NovelToon NovelToon
Penguasa Para Dewa

Penguasa Para Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Angin malam berhembus dingin, membawa aroma pinus yang tajam menyapu halaman belakang sekte pinggiran. Lin Chen duduk bersila di atas batu basal yang dingin, menarik napas panjang. Malam ini terasa berbeda. Setelah bertahun-tahun menderita dan dihina oleh sesama murid, ia akhirnya bangkit dan menyadari satu kebenaran mutlak yang selama ini tertidur di dalam darahnya: tubuhnya sama sekali bukanlah sampah. Meridian yang selama ini tersumbat perlahan mulai beresonansi, menandakan ia telah melangkah mantap di tahap awal kultivasi, yakni ranah Penempaan Tubuh.

Ia membuka mata perlahan. Tepat pada saat itu, dari kejauhan di bawah cahaya bulan purnama yang pucat, pandangannya tertuju pada sesosok gadis yang sedang berdiri di anjungan tebing.

Gadis itu adalah Su Qingyue. Untuk pertama kalinya, Lin Chen melihatnya dari jarak sejauh ini, tampak sangat dingin dan cantik tiada tara, seolah-olah ia bukanlah makhluk yang berasal dari dunia yang fana ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31: Resonansi Es dan Api

Di atas altar batu giok yang dikelilingi kehancuran, waktu seolah berhenti berdetak. Dua aura dengan kutub yang saling bertolak belakang meledak secara bersamaan, membagi aula kuil kuno itu menjadi dua dunia yang berbeda.

Di sisi kiri, tubuh Lin Chen memancarkan cahaya emas-hitam yang menyilaukan. Kelopak api dari Teratai Bintang Kembar yang ia telan langsung berubah menjadi lahar murni begitu menyentuh Dantian-nya. Panasnya jauh melampaui penderitaan kawah magma yang pernah ia rasakan sebelumnya. Setiap inci meridian, otot, dan tulangnya dibakar habis-habisan, memaksa Teknik Penempaan Tubuh Gajah Purba berputar melampaui batas kewajaran.

Di sisi kanan, Su Qingyue diselimuti oleh kabut biru pekat. Kelopak es murni yang ia serap membekukan udara hingga radius belasan tombak. Bunga-bunga es bermekaran di lantai altar. Namun, saking murninya energi Yin dari teratai tersebut, kristal es mulai merambat naik ke leher dan wajah gadis itu, membekukan aliran darahnya sendiri.

Keduanya terjebak dalam penderitaan terobosan yang mempertaruhkan nyawa.

"Bocah, gawat!" Suara Tua Hitam bergema panik di dalam lautan kesadaran Lin Chen. "Teratai Bintang Kembar adalah satu entitas! Api dan Es di dalamnya saling menyeimbangkan di alam liar. Jika kalian menyerapnya secara terpisah, energi Yang akan membakarmu menjadi abu, dan energi Yin akan membekukan gadis itu menjadi patung es abadi! Kalian harus menyatukan sirkulasinya!"

Lin Chen menggertakkan giginya. Darah merembes dari sudut bibirnya yang kering kerontang. Ia memaksakan matanya terbuka, menembus kabut panas yang menyelimuti pandangannya.

Tepat di hadapannya, hanya berjarak kurang dari satu jengkal, Su Qingyue duduk bergetar hebat. Wajahnya yang biasa memancarkan keanggunan kini sepucat kertas. Kristal es telah menutupi bulu matanya, dan napas gadis itu semakin melambat, nyaris tak terdengar. Ia sedang sekarat akibat hawa dingin dari elemennya sendiri.

Tanpa membuang waktu satu detik pun untuk berpikir, Lin Chen melepaskan segel pertahanan tubuhnya. Ia mengulurkan kedua tangannya yang terasa seperti besi membara, menembus kabut es, dan meraih kedua telapak tangan Su Qingyue.

Seketika itu juga, mata jernih gadis itu terbuka lebar. Ia tersentak kaget merasakan panas yang luar biasa mengalir ke tangannya, melelehkan es yang mulai mencekik nyawanya.

"Lin... Chen... kau terbakar..." bisik Qingyue parau, melihat kulit Lin Chen yang memerah seperti besi tempa.

"Jangan bicara. Buka meridianmu," geram Lin Chen menahan sakit. "Alirkan hawa dinginmu kepadaku, dan serap hawa panasku. Kita putar sirkulasinya bersama. Jangan melawannya, Qingyue. Percayakan padaku!"

Mendengar nada suara yang begitu mutlak dan penuh perlindungan itu, pertahanan mental Su Qingyue luluh sepenuhnya. Gadis yang selalu menjaga jarak dari dunia fana itu menutup matanya kembali, membiarkan energi es murninya mengalir melewati telapak tangannya, masuk langsung ke dalam meridian Lin Chen.

WUSSH!

