Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
34. Episode 34
Hari masih pagi dan matahari belum menampakkan sinarnya . Alex mengamati wajah Khayrani yang masih tertidur dengan nyenyak dalam pelukannya .
" Aku mencintaimu Khay , dan aku akan terus berusaha membuatmu bahagia dan tidak akan membiarkan siapapun menyakiti dirimu" " ucap nya sambil mengecup rambut istrinya .
Alex tersenyum ketika melihat bibir istrinya tersenyum sedangkan matanya masih terpejam, entah sedang bermimpi apa yang membuat istrinya tersenyum bahagia.
" Aku mau tahu apa yang membuatmu tersenyum Khay ?" ucap Alex memberikan ciuman mesra dibibir Khay hingga istrinya terbangun.
" Alex, hemmmm aku masih mengantuk " bisik Khay pelan tanpa menyadari bahwa suaranya terdengar sangat seksi saat menyebut nama suaminya dan Alex sangat bahagia . Ia kembali mengetatkan pelukannya membuat Khay menjulurkan tangannya agar tidak merasa sesak karna pelukan Alex.
" Sayang ..bangun dong , masa aku dibiarkan sendirian sih ?" bisik Alex merayu.
" Piiih aku ngantuk, semalaman papi ga biarkan aku tidur ?," keluhnya dan Alex sangat menyukai kata-kata istrinya karna dalam keadaan setengah tidur Khay memanggilnya Papi,, biasanya ia menyebut pih.
Alex semakin bernafsu mengganggunya hingga Khay benar benar terjaga dan menerima dirinya dengan wajah memerah dan rambut yang acak acakan .
" Kau benar benar wanita seksi sayang ?"bisik Alex sambil menahan dirinya dalam tubuh istrinya , sebelum menjatuhkan wajahnya di dada Khayrani yang sangat menggoda dan sayang untuk diabaikan .
Sukar dipercaya tidak lama setelah memuaskan dirinya Alex kembali tertidur masih dalam keadaan polos.
Khay bangun dari tempat tidur dengan tubuh yang sangat pegal setelah menutupi tubuh Alex , ia langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
Mengenakan jubah mandi selututnya Khay keluar dari kamar mandi. Ketika akan mengambil pakaian ia melihat dirinya di cermin dan matanya melotot karna melihat kissmark dilehernya dan ia langsung memeriksa bagian tubuhnya yang teryata banyak tanda yang ditinggalkan suaminya .
" Kau benar benar membuatku tersiksa ,harus menggunakan baju tertutup Pih, " keluhnya sambil memandang Alex yang masih tidur.
Khayrani keluar kamar dan ia tampak cantik sekali dengan mengenakan baju terusan berpotongan turtleneck .
Khay baru saja akan ke dapur ketika didengar nya Alessia sudah terbangun.
" Hallo anak cantik mami, kok sudah bangun. Matahari belum muncul loh ,"ucap Khay pada putrinya .
" mimmik, mimik ama mammi, " pintanya saat Lastri memberikan botol susu untuknya.
" Ya udah, mimik sama mammi ya, "katanya sambil menerima botol dari Lastri .
" Semalam berapa kali bangun Las ?."
" Nona bangun 4 kali Nyonya, " jawabnya.
" Las, kamu ijin tidak masuk berapa lama ?," tanya Khay pada Lastri.
" Maaf Nyonya, saya ijin tidak masuk selama seminggu," jawabnya sambil menunduk.
" Kalau nanti saya tinggal di Jakarta kamu tidak masalah sekolah disini ?."
" Ya Nyonya."
" Ya sudah nanti saya bicara dengan Tuan mengenai sekolah kamu yah ."
" Ya Nyonya , terima kasih ."
" Saya ke kamar dulu, jaga Alessia yaa, " ucap Khay karna putrinya kembali tidur.
Khay kembali masuk kamarnya dan melihat Alex masih belum bangun juga padahal sudah jam 6 pagi.
" Pih, Papi udah siang, mau kekantor jam berapa ?," ucap Khay sambil menepuk pipi Alex, tapi yang dibangunkan tetap saja tidur. Dan tiba tiba terbersit pikiran balas dendam pada Alex yang telah meninggalkan tanda tubuh nya.
Dengan tersenyum ia menyingkap selimut dan terkejut dengan pemandangan yang ada, ia langsung menutupnya kembali dan tiba tiba ia melihat tubuh suaminya terguncang dengan keras dan saat ia melihat wajah suaminya ia menjadi cemberut karna suaminya tertawa dengan sangat keras.
" Kamu mau apa sayang , mau pegang kok ga diterusin ?," goda Alex masih tertawa geli.
" Aku mau cabut bulu kaki kamu biar bangun, "ucapnya kesal.
" Tapi kenapa ditutup lagi ?," kejar Alex dengan menahan tawa karna Khay cemberut.
" Ya karna aku terkejut ?."
" Terkejut kenapa ?," godanya .
" Terkejut melihat tongkat softball sedang berdiri, " jawab Khay kesal dan langsung keluar kamar meninggalkan Alex yang kembali tertawa dengan keras .
Khay menyiapkan sarapan dibantu bude Parmi dan dilihatnya Alessia sudah kembali terbangun dan sedang digendong Lastri.
" Nyonya, tadi koki tanya sama saya apakah untuk Nona Alessia sudah diatur menu makannya, kalau belum nanti mau dibuatkan ," Kata bude Parmi.
" Hemm, nanti pas bude kedapur panggil Miss Achen ya ," ucapnya.
Tidak berapa lama Achen datang dengan buku ditangannya.
" Selamat pagi Nyonya, maaf bila saya lancang menanyakan menu makan Nona, " ucap Achen .
Achen terkejut karena majikannya masih sangat muda, awalnya dia mengira Nyonya rumahnya seorang wanita berusia diatas 25 tahun dan mempunyai sifat sombong dan arogan sesuai dengan statusnya sebagai istri Tuan Sioulus.
" Kamu sudah membuat menu sesuai gizi seimbang untuk balita ?, hemm kerjakan saja,tapi jangan terlalu banyak ya karna Alessia tidak suka makanan yang dihangatkan pada sore hari, "ucap Khay sambil menyerahkan kembali menu untuk Alessia.
Khay kembali ke kamar untuk beritahu sarapan sudah siap. Alex sedang memakai jam tangan dan benar benar terlihat gagah .
" Hem ?," fengan nada bertanya sekaligus menggoda.
" Kamu keren ," ucap Khay menghampiri Alex.
" Jadi ?."
" Aku beruntung menjadi istrimu, "ucap Khay sambil memeluk pinggang Alex.
" Syukurlah kau menyadari," godanya dan langsung mendapat cubitan dipanggang.
" Ayo keluar sudah siang , Achen sudah membuatkan sarapan !,"ucap Khay sambil melepaskan pelukannya tapi Alex menariknya kembali dan mencium bibirnya dengan penuh gairah.
.
" Piiih, udah siang dilanjutin nanti malam ," ucap Khay mendorong pelan Alex dan menariknya keluar kamar.