NovelToon NovelToon
Terikat Takdir

Terikat Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Menikahi tentara / Perjodohan
Popularitas:56.1k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Jodoh itu rahasia Allah. Takdir juga Allah yang menentukan. Tidak ada siapapun makhluk di dunia ini yang tau selain Dia.

Alea Widya Laksono (35 tahun) dinyatakan telah sembuh usai tiga tahun menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Di usianya yang semakin bertambah, kedua orang tuanya cemas karena jodoh tak kunjung datang untuk putri mereka.

Suatu hari Alea akhirnya pasrah untuk menerima perjodohan yang disodorkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang berasal dari kalangan militer. Lelaki itu bernama Mayor Prabu Rasyid Wicaksono (38 tahun) yang berstatus duda tanpa anak.

Konon kabarnya, pernikahan Mayor Prabu sebelumnya harus kandas karena masalah ranjang. Desas-desus beredar bahwa sang suami yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) tersebut menderita impo_ten.

Apakah benar faktanya seperti itu? Benang merah seperti apa yang pada akhirnya mengikat takdir antara Mayor Prabu dengan Alea.

Simak kisah mereka.💋
Bagian dari Novel : Permata Hatiku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 - Kinan vs Alea

"Mas Prabu sedang tidak ada di rumah," jawab Alea dengan nada suara rendah, namun terdengar datar.

Senyum kesopanan yang Alea tampilkan sejak awal melihat mantan istri Prabu di rumah dinas, seketika luntur usai mendengar cecaran Kinan barusan. Bahkan nada suara Kinan semakin meninggi dan menginti_midasinya. Hal ini membuat Alea menjadi hilang respect pada Kinan.

Padahal Alea tak ingin mencari urusan atau masalah apapun dengan mantan istri dari suaminya tersebut.

"Kamu kira aku anak TK!" seru Kinan. "Aku udah tau kalau Prabu enggak ada di rumah. Aku sudah satu jam nunggu di sini buat tanya ke kamu langsung mengenai Prabu. Kamu rapat ibu-ibu Persit lama banget! Gak tau kalau ditunggu tamu di rumah!" desisnya.

"Maaf, Mbak Kinan. Saya tidak tau kalau mbak mau bertamu ke rumah. Sedangkan jadwal rapat ibu Persit siang ini sudah tersusun di agenda sejak dua minggu yang lalu. Di sini yang punya keperluan adalah Mbak Kinan, bukan saya. Jika tak bersedia menunggu, sejak tadi seharusnya Mbak Kinan bisa pulang. Pintu masuk dan keluar komplek ini tetap sama," balas Alea.

"Dasar brengsek! Aku pikir dia wanita hijab dari udik yang tak pandai bicara. Ternyata lumayan juga keluarga Wicaksono cari menantu baru yang menggantikan posisiku," batin Kinan.

Bagi Alea, Kinan adalah masa lalu Prabu. Ia tak mau mencampuri. Akan tetapi, bila ranah rumah tangganya diganggu atau diusik dengan hal tak penting dari Kinan, maka Alea tak segan-segan bisa menjadi macan atau harimau sekalian untuk menerkam lawannya demi mempertahankan apa yang dimilikinya saat ini yakni Prabu, suaminya.

"Apa kamu sebagai istrinya tak tau di mana Prabu? Apa dia lagi dinas luar pulau atau ke mana?" desak Kinan yang kesabarannya sudah di ujung urat nadinya.

Entah mengapa, ia begitu cemburu dan marah karena mengetahui Prabu menikah lagi. Boleh dibilang Kinan masih gagal move on dari Prabu. Walaupun bibirnya menampik, tapi hatinya berkata lain. Cinta untuk Prabu masih menjadi rajanya di dalam sana.

"Tentu sebagai istri saya tau di mana Mas Prabu," jawab Alea terdengar santai.

"Cepat katakan!"

"Maaf, kalau boleh tau ada urusan apa Mbak Kinan mencari suamiku?"

"Itu bukan urusanmu!"

"Sejak Mbak Kinan bercerai dari Mas Prabu dua tahun yang lalu, mbak tak ada hak apapun pada beliau. Harta gono-gini sudah Mas Prabu tunaikan dan berikan pada Mbak Kinan. Tak ada anak yang menjadi pengikat kalian. Lantas, apa masih ada urusan antara kalian berdua yang belum selesai?"

"Asal kamu tau, keluargaku dan Prabu itu udah kenal lama. Keluarga Salim dan Wicaksono itu bersahabat. Walaupun kami berdua sudah berpisah, kamu gak ada hak memutus persahabatan keluarga kami. Mengerti?"

"Saya mengerti sekali. Mas Prabu pernah mengatakan pada saya bahwa tidak pernah memutuskan hubungan baik antara keluarga Mbak Kinan dengan keluarga mertua saya,"

"Nah, itu kamu ngerti. Kenapa aku tanya dan mau ketemu Prabu saja kamu persulit?"

"Saya istri Mas Prabu sekarang. Apa saya salah jika bertanya urusan Mbak Kinan ingin bertemu suamiku?"

"Bener-bener sialan!" gerutu Kinan dalam hati.

"Oke, aku ke sini cuma sebagai perwakilan dari teman-teman dekat Prabu. Kamu pasti tau aku dan Prabu udah kenal sekaligus pacaran sejak SMA. Teman-teman kami kaget mendengar Prabu menikah lagi karena tak ada undangan yang diterima. Kami bermaksud kumpul-kumpul seperti biasa dan ingin mengucapkan selamat atas pernikahan Prabu yang kedua," jawab Kinan terpaksa sedikit berbohong.

