NovelToon NovelToon
Maaf Terlambat Mencintai Mu

Maaf Terlambat Mencintai Mu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:899.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Apriliani Filata

Mengisahkan seorang gadis yang terpaksa menikah dengan lelaki yang tak di cintai nya, karena suatu keadaan, dan harus rela menjalani kehidupan rumah tangga yang di penuhi konflik akibat sifat keras dan diktaktor suami nya yang sangat mencintai nya tapi salah menempat kan cinta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apriliani Filata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34

" Mah....? " Sentuhan lembut Mas Hardi di ujung rambut membuyar kan lamunan ku .

Aku dongakan kepala ku menatap lelaki.yang ku sayang namun ku benci juga. Mas Hardi membalas menatap ku dengan sorot gelisah.

" Mamah gak ngerasa ya.., junior Papah gak tahan .., Mamah meluk pinggang Papah seperti ini " Desah nya tertahan .

Degg.., jantung ku berdesir saat dada ku tergelitik oleh gerakan junior nya , menumbuh kan hasrat kewanitaan ku .

" Pah di bed itu aja ya, yang gak terlihat dari kaca pintu " Bisik ku lirih .

" Maksud nya Mah.." Wajah Mas hardi terlihat kebingungan .

" Mamah bantu tidurin junior nya di sana aja "

Mata ku menunjuk ke arah bed dekat kaca.

" Oohhh ' Senyum nya melebar.

Mas Hardi melangkah ke arah pintu memasti kan pintu tak dapat di buka dari luar, menutup kaca dengan korden . Menghampiri ku dan mengangkat tubuh ku memindah kan ke bed dekat jendela kaca.

Malam itu aku memuas kan hasrat nya setelah hampir seminggu tak memasuki

milik ku, awal nya aku berniat memuas kan tanpa memasukan junior,.di tengah jalan kewanitaan ku pun menuntut untuk di rambah oleh junior dan pada akhir nya kami saling memuas kan hasrat dengan sangat lembut .

Mas Hardi melakukan nya dengan sangat berhati - hati, menyentak dengan hentakan pelan dan lembut menimbul kan sensasi tersendiri dalam relung jiwa ku. Sorot kerinduan dengan binar cinta di mata nya meluluh kan kemarahan ku . Bisikan kata sayang tak lepas dari mulut nya membuncah kan hasrat kewanitaan ku.

Dan malam ini menjadi kebahagiaan milik kami tersendiri . Bukan hanya junior yang kelaparan , kewanitaan ku pun kehausan sentuhan lelaki yang telah megikat dengan ikrar di hadapan Tuhan kami .

Desahan - desahan halus memenuhi kamar ku , peluh dan keringat menjadi satu dalam ruang ber Ac dengan suhu 18° celcius .

" Terimakasih sayang untuk segala kenikmatan yang Mamah suguh kan untuk Papah " Bisik nya lembut di telinga usai percintaan kami berakhir dan junior terkapar tak berdaya setelah memuntah kan lahar putih pekat nya berulang kali tak terhifung.

" Mamah mau ke kamar mandi., biar Papah bantu aja , Mamah sudah kelelahan .." Mas Hardi mengangkat tubuh ku pelan berjalan ke kamar mandi dan kami membersihkan diri bersama .

" Mas tidur di bed bareng aja jangan di ranjang pasien sempit, itu pengait botol

infus di pindah ke sana aja " Pinta setengah memerintah. Mas.Hardi mengikuti perintah

ku, diambil nya besi pengait botol infus dan bantal yang ada di ranjang pasien ke bed dekat jendela dan kami tertidur pulas setelah kelelahan menjalan kan senam malam .

******************

Aku terbangun saat pintu di ketuk dari luar oleh seorang suster yang akan memeriksa tensi darah dan suhu tubuh ku rutin setiap pagi Ku singkir kan tangan Mas Hardi yang memeluk pinggang ku.

" Mas bangun, tolong buka kan pintu " Bisik ku lembut di telinga nya. Mas Hardi memincing kan mata, menggeliat kan tubuh nya, duduk sebentar lalu beranjak membuka kan pintu .

