NovelToon NovelToon
My Hot Uncle

My Hot Uncle

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cintapertama / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sept

"Mika! Kamu keponakan Om. Tolong hentikan!" sentak Ferdinand marah pada Mikaela yang sudah berbaring di atas ranjang dengan menggunakan baju tipis serta rok mini. Ferdinand jelas marah, karena keponakannya itu mulai sulit dikendalikan. Gadis 17 tahun itu membuat Ferdinand ketar-ketir ketika Mika menyatakan cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

My Hot Uncle bagian 34

Oleh Sept

Sepertinya masih harus di skip untuk yang belum ada KTP. Maaf ya, lewati saja. Hehehe ....

***

"Sakit?"

Ferdinand menatap wajah istri kecilnya itu, ia tatap dengan lembut, sesaat yang lalu dia sudah merobek dinding pertahanan lawan. Meninggalkan bercak darah dan jejak-jejak pertempuran yang berlangsung cukup dramatis.

"Iya ... perih."

Mendengar suara lembut Mikaela, Ferdinand menatapnya dengan senyuman. Kemudian mengusap wajah Mikaela.

"Nanti ... kalau kita sering-sering, pasti tidak perih lagi."

Wajah Mikaela langsung merona, malu rasanya. Ia sampai memalingkan wajah, tapi pria itu langsung menangkup wajah Mikaela tersebut.

"Kamu cantik sekali kalau malu-malu begini," goda Ferdinand. Dan Mika langsung menggatupkan bibir. Wanita muda itu terlihat sangat salah tingkah.

"Aku gendong ya? Kita bersihkan badan dulu."

Settt ...

Mika sempat terhenyak karena Ferdinand langsung saja membopong tubuhnya.

"Pegangan!" bisik Ferdinand sembari melangkah pelan ke kamar mandi yang jaraknya tidak jauh dari ranjang.

Dengan perhatian, Ferdinand menurunkan Mikaela dengan hati-hati. Kemudian memenuhi bathtub sampai penuh. Mereka berdua masuk di wadah yang sama, bukannya langsung mandi, Mika dan Ferdinand malah sama-sama berendam di dalam bathtub yang sudah penuh busa.

"Mau minum?" tawar Ferdinand yang melihat minuman dan gelas sudah disiapkan sebelumnya untuk pengantin baru tersebut.

Mika menggeleng, tapi Ferdinand dengan tangannya yang panjang, ia meraih segelas minuman tersebut. Ia minum sampai habis, kemudian menatap Mikaela.

"Om!"

Mika kaget, karena Ferdinand langsung saja merampas bibirnya. Ada rasa pait dari anggurrr yang tersisa.

"Aku mau lagi," bisik Ferdinand lembut saat melihat pemandangan yang membuatnya kembali bergejolak.

Mika menelan ludah, ia heran, suaminya kok masih kuat. Padahal beberapa waktu yang lalu sudah loyo, sekarang tombak sakti itu kembali mencuat lagi dengan berani.

Akhirnya terjadi lagi, sesuatu yang semestinya. Namun, di tempat berbeda. Tempat paling favorite bagi pengantin kedua. Di bawah guyuran shower, sepasang manusia olah raga bersama.

***

Sesaat kemudian, Mika berjalan dengan aneh. Ia sedikit meringis saat melangkah, sedangkan Ferdinand, pria itu masih mandi. Mika yang keluar duluan, karena jika masih terus di dalam, maka ia akan terus dimakan oleh suaminya yang kelaparan itu.

'Kenapa om jadi ganas dan mesyumm sekali? Padahal dulu dia melarangku aneh-aneh, berlagak suci ... tapi ... aduh ... ini kenapa dibuat jalan kok perih banget!' gerutu Mikaela sambil memeluk tubuhnya karena dingin. Tengah malam diajak mandi oleh suaminya.

"Sayang ....!"

Mika langsung menoleh, suaminya menyusul jalan di belakang.

'Astaga! Dia tidak punya malu. Tolong pakai handuknya dengan betul!' omel Mika saat menoleh tapi malah melihat sesuatu yang menggantung dan membuat otaknya langsung oleng.

Sett

Ferdinand kembali membopong Mika sampai Mika ke ranjang.

"Kenapa jalanmu mirip bebek?" goda Ferdinand kemudian mencubit hidung Mika.

Mika langsung manyun, dan Ferdinand terkekeh.

"Jangan minta lagi ya? Sudah tengah malem, Mika capek."

"Lihat nanti," jawab Ferdinand penuh senyum.

Bukk ...

Mikaela langsung memukul lengan Ferdinand. Dan membuat pria itu langsung memeluknya. Masih pakai handuk, Ferdinand merebahkan tubuhnya di ranjang, sembari memeluk Mikaela dalam pelukannya.

