NovelToon NovelToon
Aku Hanya Boneka Pengganti

Aku Hanya Boneka Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Patahhati / Balas Dendam / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Pengganti / Tamat
Popularitas:145.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: little turtle 13

Sean mengakui gadis yang ditabraknya hingga hilang ingatan itu sebagai tunangannya, karena parasnya sangat mirip dengan calon tunangannya yang pergi.

Yelena didandani sedemikian rupa hingga benar-benar terlihat seperti kekasihnya.

Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Ikuti terus kisah mereka dalam "Aku Hanya Boneka Pengganti".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon little turtle 13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memalukan

Keesokan harinya..

Aroma yang datang dari dapur itu menerobos masuk lewat celah pintu kamar Sean. Mencium aroma wangi masakan itu membuatnya tidak dapat melanjutkan tidurnya.

Dia membuka mata dan menatap jam dinding yang tergantung di dinding depan sana. Masih setengah 7 pagi.

Dia menarik napas panjang dan mengembuskan nya dengan kasar. Dan akhirnya dia bangkit dari tidurnya, kemudian berjalan menuruni tangga, mengikuti aroma yang berasal dari dapur.

Sean bersandar di dinding yang tak jauh dari dapur, dan melihat wanita berpiyama yang sedang sibuk membuat sarapan di dapur.

Yelena merasakan seseorang ada di belakangnya. Berulang kali dia mengusap tengkuknya, bulu kuduk nya mulai berdiri. Jika itu Bibi, tidaklah mungkin karena Bibi baru saja pergi ke minimarket.

Dia mengecilkan api kompor dan meletakkan sulitnya. Menghela napas panjang kemudian menoleh.

"Sean?" gumamnya.

Dia menyunggingkan senyum semanis mungkin. Kemudian perlahan senyum itu mulai pudar, kini dia meringis memasang wajah kikuk nya. Sambil menggaruk tengkuknya dia berkata,

"Aku bangun kesiangan.."

Kemudian berbalik dan mematikan kompornya. Masakannya telah matang. Yelena membawa dua piring nasi goreng.

"Nasi goreng lagi.." ujar Yelena.

"Hmm.." sahut Sean.

Sean langsung melahap nasi gorengnya. Tenang. Hanya terdengar suara sendok yang berdenting. Tidak ada percakapan. Mereka berdua hanya diam.

"Bibi mana?" tanyanya.

"Ke minimarket," jawab Yelena.

"Kelihatannya kita sudah tidak membutuhkan Bibi disini," ujar Sean.

"Maksudnya? kamu mau pecat Bibi?"

Sean meletakkan sendok nya dan menatap Yelena.

"Mengembalikannya ke rumah keluarga Li," jawabnya.

Yelena berpikir jika dirinya sudah mulai terbiasa. Tidak baik juga terlalu lama merepotkan Bibi. Tapi satu hal yang dia sayang kan. Ya, Yelena sudah menganggap nya seperti ibu sendiri.

Akhirnya dia hanya bisa mengangguk.

"Jangan lupa nanti buka laci mejamu!" ujar Sean sebelum akhirnya pergi dari meja makan.

Sean kembali ke kamarnya untuk bersiap berangkat ke kantor.

tok tok...

Dengan memberanikan diri Yelena mengetuk pintu kamar Sean. Apapun hasilnya, di buka atau tidak, itu masalah nanti.

Pintu terbuka.

Perasaannya sangat campur aduk. Dia masih sibuk dengan jarinya di bawah sana. Ya, menundukkan kepala dan memainkan jari. Sampai suara itu menyadarkannya.

"Apa kamu hanya iseng?"

Yelena mengangkat kepalanya, namun pemandangan di hadapannya itu sangat tidak baik bagi jantungnya. Sean bertelanjang dada dengan handuk yang hanya di kenakan pada separuh badan bawahnya.

Dengan segera Yelena membalikkan badannya. Namun terlambat, matanya sudah terlanjur melihat.

"Untuk apa kamu berbalik jika sudah melihatnya?" ujar Sean.

"Aku ti- tidak melihatnya!" bantah Yelena dengan terbata-bata.

Sean menyeringai. Kemudian melangkah maju mendekati Yelena. Mungkin setengah jengkal jarak mereka saat ini. Sean menundukkan tubuh dan badannya. Menempelkan pipinya pada telinga Yelena. Kemudian berbisik.

"Jika kamu tidak melihatnya, kenapa kamu berbalik?"

Yelena berbalik, berbalik dengan maksud ingin menjauhkan tubuh pria itu darinya. Namun naas, dia terpeleset. Hal pertama yang dia lakukan adalah mencari pegangan untuk menahan tubuhnya yang kehilangan keseimbangan. Sesuatu yang sempat di tariknya bukan tangan ataupun tubuh Sean, namun handuknya.

