" Aku sangat membenci mu aku berdoa semoga tidak pernah bertemu dengan mu lagi, lenyap lah dari hadapan ku."
Ucap Crystal yang menahan emosinya.
" Kamu tidak akan pergi jauh dariku karena selamanya kamu akan menjadi isteri ku selamanya."
Ucap Alexander sambil tersenyum
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pembicaraan Alex Dan Dominic
" Baiklah. Jadi kita akan bicara dimana?" tanya Dominic sekaligus menyetujui untuk berbicara berdua dengan Alex.
Alex yang mendengarnya merasa senang ia ingin memperbaiki hubungannya bersama sang putera bungsunya.
" Ikut saja." jawab Alex berjalan mendahului Dominic.
Dominic menghela nafasnya pasrah sambil mengikuti Alex dari belakang.
Saat ini Alex mengajak Dominic untuk duduk berdua di taman istana. Suasana hening sampai akhirnya Alex memulai pembicaraan.
" Jadi bagaimana kabar mu?" tanya Alex untuk menghilangkan suasana canggung di antara mereka berdua.
" Baik." jawab Dominic sambil memandang lurus ke depan.
Alex yang mendengarnya bernafas lega, sebenarnya ia tidak bermaksud untuk melantarkan anak nya.
" Jadi apa yang kamu ingin tanyakan?" tanya Alex yang mengetahui bahwa Dominic ingin menanyakan sesuatu kepadanya.
Dominic yang mendengarnya di buat terkejut ia tidak menyangka bahwa Ayahandanya mengetahuinya.
" Siapa wanita itu? Apa kedua anak kembar tadi mereka anak Ayahanda?" tanya Dominic yang penasaran.
Alex menghela nafasnya ia sudah menduga cepat atau lambat pasti Dominic akan menanyakan hal ini kepadanya. Menurutnya Dominic tidak seperti anak kecil pada umumnya ia terlalu berpikir dewasa.
" Ini pasti karena Christopher." batin Alex.
Alex menatap miris Dominic yang hidup tidak seperti anak seusianya ia diajarkan seperti orang dewasa.
" Iya mereka adalah keluarga Ayah sebelum menikahi ibumu." jawab Alex dengan jujur.
Dominic membelakak matanya terkejut mendengar jawaban dari Ayahanda nya. Dominic mengepalkan tangannya sambil menatap tajam Alex.
" APA AYAHANDA MENGKHIANATI IBUNDA." ucap Dominic sambil menatap nyalang Alex.
Alex terkejut saat Dominic tiba tiba berteriak kepadanya tetapi ia tersenyum maklum karena ia tidak ingin menyakiti hati ibunya.
" Anak kita sudah besar Isabella." batin Alex.
Alex memegang bahu Dominic dengan pelan sambil menatapnya lembut. Membuat perasaan Dominic membaik.
" Ayah akan menjelaskan semuanya." ucap Alex setelah itu ia menceritakan semuanya sejujurnya. Alex tidak ingin nanti Dominic membenci Crystal, Adelio, dan Aurora.
Setelah mendengar cerita dari Alex. Mata Dominic memerah menahan tangis dalam hati ia tidak menyangka selama ini kehidupannya begitu rumit. Ia juga tidak menduga bahwa dirinya memiliki kedua kakak tiri. Apa mereka bisa menerimanya pikir Dominic.
Alex yang melihat wajah gelisah Dominic menaruh kepalanya dan mengacak lembut rambut Dominic.
Dominic yang di perlakukan seperti itu wajahnya memerah ada perasaan hangat di dalam hatinya.
" Semua akan baik-baik saja." ucap Alex sambil tersenyum tipis.
Dominic tersenyum tipis juga sambil mengangguk kepalanya bertanda menyetujui perkataan Alex.
Mereka tidak tahu bahwa sedari tadi Crystal melihat sepasang ayah dan anak sedang berbicara berdua.
Crystal yang awalnya ingin ke dapur tanpa sengaja melihat Alex berbicara pada Putera nya. Ia bisa melihat raut wajah senang dari anak itu. Crystal sama sekali tidak membenci kehadiran dari putera Alex dengan wanita lain. Tetapi ia hanya trauma mengingat kecelakaan itu yang gara gara melihat berita kehamilan anak Alex dan isteri barunya.
Saat Crystal asik dengan pikirannya ada seseorang yang sejak tadi memperhatikannya. Adelio dan Aurora melihat Daddy mereka sedang berpelukan dengan adik tiri mereka. Jangan di kira mereka tidak tahu memang yang lebih tahu dahulu Adelio karena sedari awal ia sudah mencari informasi tentang Alex. Sedangkan Aurora mengetahuinya saat melihat kemiripan pada wajah Daddy dan anak itu.
Crystal yang menyadari bahwa kedua anaknya menyaksikannya memegang kedua tangan Adelio dan Aurora.
" Lebih baik kita pergi saja, jangan menganggu." ucap Crystal sambil memandangi arah depan saat Alex memeluk Putera nya.
Adelio dan Aurora hanya mengangguk sambil memandang datar ke depan.
" Apa kamu bisa adil kepada......
Continue....
setelah cinta kedua'a metong,,hati verpindah kg kemantan,,ga oantas jd seorang raja