NovelToon NovelToon
Dibuang Suami Durjana

Dibuang Suami Durjana

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Kebangkitan pecundang / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Tamat
Popularitas:447.5k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

WARNING!!!!!

[Karya ini akan menguras emosi. Tidak suka #KDRT atau #PELAKOR skip jangan baca. Kecuali ingin tahu akhir kisah para pelaku.]

Kevin terpaksa menikahi Aura karena permintaan papanya sebelum meninggal. Setelah pernikahan itu terjadi Kevin kerap melakukan KDRT kepada Aura. Istrinya hanya sebatas untuk pelampiasan napsu birahinya saja. Selain itu Kevin juga menikahi sang kekasih—Mariska—dan menambah penderitaan bagi Aura.

Kehidupan Aura mengalami pasang surut dalam hubungannya dengan Kevin. Aira, putri satu-satunya dianggap sebagai anak pembawa sial oleh Kevin.

Akankah Aura bisa terlepas dari jerat kehidupan rumah tangga seperti ini dan mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34. Bertemu Keluarga Lazuardi

Bab 34

Aura menghadiri sidang perceraiannya dengan Kevin. Sudah dua bulan mereka tidak bertemu. Sidang sebelumnya laki-laki itu tidak hadir karena sakit dan mengharuskan dia menjalani rawat inap.

'Siapa? Masa itu Mas Kevin?' tanya Aura di dalam hatinya.

Mata Aura terbelalak saat melihat sosok Kevin saat ini. Begitu kurus, jauh sekali dengan yang ada di dalam ingatan wanita itu. Pipi tirus sampai tulangnya terlihat jelas. Matanya juga cekung dan hilang cahayanya.

'Apa terjadi sesuatu kepadanya selama kita tidak bertemu?' lanjut Aura.

Melihat keadaan orang yang pernah menjadi suaminya itu, membuat Aura penasaran. Apa yang sebenarnya sudah terjadi kepadanya sampai bisa berubah menjadi seperti ini?

Aura harus menahan diri untuk bertanya kepada Kevin. Mereka akan mendengarkan pernyataan hakim atas gugatan cerai pernikahan mereka.

Hakim mengetuk palu setelah menyatakan hubungan pernikahan antara Aura dan Kevin sudah sah bercerai. Kini keduanya sudah tidak ada lagi ikatan apa-apa.

Selama proses persidangan Kevin tidak banyak bicara. Saat pandangannya beradu dengan Aura dia hanya bisa tersenyum tipis. Semua berjalan lancar sesuai dengan keinginan dan harapan semua orang.

"Sekarang kita sudah tidak punya ikatan apa-apa lagi. Semoga kedepannya kamu menemukan orang yang benar-benar tulus mencintai dan menyayangimu. Maafkan aku yang sudah membuatmu menderita saat menjadi istriku," kata Kevin setelah keluar dari ruang sidang.

Aura hanya mengangguk. Hatinya merasa sedih melihat laki-laki yang sejak kecil selalu berada di dalam asuhan neneknya. Meski dirinya pernah disakiti oleh Kevin, kini dia sudah bisa memaafkan dengan hati yang lapang.

"Apa kamu sedang sakit, Mas?" tanya Aura dengan tatapan sendu.

"Ya. Dokter memvonis aku menderita liver dan paru-paru basah," jawab Kevin berusaha tegar.

Air mata Aura tanpa bisa dicegah, tiba-tiba saja meluncur begitu saja. Dia membayangkan laki-laki itu kesakitan dan tidak ada yang menengoknya. Karena dia sudah tidak punya kedua orang tua atau saudara kandung. Kerabat jauhnya juga tidak ada seorang pun yang datang menengok. Padahal dahulu hubungan kekeluargaan mereka semua sangat baik karena Pak Ronald dan Bu Martini sangat baik dan loyal kepada kerabatnya. Namun, setelah kematian Bu Martini hubungan mereka menjauh.

"Apa mereka memberikan Mas pengobatan yang maksimal?" tanya Aura.

Terlihat jelas ada rasa iba dan kasihan dari raut wajahnya. Kevin bisa melihat itu dan merasa senang.

