NovelToon NovelToon
ALONE

ALONE

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Obsesi / Psikopat / Tamat
Popularitas:63.4k
Nilai: 5
Nama Author: HASFIFIVE

#ALEXANDER SERIES.

Bagaimana perasaan kalian menjalani kehidupan yang sangat rumit?, seperti pemeran di suatu drama atau film. itulah yang terjadi kepada Yuna seorang Siswi SMA. kehidupannya berubah ketika dia ikut mengejar seorang penjahat bersama ayahnya yang berprofesi sebagai polisi dijepang. bukannya mendapatkan sang penjahat sang ayah justru terbunuh pada insiden itu.

Secara tidak sengaja Yuna terlibat dengan Ketua-ketua mafia yang paling ditakuti dikotanya. Sejauh Apapun Ia ingin melepas diri tetapi Ketua-Ketua Mafia itu selalu saja disekitarnya.

Apakah Yuna Bisa Berhasil lari dari Benang Merah Yang Mengikatnya ? Atau Justru Makin terikat hingga ia tidak bisa melepasnya lagi?

Yuna Akeno
Gadis Yang selalu Ceria dan sangat menyayangi Ayahnya. Hanya gadis Polos yang tidak tau apa-apa. Dia gadis yang Memiliki Kulit Putih Bersih dan wajah yang manis.

Lucas Alexander.
Pria berkebangasaan Eropa Yang memiliki paras sangat Tampan, Kekayaan yang melimpah, Berpengaruh dan ditakuti Di Jepang. Sosok Yang sangat Sempurna. Tetapi dibalik itu semua ia adalah pria yang sangat Kejam Berdarah dingin.

Ryuji Saito Yamada.
Siapa yang tidak kenal dengan Pria ini, Pria ini Adalah Mafia Termuda dari deretan Mafia Di Jepang. Wajahnya Yang sangat Tampan dan memiliki Bibir yang sangat Seksi. Pria ini adalah sosok yang sangat Licik ia melakukan segala cara untuk medapatkan apa yang ia inginkan.

Aurick Isao Takahiro
Pria Berparas Tampan ini, Banyak yang tidak mengetahui kalau ia Memiliki 1 Anak Laki-Laki, dari hasil pernikahannya dengan Istri pertamanya. tetapi banyak Isu kalau meraka tidak lama bercerai dan anak Laki-Laki Itu Tinggal bersama Aurick. Aurick Adalah sosok Yang Sangat Pendiam dan tenang tetapi di balik itu semua ia sering Melakukan Kejahatan, Tanpa sepengetahuan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HASFIFIVE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria Pemarah.

Hiro Baru saja Selesai mengoles Salep di Punggungku. Hening Beberapa Saat. Kulihat Ia dari Arah Cermin, ia juga Menatap ku balik.

"Sudah Selesai?" Tanyaku.

"Sebaiknya Di balut dengan Perban. Agar Lukanya Cepat Kering" ucapnya.

"Turunkan Sedikit Bajumu." Sambungnya.

Hei, Dia Pria Bagaimana Bisa Begitu Entengnya Mengucapkannya Kepadaku. Aku menggelengkan Kepala Pelan, Kulihat dari wajahnya memang Pria ini tidak memiliki Ekspresi, ia yang membuat Luka Ini Ia juga yang mengobati. Setidaknya yang ku mau , Ucapkan Kata Maaf atau Minimal wajah bersalah saat melihatku. Tapi Memang dasarnya ia berwajah dingin.

Aku juga tidak Banyak Berharap Untuk kedepannya, Tapi Aku akan Berusaha akan tidak melakukan Kesalahan. Dan Tidak Melawan. Apa yang mereka Inginkan. Baik Aku akan Melakukannya. Mungkin sampai Mereka Akhirnya Tidak Berfokus Sama ku Lagi. Sampai Mereka Berpikir Aku Tidak Berkeinginan Untuk Pergi. Aku Pasrah sekarang. melawan Pun bisa-bisa Menambah Luka Di tubuhku. Yang awalnya Aku ingin selamat keluar dari mansion ini. Yang Ada aku Bisa Tidak Bernyawa lagi. Yang terpenting Sekarang Hanya Patuhi Mereka.

Kulihat Hiro Mengambilkan Handuk, Lalu ia Serahkan Kepadaku.