Handuk itupun ikut terjatuh bersama dirinya.

"Argghh!" teriak Yelena.

"Seharusnya aku yang teriak," ujar Sean sambil mengambil kembali handuknya yang jatuh dan segera membalut tubuhnya.

Sean berbalik, menyembunyikan wajahnya yang merah padam. Bagaimana pun juga dia adalah manusia normal yang juga dapat merasa malu.

"Ma- maaf," ucap Yelena.

Sean memijat pangkal hidungnya dan menghela napas panjang. Tanpa berbalik menatapnya, dia mengulurkan tangan.

Tapi Yelena sudah tidak dapat menahan rasa malunya. Dia memilih tidak menerima uluran tangannya Sean, dan lebih memilih untuk berdiri sendiri dan kabur menuju kamarnya yang tak jauh dari sana.

brak!

Suara pintunya tertutup.

"Haishh~ gadis itu! seharusnya yang lari itu aku!" gerutu Sean.

Yelena bersandar di balik pintunya. Dia menepuk-nepuk kedua pipinya. Kemudian berjalan ke arah balkon untuk menghirup udara segar dan menambah oksigen.

Dia memejamkan matanya dan menarik napas dalam-dalam. Namun sebuah ingatan membuatnya membuka mata dan berlari ke dalam. Dia menuju satu-satunya dari tiga meja yang memiliki laci. Lalu membukanya.

Sebuah ponsel ada di dalam sana. Di ambilnya ponsel itu dan mengetuk layarnya. Ponsel pun menyala. Dari sekian banyak kotak aplikasi, yang dibuka hanyalah kontak telepon.

Hanya ada satu kontak dalam ponsel itu. My Fiance, nama yang tertulis di sana.

BERSAMBUNG...

1
Rima Patmasari Marda
gantung tung tung..... THOR
iniisenia🤍
Luar biasa
Vee
tamat?
Vee
serius ini tamat ??🥲
Nur Syuhada
sedihhhh
Yoru
kak kok mati?
Eliza Triwahyu
nggak lucu Thor,masa Sean mati gitu aja?
ini pasti mimpi kan kan iya kan?
masa sad ending sih?
aku nggak rela loh ini klau kayak gini huaaa😭😭😭
Irene Naura: thor udh 2024 gak bisa s2 nya?
total 2 replies
Fitriyah Akbar
yang bener kak ini tamat, dan hanya sampai sini??? kaka yg bener saja,, ini lagi seru²nya... se enggaknya biarkan yele bersama dgn yohan dulu.... haduhhhh kok nyesek ya,, pas lagi sayang²nya mlhn di tinggal tamat... 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Daffamomz: semoga ada season 2 ya
total 1 replies
Naura Maharani
Serius ini udah tamat kak author?😓
Fitriyah Akbar
makin panjang ceritanya dahhhhh.... bagus kaka semangat.... up nya selalu di tunggu tunggu 🥰
Fitriyah Akbar
segitu sudah di bilang malu mah gak sebanding dgn apa yg telah dia perbuat... 😔
Fitriyah Akbar
maaf mu akan butuh perjuangan sean....
Yunita Indriani
masih ada cinta untuk Sean tp sayang luka yg kau beri itu sangat besar
Indah Skbian
kenapa aku bacanya jadi heilo ya.. jadi keinget susu pertumbuhan..
😅😅
Fitriyah Akbar
huhhhhhh kutunggu kau kutunggu.... kurang puasssss kaka,, wah tiba² ada helio xu,,, hebat kaka,,, adik perempuan satu satunya tak merasa tersaingi... ☺️☺️
Indah Skbian
Khaaan... yelena masih hidup..
harus jadi barbar, lebih badas dan syedikit jahad ya...
😁😁
Fitriyah Akbar
kalau udah cinta, mau sebenci apapun tetep masih ada ruang yg tergores akan kebencian itu sendiri. 😔😔
Fitriyah Akbar
😤😤😤😤 kok aku jadi marah sama diri aku sendiri sih,, karena punya sedikit rasa kasihan dgn sean asem ini... huhhhhhhh mengenaskan rasanya....
Indah Skbian
Mending jadi pemeran antagonis ya..
bisa gak thor, si telena di bikin jadi pemeran utama+antagonis.
biar gak kalah terus2an.
Indah Skbian
berapa sih umurnya si sean ini,, kok gak bisa apa2, mudah di bohongi, mudah di tipu.
emaknya juga salah sih menurutku.
sok bijak. repot sendiri jadinya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!