"Ya. Saat ini aku sedang menjalani pengobatan jalan dan sudah punya jadwal saat melakukan cek up," jawab Kevin sambil tersenyum tipis.

"Syukurlah. Semoga cepat sembuh kembali," ucap Aura dan di-aamiin-kan oleh Kevin.

Lazuardi merasa sedikit cemburu akan perhatian Aura kepada Kevin. Meski dia tahu itu hal biasa yang sering dilakukan oleh wanita itu kepada siapa pun. Karena sang pujaan hatinya itu memiliki sifat welas asih.

'Jangan marah Lazuardi. Aura itu cintanya sama kamu!' batin Lazuardi agar tidak sampai cemburu buta.

Sejak menjalin hubungan dengan Aura dari zaman sekolah, keduanya selalu menjaga kepercayaan perasaan mereka. Tidak mudah terhasut oleh fitnah atau gosip yang beredar. Walau Aura pernah menikah dan mencintai Kevin saat menjadi suaminya, tetapi di dalam hatinya Lazuardi masih punya tempat spesial.

***

Jantung Aura berdebar kencang, setelah sekian lama tidak bertemu dengan keluarga Lazuardi, hari ini dia diundang untuk makan siang bersama. Walau dia merasa ini bukan acara makan biasa. Untuk sampai ke sini, wanita itu harus menempuh perjalanan beberapa jam.

Saat Aura turun dari mobil terlihat wanita paruh baya yang masih terlihat sama, meski sudah beberapa tahun tidak bertemu. Mama Lembayung, mamanya Lazuardi tersenyum kepada Aura.

Kedua wanita berbeda generasi itu saling berpelukan melepaskan rasa rindu yang sudah lama terpendam. Mereka teringat kapan terakhir kali bertemu.

"Aura, apa kabar?" tanya Mama Lembayung.

"Baik, Ma. Bagaimana kabar Mama selama ini?" tanya Aura balik sambil menatap wajah teduh yang sudah dikenal selama sewindu.

"Tidak baik. Kamu tidak pernah lagi datang ke sini setelah Lazuardi pergi ke Australia. Kenapa kamu juga ikutan menghilang? Mama itu rindu sama kamu. Mau hubungi kamu, tidak bisa karena tidak ada nomor. Mau datangi rumah kamu, tidak tahu alamatnya," jawab Mama Lembayung dengan mimik sedih.

"Maafkan aku, Mama. Dahulu, aku memang tidak punya handphone. Lalu, aku juga tinggalnya di kampung yang cukup jauh," jawab Aura.

Kedatangan Aura disambut baik oleh beberapa kerabat Lazuardi. Kebanyakan sudah tahu tentang Aura, karena Lazuardi sudah mengenalkan gadis itu kepada mereka dahulu.

"Jadi, kapan kalian akan menikah?" tanya Mawar, salah seorang kerabat Lazuardi.

Semua orang yang hadir mengalihkan perhatian kepada Aura dan Lazuardi. Mereka juga ingin tahu jawaban keduanya.

"Secepatnya," jawab pemuda itu.

Mendengar ucapan Lazuardi, Aura sangat terkejut. Berbeda dengan Mama Lembayung yang sangat antusias.

"Mama harap tidak lebih dari tahun ini," ucap Mama Lembayung.

"Siap, Mama!" balas Lazuardi dengan semangat sambil mengacungkan jempol.

Mata Aura melebar mendengar pembicaraan ibu dan anak itu. Waktu ke akhir tahun saja tinggal dua bulan lagi. Bagaimana bisa mereka memutuskan pernikahan ini.

"Kita akan bantu untuk bagian tempat, dekorasi, dan catering," ucap Mawar dan beberapa orang setuju.

"Aku yang bagian cetak undangan. Kebetulan sedang buat beberapa desain baru untuk di percetakanku," sahut yang lain dan Lazuardi mengacungkan jempol.

Aura merasa sangat bahagia karena mereka semua mendukung dirinya. Tidak ada yang mempermasalahkan statusnya yang merupakan seorang janda.

