Angelina kembali ke negaranya untuk bertemu kakaknya Stella yang telah hilang kontak dengannya. Tapi sebuah berita mengejutkannya, kakaknya telah meninggal dalam sebuah kecelakaan.
Selain itu ia terpaksa menikah dengan pria kejam bernama You karena harus menggantikan kakak dari ayahnya yaitu Bella yang mengalami kecelakaan parah tepat sehari sebelum pernikahannya.
Tak di sangka, pernikahan yang ia jalani adalah pernikahan yang dilandasi balas dendam, dendam untuk Bella kini dilampiaskan padanya.
Bagaimanakah jalan keluarnya? Adakah bahagia untuk Angelina?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
..34. Membayar semua pakaian
Menunggu sekitar 15 menit akhirnya semua pakaian yang sudah dicoba oleh Tiara dan Marlin telah selesai di bungkus oleh Ratih.
"Ini semua belanjaannya, silakan ikuti saya ke kasir untuk membayar." Kata Rati tanpa memudarkan sedikitpun senyum dari wajahnya sebab dia merasa senang karena hari itu ada banyak pakaian yang terjual.
Dengan begitu akan ada banyak komisi untuk mereka.
Tidak peduli siapa yang membayarnya, yang penting seluruh pakaian itu keluar dari toko mereka dalam keadaan lunas!!!
Sita yang sedari dari tadi duduk kini berdiri menatap pada 3 perempuan yang masih berdiri dengan tidak tahu malu.
"Hei!!" Katanya melambai di depan Angelina hingga Angelina melepas Headset nya menatap Sita
"Apakah kalian ingin membayarnya sendiri atau perlu ku bayarkan?" Tanya Sita dengan suara merendahkan sebab perempuan itu benar-benar tahu bahwa ketiga perempuan itu tidak akan sanggup membayarnya.
Angelina melihat kesombongan Sita, lalu tersenyum "Kalau Nona Sita tidak keberatan membayarnya untuk kami maka tentu saja kami dengan senang hati mengijinkan Nona Sita untuk membayarnya." Kata Angelina.
Mendengar ucapan Angelina, Sita langsung tertawa merendahakn "Sudah kuduga kalau kalian hanya orang-orang yang mengaku sebagai orang-orang dari keluarga jenkins. Tapi karena aku terlalu baik hati maka kali ini aku akan membayar hanya untuk kalian." Kata Sita sembari berjalan ke arah kasir.
Dia tidak pernah memberitahu orang-orang itu bahwa dia benar-benar menghubungi keluarga jenkins untuk datang ke sini menangkap mereka bertiga.
Karena jika dia mengatakannya maka jangan-jangan 3 perempuan itu segera mencari cara untuk meninggalkan tempat itu dan seluruh rencananya untuk mendekati keluarga jenkins akan hancur begitu saja.
"Nyonya, Saya tidak mau pakaian yang dibayarkan oleh sembarang orang. Kami akan berhutang pada perempuan itu umur hidup kami karena tidak akan sanggup mengganti uang yang telah Ia keluarkan untuk kami." Tiara tiba-tiba berbicara membuat Angelina yang sedang menatap Sita kini berbalik menatap pelayan tersebut.
"Anggap saja ini adalah pakaian gratis yang turun dari langit. Lagipula perempuan itu memang memiliki banyak uang, hanya mengeluarkan beberapa puluh juta saja tidak akan membuatnya jatuh miskin." Kata Angelina tersneyum.
Tiara sama sekali tidak mengerti dengan pemikiran Angelina, tetapi perempuan itu tidak ingin membantah jadi dia hanya menganggukkan kepalanya.
"Baik Nyonya, saya ikut apa saja kata Nyonya," ucap Tiara.
Setelah Sita menggesek kartunya, perempuan itu kemudian berbalik menatap Angelina dan kedua pelayan Angelina.
"Kalian boleh mengambil barang-barang ini," kata Sita sembari tersenyum melihat ke arah pintu masuk dimana seorang yang pelayanan yang menggunakan pakaian seragam keluarga jenkins kini memasuki toko.
'Baguss,,, akhirnya pelayan dari keluarga jenkins datang juga.' pikir Sita memperhatikan pelayan itu dan menunggu seseorang dari keluarga jenkins untuk datang.
Tetapi setelah beberapa langkah pelayan itu memasuki toko, tidak ada satupun orang yang mengikutinya dari belakang jadi Sita tampak kecewa bahwa keluarga jenkins hanya menyuruh seorang pelayan untuk datang mengatasi masalah itu.
Padahal awalnya dia berpikir salah 1 anggota keluarga jenkins akan datang mengatasi masalah itu hingga dia bisa berkenalan dengan mereka.
"Pergi ambil barang-barang kalian," akhirnya suara Angelina terdengar memberi perintah pada Tiara dan Marlin.
"Baik Nyonya," jawab Tiara dan Marilyn secara serentak berjalan ke arah kasir lalu mendapatkan pakaian yang telah dibungkus rapi oleh Rati.
Keduanya tersenyum memegang banyaknya kantong di tangan mereka, tetapi ketika melihat pelayan dari keluarga jenkins datang ke sana, keduanya langsung terpaku di tempatnya.
Mereka akan dipecat saat pelayan dari kediaman utama melihat mereka keluar melayani Nyonya mereka tanpa menggunakan seragam!!
"Marlin,, bagaimana ini??" Tanya Tiara pada Marlin.
Marlin mendengar ucapan Tiara, Apa yang dipikirkan perempuan itu juga sama dengan yang ia pikirkan, "Tenanglah, kita tidak melanggar peraturan dengan sengaja. Ini semua karena permintaan Nyonya,"