NovelToon NovelToon
Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Polisi Tampan Dan Banker Cantik

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:73.7k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Berbeda keyakinan membuat Abhiyasa dan Hani tidak bisa bersatu. Mereka saling mencintai dan saling berpegang teguh pada keyakinan masing-masing.

Abhiyasa yang seorang polisi tampan dan Hani seorang banker cantik yang berbeda keyakinan itu saling menaruh hati dan memutuskan untuk menjalin kasih.

Namun, bisakah mereka berdua mengikrarkan janji pernikahan mereka ketika mereka masih menganut keyakinan yang berbeda?

Apakah kisah cinta mereka akan berakhir dengan bahagia?

Atau mungkin mereka tidak akan bersatu dengan cinta pertamanya?

ikuti terus kisah mereka selanjutnya untuk mencari tahu bagaimana perjalanan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 Mencari tahu

Pertanyaan yang diberikan oleh ayah Abhiyasa membuat Hani semakin berpikir akan arah dari hubungan mereka.

Bagaimanapun Hani menyembunyikan perasaannya saat ini dengan senyumannya, Abhiyasa masih saja mengetahuinya. Dia tahu jika kekasih hatinya itu sedang memikirkan pertanyaan yang diberikan ayahnya pada mereka.

Acara makan saat ini sangat menyenangkan. Banyak sekali candaan dan pembicaraan yang sangat menyenangkan. Sangat berbeda sekali ketika tidak ada Abhiyasa dan Hani di sana.

Setelah acara makan selesai, mereka berbincang-bincang di ruang keluarga. Mereka menceritakan tentang masa kecil Abhiyasa dan kesehariannya.

Hani pun bercerita tentang keluarganya. Dia menceritakan semuanya. Dia tidak ingin menutupi tentang keluarganya dari keluarga Abhiyasa.

Biarlah mereka tau yang sebenarnya. Tentang bagaimana nantinya, aku hanya akan memasrahkan semuanya pada takdir Tuhan, Hani berkata dalam hatinya.

Waktu pun berlalu, Abhiyasa pun mengajak Hani pulang.

"Yasa sama Hani pulang dulu ya Bu, Yah, Nek," ucap Abhiyasa berpamitan pada mereka semua.

"Kenapa tidak menunggu sekalian makan malam saja di sini? Padahal kan kalian rencananya akan makan malam di sini," sahut ibu Abhiyasa yang seolah mencegah kepergian mereka.

Abhiyasa menoleh ke arah Hani yang masih duduk di kursinya. Kemudian dia berkata,

"Kasihan Hani Bu. Dari tadi pagi dia belum mandi. Belum ganti baju juga. Pasti dia kegerahan sehabis sepedaan tadi pagi."

Ibu Abhiyasa melihat ke arah Hani. Dia pun berkata,

"Lain kali belikan Hani pakaian dan disimpan di kamarmu. Untuk jaga-jaga dia ganti baju jika berada di sini."

Abhiyasa terkekeh mendengar perintah ibunya. Dia merasa lega karena sambutan keluarganya begitu hangat pada Hani. Sama seperti pikirannya sebelum mengajak Hani ke rumah itu. Dia percaya jika keluarganya tidak akan mempersulit Hani hanya karena perbedaan keyakinan di antara mereka.

Sedangkan Hani, dia merasa jika dirinya sangat dihargai oleh keluarga Abhiyasa. Dia menatap seluruh keluarga itu seraya berkata dalam hatinya,

Tuhan… aku gak mau kehilangan mereka. Aku ingin sekali menjadi bagian dari keluarga ini. Tolong aku Tuhan… Berikan petunjuk Mu.

"Ya sudah Bu. Biarkan mereka pulang sekarang. Tapi untuk lain kali, kalian harus lebih lama lagi berada di sini," tutur ayah Abhiyasa sambil tersenyum menengahi keinginan istri dan juga putranya.

Akhirnya Abhiyasa berhasil membawa Hani pulang ketika nenek Abhiyasa tertidur. Jika nenek Abhiyasa belum tertidur, bisa dipastikan jika mereka berdua tidak akan diperbolehkan untuk pulang dan meninggalkannya.

"Sepertinya Nenek sangat sayang padamu Abhi," ucap Hani ketika berada di dalam mobil.

"Tentu saja. Aku cucu yang paling disayang sama Nenek. Paling ganteng sih katanya," sahut Abhiyasa sambil terkekeh.

Hani tersenyum menanggapi ucapan kekasihnya yang sangat percaya diri itu. Dia tidak habis pikir dengan sikap Abhiyasa yang jauh berbeda ketika bersama dengan orang lain. Sikap cueknya itu tidak berlaku untuk Hani.

