NovelToon NovelToon
Hug Me, Please

Hug Me, Please

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Keluarga & Kasih Sayang / Bullying di Tempat Kerja / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:108.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Tidak mengetahui siapa orang tuanya dan ditinggalkan selamanya oleh sang kakak tercinta membuat Shanum harus hidup terlunta-lunta. Tiada belas kasihan apalagi sebuah pelukan yang mampu menguatkan hatinya yang remuk redam karena diporakporandakan oleh keadaan.

Kesedihan Shanum tidak hanya berhenti sampai di situ. Ia yang dipungut, justru dipaksa menjadi pengemis. Shanum merasa lelah, tetapi ia tidak bisa pergi karena wanita licik itu memiliki ribuan cara untuk membuat Shanum tetap bertahan.

"Tuhan ... aku lelah. Beri aku satu pelukan saja agar bisa kuat."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HMP-34

Ibu Sekar tidak peduli meskipun Shanum sudah menangis. Meminta ampun padanya. Tetap saja Ibu Sekar memukuli wajah anak perempuan tersebut. Bahkan, tanpa kasihan Ibu Sekar menjambak rambut Shanum seperti hendak mencabut bersama akarnya. 

"Sakit, Bu. Ampuni aku, Bu." Shanum terus memohon. Rasa sakit dan takut bercampur menjadi satu. Keringat dingin pun sudah membasahi wajahnya yang telah memucat. 

"Katakan di mana Sky!" bentak Ibu Sekar. Merem*s dagu Shanum dengan cukup kuat. Tidak peduli lagi meskipun anak perempuan itu sudah meringis kesakitan. 

"Aku tidak tahu, Bu. Aku sudah berpisah dengan Kak Sky dalam waktu yang cukup lama," sahut Shanum. 

"Bohong! Kalau begitu aku akan membawamu ke pasar gelap. Menjual organ tubuhmu dan aku akan menjadi kaya. Hahah. Anggap saja itu adalah balasan karena kau sudah berani kabur dariku!" Tawa Ibu Sekar yang menggelegar makin membuat tubuh Shanum kian gemetar hebat. 

Setelahnya, Ibu Sekar pun meninggalkan Shanum begitu saja. 

"Ya Tuhan, apa yang harus kulakukan?" gumam Shanum. 

Ketakutan sudah sangat ia rasakan, tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Sampai akhirnya Shanum memilih untuk pasrah. Jika memang ia akan mati di tangan Ibu Sekar maka Shanum akan menerima itu. Mungkin sudah waktunya ia bertemu dengan Kak Diandra yang selama ini sangat dirindukan. 

***

Haris mencari informasi tentang pasar gelap yang menjual organ anak termasuk orang-orang yang menjual di sana. Setelahnya, ia pun mencari tempat di mana Ibu Sekar tinggal. Dengan bantuan Sky, ia menuju ke tempat Ibu Sekar. Namun, ternyata wanita tersebut sudah tidak lagi tinggal di sana. 

"Apa kau tahu di mana tempat tinggalnya yang lain, Sky?" tanya Haris. 

"Tidak, Tuan. Hanya itu yang saya tahu." Sky menjawab sopan. Pikirannya kalang kabut karena memikirkan Shanum yang belum juga ditemukan. Padahal ia sudah mencari ke setiap penjuru, tetapi tidak ada tanda-tanda keberadaan Shanum.

"Kita terus cari Shanum sekaligus menunggu kabar dari pasar gelap. Semoga lekas ada kabar baik," ujar Haris. Menenangkan hati Sky. 

Bukan hanya mereka yang merasa cemas, Rosita pun merasa khawatir sampai lupa pada kesehatannya. Tidak mau makan sama sekali jika Haris tidak memaksa. Tidur pun tidak bisa lelap. 

"Pokoknya kau harus menemukannya, Mas." Rosita berbicara lirih. Tubuhnya lemah karena terlalu banyak pikiran. 

"Kau tenang saja, Sayang. Aku janji akan menemukan Shanum. Jika aku menemukan dia, aku berjanji akan mengangkat Shanum sebagai putriku," ucap Haris. Menenangkan hati istrinya. 

Selang beberapa saat, ponsel Haris berdering. Dengan gegas ia menerima panggilan tersebut. 

"Apa kau yakin tidak salah?" tanya Haris dengan nada tegas. 

"Kenapa, Mas?" tanya Rosita tidak sabar saat Haris sudah selesai bertukar suara. 

"Ada nama Sekar yang akan menjual seorang anak perempuan. Aku harus ke sana sekarang. Kau di sini saja." Haris mencium kening Rosita. Awalnya wanita itu ingin ikut, tetapi Haris menolak. Bahkan, Haris juga meminta Sky agar tetap di rumah. 

Walaupun sangat ingin ikut ke sana, tetapi Sky tidak bisa melawan perintah Haris. Yang bisa dilakukannya hanyalah berdoa semoga Ibu Sekar bisa segera ditangkap. 

***

"Kau yakin akan menjual anak dengan wajah babak belur seperti ini?" tanya seorang pria bertubuh kekar. 

Ibu Sekar mengangguk cepat. "Dia sangat nakal. Itulah sebabnya aku memukulnya. Tapi kalian tenang saja karena aku bisa menjamin kalau organ dalamnya masih utuh." 

Pria itu pun menatap Shanum dengan lekat. Tidak salah lagi, anak perempuan itu adalah yang dicari Haris. Senyumnya mengembang sempurna saat teringat bahwa Haris berani membayar mahal untuk membebaskan anak perempuan itu. 

"Baiklah. Kubeli seratus juta." Pria itu mengisi sebuah cek lalu memberikan kepada Ibu Sekar. 

"Ibu, tolong aku. Jangan jual aku. Lebih baik aku mengemis daripada ...." 

"Diamlah!" bentak Ibu Sekar. Membuat Shanum menutup rapat mulutnya. 

1
Rita Juwita
/Good/
Kustri
kirain pergi ke rmh haris
Kustri
kabur kabur kabur ajaa
Kustri
setelah sembuh jgn kembali ke sekar
Kustri
smoga ada orang baik menukan mrk ber2
Kustri
nama'a cakep walo gelandangan
Nancy Nurwezia
Luar biasa
Ran Aulia
Luar biasa, terimakasih Kak, ceritanya bagus 👍👍👍 ,
Sani Srimulyani
syukurlah kebahagiaan akhirnya menghampiri mereka.
Sani Srimulyani
semoga setelah ini shanum bisa ketemu dengan sky.
Sani Srimulyani
syukurlah shanum bisa kabut.
Sani Srimulyani
😭😭😭😭😭😭
Sani Srimulyani
ternyata nenek lasmi sudah punya firasat.
Sani Srimulyani
alhamdulillah ketemu orang baik.
Sani Srimulyani
semoga sky tidak dihukum.
Sani Srimulyani
kalian memang harus saling menguatkan.
Sani Srimulyani
semoga ini bisa membuat mereka terbebas dri sekar.
Sani Srimulyani
kapan nih nenek lampir kena karma nya ya....
Sani Srimulyani
ya ampun sky.....hatimu baik sekali.
Sani Srimulyani
😭😭😭😭😭 rasanya ga kuat.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!