Dipadang rumput yang indah ini, kau berjanji. Bahwa aku adalah satu-satunya bungamu. Tapi ..., kemanakah kau sekarang ...? Apakah karena aku miskin, kau meninggalkanku? Aku sangat mengharapkan kehadiranmu.
Apa yang aku lakukan? Setelah kau mencampakkanku?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nsj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
☘️☘️☘️☘️
Etta
Hari ini, Aron berangkat kerja lebih awal. Katanya, dia akan ada meeting penting pagi ini. Tinggallah aku sendiri di rumah sebesar ini.
"Nona tidak ingin jalan-jalan? Cuaca hari ini sangat indah, Nona," ucap Bu Ica.
Dia adalah pembantu, yang masih baru kemaren bekerja di rumah ini.
Aron tidak tega melihatku membersihkan seluruh ruangan di rumah yang sebesar ini. Jadi, dia mencari seorang pembantu. Dia bernama Bu Ica. Berumur 45 tahun. Dia sangat baik, ramah, dan sopan. Aku menganggapnya seperti ibuku sendiri.
By the way, aku kangen ibu. Bagaimana, jika hari ini aku pulang ke rumah? Aku akan meminta izin ke Aron.
Sebaiknya, aku datang saja ke kantornya.
"Bu Ica, saya akan pergi ke kantor Aron. Titip rumah baik-baik ya, Bu!" ucapku pada Bu Ica yang sedang membersihkan kamar tamu.
"Baik, Non," jawabnya.
Aku segera menuju garasi, menaiki mobil pemberian Aron. Dia membelikanku mobil. Dia sangat baik terhadapku. Sepantasnya sih dia baik padaku, aku kan tunangannya, calon istrinya.
"Bosen banget sih, aku putar lagu kesayanganku dulu ah ...! Sepertinya, kemarin lagu mereka telah keluar. Aku putar!" gumamku sendiri di dalam mobil.
Breathin' but I've been dyin' inside
Nothin' new and nothin' feels right
Dejavu so I close my eyes
Let the demon sing me a lullaby
Today's a present that I don't want
So I'm wonderin' in this world
Am I really the only one
Who's been wantin' to hide out from the sun
And run
When we live a life
Always dreamin' for a dream to come true
So I live this life
Wanting somethin' I can't see
And something I can't reach
Or somethin' that could not exist
I feel like I became a zombie
Not alive but I'm still walkin'
When the sunrise is upon me
I'll be waitin' for the day to pass by
Oh why
I became a zombie
And there's nothing that can cure me
So tomorrow I know I'll be
Just the same you'll see me
Wishin' to stop and close my eyes
Yeah this is my life
Always dreamin' for a dream to come true
This meaningless life
Wanting somethin' I can't see
And something I can't reach
Or somethin' that could not exist
....
"Yah .... Udah sampai tujuan, deh. Belum putar lagunya sampai selesai."
Aku turun dari mobil. Menuju kantor Aron.
"Di depan kantor Direktur Aron ada keributan. Sepertinya ada seorang wanita yang ingin bertemu dengan Direktur," kata seseorang pria berbaju biru yang satu eskalator denganku.
"Apakah kamu tahu, siapa wanita itu?" tanya pria yang berbaju kuning. Mungkin temannya. Aku hanya menyimak mereka saja. Mungkin aja, ada berita wow ... gitu.
"Aku enggak tahu," jawab pria berbaju biru.
"Jangan-jangan ...?"
"Jangan-jangan apa?" tanya pria berbaju biru.
"Jangan-jangam, wanita itu kekasih Direktur kita!" kata pria berbaju kuning.
"Bukannya denger-denger Direktur kita telah bertunangan?"
"Iya, benar. Mungkin dia tunangan Direktur. Mungkin mereka sedang bertengkar, makanya tunangan Direktur datang kemari untuk menyelesaikan masalah mereka semua," ucap pria berbaju kuning.
"Sok tahu, kamu. Jangan gosip lah! Kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sebaiknya kita diam saja!"
"Ok, ok. Aku turun duluan, ya!" kata pria berbaju kuning.
Tak lama kemudian pria berbaju biru juga turun dari eskalator. Hanya tinggal diriku, yang setia menjadi pendengar drama Direktur Aron bertengkar dengan tunangannya, yang sedari tadi satu eskalator dengan para penggosip. Hahaha. Aku jadi tertawa sendiri. Laki-laki kok pintar gosip. Dia itu cocok sebagai pembawa acara berita gosip.
Benar adanya. Ternyata bukan gosip. Ada seorang wanita yang memaksa untuk bertemu dengan Aron. Ternyata aku mengenalnya. Aku sungguh terkejut siapa dia. Oh my God, ada hubungan apa wanita ini dengan Aron? Mengapa dia memaksa untuk bertemu dengan Aron?
Jangan-jangan, dia adalah kekasih yang terbuang?
Tapi kata Aron, kekasih pertama dan terakhir dia adalah aku, Etta.
Lalu, untuk apa dia kemari?
Dan jika dipikir-pikir kembali, sepertinya wanita ini mempunyai pasangan, deh.
Apakah dia selingkuhan Aron, yang menuntut haknya?
"Etta ... Etta?"
Aku terkejut, ada seseorang yang memanggilku. Wanita yang membuat keributan di depan kantor Aron itu, memanggilku.
"Tolong aku!" ucap dia sambil memohon kepadaku.
☘️☘️☘️☘️☘️
Bersambung dulu ya ....
Kemaren triple up ya!
Have fun ya!
Terima kasih sebesar-besarnya, kepada kalian para Readers yang telah membaca CIS ini.
Semoga kalian menyukai cerita ini!
Jangan lupa vote, like, dan komen, ya!
I love you, all.
🥰🥰🥰
Saranghae.
Bagi yang Army. Suga, BTS.
😂😂😂
jadi gak ku baca bolak balik nin novel 🤣
gimana nasib ku yang masih jomblo dari lahir 😑
bos aron sama aku aja jangan sama etta 😁🤭
bisulan, jerawatan, panuan, kentutan dll 🤣🤣🤣🤣
ngakak dah
masih cocokan sama aron tuh
sih tampan dan sih gagah tingkat atas tiang 🤣🤣🤣
asli ceritanya bagus banget
sesuai lah sama penulisannya.
aku tergila-gila pada mu aron 😘🤭🤣
~ Two world ~
#FWC
Aku tunggu kedatangan kk di karya aku ya
"Kamu matahari dan aku bulan" dan
"Siren or Human"
Semangat🥰
Ditunggu kedatangannya kakak..