Beberapa saat kemudian, sampailah mereka di rumah. Dalam kesendiriannya itu, Hani kembali memikirkan tentang hubungan mereka. 

Semua perkataan yang didengarnya di rumah orang tua Abhiyasa terngiang kembali di telinganya. Terasa sangat menyedihkan di hati Hani saat ini.

Dia mencoba untuk mengabaikannya, tapi tidak bisa. Hubungan mereka memang masih sangat baru, akan tetapi mereka berdua sama-sama saling mencintai.

Hani kembali berpikir. Dia pun berandai-andai dengan hubungannya bersama dengan Abhiyasa. 

Dadanya semakin sesak tatkala memikirkan tentang kemungkinan buruk hubungan mereka. Sedangkan kemungkinan buruk itu juga tidak bisa dihindarinya.  

Hani menghela nafasnya setelah membayangkan hal itu. Kemudian dia berkata,

"Hanya membayangkannya saja bisa membuat hatiku terasa sakit dan sangat menyesakkan. Apa lagi jika itu benar-benar terjadi?"

Hani memegang dadanya yang terasa sangat sakit dan menyesakkan hingga tak terasa air matanya pun menetes mengiringi kesedihannya.

Dengan segera dia membersihkan air matanya itu seraya berkata,

"Begini saja air mataku sudah keluar, apa lagi jika semuanya nyata? Apa aku masih bisa kuat menjalani hidupku?" 

Dalam kesedihannya itu Hani merasa tidak bersemangat menghadapi harinya. Dia kembali larut dalam pikirannya meskipun sedang berada di depan televisi yang sedang menyala saat ini.

Tiba-tiba perhatiannya tertuju pada acara yang ditayangkan pada layar televisi saat ini. Seolah terhipnotis, dia memperhatikan acara tersebut dengan sangat fokus dan tidak ingin diganggu oleh apa pun.

Pada layar televisi itu menayangkan tentang seorang perempuan asing yang memiliki keinginan mualaf dan hal itu benar-benar dilakukannya.

Dalam penuturan perempuan tersebut menceritakan tentang apa yang terjadi dalam hidupnya dan apa yang membuatnya merasa terpanggil untuk menjadi mualaf saat itu.

Hani mendengarkan cerita dari perempuan tersebut. Dia merasa tertarik untuk membuktikan apa yang dirasakan oleh perempuan tersebut.

Dengan segera dia mencari tahu tentang agama islam. Seperti yang diceritakan oleh perempuan di televisi tadi, Hani pun merasa tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam lagi.

Dia juga mencari tahu tentang tata cara beribadah serta Al quran yang menjadi kitab sucinya.

Banyak hal yang didapatkan dari pencariannya. Dia semakin merasa tertarik dengan banyaknya hal baru yang diketahuinya.

Tanpa disadarinya, pikiran buruknya tentang kemungkinan hubungannya dengan Abhiyasa bisa terlupakan begitu saja karena fokusnya pada pencariannya tentang agama islam.

Banyak sekali artikel yang dikumpulkannya saat ini dan itu masih belum cukup baginya.

"Mencari tau itu gak boleh setengah-setengah Hani. Ayo kita berangkat sekarang," ucap Hani seraya menutup laptop nya dan beranjak dari duduknya.

Dengan segera dia mengganti pakaiannya dan mengambil sling bag serta kunci mobilnya.

Dia melihat ke arah rumah Abhiyasa. Bibirnya melengkung ke atas ketika tidak melihat tanda-tanda Abhiyasa berada di depan rumahnya.

"Aman…," ucap Hani sambil tersenyum lebar.

Setelah itu dia segera masuk ke dalam mobilnya dan melajukannya dengan cepat, seolah sedang lari dari penjagaan musuh.

Di sinilah Hani sekarang berada. Dia berada di toko buku terlengkap di salah satu Mall terbesar di kotanya. Di sana, dia memborong banyak buku tentang agama islam.

Entah berapa uang yang dikeluarkannya untuk membeli semua buku tersebut, dia tidak peduli. Bahkan sampai berapa lama dia membaca buku itu pun tidak dipikirkannya. Baginya untuk mencari tahu sesuatu itu tidak boleh setengah-setengah dan harus tuntas.

Kini kedua tangannya menenteng dua kantong plastik besar yang berisi buku-buku yang dibelinya. Ada senyum kepuasan yang terbesit di wajahnya.

