Mengisahkan tentang kisah cinta Daniel David Johanes seorang perwira angkatan laut yang bertemu dengan teman masa kecilnya Joanna Josephine Josep mahasiswi semester akhir fasultas kedokteran jurusan dokter gigi di Universitas Negeri Surabaya. Apakah Daniel bisa merebut hati Joanna yang sering dipanggil Anna ini ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pindahan
Jefry Johanes resmi menikahi Cindy Pratiwi. Siang tadi di Jemaat kami pernikahan itu dilangsungkan. Anna disana bermain musik dan juga menyanyi waktu pengantin masuk ke dalam gereja. Di awali dengan keluarga pria dan mas Jefry menunggu di depan meja altar lalu dilanjutkan dengan keluarga perempuan. Dan pengantin perempuan yang digandeng oleh papanya mba Cindy. Banyak sekali dosen yang hadir. Dan saat itu juga mereka baru tahu bahwa mantan mahasiswi mereka suaranya bagus.
Sekarang akan ada upacara pedang pora. Karena mas Jefry lulusan Akademi kepolisian dan sekarang pangkatnya Kompol Jefry Johanes. Cindy Pratiwi sangat cantik bersanding dengan kegagahan Jefry Johanes. Kali ini Anna tidak bermain musik. Dia sudah menggunakan baju seragam lagi dengan keluarga besar Johanes. Daniel mengandeng Anna kekasihnya ketika mc mempersilahkan keluarga dari pengantin laki - laki.
Semua mata memandang. Ternyata Daniel tidak main - main dalam memperkenalkan Anna sebagai kekasihnya. Acara berlangsung meriah sampai jam sepuluh baru tamu mulai berkurang. Anna juga mendapat satu kamar di suite room. Ada tiga kamar. Anna tidur bersama mama, papa dan Daniel sedangkan Davin tidur bersama sepupu - sepupunya laki - laki di luar, satu kamar lagi opa dan omanya, serta keluarga adeknya mama Reny. Dan kamar terkhir buat sepupu perempuan Davin dan Daniel. Pokoknya semua orang di suite room ini seru dan asik. Kesempatan bagi mereka bermain game bersama. Dan bercerita.
"Ini loh Anna keluarga besar mama. Belum keluarga besar papa yang ada di Belanda datang pasti full dan seru." Anna tersenyum. Sangat disayangkan keluarga papa Doni di Belanda tidak datang, Adik dan kakaknya kerena masih sibuk bekerja.
Daud Triyanto sedang asik nongkrong di teras rumahnya. Dia baru pulang dari acara nikahan kakaknya Davin dan Daniel, mas Jefry. Dan disana dia melihat senyum bahagia dari Anna yang selalu bersamaan dengan Daniel. Sebenarnya hatinya sakit, karena dia berencana mau menyatakan cinta nanti pada saat kegiatan pemuda, tetapi sepertinya Daniel sudah lebih dahulu menyatakan perasaannya.
Dari cerita mamanya, Daud tahu bahwa Daniel dan Anna sudah perna ketemu waktu kecil, waktu papanya berdinas di Ambon. Jadi Daniel di untungkan karena orangtua Anna dan Daniel saling kenal. Akhirnya rencana Daud itu pasti tidak akan berjalan. Dia tidak mau merusak hubungan orang. Jika mereka berjodoh dia dan Anna pasti akan bersatu. Akhirnya Daud kembali kalah dari sosok laki - laki ganteng Daniel Johanes.
Anna baru selesai mengikuti pembekalan buat menjadi koas. Dan jadwal serta tempat koas Anna sudah diketahui dimana dia akan menjalankan tahapan profesi klinis di rumah sakit angkatan laut pada poli gigi. Dan Anna akan bertemu dengan dokter judes bernama Nurul. Satu minggu pembekalan selesai dan hari senin kedepan. Anna akan sudah bisa praktek klinis di rumah sakit angkatan laut di Surabya.
"Bagaimana sayang hari ini."
"Melelahkan."
"Kasihan, kalau kita sudah menikah, pasti mas akan suntik kamu dan letihmu pasti hilang."
"Suntik????"
" Iya..... Suntik vitamin, Lelahmu hilang dan kamu akan tidur terlelap."
"Jangan bermimpi, bukan dokter. Illegal tahu menggunakan jarum suntik." Daniel tersenyum. Dia tidak menyangka bahwa Anna sangat polos dan lugu.
"Mas maksud kamu apa sih?? Awas ya pikiran macam - macam."
"Siapa yang pikiran macam - macam."
"Mas....."
"Iya ampun. Mas ngak akan macam - macam sama kamu, kecuali mas khilaf dan kamu mau."
"Jangan khilaf ya."
"Ngak bisa janji. Tetapi bagaimana kalau kamu mau. Pasti mas khilaf."
"Mas....."