Aku sudah berjalan kembali ke ranjang pasien dengan bantuan walker .

" Mah.., kenapa gak nunggu Papah dulu " Mas Hardi membantu ku naik ke atas ranjang dan meraih botol infus yang sedikit berwarna merah oleh darah yang sempat mengalir ke selang infus.

" Pagi Ibu.. , wah selang nya berdarah, biar saya bersih kan dulu " Suster tersenyum ramah , mengerjakan tugas nya membersih kan darah yang membeku di selang infus.

" Jangan lupa Ibu, hari ini jadwal terapi dengan spicholog jam sembilan nanti " Suster tersenyum ramah .

" Terimakasih sus.. " Ucap ku menganggukan badan sembari tersenyum .

" Mau mandi Mah..? " Mas Hardi menatap ku

" Iya aku ingin keramas " Jawab ku .

" Mamah di sini dulu Papah siapin baju dulu " Mas Hardi beranjak ke lemari di dekat pintu, mengambil baju ganti ku dan baju nya juga .

Berjalan ke pintu mengunci nya lagi , lalu mengangkat tubuh ku ke dalam kamar mandi.

Mas Hardi membantu ku membersih kan seluruh tubuh usai junub semalam, sembari Dia pun ikut membersihkan diri bersama ku.

Usai mandi bersama Mas Hardi membantu ku mengenakan baju , mengangkat tubuh ku di dudukan ke sofa sesuai permintaan ku, tanpa ku minta Dia membantu mengering kan rambut yang masih basah . Dan membuka kembali kunci kamar.

Pintu di ketuk dari depan lalu terbuka seorang petugas rumah sakit menyodor kan nampan jatah sarapan .

" Sarapan nya Ibu , selamat menikmati " Ucap nya ramah .

" Terimakasih Mas " Ucap ku ramah ku anggukan badan.

Detik berikut nya pintu kembali di ketuk dan terbuka dari luar, Dua orang masuk .

" Selamat pagi , selamat pagi Bu Emil " Sapa Taufan dan Andy ramah bersamaan dengan seulas senyum ramah.

".Selamat pagi juga Pak Taufan .., Pak Andy.." Jawab ku ramah dengan seulas senyum ..

Mereka tersenyum sembari memberi kode yang tak ku mengerti saat melihat Mas Hardi menyisir rambut ku .

" Jangan cengengesan bawa sini laporan kalian " Perintah Mas Hardi menatap tajam ke arah mereka .

" Eeehheeemmm hebat nya bos kita ndi.. di rumah sakit aja bisa ciptain hujan lokal..aghh luar binasa ... haha hahaaa " Goda Taufan dengan lirikan nakal ke arah Mas Hardi . Dan mata mereka tertuju ke leher jenjang putih ku yang di penuhi noda merah keunguan bekas kerja Mas Hardi semalam .

" Tutup mata kalian atau mau aku jadi kan pengangguran .., berani sekali kalian menatap isteri bos seperti itu " Bentak Mas Hardi kesal dengan tingkah kedua asisten nya .

Aku tertunduk malu, reflek ku tutupi leher ku dengan rambut panjang ku yang belum terlalu kering.

" Aaaaggghhhh siap Bosku.. Maaf khilaf.. " Ucap mereka bersamaan memaling kan pandangan mereka ke luar kamar, sambil cengengesan .

Mas Hardi mengajak mereka keluar ruangan, menuju ruanh tunggu di dekat ruang perawat.

Membaca berkas - berkas yang mereka bawa, mempelajari nya lalu menandatangani. Aku keluar ruangan menggunakan walker dengan di bantu Ainun yang hari ini mendapat tugas membersih kan ruangan ku memegangi besi pengait botol infus, menuju taman di sebelah ruang perawat, seperti hari - hari yang lalu .

Sekilas ku lihat Erza di ujung taman dekat ayunan duduk di salah satu bangku buatan dari semen, mengenakan Hoodie hitam, menutup sebagian wajah nya dengan masker seperti kemarin , mengenakan kaca mata rayben biru, menatap ke arah ku, tersenyum di balik bias sinar mentari pagi .

