Bahtera rumah tangga Seorang Presdir yang bernama Daniel diambang kehancuran, Setelah kehadiran seseorang dari masa lalu nya.
Disitulah kesetiaan seorang istri sedang diuji.
Akanlah Istri nya bertahan dengan pernikahan nya atau malah mengubur janji suci mereka???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Lim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Hari sudah sangat gelap dan daniel tampak gelisah karna alya tak kunjung pulang kerumah nya.
Ia bangkit dari tempat duduk nya setelah menyelesaikan makan malam nya bersama putranya.
"Kemana sebenarnya kamu pergi alya?" ujar daniel dalam hati nya karna tak ada kabar apapun dari istri nya sejak pagi tadi.
"Apa kandungan alya sedang dalam bahaya dan ia harus dirawat dirumah sakit?" batin nya.
Ia menghubungi dokter kandungan alya dan dokter tersebut mengatakan bahwa tak ada jadwal bertemu pasien dihari minggu.
Daniel duduk dikursi didepan teras rumah nya. ia akan menunggu kepulangan istri nya disana.
Tampak sebuah mobil marcedes benz berhenti didepan rumah nya.
Daniel berdiri dari tempat duduk nya dan melihat alya turun dari mobil tersebut.
Rafly melajukan mobil nya dan daniel melihat plat mobil marcedez benz tersebut.
"Darimana saja kamu?" tanya daniel yang memasang wajah cemburu.
Alya tak mengindahkan pertanyaan daniel. ia berjalan masuk kedalam rumah seperti tak ada orang lain yang sedang bersama nya.
"Alya,,aku bertanya padamu." daniel mulai menaikkan nada bicara nya dan menarik bahu alya hingga langkah kaki nya terhenti.
"Apa penting nya buat mu daniel?" jawab alya
"Aku suami mu, aku berhak tau kau darimana saja dan pergi dengan siapa?" raut wajah daniel benar-benar terlihat emosi.
Rendi kecil menangis melihat kedua orangtua nya yang sedang bertengkar.
"Bik narti bawa rendi kekamar nya." ujar daniel yang memberi perintah kepada pengasuh nya.
Semua pembantu mereka masuk kedalam kamar mereka masing-masing.
"Apa memang seperti ini kelakuan mu selama aku pergi bekerja keluar kota?" tanya daniel
"Jangan pernah kau memandang rendah aku daniel. kenapa sekarang kau malah menyalahkan aku? akulah yang lebih pantas untuk marah." alya juga meninggikan suara nya.
Alya berjalan menghindari daniel. ia mengingat pesan rafly yang tak memperbolehkan nya terlalu emosi.
"Alyaa,,," daniel berteriak memanggil istri nya karna tak mendapatkan jawaban apapun.
Alya menutup pintu lift dan naik kelantai atas kekamar nya. daniel menyusul alya yang menghindari nya dengan menaiki anak tangga rumah nya.
Alya mengunci pintu kamar nya dan daniel kalah cepat dari qalya.
Daniel mengetuk pintu kamar nya
"Alyaa buka pintu nya." ujar daniel
"Jangan sampai aku merusak nya." daniel mulai kesal.
Daniel berusaha mendobrak pintu kamar nya tapi usaha nya sia-sia. pintu kamar daniel terlalu sulit untuk didobrak.
Daniel mengambil ponsel nya dan mencoba berbicara dengan alya lewat telpon tapi alya tak memperdulikan nya.
"Alyaa,,buka pintu nya!!" daniel memukul ponsel nya kepintu kamar nya.
Alya benar-benar ingin menghajar daniel agar ia tak mengulangi perbuatan nya.
"Mungkin selama ini aku terlalu baik padanya hingga aku terlihat seperti orang bodoh dimatanya." ujar alya dalam hatinya.
Daniel menghubungi sekretaris nya.
"Pak hans, aku memerlukan bantuan mu. coba kamu cek siapa pemilik mobil dengan plat R 4 FLY dan dimana alamat nya." ujar daniel.
"Baik pak." jawab sekretaris nya.
Daniel duduk dilantai didepan pintu kamar nya. ia mengusap wajah nya.
Daniel mengingat dosa yang telah ia lakukan kepada istri nya seperti berbuah karma bagi nya.
Daniel memutar mutar ponsel nya yang retak sambil menunggu panggilan telpon dari sekretaris nya. memang agak sulit untuk mengetahui siapa pemilik plat mobil tersebut karna pak hans harus menghubungi pihak kepolisian dan memberikan alasan yang tepat agar mereka mau memberikan informasi nya.
Daniel masuk keruang perpustakaan yang ada dirumah nya.
Ia mencoba membaca buku untuk meredam emosi nya dan tiba-tiba daniel melemparkan buku tersebut kelantai.
Daniel tak bisa meredam api cemburu nya.
"Dari pagi hingga malam, apa yang ia lakukan bersama pria itu." Daniel sempat melihat rafly yang melambaikan tangan nya kepada istri nya dari dalam mobil nya. meski tak begitu jelas tapi daniel melihat seorang lelaki yang mengantar alya pulang.
Ponsel daniel berdering. ia segera menerima panggilan telpon dari sekretaris nya.
"Halo pak hans" jawab daniel
"Pemilik plat tersebut seorang dokter pak daniel, nama nya dokter rafly muchtar dan aku sudah mencari informasi bahwa ia bekerja dirumah sakit milik ayah nya di adventist hospital dan ia tinggal di apartemen sky garden." ujar pak hans.
"Terima kasih pak hans." balas daniel dan ia memutuskan sambungan telpon nya.
Daniel memasang wajah bengis nya.
"Ternyata kau anak dari Prof.Dr.Arifin muchtar." ujar daniel.
Daniel mengenal ayah rafly karna mereka masuk kedalam organisasi pengusaha rumah sakit.
Daniel membaringkan tubuh nya diatas sofa yang ada diruang perpustakaan.
Daniel tak sabar menunggu waktu agar cepat berlalu. esok ia akan pergi menemui lelaki yang dianggap daniel sebagai selingkuhan istri nya.
berarti si rafly trouble maker nya
sudah sampai di bab ini terasa sudah seperti alur cerita sinetron.
meskipun tetap membuat penasaran akhir kisahnya.
feelnya dapat sekali sampai dibuat kesal sendiri. tata bahasanya tidak lebay dan bertele tele.
semangat terus dalam berkarya 😊