NovelToon NovelToon
Dosenku Suamiku (SELESAI)

Dosenku Suamiku (SELESAI)

Status: tamat
Genre:Romantis / Dosen / Tamat
Popularitas:295.3k
Nilai: 5
Nama Author: Otaku_Wibu

•Typo bertebaran dimana-mana, beberapa part di private
•Cerita ini tidak direvisi, jadi tolong dimengerti jika ada yang aneh atau tidak nyambung
• My original work

******

Laura sebagai mahasiswi yang terkenal sangat nakal dikampusnya, dan Reyhan sebagai dosen yang kejam bagi Laura. Laura sengaja sering telat agar ia tidak perlu berlama-lama mendengar penjelasan materi yang dijelaskan Dosennya Reyhan. hingga kemudian temannya Laura bernama Indah tak tahan jika Reyhan terus mengajar dikelas Laura dan Indah dan akhirnya Indah menyukai dan jatuh cinta pada Reyhan, lalu Indah meminta Laura untuk membantunya agar Reyhan mau menerima pernyataan cinta Indah, namun usaha Laura dan Indah gagal...


bagaimana kelanjutannya?
yuk dibaca ya...

jangan lupa vote, rate 5, like, dan komen
bye~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Otaku_Wibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Haid

Beberapa menit kemudian, Zico berlari mendatangiku, aku menatap bingung kearahnya

"Nyonya! pre-presdir.."

"Tenangkan dirimu dulu Zico, dan bicara perlahan.."

Zico menarik nafas lalu menghembuskan perlahan nafasnya

"Sudah? sekarang ada apa dengannya?"

"Nyonya.. presdir sudah sadar.. presdir sedang mencari nyonya dirumah ini, terlihat seperti orang linglung.."

"Benarkah?! dimana dia?!"

"Aih ayolah, jangan jalan-jalan dulu"

Aku mengikuti Zico. Zico membawaku ke dapur, ku lihat dia tatapannya kosong. Aku segera berlari dan langsung memeluknya, dia terkejut sebentar lalu membalas pelukanku

"Mas kenapa jalan-jalan..? kan bisa tunggu Laura dikamar.."

"....."

"Mas..?"

Aku mendorong sedikit tubuhnya, ternyata dia sedang tertidur

"Zico.. bawa dia ke kamar.."

"Iya nyonya"

*****

*Dikamar

Aku mengelus lembut kepalanya, sedangkan dia menjadikan pahaku sebagai bantal, juga menggenggam erat tangan kiriku, tapi dia tidak benar-benar tertidur

"Mas"

"Hm..?"

"Mas kenapa kayak orang linglung kata Zico? mas mimpi buruk?"

"Mau mas kasih tau..?"

"Mau"

"..Didalam mimpi.. mas ada di suatu tempat, yang cantik banget. Mas ngeliat Laura lagi duduk dibawah pohon--"

"Bagus dong"

"Dengerin sampai selesai dulu sayang..."

"Hehehe.. ya udah lanjut, Laura penasaran"

"Tapi pas mas mau datangin Laura, ada 1 perempuan yang datang bawa sebuah apel. Pas Laura mau ngambil apel itu, apel nya berubah jadi pisau dan nancap tepat diperut Laura--"

"Oh, Laura tau jalan ceritanya. Kalau.. itu nyata, mas nggak usah khawatir sama Laura, Laura pasti bertahan kok"

Tok tok tok

"Nyonya Viola dan tuan Farrel datang kesini presdir, nyonya" ujar Zico dari bawah

Aku dan dia saling melihat dengan kebingungan

"Ah iya, sebentar" sahutku

Dengan cepat aku memindahkan kepalanya dari pahaku, dan berlari turun ke bawah

"Om tan.."

Mereka berdua menoleh kesamping, tepatnya kearahku. Aku tersenyum lalu berlari menuju tante Viola dan om Farrel, aku duduk disebelah tante Viola dan dia langsung memelukku

"Aaaaa.. tante kangen kamu sayang.. sudah 1 tahun lebih lho"

"Hehe iya tan, Laura juga kangen"

Tante Viola melepas pelukannya dan mengelus pucuk kepalaku

"Kok masih manggilnya tante om?"

"Eh?"

