JAUH-JAUH DARI ORANG YANG PLAGIAT!
AKU MEMANTAUMU DI SINI:)
Erlena seorang gadis yang selalu mengejar-ngejar sosok yang dia cintai, sosok tersebut bernama Melvino.Namun, siapa sangka bahwa Erlena mempunyai rahasia yang tidak diketahui oleh semua orang.
"Pergi lu dari kehidupan gue, jika sewaktu-waktu kita bertemu anggap saja kita tidak saling mengenal satu sama lain!" Teriak emosi Melvino.
"Baiklah gue akan mengabulkan permintaan elu! Mulai saat ini gue akan pergi dari kehidupan lu!" Teriak balik Erlena dengan berlinangan air mata
Apa yang terjadi diantara mereka berdua setelah ini?
SAKSIKAN TERUS YA!
COVER BY NOVELTOON
My Instagram: @cheresh_831
BUTUH JASA DESAIN COVER? SILAKAN DM KE AKUN IG YANG SUDAH TERTERA:)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chelsea Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 32
"Elvin kamu sudah makan atau belum?" tanya Erlena.
"Sudah," jawab Melvino santai.
"Oke. Deh," balas Erlena.
🎶I want you to take me home
I'm fallin, love me long
I'm rolling, losing control
body and soul
mind to for sure
i'm already your's.🎶
"Ponsel lu bunyi," tegur Melvino yang dari tadi melihat Erlena.
"Ha? Ah iya sebenta," sahut Erlena yang tersadar dari bengongnya.
DI DALAM TELEPON ERLENA SAMA DEVINA...
"Hallo," sapa Erlena.
"Halo?" sapa balik Devina.
"Hm, ada apa?" tanya Erlena.
"kita bertemuan di taman yang tadi, kami semua sudah di taman," jawab Devina di seberang sana yang sedang menahan mulutnya agar tidak tertawa,
"What? Mengapa lu tinggalin gue hah!?" teriak Erlena dan bertanya kepada Devina.
"Lupa he-he-he," jawab Devina sambil tertawa terbahak-bahak.
"Ya sudah tunggu..." ucap Erlena langsung mematikan teleponnya tadi.
"Vin, kamu mau berangkat sendiri atau aku ikut kamu hehe?" tanya Erlena sambil menawarkan dirinya untuk pergi bersama pujaan hatinya.
"Bersama gue saja, nanti lambat," jawab Melvino yang langsung pergi meninggalkan Erlena yang masih melongo.
"Ini serius? Gue bersama dia!a Aaaa senang banget gue!" jerit Erlena di dalam hati sambil tersenyum-senyum.
Melvino yang dari jauh melihat tingkah laku Erlena hanya berdecak. Tidak lama kemudian Melvino berteriak.
"Hoy, buruan nggak usah lambat, gue tinggal lama-lama!" teriak Melvino.
Erlena yang tersadar saat mendengar teriakkan Melvino langsung berlari mendekati Melvino.
"He-he-he sorry, oke kita pergi yuhuuu..." ucap Erlena langsung masuk kemobil dan meninggalkan Melvino sendiri.
"Loh sekarang malah gue yang di tinggalkan si**an," umpat Melvino di dalam hati.
15 menit kemudian mereka pun telah tiba di taman dan menemui sahabat mereka.
"Len lu bersamaan sama Melvin?" tanya Amanda yang tidak percaya saat melihat Erlena datang bersama Melvino.
"Iya..." awab Erlena sambil menampilkan senyum manisnya.
"Ck!Waww mulai ada perubahan bro," ucap raja berdecak kagum sambil menepuk-nepuk pundaknya Melvino.
"Bodo amat!" sungut melvino sambil menatap tajam ke arah raja.
"Ehh buruan kita balik dahulu ke rumah masing-masing," titah Zayn yang sedang bermain ponselnya.
"Lah mengapa?" tanya Zanna.
"Kalian lihat sekarang jam berapa sekarang," titah Zayn kembali.
"Jam 12," ucap mereka polos.
"Sahabat sama pacar gue bego benar!" decak Zayn sambil mengacak-ngacak rambutnya.
"Lah mengapa beb?" tanya Zanna bingung melihat tingkah laku pacarnya.
"Kita bentar lagi udah mulai berangkat ke Bali beb.Masa kalian lupa sih..." jawab zayn lirih sambil menghembuskan napas kasarnya.
"Ohh...Astga!" teriak mereka baru menyadari kebodohan mereka masing-masing.
"Ya, sudah gue pergi dahulu ya!" pamit Erlena sambil berlari menuju ke arah mobilnya.
"Gue juga!" pamit Melvino terburu-buru.
Di ikuti oleh mereka semua, mereka semua pun pulang ke rumah masing-masing.
"Assalamualaikum," salam Erlena.
"Wa'alaikum salam," ucap kedua orang tua Erlena.
"Buruan Len habis kamu salat, langsung kumpul di ruang tamu! mami sudah siapkan koper kamu!" teriak mami Erlena yang sedang menyiapkan kebutuhan mereka masing-masing.
"Oke mam, sebentar! 5 menit lagi!" sahut Erlena langsung salat.
"Sudah salat?" tanya papi Erlena.
"Sudah Pi," jawab Erlena sambil memainkan ponselnya.
"kok nggak salim?" tanya papi Erlena sambil menyindir Erlena.
"He-he-he i'm sorry papi I'm forget about this," ucap Erlena sambil menggaruk tengkuk leher dan cengengesan.
"Hm," balas papi Erlena.
yg bener mana Thor???
pecinta drakor nih author yh🤣