NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Tuan Kazarov

Obsesi Gila Tuan Kazarov

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:890
Nilai: 5
Nama Author: Kiandra_Reinn

Dominic Kazarov.
Seorang pria tampan, dingin, dan berbahaya. Pemimpin kelompok mafia paling ditakuti, sekaligus pemilik perusahaan raksasa DK Company. Semua orang mengenalnya sebagai monster yang tak memiliki belas kasihan.
Namun semuanya berubah setelah pertemuan keduanya dengan seorang gadis muda yang pernah menolongnya saat ia terluka.
Awalnya hanya rasa penasaran. Lalu berubah menjadi ketertarikan. Hingga perlahan menjelma menjadi obsesi yang memabukkan.
Dominic tidak hanya menginginkan gadis itu berada di sisinya.
Ia menginginkan senyumnya, waktunya, hidupnya... bahkan kebebasannya. Dominic memilih cara yang paling kejam untuk mendapatkannya. Sebuah ancaman berdarah ia berikan dengan melukai salah satu teman gadis itu, memaksa sang gadis untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang tak ia kenal.
terjebak dalam dunia mafia yang gelap dan berbahaya, sang gadis harus memilih.
Melawan pria yang terobsesi padanya atau menyerah pada cinta seorang monster kejam itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiandra_Reinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perangkap Dominic

Saat ia masih terpukau, sopir tadi keluar,membukakan pintu mobilnya penumpang tempatnya duduk.

"Mari ikut saya nona, tuan sudah menunggu di ruangannya" Pria itu berjalan lebih dulu disusul oleh nayara di belakangnya.

Didalam mereka tiba di depan privat lift, semua ornamen terlihat begitu mewah, ia bisa menilai jika harga setiap barang di tempat ini mencapai puluhan juta bahkan mungkin ratusan atau lebih.

Lift berhenti di lantai ketiga, saat pintu lift terbuka,ia keluar dan melihat di ujung koridor berdiri dengan kokoh nya dua pintu besar dengan ukuran khas.

Pria itu berjalan lebih,saat tiba didepan pintu,dia mempersilahkan nayara untuk masuk kedalam.

"Mari nona, tuan sudah menunggu di dalam"

"Kau tidak ikut masuk?" Tanya nya.

Pria itu hanya diam lalu berbalik kembali masuk ke dalam lift.

Nayara berjalan mendekat dan membuka pintu raksasa tersebut. Saat pintu terbuka perlahan, suasana berbeda sangat terasa di dalam ruangan itu, setiap detail benda seperti memiliki kekuatan magis yang mampu membuat seseorang terkesima sekaligus terancam. Ruangan itu bahkan terasa lebih mencekam karena berwarna lebih gelap, berbeda dengan saat pertama kali ia masuk tadi.

"Kau akhirnya datang,sayang" Suara baritonnya terdengar rendah dan berbahaya.ia masih duduk di kursi kebesaran miliknya, tanpa berbalik.

"Siapa kau? kenapa kau membawaku kemari?dan kenapa kau melukai temanku? " Rentetan pertanyaan terus naya lontarkan.

Pria itu berbalik,melihat nayara dengan dengan senyum mengerikan nya.

"Apa kau melupakanku,hm? "

Nayara melihat dengan jelas wajah pria yang saat ini tengah duduk didepan meja.

"Kau? bukankah kau pria yang menyelamatkanku waktu Di Dermaga dan pria yang aku selamatkan malam itu? "

Ia masih mempertahankan senyum mengerikan itu.

"Ingatanmu cukup bagus sayang, kemarilah dan duduk disini" Dominic menepuk pahanya seakan memberi perintah pada gadis itu untuk duduk dipangkuannya.

"Kau brengsek! kenapa kau melakukan ini,huh? kau bahkan melukai temanku, apa salahku? apa karena aku menabrakmu waktu Di Dermaga hari itu? aku bahkan tidak sengaja menabrak tubuhmu yang seperti batu itu, apa kau terluka karena hal itu, jadi kau ingin membalas dendam padaku, benar begitu? "

"Hei dengar tuan tampan...tidak...tidak... Maksudku tuan batu bukankah aku sudah menyelamatkan mu waktu itu, bukankah itu berarti kita impas, lalu kenapa kau melakukan ini padaku? " Dadanya naik turun karena marah.

Dominic menatap nayara dengan ekspresi datar, siku tangannya bertumpu pada tepian kursi kerja nya sambil menyangga pipi,sedangkan tangan kirinya berada diatas meja marmer, jemarinya mengetuk perlahan menciptakan bunyi berirama yang membuat suasana semakin menekan.

"Apa kau sudah selesai bicara? "

"Belum.. Aku bahkan ingin sekali memakimu tuan"

"Kalau begitu kemarilah dan maki aku sepuasmu"

"Kau... Dasar pria mesum"

"Aku tidak memiliki banyak kesabaran, jadi kau mau kemari duduk dipangkuanku dengan tenang atau kau ingin aku yang menyeretmu kemari,sayang"

“Kau…” nayara bahkan tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Pria di hadapannya itu mampu membuat seluruh kata-kata seakan menghilang begitu saja dari pikirannya.

“Mendekatlah.” Suara Dominic terdengar rendah namun penuh tekanan. “Kau tentu tidak ingin aku melukai teman-temanmu seperti tadi, bukan? Jadi, menurutlah.”

Sejenak ia ragu untuk mendekat, walau awalnya ia menyukai pria di hadapannya ini tapi sekarang semua berubah setelah apa yang terjadi pagi tadi pada temannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!