NovelToon NovelToon
Pak Guru Is My Husband

Pak Guru Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:116.3k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Putri Melati

Menceritakan seorang guru yang mencintai muridnya sendiri bahkan ia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sang gadis.


Dikta Ananta Pramaja
Seorang guru berwajah tampan dan berkharisma namun memiliki sifat dingin dan wajah datar ke semua orang tapi banyak sekali perempuan yang tergila-gila akibat pesonanya tapi tidak berlaku untuk gadis satu itu ia bahkan sangat tidak menyukai gurunya tersebut.


Veranda Claudysa Shakila
Gadis cantik namun barbar ini berhasil mengikat sang guru dingin bahkan sang guru tergila-gila kepadanya.

Akankan cinta Pak Dikta terbalaskan?
Lanjut baca kisah cinta Pak Dikta dan Veranda ya



Jangan lupa follow dan vote yaa!!
Selamat menikmati🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Putri Melati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pertama?

Semua tamu sudah mulai pulang tinggal rekan rekan bisnis orang tua mereka Pak Dikta yang melihat wajah lelah Veranda pun tak tega akhirnya ia menyuruh Veranda untuk masuk kamar terlebih dahulu.

"Tamu nya tinggal tamu Papah sama Ayah aja kamu langsung masuk aja"Ucap Pak Dikta

"Gak enak saya Pak"Ucap Veranda tak enak

"Udah gak papa kan ada saya"Ucap Pak Dikta akhirnya Veranda melangkah menuju kamarnya

25 menit kemudian akhirnya Pak Dikta masuk ke kamar hotel ia melihat sekeliling tampak sepi namun ia mendengar gemercik air pertanda bahwa Veranda sedang mandi, ia pun melepas tuxedo beserta accessoris yang berada di tubuhnya.

CEKLEK

"Aaahh"Teriak Veranda sambil menutup mata

"Hei kamu kenapa" Ucap Pak Dikta ia kaget tiba tiba saja Veranda berteriak

"Pake baju dulu Pak"Suruh Veranda membuat Pak Dikta sadar ia pun mengulumkan senyumnya berniat menggoda Veranda

"Emang kenapa gak papa dong lagian sah sah aja kita udah nikah gini" Ucap Pak Dikta enteng Veranda yang mendengarnya melotot tak percaya

"Gak ada ya Pak Bapak mau saya marah ke Bapak jangan mentang mentang kita udah nikah Bapak seenaknya ingat saya gak ada perasaan apa apa sama Bapak"Ucap Veranda dengan mulut pedasnya membuat senyum yang berada dibibir Pak Dikta luntur seketika

"Saya paham Veranda kamu gak mungkin ada perasaan sama saya gak perlu kamu perjelas saya paham"Ucap Pak Dikta sambil tersenyum kecut Veranda yang mendengar perkataan Pak Dikta seketika menyadari ucapannya

"M-maaf Pak saya gak bermaksud"Ucap Veranda sambil menunduk ia benar benar ngerasa bersalah

"Gak papa"Ucap Pak Dikta sambil melangkah ke kamar mandi membuat Veranda seketika menggeser tubuhnya agar Pak Dikta bisa lewat

"Aduhh ni mulut asal jeblak aja kan gak enak gue sama Pak Dikta" Gerutu Veranda sambil menepuk mulutnya

Ceklek

Pak Dikta keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah serta dada yang masih nampak perut kotak kotaknya ia melihat Veranda sedang baring sambil memainkan ponselnya, dia pun berjalan ke arah lemari untuk mengambil baju lalu memakainya. Perlahan ia menaiki kasur dan duduk diatas kasur itu.

"Kamu gak laper"Tanya Pak Dikta ke arah Veranda

"Enggak masih kenyang"Ucap Veranda yang seketika memberhentikan main ponselnya lalu duduk tegap

"Emm Pak saya minta maaf tadi saya bener bener gak maksud" Ucap Veranda

"Iya gak papa" Ucap Pak Dikta

"Bapak maafin saya kan Pak"Tanya Veranda

"Pasti Veranda itu tugas seorang suami untuk membukakan pintu maaf selama kesalahan itu masih bisa ditoleransi" Ucap Pak Dikta membuat Veranda menundukkan kepalanya

"Saya bener bener minta maaf sekali lagi Pak" Ucap Veranda lagi

"Sst udah gak papa yaudah kamu tidur ya udah malem pasti kamu tadi capek berdiri terus" Suruh Pak Dikta yang langsung diangguki Veranda karna ia benar benar lelah seharian ini

Pak Dikta menoleh ke arah Veranda yang tidur memunggunginya harusnya malam ini malam pertama para pengantin namun tidak baginya ia masih menghargai Veranda yang belum membuka pintu hatinya,ia akan menunggu sampai Veranda benar benar siap.