Benturan dua energi ekstrem itu menciptakan resonansi yang mengguncang pilar-pilar kuil. Saat hawa dingin Qingyue memasuki tubuh Lin Chen, lahar yang membakar Dantian-nya seketika mereda, berubah menjadi Qi spiritual yang sangat padat dan murni. Sebaliknya, saat hawa panas Lin Chen mengalir ke tubuh Qingyue, kebekuan yang mengancam nyawanya perlahan mencair, mendorong kemurnian garis keturunan esnya ke tingkat yang belum pernah ia bayangkan.

Di atas kepala mereka, sisa-sisa debu meteorit berpusar, membentuk simbol Yin-Yang raksasa dari cahaya api emas-hitam dan es biru murni. Tubuh mereka berdua seolah menyatu dalam satu harmoni alam semesta yang sempurna.

Satu jam berlalu. Ledakan energi yang mengerikan mulai menembus batas.

BAM!

Gelombang pertama datang dari tubuh Su Qingyue. Lapisan es di sekitarnya meledak menjadi serpihan debu kristal. Fluktuasi Qi-nya melompat melewati puncak Pengumpulan Qi, merobek batas alam fana menuju fondasi yang abadi.

Ranah Pondasi Abadi (Foundation Establishment) berhasil ditembus! Tak lama berselang, auman gajah purba yang sangat buas bergema dari dalam tulang Lin Chen. Kepadatan Qi-nya berlipat ganda secara gila-gilaan. Energi bintang yang membakar menyatu dengan kekuatan fisiknya.

Tingkat 4... Tingkat 5... Tingkat 6! Lin Chen akhirnya memantapkan pijakannya di ranah Pengumpulan Qi Tingkat 6, dengan fondasi energi yang cukup padat untuk meremukkan kultivator di puncak Tingkat 9 sekalipun.

Perlahan-lahan, kabut Yin-Yang di aula itu mereda, terserap kembali ke dalam tubuh mereka.

Keduanya perlahan membuka mata di waktu yang bersamaan. Ruangan itu kini senyap. Napas mereka berpadu dengan ritme yang sama. Tangan mereka masih saling menggenggam erat di atas altar, tak satu pun berniat untuk langsung melepaskannya.

Lin Chen menatap wajah Qingyue yang kini memancarkan rona kehidupan. Kulitnya seputih salju, namun bibirnya tak lagi memucat. Ia terlihat lebih hidup dari sebelumnya.

"Kau berutang nyawa lagi padaku," ucap Lin Chen dengan senyum tipis yang memecah ketegangan.

Qingyue membalas tatapannya. Ujung telinganya perlahan memerah. Ia menarik tangannya dengan gerakan yang sangat pelan, menyembunyikannya di balik lengan jubah putihnya yang panjang.

"Kau juga hampir terbakar menjadi arang kalau bukan karena esku," balas Qingyue, suaranya kembali datar namun matanya tak bisa menyembunyikan kehangatan yang mendalam. Gadis itu menunduk sedikit, menyentuh kalung batu hitam milik Lin Chen di lehernya. "Terima kasih, Chen'er..." gumamnya sangat pelan, nyaris seperti embusan angin.

Itu adalah pertama kalinya ia memanggil nama Lin Chen dengan panggilan yang begitu dekat.

Namun, sebelum Lin Chen sempat merespons momen manis itu, seluruh reruntuhan kuil kuno itu bergetar hebat. Altar batu giok di bawah mereka mulai retak membelah.

"Pusaka intinya telah kalian serap! Reruntuhan ini kehilangan penyangganya dan akan segera runtuh ke dalam pusaran dimensi ruang!" teriak Tua Hitam dari dalam Dantian. "Bocah, cepat lari!"

Lin Chen langsung bangkit dan meraih tangan Su Qingyue kembali. Matanya menatap tajam ke arah pintu keluar kuil yang mulai tertimpa bebatuan raksasa. "Ayo kembali ke dunia luar. Ada banyak orang yang harus kita sapa."

1
Bernard
Mantap sekali Thor👍👍
mbono keling
💪💪💪👍👍👍👍💪💪💪👍👍👍
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
GEDE JAYANEGARA
bintang Toedjoe, obt sakit kepla
mbono keling
💪💪💪👍👍👍👍👍👍👍
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor ..........
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
mbono keling
👍👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪
Bernard
Pleaseee.., tolong di lanjut
Sang_Imajinasi: lanjut terus kok kak tiap hari jam 3 sore
total 1 replies
Arinto Ario Triharyanto
yoi
Bernard: Sangat bagus.., tolong lanjutkan 🙏
total 1 replies
saniscara_Patriawuha
gasss pollll manggg minnnn..
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
MyOne
Ⓜ️🙎🏻🙎🏻🙎🏻Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤨🤨🤨Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🔜🔜🔜Ⓜ️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!