Saat ini Daniel sedang berada di kosan Anna, dia baru saja turun jaga dan besok dia libur hari sabtu dan minggu . Selesai makan bersama, Daniel yang kelelahan langsung tertidur di kursi sofa. Anna yang baru selesai mandi memberikan bantal di kepala kekasihnya. Menutup pintu dan langsung juga tidur di tempat tidur. Ndak lama dia mendengar suara seorang tidur di sampingnya. Daniel langsung memeluk Anna dari belakang.
"Mas hanya mau peluk. Mas janji ngak bakal macam - macam."
"Mas...."
"Ya sayang. Mas janji. Ayo bobo."
Pertama - tama Anna sedikit ragu untuk tidur, namun sepuluh menit kemudian dia tertidur. Lima menit berikutnya Anna sudah membalikan badannya dan memeluk tubuh Daniel. Dua jam mereka berdua tertidur sambil berpelukan. Anna bangun tubuhnya tidak bisa lepas, karena Daniel juga memeluknya.
"Mas... Sudah gelap."
"Ayo bangun. Kita cari makan."
Tiba - tiba handphone Daniel berbunyi, ternyata telepon dari mamanya. Beliau tahu, bahwa Daniel sedang tidur di kosan bersama Anna. Mama mengajak mereka makan di rumah.
"Mama minta kita makan di rumah."
Selesai makan malam mama dan papa masih mau berbicara dengan kami.
"Besok papa ada kegiatan di Ambon. Kegiatan Wasrik satu minggu kurang lebih. Rencana papa adalah mau melamar Anna jadi anak mantu papa dan mama."
"Daniel setuju. Sebelum aku pendidikan denjaka di Jakarta."
"Bagaimana sayang?? Boleh kah papa kesana sendiri menghadap mama dan papamu untuk melamar kamu untuk Daniel anak mama." Mama Reny mau meyakinkan Anna apa kah bisa mereka melamarnya.
"Mama dan papanya Anna tahu kalau Daniel pacaran dengan Anna."
"Tahu pa, aku sudah telepon papa Yansen dan mama Mei sebelum acara makan malam itu."
"Kaliankan sibuk, Anna senin sudah koas pasti tidak bisa pulang ke Ambon. Papa melamar langsung kepada papa dan mama di ambon ya sayang."
"Iya pa."
"Terima kasih sayang. Berarti weekend dan hari minggu. Kamu dan Daniel mengepak barang - barang kamu pindah ke rumah papa dan mama. Biar Daniel pendidikan dia tidak kuatir kamu di kosan sendiri."
Dari malam, Anna sudah merapikan bajunya di dalam koper. Barang - barang pribadinya di masukan ke dalam kontainer. Karena besok dia dan Daniel akan membeli lemari besar untuk di taruh di kamar Daniel. Tempat tidurnya akan dibeli yang besar sesuai ukuran kasurnya Anna.
Pagi - pagi setelah mengantar papanya berangkat Daniel meminta anggotanya datang kerumah untuk memindahkan barang - barangnya ke kamar kak Jefry yang sudah kosong. Karena kak Jefry sudah menempati rumah barunya bersama istri tercintanya kak Cindy. Itu hadiah dari papa dan mama. Setelah di bersihkan, Daniel memberi mereka uang rokok. soal barangnya Anna yang di pindahkan itu menjadi urusannya sendiri.
Anna perempuan yang rapi barang - barang dapurnya dia masukan ke kontainer dan diberi lebel nama. Semua terorganisir dengan baik. Lemari besar empat pintu sudah ada di kamar Daniel dan juga tempat tidur serta kasur dari kosan Anna.
Satu hari ini, kamar depan Daniel disulap menjadi kamar Anna. Setelah merapikan baju - bajunya. Dia juga mengatur baju - baju Daniel juga di lemari yang sama. Gudang keluarga juga sudah Anna rapikan. Begitu juga kamarnya kak Jefry juga di rapikan. Mama Reny hanya bisa melihat bagaimana si bungsu yang malas ini membantu Anna merapikan semuanya ini. Bahkan mamanya sempat mengambil vidio dan mengirimkan kepada kedua kakaknya.
Kepindahan Anna ke rumah dan rencana papa melamar Anna di Ambon sudah di ketahui oleh kedua kakaknya. Mereka mau menjaga Anna ketika Daniel pendidikan denjaka nanti. Jadi ini keputusan keluarga.
btw turut berdukacita juga atas dipanggil pulang Opa tercinta
sayang sekali, Alena sudah tidak perawan, kalau masih perawan, meskipun orang tua sudah setuju, tinggalkan saja Daniel, biarkan Daniel berjuang untuk mendapatkan Alena , ini ya sudah sulit
Anna harus jual mahal, supaya Daniel dapat pelajaran, kalau untuk mendapatkan kamu, Daniel harus berjuang
mestinya ceritanya Daniel dan Anna tidak tinggal satu rumah dulu yah, meskipun ada orang tua, biarkan Anna kost di luar, dan mereka berdua harus menjaga kekudusan mereka sampai selesai pemberkatan