Dia berjalan hendak mendekat ke arah ku namun urung di lakukan dan tetap berjalan di lorong yang memisah kan antara ruang pasien dan taman menuju lift saat di lihat Mas Hardi dan kedua asisten berjalan ke arah ku saat tak menemui ku di dalam kamar .

Andy sempat bersenggolan dengan Erza yang tetap cuek berjalan tanpa menghirau kan permintaan maaf Andy kepada nya .

" Tu orang aneh banget, di ruangan sejuk seperti ini masih pake hoodie, nutupin wajah pake masker masih pake kacamata rayben lagi.., sudah serupa ninja aja " Gumam Andy .

Mas Hardi membalikan badan mengalih kan pandangan ke arah orang yang di maksud oleh Andy, insting tajam nya membuat Dia curiga dengan apa yang Andy ucap kan barusan. beruntung nya bersamaan dengan Mas Hardi membalik kan badan,.Erza terlebih dulu masuk ke dalam lift .

Taufan dan Andy mendekat ke arah ku untuk berpamitan setelah urusan dengan Bos nya selesai. Mas Hardi memberitahu rencana kunjungan karyawan - karyawan nya dengan beberapa rekan bisnis dan suplier menengok ku sore nanti .

1
Iyang
kok tidak lanjut.. padahal aku suka banget
mira maryati
please masih ada kah KA othornya pengennn lanjutttt kisahnya
Nur
Ya Alloh ini pdnulis bikin jantungan nahan emosi
Nur
semangat aja menulisnya biar semakin lancar
Nur
Diawal romantis ...ujung ujung gnya
Nur
Astaghfirillaah Hardiiiii...masih mentingin juniorrr...gw potong juga tuh juniornya
Nur
Sebal tuh bapaknya harfi
Nur
Emiiillll ...kamu lemah. Ayo bangkit
Nur
Hardiiiii...lo congong abis
Nur
Baru baca...sepertinya menarik. semangat berkarya thor
Aku Mira
karya terbaikkkk tapi sayangggg up nya putuss
Aku Mira
please lanjut thorrr aku nunggu di taun 2020 sekarang 2024 belum ada hilal upp😭😭😭
Siti Zaenab
warbiasa Thor,,up lgi Thor kgn Emil n hardi
Siti Zaenab
saking rindunya sampe 4 X baca novel ini
Shifa Burhan
aku heran dengan reader2 dan author yang kebaperan dan memandang antonio lelaki baik dan semua yang dilakukan antonia adalah tidak salah

coba sosok antonio hadir dalam hidup kalian tapi versi wanitanya alias ada wanita lain (yang sifat kayak antonio) yang mencintai suami kalian dia memuja suami kalian sebagai kekasih hati, dia melindungi suami kalian, dia selalu memantau suami kalian, dia selalu menjaga suami kalian, dan saat suami kalian ada masalah dia akan datang bak pahlawan dan dia menyalahkan kalian karena tidak bisa menjaga suami kalian
apakah kalian juga akan memandang baik pada wanita lain itu yang menyukai suami kalian itu

jadi wanita jangan egois jika kalian tidak suka pada wanita lain yang suka pada suami kalian, maka kalian juga harus tegas pada pria lain yang suka pada kalian alias jangan kebaperan dengan kebaikan pria lain,

fakta pemeran utama wanita adalah sudut pandang author dan reader2 wanita yang artinya author dan readernya memposisikan diri mereka sebagai pemeran utama wanita
Aku Mira
hardi benar benar sayang ma emil cuman caranya berbeda dari yang lain
kenapa ya udah baca berulang kali tapi tidak bosan bosan
NO NAME
.
Kardus Indomie
bangun thor skrg udah tahun 2022 🥲
Kardus Indomie
bukan bahasa aceh ini . ini lebih ke bahasa palembang . malah ada sdikit bhsa padang . author ngawur wkwk
Apriantiyanti
gimana mau buka hati orang kasar gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!