya ada apa sih Qis, tiba-tiba nanyain itu? Soal Bara ya?"

Tanya Dinda.

Seperti biasa Dinda memang yang paling peka di antara yang lainnya.

Bersamaan dengan itu Po datang membawa semangkuk bakso baru buat Balqis.

"Sori lama Qis, Ibu kantin anter soto buat Bang Adit dulu, eh maksudnya Pak Guru Adit dulu."

Ralat Po yang ingat mereka masih ada di wilayah sekolah.

"Tumben dianter ke kantor."

Kata Eti.

"Sibuk kali."

Sahut Po.

Tapi Balqis tak merasa begitu.

Balqis entah kenapa merasa jika Adit memutuskan tetap di kantor adalah menghindari bertemu Balqis, dan sepertinya itu berhubungan dengan masalah Albar yang menjemput Balqis dan teman-temannya pulang.

Ah yah, Balqis bahkan sampai sekarang belum sempat meminta maaf karena pulang duluan tanpa memberitahu Adit jika ia tak jadi menumpang mobil Adit lagi kemarin.

"Eh Qis, apa tadi?"

Eti kembali ingat pembahasan mereka.

"Apa?"

Tanya Balqis.

Jiaaaaah...

Eti dan Dinda tepuk jidat.

"Oh soal Bara?"

Lirih Balqis ingat.

Kedua sahabatnya mengangguk cepat.

Sedangkan Po yang tak tahu mereka sebetulnya sedang membahas apa jadi penasaran.

"Apaan sih?"

Tanya Po.

Balqis menatap Po, lalu menatap yang lain.

"Ngg...Tapi jangan pada pingsan."

Kata Balqis.

"Iiih apaan Qis, lama deh, kayak nunggu tahun baru."

Kesal Eti tak sabaran.

Balqis mengambil nafas dalam-dalam, lalu...

"Bara, menurut kalian gimana sih? Mungkin ngga sih cowok tajir banget bisa suka sama cewek yang jelas kelas sosialnya jauh di bawahnya."

Lirih Balqis.

Semua menghela nafas.

"Ya Allah Qis, masa kamu masih ngga ngerasa kalau Bara itu ngelakuin semuanya pasti karena dia emang beneran suka sama kamu."

Kata Eti.

Sebagai pakar cinta yang sebetulnya juga belum pernah jadian dengan siapapun, Eti sangat piawai dalam memberikan nasehat berdasarkan teori.

Ya, tak apalah, toh kebanyakan manusia di dunia ini juga begitu. Pandai kasih nasehat padahal cuma teori saja. Wkwkwk...

Balqis diam.

Ia mencoba merenungkan semuanya.

"Benarkah? Bukan karena dia cuma ingin pamer."

Gumam Balqis.

"Hmm... malah dia buruk sangka."

Kata Eti.

"Iya Qis, kamu jangan gitu sama calon suami, lagian kamu tuh kok ragu sama calon suami sendiri."

Kata Dinda.

Balqis menatap Dinda.

Ah susah memang jika curhat tapi tak membuka semuanya dengan jujur, tapi jika dibuka semuanya, termasuk juga identitas Albar yang sesungguhnya, sudah jelas Eti bisa kena serangan jantung.

Maka Balqis memutuskan menunda curhatnya saja.

Ia memakan Bakso saja, karena sebentar lagi bel masuk pasti berbunyi.

"Lanjut nanti lagi saja curhatnya."

Kata Balqis yang sudah mulai menikmati bakso yang dipesankan Po.

Tiba-tiba Amel dan empat teman dekatnya masuk kantin.

Saat melewati Balqis dan ketiga temannya, Amel dengan sengaja menyindir Balqis.

"Ada calon isteri sultan tapi makan siangnya di kantin, eh masih jualan sempolan juga, kayaknya si sultan ngga total nih cintanya."

Sindir Amel.

"Hmm... Kasihan, mungkin calon isteri yang tak dianggap."

Sahut salah satu teman si Amel.

Mereka kemudian cekikikan.

Balqis yang mendengar pura-pura saja tak dengar, tapi Eti tidak begitu, ia langsung berdiri dan menggebrak meja.

Bragk!!

Membuat kuah soto Po tumpah, dan Dinda yang sedang minum tersedak karena kaget.

Uhuk uhuk uhuk...

"Eh Karamel, diem deh, kamu tuh punya bibir mending pasang resleting biar kalo mangap ada waktu buat mikir dulu."

Kata Eti sambil menghampiri Amel dan teman-temannya.

Po dan Dinda langsung menyusul Eti takut si Eti nanti sampai memakan Amel bulat-bulat.

"Sudah Et, ngga apa kok."

Balqis juga ikut berdiri.

"Ngga Qis, kita ngga bisa biarin dia gangguin kamu terus, si Karamel ini musti kita bungkus pake kulit pangsit!"

Kata Eti kesal.

Amel dan keempat temannya maju mendekati Eti.

Mereka kini akhirnya saling berhadapan.

Ibu Kantin jadi teriak;teriak menengahi agar mereka tak sampai berantem.

**----------**

1
falea sezi
q bacanya 2024 thor/Curse//Curse/ telat bgt yak nemu ne novel
Mamak Fathur Habibi
Biasa
Mamak Fathur Habibi
Buruk
Pelangi Senja
Mampir di cerita ku ya, judulnya
DIKIRA TUKANG OJEK TERNYATA PENGUSAHA.
Terimakasih
novita setya
kasih aja kipas kertas gambar partai👉👈
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
akhirnya,,, Sah 💕💕💕
Putrii Marfuah
finally .naik pelaminan juga. tapi moso langsung end Yo...bochap yo..bon Cabe yo GPP kok
Putrii Marfuah
klo bukan mami yg ngomong pasti udah disleding Ama flo
Putrii Marfuah
siap2 menuju dunia baru
˚₊· ͟͟͞͞➳❥𝖚𝖓𝖚𝖓𝖌1723༆•❤꧂
asli ngakak baca part ini 🤣🤣🤣
Erni Sasa
weeh seriuus ni end ka cila😆😆😆😆😆😘😘😘😘
ALNIE
isi cerita nya bagus .... tentang persahabatan dan kisah romantis sepasang kekasih walau beda profesi dan banyak pelajaran yg di ambil dlm kisah ini ....smangaaat berkarya trs othot cilla mici ....
Cila Mici: hihihi semangat seoreg 🤣
total 1 replies
🎎 Lestari Handayani 🌹
berakhir bahagia...👋👋👋👋👋
Satri Eka Yandri
seluruh novel selalu keren.. 😍
Satri Eka Yandri
Akhirnya finish juga Si Al n Bal.. 😍😍

Bonchap yah tor.. unboxing si bal 😄
🎎 Lestari Handayani 🌹
waaahhhh. .. akhirnya mau nikah juga mereka. hehehe
🎎 Lestari Handayani 🌹
lanjuuuuut....😁😁😁😁
Putrii Marfuah
semangat othor cantik..lanjutkan....kutunggu janurnya melengkung
Putrii Marfuah
albar balqis Jangan lupa sungkem sama othor ya...biar disegerakan nikahnya...biar cepet SAH.

sayang yg tulus tak selalu datang Dari keluarga yg berhubungan darah
Karunasankara
trus ntar othor ga balik lg kesini.. ga tamat2 dah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!