"Untuk Menutupi bagian depanmu."

Aku Terdiam Sesaat.

"Cepatlah."

Aku mengambil handuk itu dan Mengikatnya di leher. Aku Menurukan Bajuku. Perlahan Ku Turunkan Lenganku, Hingga Sampai sebatas pinggang. Jujur aku memang tidak memakai Bra  karena tidak mungkin, bisa saja Tali Bra tersebut bergesekan Dengan Lukaku secara Langsung. Karena Dress Ini Cukup Longgar di Tubuhku.

Kulihat Hiro Menatap Lurus ke arah Luka ku.

"Kenapa? Apakah Lukanya Mengeluarkan darah lagi?"

"Tidak."

Saat itu juga Ia berhenti Menatap Lukaku. Ia Mengambil Kain Kasa Yang ada di dalam kotak p3k.

Setelah itu Ia Menyerahkannya padaku. Sejenak Aku bingung.

"Aku akan menyambutnya dari Belakang." Ucapnya.

Mendengar itu Aku meletakkan Kain kasa Itu Di dadaku lalu Menjalankan Buntalan itu Kearah samping Bawah lengan. Setelah Itu Hiro Menyambutnya dari belakang. Begitulah Sampai Seterusnya Sampai Benar-benar Sudah Selesai dan Luka Di belakangku Tertutup Semua.

Aku menaikkan Bajuku. Dan melepas Handuk Di Leherku.

"Terimakasih" Ucapku.

"Pergi Ke Bawah Sarapan."

"Apa Lucas ada di bawah Juga?"

Kulihat Wajah Hiro Berubah Jadi Tidak Suka.

"Gunakan Kata Tuan. Jangan Hanya memanggil Namanya. Kau Kira Kau Siapa? Kau kira kau Istimewa Karena Tuan Lucas sudah menidurimu. Kau Itu Hanya Sebatas Budak Penyalur Nafsu Tuan Lucas saja. Kudengar Kau Sendiri Memang Suka dengan Pria Kaya dan mendekatinya lalu tidur bersama" Desisnya.

Aku Menatapnya Tidak Percaya, Teganya Dia Mengatakan itu kepadaku. Aku Memutuskan Tidak menjawabnya, Dan menghiraukannya aku berjalan begitu saja melaluinya.

Ketika Aku sudah di lantai dasar. Kulihat Hanya Beberapa Pria berpakaian pelayan dan Pengawal yang sedang Sibuk berlalu lalang seperti tengah menyiapkan sesuatu.

Tiba-tiba Ada pelayan Pria Yang Mendekat.

"Untuk Sarapan Sudah siap." Pelayan itu Mempersilahkan ku menuju Meja Makan.

Aku Duduk seorang diri tidak ada orang. Aku baru saja Ingat Dimana Wanita yang tadi malam bertemu denganku? Siapa Wanita Itu? Apa Mungkin kekasih Lucas? Aku menggelengkan kepalaku kenapa Aku memikirkan Hal yang tidak penting itu.

"Setelah Makan Tolong Minum Obat ini" Pelayan Tadi menyerahkan Botol kecil yang berisi kan Obat.

"Untuk Apa obat Ini?"

"Diminum saja Nona. Ini perintah Tuan Lucas."

Sepertinya Ada yang tidak beres untuk apa Obat ini? Aku menganggukan Kepala ku memberikan Jawaban Kepada Pelayan Itu. Tetapi Nanti aku akan mencari tahu dahulu tentang Obat ini. Aku tidak ingin sembarangan Meminumnya. Terlebih semua orang disini terlihat Jahat.

"Baik Nona, Silahkan Dimakan. Maaf Sebelummya Hari Ini Semua orang akan Sibuk. Malam ini akan dilakukan Dinner bersama Tuan Lucas karena jarang sekali tuan Lucas mau Makan Bersama dengan  Pengawalnya. Terakhir Kali mungkin Sekitar 5 tahun Itu ketika Pengangkatan untuk Tangan Kanan Tuan Lucas. Semua Orang Wajib Berhadir saya menyampaikan ini Karena Nona orang Baru disini."

"Baik. Terimakasih sudah mengasih tau ku dan Juga Terimakasih Dengan Makanannya."

