NovelToon NovelToon
Gadis Polos Kesayangan Tuan Mafia

Gadis Polos Kesayangan Tuan Mafia

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:525.6k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Sebelum lanjut membaca, boleh mampir di season 1 nya "Membawa Lari Benih Sang Mafia"

***

Malika, gadis polos berusia 19 tahun, tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah hanya dalam satu malam. Dijual oleh pamannya demi sejumlah uang, ia terpaksa memasuki kamar hotel milik mafia paling menakutkan di kota itu.

“Temukan gadis gila yang sudah berani menendang asetku!” perintah Alexander pada tangan kanannya.

Sejak malam itu, Alexander yang sudah memiliki tunangan justru terobsesi. Ia bersumpah akan mendapatkan Malika, meski harus menentang keluarganya dan bahkan seluruh dunia.

Akankah Alexander berhasil menemukan gadis itu ataukah justru gadis itu adalah kelemahan yang akan menghancurkan dirinya sendiri?

Dan sanggupkah Malika bertahan ketika ia menjadi incaran pria paling berbahaya di Milan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Malika duduk menunggu. Hari sudah mulai petang, dan udara dingin mulai menyelimuti kota. Ia menarik jaketnya erat-erat, menatap cemas ke arah jalan.

Entah siapa yang gadis itu tunggu. Paman Albert bilang ia akan menjemputnya, tetapi sampai sekarang Paman Albert belum datang. Malika yakin kelasnya sudah selesai sejak setengah jam yang lalu.

Ia mengeluarkan ponsel tuanya. Tidak ada pesan. Ia ragu menelepon mansion utama karena takut mengganggu Tuan Muda Alexander.

“Mungkin Paman Albert macet,” gumamnya, mencoba menenangkan diri.

Malika tidak tahu bahwa Albert saat ini sedang disibukkan oleh Jimmy yang tiba-tiba memberinya pekerjaan yang mustahil selesai dalam waktu singkat, sengaja agar Albert tidak bisa menjemput Malika.

Malika berdiri, melompat-lompat kecil untuk menghangatkan kakinya. Area halte ini memang sepi. Balai pelatihan berada cukup jauh dari keramaian pusat kota.

Ia tiba-tiba merasa cemas. Suasana ini mengingatkannya pada malam-malam buruk di masa lalu, malam-malam ketika Paman Jhon menjualnya.

Saat ia sedang sibuk dengan pikirannya, sebuah mobil mewah hitam terparkir tidak jauh dari halte.

Di dalam mobil itu, Kaylin sedang menghubungi anak buahnya. Wajahnya cantik, tetapi tatapannya dipenuhi kebencian dingin.

“Kalian sudah di posisi?” tanya Kaylin dengan suara pelan dan menuntut.

“Sudah, Nona Kaylin. Kami siap,” jawab suara di seberang sana.

Kaylin menatap Malika yang tampak sendirian dan rapuh di halte. Kemarahannya mendidih. Dia, yang resmi menjadi tunangan Alexander, tidak pernah diperhatikan seperti itu. Alexander selalu bersikap dingin dan mengabaikannya.

“Aku ingin gadis itu kapok,” ujar Kaylin. “Bayaran akan aku tranfer. Terserah apa yang kalian lakukan padanya. Sebelum Alex datang gagahi dia. Aku ingin dia merasakan sakit apa yang aku rasakan saat diabaikan oleh Alex.”

Pria di seberang sana mengangguk. “Kami mengerti, Nona.”

Kaylin menutup telepon. Ia tidak ingin melihat kekerasan itu secara langsung, tetapi ia ingin Malika lenyap dari pandangan Alexander.

“Permainan akan dimulai. Sekarang waktunya berdandan dan menuju rumah Alex. Dia pasti sudah menungguku.”

Ya, malam ini keluarga Kaylin akan berkunjung ke kediaman Frederick seperti rencana.

*

*

Karena sepi, kedua pria berbadan besar itu jadi leluasa bergerak. Mereka keluar dari mobil van putih yang diparkir beberapa puluh meter di belakang halte.

Malika menyadari kehadiran mereka. Instingnya langsung berteriak bahaya. Ini adalah tipe pria yang ia temui di klub malam. Pria yang menakutkan dan penuh ancaman.

