NovelToon NovelToon
Diary Hidup "CACA"

Diary Hidup "CACA"

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:234.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: lili oktarina

"Caca gadis cantik pemilik toko bakery yang sangat mencintai seorang abdi negara namun berkali kali di buat kecewa dan memberi harapan dan menghilang selamanya.."
tidak itu saja kehidupan Caca selalu di kecewakan pria yang juga gagal menikah dengannya.
Caca terjatuh dan lagi-lagi di sakiti...
tapi siapa sangka takdirnya sangat lah beruntung.
Caca di temukan dengan orang orang yang salah dengan berbagai kekecewaan lalu di pertemukan dengan cinta yang sesungguhnya..
namun kesabaran seseorang dan keikhlasannya membuat Caca bertemu dengan seorang pria tampan, terhormat, dan memiliki perusahaan
yang besar".
Pria itu bukan orang asing baginya tetapi temannya di masa dulu..
takdir seseorang tidak pernah salah dan tertukar sama halnya dengan jodoh.

yuk dikepoin cerita hidupnya Caca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lili oktarina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 34 Kepergian Yudha

Ardi tergesa-gesa masuk ke dalam mobil. Dia tersenyum melihat wanita duduk bersandar disampingnya. Wajah istrinya yang full dengan senyuman tentu menambah ceria pagi ini. Ia menghidupkan dan melajukan mobil keluar dari halaman rumah mereka menuju sebuah asrama.

"Sayang, apa yang kamu lihat" setelah sadar Ardi memperhatikannya sedari tadi.

"Tidak."

"Lalu mengapa kau menatapku dengan tatapan seperti itu."

"Aku hanya memandang wajah istriku yang sangat cantik. Apa itu kesalahan?"

"Tentu tidak. Kau dapat melakukan apapun yang kamu inginkan."

"Baiklah" dia menjawab dengan begitu kesalnya.

Ardi terus melaju ditengah keramaian dengan sedikit kesal. Pertemuan kali ini adalah perpisahan kepergian Yudha. Sebenarnya Ardi tidak ingin Yudha pergi jauh. Ardi sangat menyayangi teman masa kecilnya itu, walaupun sempat terjadi kesalahpahaman diantara mereka akibat perbuatan yang dilakukan Airin. Sahabat masa kecilnya itu akan meninggalkannya dalam waktu yang sangat lama.

Caca sudah melupakan masa lalunya bersama Yudha. Kini mereka hidup dengan pilihan masing-masing. Sepanjang perjalanan Ardi menunjukkan sikap kekanak-kanakan nya dihadapan Caca.

Istriku mengabaikan ku. Bukan seharusnya ia memberikan ciuman untukku. Sialan kau Yudha, kau membuat istriku lupa segalanya.

Caca yang memperhatikan tingkah suaminya langsung mengerti dengan kekesalan suaminya itu.

"Sayang berhenti sebentar, sepertinya aku melupakan sesuatu."

"Apa kita harus memutar balik kembali" Ardi mencari jalan sepi dan berhenti.

Sebuah ciuman mendarat di bibir Ardi.

"Morning kiss" ucapnya riang.

Suamiku seperti anak kecil saja. Bukankah ia sendiri bisa mencium ku tanpa harus dikomando terlebih dulu.

"Terima kasih istriku. Seharusnya kamu lakukan itu sejak dari tadi, aku menunggunya dengansangat lama" ia pun melajukan mobilnya kembali.

"Iya. Maaf, aku melupakan morning kiss-nya pagi ini" Caca tersenyum manja pada Ardi.

"Untuk hari ini aku memaafkannya, tapi di lain waktu aku tidak akan membiarkanmu lolos begitu saja jika melupakan tugas pagi mu ini. Apa kamu mengerti?" Ardi tersenyum licik kepada istrinya.

"Baiklah, aku akan selalu mengingatnya" Caca mencubit hidung suaminya yang menggemaskan.