"Tidak masalah. Kalau begitu Saya Undur diri."

Aku menganggukan Kepalaku. Setelah kepergian Pelayan itu. Aku terdiam Memikirkan apa yang dikatakan Pelayan Tadi. Malam Ini akan di Adakan Dinner bersama ? Berarti Aku Akan Bertemu Lucas. Rasanya Tidak Ingin sekali bertemu dengan Pria itu. Aku terlalu takut. Aku menghela nafasku panjang.

Aku memutuskan Untuk Memulai Makan Ku. Ketika Aku menyuapkan Potongan Ikan salmon ke Mulutku awalnya aku Biasa biasa saja ketika mengunyahnya. Tetapi ketika ikan itu sudah kuteguk dan masuk kedalam perut. Entah mengapa Perut ku tidak enak. Mungkin perutku terkejut karena baru saja aku bisa makan pagi ini. Aku menghiraukan rasa sakit di perutku dan terus makan.

Setelah Merasa Cukup aku pun Berhenti. Aku Membersihkan sisa makanku.

"Tidak perlu dibersihkan Nona." Ucap Pelayan pria Tadi berjalan tergesa-gesa kearahku.

"Tidak Papa, Aku Akan membersihkannya sendiri." Ucapku. Lalu mengangkat Bekas Makanku. Tetapi tanganku terhenti ketika Pelayan tadi Dengan Lembut Menahan tanganku.

"Ini Tugas saya sebagai pelayan Nona."

"Ya. Baiklah kalau begitu. Terimakasih untuk makanannnya." Akhirnya Aku mengalah. Aku membungkukan Badanku Sebagai rasa terimakasihku kepadanya. Sebelum pergi aku Mengambil obat yang diberikan Pelayan ini tadi.

"Sama-sama Nona."

____

Aku Melangkahkan Kaki ketempat dimana aku bertemu Bibi Kirei tadi malam. Aku Mengisi Air Kedalam Tempat penyiraman Bunga. Setelah itu aku menyiramkannya ke Bunga-bunga Yang sudah ditanam Bibi Kirei.

Ternyata bunga yang ditanam Bibi Kirei adalah Mawar Hitam Semua. Aku bertanya-tanya Kenapa Tidak Mawar Merah Saja atau di Mix?

Setelah Selesai menyiram Tanaman. Aku Berjalan-jalan Di sekitar Taman. Taman Ini cukup luas. Tetapi Sayangnya Pagar Mansion Ini terlalu Tinggi Aku tidak Bisa Melihat apa yang terjadi di luar sana. 

Merasa Bosan Aku kembali masuk kedalam Mansion. Aku Berjalan Menuju kamarku. Kulihat Di ujung sana ada lift yang mengarah sedikit jauh kearah tangga dimana aku berdiri sekarang. Aku baru saja menyadarinya. Sepertinya Masih ada lantai Di mansion Ini.

'Ting' kulihat Ada Yang Menggunakan Lift. Keluarlah Hiro dari sana. Aku langsung menundukkan kepalaku dan Mempercepat Langkahku menuju Kamar. Aku melaluinya Begitu saja tanpa menyapanya setelah itu aku menutup Pintu kamarku dan menguncinya.

...***...

Malam harinya. aku sudah selesai membersihkan Diriku. Malam ini aku memutuskan Memakai Dress yang paling Besar. Agar Aku tidak terlalu kasakitan ketika luka ku bergesekan dengan dress. Dress yang berukuran Paling besar Hanya Berwarna Putih dengan sedikit Motif Bunga.

Ketika sudah Memakainya Memang nyaman karena Tidak terlalu ketat mengenai lukaku. Tetapi bagian tangannya ini cukup kebesaran tapi masih bisa Aku pakai.

"Nona. Silahkan Naik kelantai Atas Nona. Tuan Lucas dalam Perjalanan" Ucap Seorang pria dibalik pintu kamarku. Aku mengenali Suara Pria Itu ia tidak lain adalah Pelayan Pria tadi Pagi.

"Ya. Aku akan segera Keluar."

Aku bergegas Keluar tetapi Tanganku terhenti Sebelum membuka Knop Pintu karena Tiba-tiba Perutku Kembali sakit Seperti Pagi tadi, namun sekarang diiringi dengan sedikit Pusing tapi aku masih Bisa menahannya . Dengan Menarik nafas dalam aku Memutuskan keluar ternyata Pelayan Pria itu masih Ada di depan pintu.

