NovelToon NovelToon
The Way To Be Empress

The Way To Be Empress

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur / Iblis / Transmigrasi ke Dalam Novel / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit
Popularitas:295.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Dewi Agustina

*DI BARENGI PERBAIKAN*


Serena adalah seorang gadis yatim piatu tomboy yang pintar beladiri. saat bekerja ia tak sengaja melihat novel diatas meja. karna tertarik Serena pun membacanya

Namun saat bangun dari tidurnya dipagi hari dirinya berada ditempat yang sangat asing untuk dirinya.

apa yang sebenarnya terjadi pada Serena?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Agustina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

Mood Serena memburuk ketika dirinya bertemu Lucas. Ia sama sekali tak memiliki semangat untuk mencari Izen lagi. Pencarian ia serahkan sepenuhnya pada soul magicnya Luna.

Kakinya melangkah entah kemana. Dirinya mengikuti kemana saja kaki kecilnya membawanya. Tanpa sadar kakinya membawanya ketempat di dekat hamparan air biru luas yakni laut. Kerajaan Mediteran memang dibangun di dekat wilayah perairan laut sekitar satu km dari tepi laut.

Dirinya berada di tebing dengan hamparan bungan dandelion dan bunga soba yang mendominasi lahan hijau itu. Daun Semanggi turut meramaikan suasana hamparan tanah yang luas itu. Rumput paling tinggi hanya sebatas perut Serena saja. Selebihnya hanya setinggi kaki dibawah lutut.

Sangat indah dan terlihat terawat walau sebenarnya tidak ada yang merawat hamparan itu. Alam lah yang merawat ini semua. Keindahan yang bisa ia nikmati adalah hasil kerja keras alam.

"Indahnya kenapa aku tak pernah tau kalau di sini ada tempat seindah ini. Udaranya pun sangat bersih. Berbeda dengan duniaku dahulu."

Serena berjalan ke tengah tengah hamparan. Ada satu pohon yang berjarak sekitar lima meter dari ujung tebing. Pohon itu sangat rindang. Dibawah pohon tak ada satupun rumput yang tumbuh. Seperti seseorang sering ketempat itu.

Bahkan ada sepasang ayunan kayu dan seorang wanita yang sedang duduk di salah satu ayunan itu. Wanita itu menghadap kelaut. Rambutnya berwarna panjang hampir menyentuh tanah.

Serena memberanikan diri memanggil gadis itu. Dengan modal nekat Serena duduk di salah satu ayunan di samping gadis itu. Gadis itu tak merespon bahkan tak menyadari keberadaan Serena.

"Permisi."

Gadis itu tersentak ketika mendengar suara Serena. Gadis itu menoleh menampakkan iris keemasan yang tampak mengintimidasi. Bajunya berwarna ungu tanpa alas kaki.

"Apa aku sangat mengganggu? Aku bisa pergi jika kau merasa tidak nyaman."

"Tidak. Aku hanya sedikit terkejut tak ada seorang pun yang mengunjungi tempat ini selain tuanku dan Helios"

"Ah. Maaf tadi aku tersesat sehingga aku sampai kemari. Namaku Serena."

"Kau bisa memanggilku Ru Ai."

"Ru Ai? Itu terlalu sulit di ucapkan, bagaimana kalau Ai saja?"

"Terserah dirimu.”

Suasana hening menyelimuti keduanya. Tak ada yang berniat membuka pembicaraan. Mereka asyik terhanyut dalam pikiran masing masing sambil menatap lautan. Ru Ai melirik Serena.

"Sihir kegelapan?"

"Ah iya. Aku pengendali sihir kegelapan."

"Kau tidak takut mengendalikannya?”

"Sedikit. Aku awalnya memang sedikit takut karena kebanyakan pengguna sihir kegelapan sering dijauhi. Tapi sekarang sudah tidak papa aku terima saja toh aku tak bisa merubah apa pun."

"Ya. Kau benar pada akhirnya kita harus hidup dibawah takdir. Kita tak bisa memilih apa yang kita inginkan."

Ru Ai menunduk memandang tanah dibawah kakinya. Ia terlihat seperti memikul beban yang berat dan tak mampu ia tanggung sendiri.

"Tempat ini cukup menenangkan untukku jadi hampir setiap hari aku kesini menghabiskan waktu sendiri."

"Apa kau tidak merasa kesepian?"

"Sangat. Tapi aku sama sekali tak punya teman di sini. Karna terikat sumpah dan janji aku tak bisa meninggalkan kekaisaran Mediteran

Aku harus melindungi semua keluarga kekaisaran. Walau itu artinya aku harus membunuh adikku sendiri."

"Apa maksudmu? Kau bukan manusia? Siapa kau sebenarnya?"

"Kau bertanya banyak sekali. Aku jawab satu satu mulai dari pertanyaan terakhir. Sekali lagi perkenalkan aku Ru Ai pelindung kekaisaran Mediteran. Aku memang bukan manusia tapi siluman ular.