"Berani sekali kau mencubit hidungku, aku akan membalasnya nanti" Ardi memegang dagu istrinya.

Selang beberapa jam mobil yang Ardi kemudikan sampai di sebuah asrama. Terlihat seorang pria berdiri tegap berdiri didepan asrama itu dengan senyum manis di wajahnya. Ardi dan Caca keluar dari mobil dan menghampiri pria yang ada di hadapan mereka. Pria itu terlihat gagah dengan seragam yang di pakainya.

"Assalamualaikum" salam Caca yang diiringi Ardi.

"Wa'alaikum salam. Aku sudah lama menunggu kalian. Sebentar lagi mobilnya akan melaju. Aku pikir kalian tak akan kemari" ucap Yudha pada teman masa kecilnya dan juga mantan kekasihnya itu.

"Mana mungkin aku melupakan teman masa kecilku ini. Di perjalanan sedikit ada gangguan, di sana ada wanita yang menghentikan laju mobil ku dan mencoba untuk menggoda" Ardi memutar pandangannya kepada istrinya.

"Maaf bang kita sedikit terlambat" Caca menjelaskan.

"Apakah dia sudah pandai menggoda?" tanya Yudha pada Ardi lalu terkekeh.

Caca melotot kan matanya dihadapan Ardi, sehingga membuat dua sahabat itu tertawa terpingkal-pingkal. Mereka berbincang-bincang sebentar setelahnya Yudha bergegas mengambil tas dan perlengkapannya yang telah ia siapkan. Ia harus pergi.

"Jaga dirimu Yud. Segera lah kembali, aku dan Caca akan selalu menunggu kepulanganmu" Ardi memukul pundak Yudha dan mengucapkan selamat tinggal untuknya.

"Ar, aku pergi. Setelah aku kembali, aku ingin seseorang datang dan memanggil ku paman. Berjanjilah padaku akan memberikan keponakan yang banyak" ucap Yudha yang berjalan menuju mobil dan melambaikan tangannya.

"Aku akan menepatinya

Berjanjilah kau juga akan cepat kembali" teriak Ardi.

"Baiklah" Yudha melambaikan tangannya kembali dan menatap kedua suami istri yang ada dihadapannya itu.

Seketika wajah Caca memerah mendengar sang mantan kekasih memintanya memberikan keponakan yang banyak. Tentu hal yang tak terduga yang keluar dari mulut Yudha. Walaupun cacat tahu Yuda sangat terpukul atas semua kejadian ini.

Visual Yudha

Yudha adalah seorang Abdi Negara berparas tampan yang di idamkan para wanita. Kesibukan dalam menjalankan tugas Negara pun membuatnya tak begitu memikirkan cinta. Wanita yang melihatnya dengan seketika akan tertarik dan terpikat oleh pesonanya.

Ardi dan Caca melepas kepergian Yudha dengan senyuman. Yudha pun telah merasa lebih baik bahkan ia pergi dengan perasaan tenang. Meninggalkan seseorang yang sangat ia sayangi kepada orang yang sangat tepat. Kali ini ia hanya fokus dengan tugas yang diemban. Yudha seperti tidak percaya dengan apa yang terjadi. Kekasih yang sangat ia sayangi berada di dalam pelukan sahabat masa kecilnya itu. hatinya sedikit terluka melihat hal itu, namun ia menepisnya jauh-jauh karena itu juga karena kesalahan yang pernah ia lakukan.

***

Setelah mobil yang di tumpangi Yudha tak terlihat, Ardi dan Caca melanjutkan perjalanan mereka. Ardi melajukan mobilnya menuju sebuah toko bakery. Tak lupa Ardi menyuruh beberapa orang untuk membantu istrinya di toko. Karena Stok kue yang habis membuat Caca dan Nadin akan sibuk nantinya.

"Sayang aku telah menyiapkan beberapa orang untuk membantumu nanti" Ardi menyentuh tangan istrinya.