"Rey nggak kasih tau kamu?"

Aku menggeleng kepalaku

"Memang kenapa tan?"

"Mulai sekarang jangan panggil tante om, panggil aja mama papa"

"Huh?"

"Lakuin aja sesuai kata mama" celetuk mas Reyhan yang sedang berjalan menuju ku

Aku menoleh kearahnya. Mas Reyhan mendatangiku lalu merebahkan tubuhnya, tak lupa dia memposisikan kepalanya di pahaku

"Mana esnya mama dulu..?" goda tante Viola

"Sudah meleleh ma" sahutnya sambil memainkan jariku

"Ehem, papa jadi nyamuk nih?"

Kami semua tertawa

"Laura, itu mobil.."

"...Siapa.."

"Lho? siapa mereka..?"

Kak Ridwan masuk diikuti oleh kak Laras dan Fika dibelakangnya

"Hum.. ini calon mertua Laura, lebih tepatnya orang tua pacar Laura" jawabku sambil mencibirkan bibirku

"Hah? beneran?"

"Halo om tan"

Kak Ridwan bersalam dengan om Farrel dan tante Viola

"Halo juga, namanya siapa?"

"Saya--"

"Itu Ridwan Alexander, kakak kandung Laura ma"

Cletak!

"Awww.."

"Kak Ridwan sama aja kayak mas Reyhan, apa-apa nyentil kening Laura, atau nggak cubit pipi Laura. Kan sakit..."

"Salah sendiri"

"Eh Ra, ngomong-ngomong Reyhan kenapa? kok kepala sama tangannya diperban gitu?"

"Tau"

Cletak!

"Awwwss.. apa sih kak? tanya aja sendiri sama orangnya"

"Adek siapa sih ini"

"Adeknya kak Ridwan Alexander"

"Oh iya, to the poin. Kenapa bisa gini Rey?"

"Ketabrak, gara-gara nyelamatin anak kecil"

"Apa?!"

Semua berteriak sangat nyaring, membuatku terkejut sekaligus kasihan pada gendang telinga ku ini

"Gendang telinga ku... yang sabar ya.. mereka memang jahat" kataku dalam hati

"Lukanya gimana? masih sakit nggak? mana--"

"Udahlah ma, Rey nggak papa"

"Lho? bukannya tante, ah maksud Laura bukannya mama sama papa seharusnya sudah tau ya?" timpal ku

"Enggak ada yang kabarin, bahkan Zico tadi hanya diam"

"Ngapain Rey bohong?" timpalnya

"Bisa aja kan?"

"Makanannya sudah dipanasin, ajak mereka makan ya Ra.." bisik kak Laras kemudian berjalan menuju kak Ridwan

"Hum.. ma pa, makan dulu yuk"

"Ah, boleh tuh. Kebetulan mama sama papa belum makan"

Semua berdiri dan berjalan menuju meja makan, aku duduk diantara mas Reyhan dan kak Ridwan

"Selamat makan!" ujar kami semua

"Enak, siapa yang masak?" tanya mama

"Kak Laras ma, istri kak Ridwan"

"Enak masakan kamu" puji mama kepada kak Laras

"Ah, terimakasih.."

"Laura juga bisa masak--"

"Udah diem aja Ra, nanti kakak jadi iri lagi lho sama masakanmu"

"Biarin wleee"

"Om tan, coba deh rasain masakan Laura"

"Nggak juga kok tan, standar aja kayak masakan ala anak kuliahan"

"Halah alesan, kelas 3 SD aja sudah bisa goreng telor, mama sama papa sampai panik gitu. Masa iya umur segitu sudah bisa masak makanan sendiri"

"Hehe ya bisa lah"

"Beneran bisa?" timpal mama

"Iya ma.. hehe"

"Keren.."

"Sudah-sudah, cepat habiskan makanan kalian" celetuk papa

Kami kembali melanjutkan makan makanan kami. Selesai makan, mama dan papa pulang kembali ke Jakarta. Sedangkan mas Reyhan, dia tidak ikut pulang, dia akan mengambil cuti 1 minggu

"Baby.."

"Huh? sejak kapan mas ngerubah panggilan sayang jadi baby?"

