NovelToon NovelToon
Kanz & Ariana

Kanz & Ariana

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Nikahmuda / Cintapertama
Popularitas:30.4k
Nilai: 5
Nama Author: yhani_HT

{ Lanjutan dari cerita SAHABAT KU AYAH PUTRI KU tapi ini tentang Kanz dan Ana }

Kanz Altaf Siagian, seorang ketua OSIS di sebuah sekolah,ia memiliki wajah yang sangat tampan dan banyak di idolakan oleh kaum hawa .

Melihat dari latar belakang nama nya Kanz bukan orang sembarangan namun pria itu memilih untuk menutupi dan hidup seperti orang lain ,hidup yang damai itu tiba-tiba kacau setelah kehadiran wanita bar-bar .

Ariana Gauri Aleena nama wanita itu ,yang selalu membuat Kanz habis kesabaran nya namun siapa sangka berjalannya waktu keduanya semakin dekat.

Hingga terjadi sesuatu di antara keduanya saat acara puncak sekolah keduanya terpaksa harus hidup bersama !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Hari yang di tunggu-tunggu Ana dan Kanz akhirnya tiba di mana hari pemeriksaan bulanan dan mereka bisa melihat calon baby mereka .

Kanz dengan sigap membantu Ana turun dari mobil seperti biasanya mereka akan memeriksakan kandungan di masion .

Kehadiran keduanya langsung di sambut penghuni masion kali ini Felix dan Aisyah tidak bisa ikut karena keduanya sedang berada di luar kota .

" Sekarang besarnya seperti apa Bang ? " Kanz tersenyum mendengar pertanyaan Aqila " Pengennya bentuk baby Oma " Jawab Kanz .

" Wow kalau itu harusnya kamu buatnya dari 9 bulan yang lalu " Timpal Alan tersenyum.

" Tapi perut Ana tidak terlalu terlihat ya " Ana Elsa memperlihatkan perut Ana yang memang tidak seperti orang hamil .

" Masa sih Oma " Tanya Ana ikut menatap perut nya " Padahal Ana makan banyak lo dan tiap menit pengen makan terus " Lanjut nya tersenyum kuda .

" Bagus dong, dari pada Oma dulu dikit-dikit mual ,pusing pokoknya rasanya itu pengen mau marah terus " Ujar Elvi .

" Bukan lagi pengen tapi memang kerjaan mu marah " Celetuk Henry .

" Ada tamu ? " Peserta di ruangan itu menatap ke sumber suara " Pelan-pelan Adara " Tegur Raymond dingin saat melihat istrinya berlari dan langsung memeluk Daniel .

" ADARA " Suara keras Raymond memenuhi sebagian masion besar itu " Kau ingin mati " Lanjut nya menatap tajam Daniel .

" Padahal Adara sendiri yang memeluk ku " Ujar Daniel menggaruk kepalanya yang tidak gatal .

" Yang bisa menyalakan wanita itu hanya dia sendiri jadi kamu cuma perlu minta maaf " Daniel hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan sikap posesif adik iparnya.

" Aku belum pulang ke rumah " Salwa yang baru muncul di ruangan keluarga langsung memberi laporan pada penghuni ruangan " jadi ini hitungan lembur ya " Lanjut nya menjatuhkan tubuhnya di samping Jeje lalu mencium pipi pria itu .

" Nanti Oma cemburu " Ana mencibirkan bibir kesal .

" Minta sama dia,kenapa menatap Daddy " Ujar Raymond ketus sambil menatap Daniel .

" Nanti Uncle transfer " Jawab Daniel cepat.

" Itu Cucu Daddy " Bantah Salwa tak mau kalah .

" Jangan terlalu rakus " Ujar Henry ketus membuat Salwa cemberut.

" Salwa hanya bercanda Opa " Jawab Salwa kesal .

" Ini kapan cucu Oma mau di periksa ? " Ujar Elvi yang sudah mulai jengah mendengar perdebatan yang tidak akan ada ujungnya.

" 5 menit Oma " Salwa mengakat jari-jari tangan nya " Salwa makan dulu sebentar" Lanjut nya lalu berdiri meninggalkan ruangan itu .

" Pelan-pelan saja makannya Salwa " Jeje sedikit meninggikan suaranya karena wanita itu sudah tidak terlihat lagi .

...----------------...

Kini Ana sudah berbaring di atas tempat tidur peralatan pun sudah berada di samping nya .

" Gimana perasaan nya ? " Tanya Salwa sambil memakai handscoon " Deg-degan Aunty " Jawab Ana pelan .

" Tapi kayanya yang lebih deg-degan ayah nya " Salwa melempar pandangan ke arah Kanz membuat pria itu salah tingkah " Apa lagi kakek sama neneknya " Sepasang suami istri itu langsung tertawa .

" Bang tolong pakaian Ana di angkat ke atas tapi sedikit saja" Kanz langsung mengikuti ucapan Salwa hingga perut Ana terlihat dan Risna pun langsung menutup bagian bawah menantunya.