Faktanya, teman-teman lama Prabu dan Kinan memang cukup terkejut mendengar kabar pernikahan kedua tersebut. Namun ajakan kumpul bersama itu hanyalah celetukan Kinan karena merasa terpojok dengan pertanyaan Alea tadi. Padahal ia belum janjian dengan teman-teman lain semisal mengadakan acara kumpul bersama untuk perayaan kecil atas pernikahan Prabu yang kedua.

"Nanti akan saya sampaikan hal itu pada Mas Prabu. Apa ada hal yang lainnya?"

"Gak ada. Aku permisi!" seru Kinan seraya melangkah pergi tanpa kesopanan karena hatinya dong_kol dengan penyambutan Alea yang seakan tak menyukainya.

Tak sadar jika sikapnya sendiri pada Alea sama sekali tak punya etika. Sikap orang lain ke kita sebenarnya adalah pantulan cermin sikap diri kita sendiri.

Jika kita baik, maka orang lain akan menghargai. Akan tetapi bila kita tak punya adab, maka jangan berharap balasan yang baik dari orang lain untuk kita.

Bruuummm...

Suara deru mobil Kinan terdengar jelas. Sedan hitam mewah itu pun melaju kencang meninggalkan kediaman rumah dinas Prabu.

☘️☘️

Bik Sari berjalan menghampiri Alea setelah pintu utama ditutup rapat.

"Astaghfirullah, kok ada manusia kayak gitu!" seru Bik Sari.

Alea hanya tersenyum mendengarnya.

"Kalau saya gak ngehormati dia sebagai mantan istri komandan, udah saya usir sejak dia berani injak kaki di komplek ini!" gerutu Bik Sari.

"Maaf, Neng Alea. Tadi bibik gak ada pilihan lain akhirnya buka pintu buat kunti_lanak satu itu dan duduk di ruang tamu sambil nunggu Neng Alea pulang rapat," imbuhnya.

"Iya, gak apa-apa. Saya gak nyalahin Bik Sari kok," ucap Alea.

"Telinga saya sejak tadi panas dengar dia ngoceh dan marahin Neng Alea. Kalau misal ada laser di mata saya ini, udah saya laser tuh mantan istri komandan. Biar dia langsung saya kirim bertemu Tuhan! Jadi orang kok nyebelin banget! Ora due unggah-ungguh!" desis Bik Sari.

"Tapi saya suka cara Neng Alea bikin dia mati kutu. Bu komandan memang keren," puji Bik Sari.

"Ah, bibik bisa saja. Hehe..." sahut Alea seraya ikut tertawa kecil.

"Ayo, Neng Alea sekarang buruan mandi terus dandan cantik." Ucap Bik Sari tiba-tiba seraya menarik tubuh Alea agar segera masuk ke dalam kamar.

"Ini masih jam dua siang. Memangnya kita mau ke mana Bik?" tanya Alea sedikit heran dan bingung.

"Tadi sebelum kunti_lanak datang ke sini, komandan telepon ke bibik. Sore ini pesawat komandan pulang. Komandan minta dijemput di bandara sama Neng Alea. Pak Cahyo juga udah siap di parkiran komplek,"

"Mas Prabu pulang?"

"Iya, Neng."

"Mas Prabu ada pesan lain ke bibik buat saya?"

"Gak ada. Cuma minta jemput saja ke bandara,"

"Aneh. Tumben Mas Prabu minta jemput segala. Biasanya pulang langsung ke sini sendirian," batin Alea.

Bersambung...

🍁🍁🍁

*Ora due unggah-ungguh\=tidak punya tata krama atau sopan-santun.

1
Popo Hanipo
hooo ternyataaaa
Nena Anwar
bisa saja Ayahmu berbohong Prabu
Nena Anwar
semoga tak ada kata trauma kambuh lagi
Nena Anwar
semangat Alea ayo pake baju dinas malam mu untuk menyenangkan Prabu
Dozky 2 Crazy
Naah lhoooo jangan jangan
YuWie
hoho..benar dugaanku di bab berapa itu di awal2.. impotennya prabu krn blm ketemu lembah yg sdh pernah dia rasakan sebelumnya.
Yulay Yuli
maksudnya🤔🤔🤔 Amelia kan yg kuburannya didatengin prabu.
Yulay Yuli
Asikkk
Ayuk Witanto
pasti ayahmu bohong
Ayuk Witanto
apa mungkin dulu prabu yang merkosa Alea...dan bapaknya yang menyerahkan Alea ..apa mungkin komanya juga terkait masalah ini...makanya di jodohkan sama prabu
Ayuk Witanto
siapa Amelia....🤔
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ruwi Yah
lanjut kak
Eni Istiarsi
wah sepertinya ada misteri yang tersimpan seiring dengan komanya Ayah nya Prabu
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ayuk Witanto
bikin sari gitu loh
Ayuk Witanto
benarkah setia
Sugiharti Rusli
apa saat itu Prabu sedang dalam pengaruh sesuatu, ini ko seperti kejadian dulu sama Bening gasih kasusnya🙄🙄🙄
Sugiharti Rusli
tapi kalo dulu yang menggagahi Alea adalah Prabu, kenapa mereka masing" tidak mengenali wajahnya yah,,,
Sugiharti Rusli
waduh jadi Amelia nama yang dulu pernah Prabu rudapaksa yah ternyata,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!