"Barusan. Gara-gara mama bilang sayang ke Laura"

"Lho kenapa? kan wajar"

"Hummz..ya udahlah"

"Mas, bisa bangun dulu nggak? Laura mau ke kamar mandi"

Dia mengangguk dan duduk didepan ku. Aku turun dari kasur, berjalan menuju kamar mandi. Aku mengecek ****** ***** ku

"Tu kan pasti tamunya datang, tapi pembalutku kan habis"

Aku membuka pintu dan mengeluarkan kepalaku

"Mas, Laura bisa minta tolong nggak. Belikan.. Laura pembalut" ujarku malu-malu

"Hm..? tunggu ya"

Kemudian aku menutup kembali pintunya. Saat dia keluar aku mengambil satu ****** ***** ku, dan kembali menunggu dikamar mandi. Beberapa menit berlalu, ada suara orang yang mengetuk pintu

Tok tok tok

"Baby, ini. Sudah mas belikan"

Ku buka pintunya sedikit, dan langsung ku ambil kantong plastik itu. Aku membuka kantong plastik itu, terdapat 8 pembalut disana

"Aih, dia ini. Selalu beli banyak"

2 menit kemudian, aku keluar dan duduk dikasur

"Mas, bisa nggak kalau beli pembalut jangan banyak-banyak, 2 cukup"

"Cadangan"

"Sini" ujarnya sambil menepuk-nepuk pahanya, kemudian dia mengambil bantal

Dia menyuruhku merebahkan diri ku, dan kepalaku berada diatas bantal. Aku menurut dan ku merebahkan tubuhku. Tapi setelah itu, aku melingkup menahan kram di perutku

"Sakit?"

Dia meluruskan posisiku lalu mengusap dan memijat pelan perutku

"Masih sakit?"

Aku menggeleng

"Sekarang tidur ya"

Tangan kirinya mengusap kepalaku dan tangan kanannya sibuk memijat perut ku, itu membuat ku merasa mengantuk dan akhirnya tidur

1
Zurina Dollah
Biasa
Dian Indra
iyo...mestine kuliahe libur...koq yo sek masuk...ga ada rasa sedih2e blas....hhh
🍒⃞⃟🦅
semangat terus berkarya 👍
Hardinik Akbari
nah lho... ini yg meninggal mama papa kok santai2 aja ya...
Tuty rahayu Rahayu
ko si rehan di kelas Mulu deh emang kaga di kantor/ruangan guru git
Tuty rahayu Rahayu
Rayhan gimana sih liat calon istri di tampar malah diem z
Tuty rahayu Rahayu
cerita ny bikin binggung
Tuty rahayu Rahayu
GK ad sedih2 ortu meninggal,coba di kasih sedih lama trus rehan ny berusaha menghibur,ini jg kenap tiba2 suka SM rehan lg
Adi Nugroho
kuliahnya kok gk kelar"
ceritanya cepet beberapa tahun kemudian
tapi kok Lauranya kuliahnya gk kelar"
Cahaya Putri
ortu meninggal masih smpat cengegesan
any qalesya: ia. aneh ceritanya. GC ada sdih2 nya LG berduka.
total 1 replies
Cahaya Putri
emak bapak meninggal kok santai,low novel lain dah pontang penting lari lihat jenazah ortux
Zhizi Arzeti
iya
Zhizi Arzeti
ma aku mau ke kamar dulu yah!☺️
Mujiyati Wijaya
baca cerita ini kok lucu banget gak greget. mosok kedua orangtua meninggal malah berangkat kuliah. udah gitu kok kayaknya gak ada kesedihan. malah belanja lagi.
Su Fina
Buat Novelthoon lain kali karya ini jangan d lulus kan secara tulisanya tidak bagus
ceritanya tidak nyambung
karya nya tidak bisa di terima kami pembaca mengkritik nya...




TIDAK BAGUS CERITANYA...
Corry Lindawaty Manurung
jujur saya bigung baca novelnya..maaf ya thor
Novia Zara Scorpinosta
masa orang tua meninggal masih sempat kuliah ya 🤔
Erinibra Ibra: orang tua meninggal kok gak ada sedihnya malah ditinggal kuliah aneh deh
total 1 replies
sayang
Masrianiani Hijab
salam dariku

*Yang Membolak-balikan Hati
Agif Otey
why?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!