"Terima kasih sayang. Tapi aku rasa itu tidak perlu, aku tidak terlalu membutuhkannya."

Ardi tidak menggubris ucapan istrinya itu.

"Sayang, aku sangat merindukan ibu dan juga suasana di rumah. Apakah boleh waktu waktu kita menginap di sana?" Caca membuat permintaan kepada suaminya.

"Baiklah terserah kau saja, aku akan mengikuti kemanapun kau pergi" jawab Ardi lalu memfokuskan lajur jalannya kembali.

" Terima kasih" Caca menyandarkan kepalanya di pundak Ardi.

"Hanya itu saja, apa tidak ada ucapan yang romantis atau spesial. Seperti di drama-drama film drakor yang sering kamu dan mama tonton itu."

"Jangan-jangan kamu pun suka menontonnya" jawab Caca terkekeh.

"Tentu tidak, aku tidak menyukai drama-drama yang kalian tonton itu" ucap Ardi tak ingin kalah dari istrinya.

"Lalu mengapa kau mengetahui ucapan romantis di dalamnya."

"Aku hanya menerka. bukan berarti aku menyukai" Ardi menyela.

"Baiklah, aku tahu kau tidak ingin pernah kalah dalam pembicaraan."

Ardi tertawa mendengar ucapan istrinya itu, ia rasa wajah istrinya sangat menggemaskan ketika digoda. Ardi sangat bahagia ketika menggoda istrinya yang polos itu.

Setelah beberapa jam perjalanan mereka tiba di sebuah toko bakery. Terlihat seorang wanita berdiri dengan tangan yang dilipat dan tatapan sinis di depan toko. Ardi tak mengizinkan istrinya turun dari dalam mobil.

***JANGAN LUPA BERIKAN LIKE, KOMENTAR DAN VOTE JUGA YAH....

TERIMA KASIH DUKUNGAN UNTUK MENAMBAH SEMANGAT AUTHOR BERKARYA....💗💗💗

JANGAN BOSAN DENGAN CERITANYA CACA, BERIKAN KRITIK DAN SARAN POSITIF UNTUK AUTHOR AGAR DAPAT MENJADI LEBIH BAIK***

1
Yorna Awaluddin
mantap
Hardila Suhardini
nanggung ceritanya
Hardila Suhardini
ujung2nya ranjang jg yg mempersatukan mereka
ⓘ ⓝ ⓐ ⓨ
bukannya klo berhubungan sama abdi negara mmgnya gt y, harus siap ditinggal2.. sakitnya Caca krn TER-lalu mencintai Yudha.. krn TER lalu itu yg membuat Allah sengaja memisahkan mereka.. biarkan Allah yg memilihkan jodoh yg terbaik utk kita, kita tinggal menikmati dan menjalani saja...
Evi Andriani
ya nanggung 😩😩😩😩😩😩
Dewi Yankoel
kok d depan tulisannya end, tp d sn masih up thor..
Nilaaa🍒
next up kak
salam dari IKYD
Tari Husada
next Thor.
semangat!

mmpir balik yah,
slm dr " Rendra dan Dalia "
👑⁹⁹Fiaᷤnͨeͦ🦂
Lanjut kak, semangat!
Reanza
Lanjut
Indri Yani
udah lama akhirnya up juga
HeniNurr (IG_heninurr88)
Lanjut akak...like untukmu😍
APRILIANIANO
Yeh up lagi nih 😍
Zacra ✨
Akhirnya up jugaaa!!! Lanjut lagi Kak! Semangat ngetiknyaa!😆😆💖



Karyaku juga udah up nih kak! Jangan lupa mampir ya! 🤗💖
Asni J Kasim
Next up kakak
Lia J
ayoo lanjut thor ,,penasaran nih
Nilaaa🍒
semangat kak
Namira Benno
ayo lanjut doooong....
Ferawaty Aprilia Putri
lanjut thorrr
Eka Dwi
lanjut thorr ceritanya bikin penasarn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!