"Kamu kenapa, Aura?" tanya Mama Lembayung yang melihat Aura menangis.

"Aku bahagia sekali, Ma. Aku bisa diterima di keluarga ini," jawab Aura.

"Tentu saja. Sejak dahulu kami sudah menerima dirimu," ucap Mama Lembayung yang dibenarkan oleh yang lain.

***

Kini Dani berada di pulau sebrang. Dia memutuskan kabur ke tempat ini karena selalu gagal saat akan mencelakakan Aura agar meninggal. Hal ini malah membuat wanita itu mendapatkan perlindungan dari polisi.

Saat dia sedang asyik berjalan di pasar malam, Dani dikejutkan oleh dua orang berbadan tinggi besar yang menghadang jalannya.

"Mau apa kalian?" tanya Dani.

"Apa nama kamu Cobra alias Dani?" tanya salah seorang dari mereka.

"Iya. Kenapa?" Dani bersikap congkak kepada dua orang itu.

"Kami adalah polisi! Kamu ditangkap atas kasus pembunuhan berencana terhadap Nyonya Martini dan Nenek Mirah," balas orang itu tadi.

Mendengar itu sontak saja Dani langsung berlari kencang. Namun, kedua orang itu berhasil meringkusnya dan memborgol kedua tangan penjahat itu. Tentu saja kejadian ini menjadi tontonan warga yang ada di sana.

"Ada apa ini?" tanya salah seorang warga.

"Orang ini adalah buronan polisi!" jawab salah seorang polisi berpenampilan preman.

***

Aldo yang sedang berada di luar negeri, tidak menyangka kalau dirinya akan ditangkap oleh kepolisian setempat. Dia mengira dengan pergi dari Indonesia, hidupnya akan aman dan terbebas dari bayang-bayang sel tahanan.

Laki-laki itu tidak tahu kalau polisi Indonesia sudah bekerja sama dengan kepolisian setempat. Aldo terekam beberapa kali oleh kamera CCTV yang ada di tempat umum. Dirinya yang ikut terseret kasus Mariska tentu saja wajahnya ikut terpampang.

Ada beberapa warga Indonesia yang sedang mengunjungi negeri Jiran itu melihat dirinya. Mereka lalu merekam dan menyebarkan di internet dan lapor ke polisi. Dari sanalah awal dia tertangkap dan akan di deportasi.

Ada tiga orang polisi yang datang ke negeri Jiran itu untuk membawa Aldo kembali ke Indonesia untuk diadili. Kejahatan dia sudah terbukti.

***

Hukuman apa yang menanti Mariska dan Aldo? Ikuti terus kisah mereka, ya!

1
Sherin Gilang
ah aura nya jangan di bikin lemah dong thur 🤣
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Yusmaniar
👍👍👍💞
Tira Aneri
suuukaaa
Naufal hanifah
menarik
Rina Arie
good
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Patrick Khan
aku suka😍
Romai Romailah
/Rose/
Ita rahmawati
aih udah tamat aja 😅
Ita rahmawati
sampe metong lah biar puas para pembaca 🤣
Ita rahmawati
bukangnya mariska juga suka berbuat zina sm kevin kan dari sebelum nikah bahkan sebelum kevin nikah sm aura juga
Ita rahmawati
hais ada aja 🤦‍♀️🤣
Ita rahmawati
dari awal nasihat nenek nya selalu nyuruh sabar² dn mengalah walaupun dijahatin 🤦‍♀️
aku udh curiga sm aldo sejak dia nanya dari mana mama kevin tau hubungan kevin sm mariska trus dia bilang mgkin aura yg ngasih tau krn cemburu
Ita rahmawati
wah jgn² mariska nih yg bikin ibunya kevin sm nenek aura metong
Ita rahmawati
selingkuhkah si mariska,,bukannya dia sakit dn gk nisa melayani kevin
Ita rahmawati
padahal mah harta kevin udah dibagi 3 🤣
Ita rahmawati
kevin laki² durjana dn bodoh
Ita rahmawati
siapa lg itu
Ita rahmawati
masih untung ada yg nolong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!