Aralia Zahra seorang gadis muda yang tidak diperbolehkan mengenal cinta hingga usia nya genap 21 tahun. Seorang gadis yang hanya menjalani hidup sesuai alur yang dibuat orang lain untuk nya tapi percayalah...
CINTA dan sebuah KEMATIAN telah digariskan saat dirimu lahir ke dunia.
Ini adalah dunia ku.Dunia cintaku. aku mencari sebuah cinta.
CINTA UNTUK ARA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ara hanifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Crazy
" Apa....??? " teriak mereka bersamaan.
" are you crazy, akan ku bunuh kau, jika kau berani keluar dari rumah ini, wanita sialan...!!!" teriak Willy.
" kau pikir aku orang bodoh, masuk ke dalam istana Willy Richard yang MEGAH, tanpa persiapan...???? "
" kau pikir, mudah membunuhku dengan para pengawalmu yang tak berguna itu..???, bahkan aku berhasil membodohimu, berjalan lenggak lenggok kemari tanpa pengwal bodohmu itu tau, dan CCTV mu ini...????"
" CCTV mu ini tak bisa kau andalkan..., bahkan kalau aku mau...., aku bisa menembak kepalamu sekarang tanpa ada yang mengetahui..!!!" tegas Kesya seraya mengambil senjata kecil di belakang jubahnya. Lalu mengangkat senjata itu mengarahkan tepat ke kepala Willy.
" Cukup ,Kak..., aku mohon...!!!" Rebecca menangis histeris. Rebecca tau kakak nya tak pernah main main dengan ucapan nya.
" kau bersumpah padaku, untuk selalu menjagaku, kau akan menyayangiku walau aku jauh darimu, kau bilang suatu hari kita akan bertemu lagi , saat itu aku tetap adik mu, aku adik mu, ...Kak..., tolong bayi...tolong bayiku..." Rebecca mengiba dan memohon pada Kesya.
Kesya memandang sendu wanita yang telah di anggap adik bagi nya itu." kemarilah..."
Rebecca ingin menghampiri, tapi tangan nya ditahan Willy, Rebecca menatap Willy,..." dia kakak Ku, dia kakak Ku sayang, aku akan tetap aman..., percayalah...!!"
Dengan berat hati Willy melepaskan genggamannya. Rebecca berlari kecil menuju kakak dan bayi nya.
Willy bingung entah kenapa bayi itu tak menangis dalam dekapan Kesya, biasanya jika di sentuh orang asing bayi itu akan menangis kencang tak terkendali, kecuali istrinya yang menenangkan bayi nya.
" kak...." memeluk kakak nya erat.Kesya menyerahkan bayi tersebut ke gendongan sang adik.
" susui dia untuk yang terakhir kalinya..." Rebecca memandang sendu kakak nya. Rebecca tak percaya akan ucapan kakak nya itu.
" Kak..." lirih Rebecca.
Dia mengajak adik nya duduk ke sofa yang ada di ruangan itu. Sang adik melihat bayi nya yang tersenyum. Wajah si kecil begitu menggemaskan. Rebecca menatap kakaknya lagi, wajah itu masih sama, Kesya masih tak mau melepaskan bayinya.
" Kak.."
" dengarkan aku, Tuan Richard yang terhormat. Saat orang seperti kami bekerja, kami tak pernah memandang musuh kami. Aku menyayangi adik ku, sangat menyayanginya, walaupun tak ada darah pengikat dalam tubuh kami. Jadi dengarkarkan aku demi kebaikan bersama..." Kesya memandang Willy sambil mengelus rambut Rebecca yang sedang duduk menyusui si kecil.
" biar kan bayi mu bersamaku...,aku akan merawat dia seperti aku merawat anak ku sendiri. Kau bisa mengirim apapun padanya.pakaian...mainan...apapun itu melalui ku..kau dan adikku bisa tetap melihat nya tumbuh berkembang hingga dewasa, aku akan selalu datang padamu memberikan info setiap hari kelahirannya. kalian hanya tak bisa menyentuhnya...." ucap Kesya.
" tapi..." sebelum Willy melanjutkan ucapannya Kesya sudah lebih dulu memotongnya.
" jika aku gagal menculiknya, maka adik kesayanganmu itu akan menyuruh orang lain melakukan tugasku.." Willy terkejut bukan main.
" Alex...???" dahinya berkerut, wajah nya memucat, ia tak percaya.
" jadi semua rencana penculikan ini , Alex pelaku nya...???" Rebecca bertanya dan di balas anggukan Kesya.
Kesya duduk sejajar dengan Rebecca mengelus pipi sang adik yang terus menerus menangis.
" jika bayi itu bersama ku, setidak nya dia aman, hidup berkecukupan dan kalian tetap dapat melihatnya dari jauh...tapi jika bayi itu di tangan Alex, kita tidak akan tau, bayi ini akan dibawa kemana dan jadi apa. Alex hanya ingin bayi ini saat umur 21 tahun tanpa merawatnya, dia hanya butuh tanda tangan bayi mu sebagai pengesahan surat wasiat untuknya. itu artinya bayi mu bisa tinggal dimanapun, hingga umur 21 tahun...!!!" Kesya memandang pasangan itu bergantian.
" jika bayi itu dipanti mungkin akan lebih baik, tapi...dirumah bordil...???? bayi mu akan jadi pelacur.." Rebecca kembali menangis histeris.
" tidak...tidak...jangan kak.....tidaaaak..."
*
*
*
*
*
*
*
@ara❤
GLUUUUDUUUK GLUUDUUUKK
sumpah gue kira david nabrak pintu trus jatuh dubrak..😁
kan biasanya suara gledeg tuh
JEDEEEERRRR
maap ken komen ku ya kalau salah🤭
semangat Thor 💪💪💪💪
tetap semangat Thor💪💪💪💪
up
up..