" Sudah kelihatan ya " Salwa tersenyum melihat perut Ana yang sudah menonjol " Apa itu tandanya anak Kanz sehat Aunty ? " Tanya Kanz penuh harap.

" Kita langsung periksa saja tahu jawabannya tapi sepertinya sehat " Jawab Salwa .

" Kita periksa ya " Kanz langsung mengaguk begitu juga yang lainnya.

Ana ,Kanz dan kedua orangtua Kanz langsung menatap ke arah layar yang ada di samping dan depan mereka begitu juga Salwa sambil menggerakkan trandducer .

Mata Kanz langsung berbinar saat melihat bulatan kecil yang ada di layar .

" Sudah besar " Cicitnya tersenyum lebar.

" Ini " Salwa menggerakkan trandducer nya mencari posisi yang pas " Tonjolan kecil ini mata ,hidung dan kuping nya memang kepalanya agak sedikit besar karena otaknya berkembang dengan pesat " Terang Salwa .

" Apa itu normal Aunty " Tanya Ana pelan .

" Normal dong , lihat panjang dan lebarnya 2,5 cm dan beratnya 10 gram seperti nya dia akan seperti ayah nya " Senyum Kanz langsung melebar " Harus " Jawabnya semangat .

" Di usia ini janin sudah mulai bergerak tapi belum terasa oleh ibu nya dan organ dalam nya juga mulai berkembang " Lanjut nya tersenyum.

" Alhamdulillah " Ujar Daniel dan Risna bersamaan.

" Aunty boleh tidak Kanz minta foto USG nya seperti biasa tapi kali ini agak di lebih kan " Ana langsung mengalihkan pandangannya ke arah sang suami " Untuk apa ? " Tanya Ana heran .

"Teman-teman Abang pengen juga kata nya " Jawab Kanz .

" Boleh dong,kalau Ana " Ana memalingkan wajahnya saat Salwa menyambut namanya " Tidak udah Aunty " Jawab Ana tersenyum.

" Abang masih ingatkan apa yang harus di hindari " Kanz mengaguk cepat " Masih Aunty " Jawab Kanz .

" HB ? " Salwa tersenyum saat melihat keduanya mematung " Pelan-pelan saja ya " Lanjut nya tersenyum kuda .

" Itu Aunty " Suara Kanz tertahan di tenggorokan nya antara ingin memberi tahu Salwa atau tidak " Kenapa ? " Tanya Salwa sambil membersihkan perut Ana " Abang " Ana memanggungkan bibirnya kedepan wajahnya sudah merah seperti kepiting rebus membuat Daniel, Risna dan Salwa tertawa .

" Tidak papa bang asal pelan saja dan waktunya di kurangi, Aunty juga dulu seperti itu pengen selalu di sentuh mungkin Bunda juga ? " Risna mengaguk membenarkan " Bahkan Bunda dulu harus ke kantor Ayah demi pengen di sentuh " Ana langsung memalingkan wajahnya ke samping karena malu.

" Berarti itu normal ya Aunty ? " Salwa mengaguk tersenyum " Seperti ucapan Aunty bulan lalu hormon ibu hamil itu berubah-ubah tapi tidak semua hal harus Abang turuti lebih bagusnya tanya Aunty dulu atau bunda atau yang lainnya contohnya terutama makanan " Kanz mengaguk sebagai jawaban nya .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dukung terus Kanz dan Ana menjadi novel favorit kalian 😘 😘 😘

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunga dan juga ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐

1
Nefsa Es Cha
kuat benget anisa
Serli Hayati
😭sedih AQ bcanya..
💙eoniewie💙
akhirnya come back lagi setelah sekian lama
semangat terus up-nya 💪🤗
Mommy_Mk: terimakasih 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
ningnong
baguuus skali, klu bisa pnjut dong kak 😍😍
ningnong
kak lnjut dong😍
Anonim
Lanjutkan episodenya
Ata Darmi
kmn KK..sehat kah,,.udh lama gk update ceritanya..udh kangen ni kelanjutannya🤭🙏
Nofita Sari
kamu hamil sma siapa hanum😭
david 123
kisah awal yg mengaru birukan hati ,nikah muda ya...lanjut thor
Nofita Sari
nggak bisa nahan tawa aq🤣🤣🤣🤣
Mommy_Mk: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Rika Amelia
Salwa anak siapa ya,aku lupa🤭trus nikah ma siapa😃
Anonim
siagian mah orang batal thor🤭
Apthiana Devi
bikin lagi cerita lanjutan keluarga nya
ghina suabey
sangat menarik
Nofita Sari
hamil dn punya baby🤣
Mommy_Mk: 😘😘 😘 hayooo
total 1 replies
💙eoniewie💙
anak......🤭
lanjut dan semangat terus💪💪
Mommy_Mk: 😘😘 makasih cantik
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!