***

Drett ... dreeet

Sudah pukul 7, tapi keduanya masih terlelap. Namun, suara ponsel yang bergetar, membuat salah satu dari mereka terbangun. Ferdinand membuka mata kemudian merabaa ponselnya.

"Jam tujuh," gumamnya kemudian memejamkan mata lagi. Namun, beberapa saat kemudian ia membuka mata. Dilihatnya Mikaela yang sudah terlelap. Ia kecupp dahi Mika, kemudian turun pelan-pelan.

Ferdinand menggeliat, kemudian memperhatikan Mika kembali. Ia selimuti tubuh Mikaela, kemudian ke kamar mandi. Ferdinand mengambil alat cukur, karena merasa dagunya sedikit kasar, bulu-bulunya terlalu cepat tumbuh. Setelah bercukur, ia buang alat cukur itu ke tempat sampah, karena hanya ia pakai sekali saja. Sudah rapi, ia pun mencuci muka dan mengusapnya dengan handuk bersih.

Puk ... puk ... puk ...

Ia menepuk pipinya, wajahnya terlihat cerah ceria. Wajah Ferdinand berseri-seri, mungkin karena dapat service full semalaman.

Sesaat kemudian, terdengar dering ponsel. Namun, bukan berasal dari ponselnya. Tidak ingin Mika bangun, karena pasti kecapekan semalam. Ferdinand pun mencari sumber suara. Ponsel Mika ada dalam tas, pria itu pun mengambil lalu mematikannya.

Mata Ferdinand kemudian teralihkan, ia menatap sesuatu di dalam tas yang tadi ia buka. Mata pria itu memincing, wajahnya yang tadi berseri, mendadak berubah. Bersambung.

Fb Sept September

IG Sept_September2020

Gempa bumi sebentar lagi. Heheheh

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emang temannya ga di undang saat nikahan tah padahal acaranya di hotel.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Waduuhh bakal marah ga tuh Ferdinand kalau Mika minum P1l Kb.🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ga usah teriak² Mika.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Ehem akhirnya menuju Halal juga.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah Loh gimana tuh.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Nah tinggal nentuin pilihan kamu gimana Mika, mau menerima dan jalanin hidup berumah tangga bareng² Ferdi dan siap nerima segala kemungkinan yang kadang ke depannya ga sesuai apa yang kamu mau atau menolak dengan resiko kalau Ferdi menikah dengan perempuan lain.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Bales²an karna Cemburu., lagian kamu sih sok jaga jarak dan menghindar.. sekarang giliran Ferdinand ngobrol dengan klien saja kamu kalang kabut dan cemburu.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Giliran sudah nyaman sendiri ga mau di ajak nikah dan jaga jarak... terus saja begitu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emang ga apa² gitu ke bioskop masih pake seragam sekolah.🤔
gimana sekarang posisinya terbalik jadi Ferdinand yang mepetin terus Mika.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sekarang takut sendiri, dulu kemana saja Mik.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sedikit demi sedikit belajar ga bergantung sama Ferd8nad, Mika.... belajar dewasa dan kejar impianmu buat jadi orang berguna dan ga ngecewain Om mu dan almarhum, almarhumah buat mereka bangga karna semakin kamu terus bergantung dan mengharap perhatian Om mu justru akan semakin sakit yang ada, Yok bisa Yok alihin rasa kesepian mu dengan kesuksesan mu.💪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hadeuuuhh Ferdinand kalau memang kamu sudah suka sama Mika kenapa meski hadirkan Sandra, kenapa ga langsung saja tanpa melibatkan perempuan lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kamu cuma memikirkan keinginan kamu sampe kamu ga lihat gimana Om mu bertahun² rela ngurus kamu sendiri tanpa peduli atau memikirkan masa depannya sendiri demi bisa ngurus kamu dan amanah perusahaan Orang Tua mu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kamu ga mikir susahnya Paman mu gimana Mika, bukannya berpikir dewasa malah nambah beban padahal sudah kelas 3 SMA dan sudah mau kuliah😤
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kespian sih kesepian Mika tapi harus bisa juga pilih² teman dalam pergaulan bukan malah menjerumuskan diri sendiri karna kami sendiri yang bakal rugi dan juga Paman mu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Wah parah pergaulannya Mika.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Dari awal baca sudah banyak bawangnya Thor.🥺😢
Scorpio💞💙💙💙
Terima kasih buat kalian berdua ka Pimoy dan KA sept sukses selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan YME⭐⭐⭐⭐⭐
Anggun Dwi Insani
ini baru chap awal ya tapi kok udah banjir air mata sihhh😭
Murni Asih
lg bersolo mika....jgn diganggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!