"Good night my little wife"Ucap Pak Dikta pelan sambil mengecup pelipis Veranda lalu memeluk pinggang Veranda menyusul ke alam mimpinya.

...✨✨✨...

Pagi Hari

"Enghh" Geliat Veranda sambil merenggangkan ototnya tapi saat ia membalikkan badan perut nya terasa berat seperti ada yang menindih ia pun menoleh ke arah perutnya melihat tangan kekar Pak Dikta bertengger diperutnya, ia pun perlahan mengangkat tangan kekar itu namun bukannya merenggang pelukan itu malah erat.

"Is awas Pak udah subuh saya mau sholat dulu" Usir Veranda kepada Pak Dikta

"5 menit lagi Ver" Ucap Pak Dikta dengan suara seraknya

"Gak ada 5 menitan ini tu udah lewat tau waktunya Pak" Ucap Veranda lagi membuat Pak Dikta membuka matanya lalu duduk dengan wajah bantalnya

"Kamu duluan aja ntar gantian sama saya"Ucap Pak Dikta yang diangguki Veranda

Veranda ke kamar mandi terlebih dahulu sedangkan Pak Dikta ia membereskan tempat tidu mereka suami idaman bukan? Hehe

10 menit Veranda keluar Pak Dikta langsung masuk untuk mandi dan wudhu, Veranda pun langsung menuju keruang ganti. Setelah mengganti pakaian ia menyiapkan sajadah, sarung, baju koko serta peci untuk Pak Dikta sedangkan ia sudah siap dengan mukenah berwarna toska, Pak Dikta yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung terpanah melihat pemandangan didepannya dimana Veranda menggunakan mukenah sedang meletakkan sajadah Pak Dikta ke arah kiblat. Veranda yang sadar diperhatikan langsung menoleh ia melihat Pak Dikta yang sedang bengong didepan kamar mandi.

"Pak buruan cepet ntar keburu siang"Ucap Veranda kesal membuat Pak Dikta tersadar dari lamunan dan langsung memakai sarung,baju koko serta peci yang sudah disiapkan Veranda, Veranda terpesona melihat ketampanan Pak Dikta yang berkali kali lipat menggunakan baju koko sarung serta peci yang menutupi rambutnya yang masih basah.

"Astaga subuh subuh dapet asupan mata kek begini"Batin Veranda sambil menelan salivanya

"Kok ngelamun ayo katanya keburu siang" Ajak Pak Dikta membuat Veranda tersadar dari lamunannnya

Pak Dikta dengan khusyuk melantunkan ayat ayat suci Al-Qur'an Veranda yang mendengar suara Pak Dikta menjadi tersentuh ia tak menyangka guru sekaligus suaminya ini memiliki suara yang merdu serta bacaan yang fasih, setelah menunaikan sholatnya Pak Dikta membalikkan badannya ke arah belakang melihat Veranda ia duduk bersila lalu menyodorkan tangannya ke arah Veranda, Veranda yang paham maksud dari Pak Dikta langsung menyalimi tangan Pak Dikta dengan lembut setelah itu Veranda menarik kepalanya, namun sebelum itu bahu Veranda ditahan Pak Dikta lalu ia mencium kening Veranda membuat gadis itu terkejut.

"Maaf"Ucap Pak Dikta ia sadar bahwa kelepasan mencium kening Veranda tadi sedangkan Veranda hanya mengangguk dengan muka yang masih bingung

"Saya paham bahwa pernikahan ini bukan yang kamu inginkan, bahkan sama sekali tidak yang kamu bayangkan harus menikah dengan gurunya sendiri, tapi saya harap kita, saya dan kamu bisa nerima dan ngejalani pernikahan ini dengan ikhlas saya hanya mau menikah sekali seumur hidup Veranda apalagi kita mengucapkan janji suci"Ucap Pak Dikta dengan tulus sorot matanya pun melembut

"Saya gak bisa mastikan Pak, tapi s-saya akan mencobanya"Ucap Veranda membuat Pak Dikta tersenyum lega setidaknya Veranda mau mencoba tak apa Veranda belum menerimanya ia akan berusaha sebisa mungkin untuk membuat Veranda membuka hatinya.

Setelah usai sarapan Pak Dikta tiba tiba saja mengajak mereka semua untuk berkumpul ia mengatakan bahwa ada yang ingin ia sampaikan.