"Silahkan Gunakan Lift Nona. Tuan Lucas Akan datang Dalam 10 menit lagi. Para pengawal Dan Nona Kazumi, Nona Izumi Sudah berkumpul di Lantai atas."

"Mari Nona Saya Antar."

Pelayan Itu mempersilahkan Ku berjalan Terlebih dahulu. Ketika didepan Lift Pelayan itu yang Menakan Tombolnya ia menekan Lantai 4. Aku berusaha menahannya seolah-olah aku baik-baik saja.

"Aku Ingin bertanya, Mansion Ini berapa Lantai?" Tanyaku Agar Aku tidak telalu Terlihat Sedang sakit

"4 Lantai Nona. Lantai Dasar Tempat dimana nona sarapan tadi, Lantai 2 Letak Kamar Nona, Lantai 3 Itu Ruangan Privat hanya orang khusus yang bisa mengakses. Saya pun tidak tau apa Isinya, Dan Lantai 4 Itu khusus Ruang makan Saja, Ala Restoran."

"Ah Aku kira hanya dua lantai." Ucapku

"Tidak Nona. Mansion Ini terdiri 4 lantai. ah ya dan Juga maaf saya Lupa. Ada Basement Untuk Mobil mobil tuan Lucas.

Selang beberapa Menit Pintu Lift Terbuka. Aku terkejut benar apa yang dikatan Pelayan tadi ruang makan ini Seperti Restoran. Tetapi hanya ada satu meja yang sangat panjang. Meja tersebut menghadap kaca besar yang menampakkan Langit malam indah di luar sana. Di Atas Meja Itu Sudah Tertata Rapi Oleh Makanan-Makanan Mahal yang terlibat Lezat.

"Silahkan Bergabung Nona. Saya Akan kembali ke dapur."

"Ya. Sebelumnya terimakasih telah Mengantarkanku."

"Tidak Masalah Nona."

Aku Berjalan Ragu karena Semua orang sudah berkumpul disana. Semua Orang Menatapku datar kecuali dua orang Wanita Yang duduk didekat dengan Kursi utama. Mereka berdua menatap ku sinis. Salah satunya wanita yang bertemu denganku waktu itu ia menatapku jijik.

Semakin dekat dengan Meja Makan aku menundukkan kepalaku. Aku harus bagaimana?

"Kau cepat duduk Sini!" Perintah Hiro menunjuk bangku kosong di sebelahnya. Aku bergegas Duduk disebelahnya ketika Mataku tanpa sengaja bertubrukan Dengan Mata Tajamnya itu.

Tidak lama aku duduk. Lucas datang dengan wajah dinginnya. Pakaiannya sangat Rapi malam ini. Tiba-tiba aku baru sadar semua orang disini mengenakan pakaian Hitam. Wajahku memerah. Apakah aku melakukan kesalahan lagi?

1
refi Tanjungpinang
kapan dilanjutkan
Niast
sampai sekarang masih berharap kamu bakal lanjutin story ini, i hope oneday kamu bakal punya niat buat lanjutin ya! sehat selalu author
•••anime ku dashi😅•••
nih novel gak up lagi, ya?
dah lama banget gw tunggu...
up dong
kami disini nungguin loh Thor...
refi
udah lama ga up date Thor ..
refi
lamanya up..semangatbthot
Anonim
semangat thorrᕙ(☉ਊ☉)ᕗ
ArionEta
thor lanjutannya donkkkk
Niast
smangat oit bikinnya ✊
esdstar
next thor gk sabar sma kelanjutan nya 😭 suka bnget sma ni cerita, tetep semngat thor♥️
💫💞💫
like
Anonim
lanjutt thor dh ditungguin nih😁
Kirana
top
refi
siip
ѕєιηdαн sєηjα
ok
Naa
like
Al Afrah
jadi kesel bgt sma si yunaa. terlalu poloss
ArionEta
mantapppp..... 👍👍👍👍

Hiro ohhh Hiro.... ada apa denganmu? 😁😁😁😁
v_kurniaty
lanjuttt
Anonim
semangat thorr🙆🙆
Anonim
akhirnya up jg😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!