“Halo, Cantik,” sapa salah satu pria itu dengan seringai menjijikkan. “Tunggu siapa sendirian di sini?”

Malika mundur selangkah, jantungnya berdebar kencang. Ia memaksakan diri untuk tenang. “Lika sedang menunggu Paman Albert. Dia sebentar lagi datang.”

Pria kedua tertawa keras. “Paman? Pamanmu sepertinya lupa, Nona. Lebih baik ikut kami saja. Kami akan mengantarmu ke tempat yang lebih hangat.”

“Kami ingin mengajakmu tidur,” kata pria pertama, matanya penuh nafsu.

Seketika, Malika mengingat saat ia dijual ke klub. Ingatan akan ketakutan, kegelapan, dan rasa tak berdaya itu menyerbu otaknya. Rasa ngeri yang sama persis kini melumpuhkan kakinya.

Ia harus lari.

Malika berbalik dan mencoba berlari secepat mungkin, tetapi halte itu berada di jalan raya sepi.

Pria-pria itu bergerak lebih cepat dan lebih kuat.

Pria kedua meraih lengan Malika dengan cengkeraman keras.

“Mau lari ke mana, Sayang? Tuanmu sudah bayar mahal agar kau mendapat pelajaran,” bisiknya tepat di telinga Malika.

“Lepaskan Lika! Lika tidak mengenal kalian! Paman Lika akan datang!” teriak Malika panik, meronta-ronta sekuat tenaga.

Ia mencoba meminta tolong, tetapi suaranya hilang di tengah suara angin dan raungan truk yang sesekali lewat jauh di kejauhan.

Sayangnya, tidak ada siapa pun yang lewat.

“Siapa pun, tolong Lika!” teriaknya dalam hati, penuh keputusasaan.

Tiba-tiba, dari kejauhan, sorot lampu mobil sport yang sangat terang menerangi jalan. Suara mesin yang meraung kencang, menembus kesunyian.

Malika tidak tahu siapa itu, tetapi ia meneriakkan satu nama dengan sisa tenaganya.

“Tuan! Tolong Lika!”

Mobil itu meluncur mendekat dengan kecepatan yang mengerikan, seolah malaikat maut sedang terburu-buru.

1
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Please.. aku gk nyaman bgt dia manggil sebutan dia sendiri dengan nama "Lika" berasa Alex sama anak kecil.. huhuhu..
Yulvita Darnel
om roti sobek
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Kalo Malika anak pertama Theo-Jennifer, pastinya lebih tua usianya dibanding Kaylin.. tp kok kyknya lebih dewasa Kaylin yaa..?
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
BTW usia alex disini berapa sih..? Kok malika kyknya masih anak anak bgt yaa sampe manggil Alex om..
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Malika kira kira anak siapa yaa..? Theo dan Jenifer.. tp bukan Malika kan namanya..
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
agak gak nyaman baca Malika mendeskripsikan dirinya "Lika" pada saat bermonolog sendiri.. lebih enak "Aku" kyknya.. 😁😁
𝗥𝗵𝗮𝘇 ♛
Alex.. mulut pedasmu ttp aja yaa 🤣🤣🤣
Rita Juwita
/Good//Good/
Shofi Nala
bagus tidak berbelit belit
christina paya wan
kenapa watak lika seperti org yg bodoh2.kalau polos takkan lah perangai seperti kanak2 yg tak mengerti apa2.
Tie_noel
🤣🤣🤣 Malika kecaaap
herlin meigo
ceritanya bagus terimakasih 👍
Senja: Terima kasih juga sudah mampir kk🙏
total 1 replies
tiniteyok
suka novelmu yang ini kak, lucu banyak ketawa karena kepolosan Malika si nyonya Frederick
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
Melki
akhirnya....
Fortu
Nikahnya ga ada orang tua Alex??
Fortu
Jadi teringat sumpah siapa ya tentang pabrik kerupuk itu???? 🤣🤣🤣🤣😆😆😆
Fortu
Jangan biarkan malika ikut Alex bahaya itu, secara dilihat Theo lemah banget
Fortu
Jimmy denger tu abangnya ga setujuh😆🙈🙈
Fortu
😁😁😁😁😁Jiminaaaaa 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!