Mereka memanggilku pelindung pelindung kerajaan. Karena aku pelindung kerajaan, aku harus terlibat segala peperangan. Dan aku harus melawan pelindung kerajaan musuh yang tak lain adalah adik perempuanku Ru Bai."

"Aku... aku tak tau masalahmu sungguh berat."

"Aku tak memintamu mengerti. Manusia walau tidak banyak, namun sedari awal memanglah makhluk egois, kasar dan tamak."

"Kau benar. Dari semua kenyataan dan cerita di dongeng apapun makhluk paling serakah adalah manusia.”

"Kau tidak marah maksudku kau juga seorang manusia."

"Tidak. Karena aku pun merasakan hal yang sama. Terkadang aku malu sebangsa dengan mereka, sedikit menyakitkan untuk dikatakan."

Mereka tertawa bersama. Serena memegangi perutnya karena sakit sedangkan Ru Ai mengusap air mata di sudut matanya yang berair karena tertawa.

"Kau benar benar manusia yang aneh."

"Ku ambil sebagai pujian. Oh ya Ai kau bilang kau tak punya teman. Apa aku boleh menjadi teman pertamamu?"

"Huh. Aku ini monster. Sungguh lucu juga aku berteman dengan manusia. Terlebih manusianya seorang gadi kecil."

"Aku bukan gadis kecil."

Serena merengut. Dirinya dibilang gadis kecil. Di kehidupan yang lalu ia adalah seorang gadis yang dewasa. Hal itu hanya di tanggapi kekehan oleh Ru Ai.

"Jika ingin menjadi temanku jangan terkejut melihat wujud asliku."

Serena mengangguk mantap. Ru Ai berdiri dari ayunan. Ia berdiri beberapa langkah di depan Serena duduk.

Angin datang membentuk angin puyuh mengelilingi Ru Ai. Ekor ular berwarna merah muncul dari dalam angin. Angin perlahan memudar. Tampak tangan lentik dengan kuku yang cukup panjang. Pada jari jarinya tersemat beberapa cincin emas dengan rantai kecil menjuntai.

Serena melongo melihat perubahan Ru Ai. Bahkan Serena hampir tak berkedip. Sungguh halyang tak terduga.

"Inilah wujud asliku. Kau takut sekarang?"

1
Qiandra Leana Angelica
kadang aq juga merasa begitu "manusia itu lebih iblis dari pada iblis itu sendiri". tanpa sadar kita ini juga melebihi iblis. kalau tidak percaya amati perkembangan sosial media, dan sifat manusia kepada kerabatnya sendiri.. karna rasa iri,dengki,dan kecewa takpernah luput dari manusia itu sendiri, yang bisa menjadikan manusia melebihi iblis itu sendir..
Shen月呀: Mampir kak ke Invisible friend 😄
total 2 replies
Qiandra Leana Angelica
sepertinya laki laki misterius itu salah satu keluarga Serena yang memiliki sesuatu insiden sehingga menghilang, lalu dia mendirikan organisasi itu dan melindungi Serena sebagai adiknya. dan belati yang di bawa kakak Serena itu adalah pemberian dari laki laki misterius itu atau juga yang di sebut dengan kak Al.
Sri Aisyah
lo tanya kenapa ? emang lo siapa 😠😠😠😠😠😠💀💀💀💀
Sri Aisyah
hanya author yang bisa menjelaskan 😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Nadeak Ristaulina
aku baru mampir Thor ceritanya menarik semoga dapat di pertahankan sampai akhir
Dewi Agustina: Makasih ya udah mampir( ꈍᴗꈍ)
total 1 replies
Siti Nurain
👍
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
semangat kk
V᭄ᭃ͢dєͮvͥiͤl₲₲»̶̳͓✧ᴾᴳ ⃫⃟ ⃟⅌
aku mampir kk
Zuckeny Ayu
thor trimakasi sudah up
Andri Ari
thorr aku kok bingung membacanya thorrr....
susah di mengerti....
BUBBYS
Authornya kemana ya? Kok lama bet upnya atau jangan2 pindah lapak? atau authormya hiatus? atau jangan2 authornya sudah.. anu... ihk serem..

SEMOGAAA AJAAA CUMA KARENA HIATUS 1 TAHUN
reader
kapan update lagi nih thor?
selalu di nanti nih ceritanya.
Nofi Natalia
up dong
Blue Twins
Jangan - jangan kamu GAY ya Alex, kok suka sama Herlis
NN
lanjut thor
AfNrl.
Next thor, semangat ya
Wulan Sya A
ella itu kaka pertama serena kah???
Wulan Sya A
thor serena minta penjelasan tuh jawab napa
Inyh05ts _
tuh serena perasaan rambutnya perak kan?
Inyh05ts _
ini pemeran utama serena atau ane ya?😅
bingung sumpah banyak teka-tekinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!