"Ternyata berbelanja buku cukup menghabiskan tenaga dan membuatku sangat lapar," ucap Hani sambil terkekeh melihat kedua kantong plastik yang berisi buku-buku tadi berada di kursi sebelahnya.

"Lebih baik aku membeli makan sekalian daripada nantinya kelaparan ketika sampai di rumah," sambung Hani kembali sambil memakai sabuk pengamannya.

Segera dilajukannya mobil tersebut menuju deretan beberapa warung kaki lima yang pernah dikunjunginya bersama dengan Abhiyasa.

"Lebih baik aku makan di sana saja. Masakannya enak dan… Abhiyasa menyukainya. Issshhh kenapa aku jadi ingat dia?" ucap Hani sambil terkekeh.

Masuk ke dalam warung tenda tersebut, Hani segera duduk di tempat yang waktu itu ditempatinya bersama dengan Abhiyasa.

"Hani?!"

1
Nissa Mahbub Mazin
lucu juga si Abhi😂 baru juga jadian udah nanya kapan nikahnya🤭
Nissa Mahbub Mazin
pepet terus Abhi😂
Chalimah choir
the beast banget cerita ne 👍👍👍👍👍top markotop utk author, tulisane gk ada yg salah,, salut buat kak author
She_Na: makasih kak😍
total 4 replies
Chalimah choir
seru banget cerita ne,, gk monoton dan ngehiburrr 👍👍👍👍👍 jempol buat karya mu kak thor
She_Na: 🥰makasih kak. bakal ada lanjutan season 2 nya. tapi masih proses, karena aku lagi gak fit akhir² ini kak. follow aku aja ya biar dapat notif kalau ada karya baru. jadi biar tau kalau season 2 nya udah ada.😍💜
total 1 replies
winta purwantia
kok blum ada lanjutannya ya...ayo donk lanjut
She_Na: follow author She_Na ya, jika sudah ada season 2 nya pasti ada notifikasi 🥰😍
total 2 replies
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
She_Na: 🥰makasih ya udah baca😍 lanjut season 2 kok. tunggu aja ya. follow author agar dapat notifikasi kalau ada karya baru😁💜
total 1 replies
NURHIDA MUJUR
lanjut thor seruuuuuuu banget
She_Na: 🥰makasih😍.jangan lupa follow author She_,Na ya😁💜
total 1 replies
SoftMambo
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
She_Na: 🥰makasih kak😍 baca karyaku yang lain dong. Siapa tau kamu suka😁. jangan lupa follow She_Na ya.💜
total 1 replies
BeautyBabe
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya ❤❤
She_Na: 🥰makasih beb😍 udah di up😁
total 1 replies
coastbycoast
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
She_Na: sabar kak... 😁 tiap hari update kok. nanti juga bakal ada kelanjutannya season 2. follow author She_Na ya agar dapat notifikasi jika ada karya baru🥰
total 1 replies
japemethe
lanjuttttt.......bosan dengan cerita CEO
She_Na: coba baca karya aku yang lain kak. banyak yang bukan CEO kok 😁🥰
total 2 replies
TripleAdorable
Thor, kamu tahu artinya setia kan? Iya, aku dan kamu. Makanya tetap lanjut ya ceritanya:)
She_Na: lanjut beb... udah ada kok. Tinggal tayang aja. ini juga lagi nyiapin season 2 nya 😁
total 1 replies
HotBabe
Apa kak author ga denger jeritan hatiku buat kk lanjut bab baru?
She_Na: waaiiiit yaaa😂 lagi ngerjain beberapa novel juga. Tungguin ya😁
total 1 replies
alchemyworks
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
She_Na: baca karyaku yang judul "Ternyata Suamiku Luar Biasa". Siapa tau kamu suka🥰
total 2 replies
Criss Cross
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
She_Na: baca karya She_Na yang lain ya. Siapa tau suka😁🥰
total 2 replies
infinite soul
Selamat! Karya kk masuk rak buku akuuuu haha bakal aku tunggu terus nih kelanjutannya
She_Na: 🥰😂😂😂 makasih ya 💜
total 1 replies
Girl Moon Maker
jangan gantung Thorr Cepetan Up ya Thorr Semangat
She_Na: 🥰 makasih udah baca karya She_Na. Ditunggu ya kelanjutannya nanti malam😁💜
total 1 replies
Irma Purwanti
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
She_Na: 🥰 makasih selalu baca karya She_Na. Kalau bisa sempetin baca karya She_Na yang lain ya😂💜
total 1 replies
Leena
ceritanya menarik. jadi penasaran bagaimana akhirnya😁
Malinda N.H
semangaaattt
She_Na: 🥰makasih kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!