"Ada apa Nak Dikta" Ucap Mama Lili

"Emm maaf sebelumnya Mah, Pah,Ayah, Bunda, serta Keinan disini saya ingin meminta izin kepada kalian semua untuk membawa Veranda untuk tinggal bersama saya di apartemen saya" Ucap Pak Dikta membuat semuanya terkejut terlebih lagi Veranda ia sangat syok

"Ini apa apaan sih Pak" Ucap Veranda tak terima

"Veranda"Ucap Papah Rayhan tegas membuat nyali Veranda menciut

"Maaf kalo ucapan saya barusan membuat kalian kaget, saya sudah memikirkannya jauh jauh hari apalagi saya dan Veranda sudah menikah, saya ingin menjadi mandiri dan bertanggung jawab sebagai kepala keluarga sebagaimana mestinya, tapi kalopun kalian tidak mengijinkan tidak apa apa saya cukup sadar dan tau diri"Ucap Pak Dikta membuat mereka semua terdiam

"Lakukanlah sebagaimana yang kamu putuskan Dikta, sekarang kamu yang lebih berhak atas Veranda dan saya pun setuju ada baiknya kalian mandiri dalam menjalani rumah tangga ini tidak ada campur tangan dari kami sebagai orang tua"Ucap Papah Rayhan yang diangguki mereka semua terkecuali Veranda

"Pah"Ucap Veranda tak terima

"Diam Veranda sekarang surga kamu ada di suamimu ikutlah kemanapun dia pergi lakukan tugas mu sebagai istri dengan baik,jangan sekali sekali kamu membangkang ataupun melawan perintah suami mu,pahamm Veranda??"Ucap Papah Rayhan

"Paham Pah" Ucap Veranda sambil menunduk

"Kapan kalian akan pindah" Tanya Ayah Doni

"InsyaAllah besok siang Yah" Ucap Pak Dikta

"Semua sudah siap?"Tanyanya lagi

"Sudah Yah tinggal barang barang Veranda yang tinggal dipindahkan"Ucap Pak Dikta membuat semuanya mengangguk.

1
Mulyanti
lanjut thor
kwek kwek
lanjut Thor
Irma Ariani
lanjutin thor
Ela Wati
yg fokus mbak bacanya, orang di situ di bilangin nya naik ojol
Ela Wati
yg fokus bc nya, orang di situ bilang nya naik ojol.
Ela Wati
yg fokus baca nya, orang di situ bilang nya naik ojol.
Qaisaa Nazarudin
Lanjut aja thor, masihnada aku yg nyokong karya mu di sini..Semangat dong💪🏻💪🏻💪🏻
Qaisaa Nazarudin
HAMIL SIMPATIK deh kayaknya ..
Qaisaa Nazarudin
Astaga ini kenapa lg es kutub meleleh kek gini 🤣🤣🤣 Wahh jangan2 Vera HAMIL nih!!🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Ini namanya cowok gantle man,,gak perlu bertindak bodoh ngotot ngerebut milik org lain,👏🏻👏🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Qaisaa Nazarudin
Astaga kenapa gak di kunci pintunya?? Yg ada ntar org bilang Vera yg godain gurunya mana yg blom tau mereka udah nikah..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Ngakak aku,nyebur tuh minuman ku,Dasar Y kabur mulu dari X makanya mereka susah ketemu dan gak berjodoh 🤣🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
“Sayang” dong pak manggilnya, jgn Veranda2 mulu, “saya2” mulu, Formal banget sih, kan udah saling jatuh cinta tuh kalian berdua, ngapain SAYA2 lagi..
Qaisaa Nazarudin
Berarti bukan satu klas nih dgn Vera cs..
Qaisaa Nazarudin
Bertambah lg Rivalnya pak Dikta, Untung pak Dikta gercep langsung nikahin Vera 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lho bukannya td Veranda bawak motor sendiri ya pergi sekolah dikawal sama paksu dr belakang, kok pulangnya bareng naik mobil??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Wahh Vera malah cari masalah kamu ngasih harapan kek gitu, Kalo cuman gak tau kantin dimana, kan banyak cowok satu klas tuh, kenapa gak ngajak mereka aja,,
Qaisaa Nazarudin
Pedean udah tau dia udah bersuami juga, ngotot banget🙄
Qaisaa Nazarudin
Waahh pasti sengaja nih dia pindah kesini dan malah satu kelas lg dgn Veranda, Dasar padahal udah klas X11 juga kan, ngapain pundah lg coba, apa maksudnya..🙄🙄🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Veranda gak ngajak ya sahabatnya ke nikahan nya waktu itu?? Dikta aja ngajak tuh sohibnya,,kalo sahabat doang rasanya gak papa ya Vera kasih tau, tapi mereka harus jaga rahasia,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!