Bijaklah dalam memilih bacaan
azizah fatimah azzahro gadis dekil dari 10 bersaudara.hidupnya yang serba kekurangan tak membuat keceriaan dan semangatnya berkurang.Hidup susah sepertinya sudah melekat di kehidupannya.
zizah yang masih sekolah mampukah menghadapi kelakuan sableng evan pengusaha kaya namun hobinya menjelajahi wanita cantik.
Bagaimanakah kisah hidup dan percintaan seorang azizah antara ran dan evan
apakah ia akan mendapatkan seorang kekasih hati yang tidak melihat dari wajah dan kekayaan?
maaf ya baru pertama kali bikin novel jadi bahasanya sedikit kaku.tapi semoga kalian menyukainya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muslimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 33
Seperti biasa hari ini zizah sekolah,tapi ada yang sedikit berbeda dari sipat evan.ia tak seseram kemarin lagi.malahan evan tidak mempermasalahkan sepatu zizah.
Sampailah zizah di sekolah,evan kekeh untuk mengantarkan zizah kedepan gerbang sekolah.
Sebenarnya zizah sudah menolak beberapa kali,takut temannya mengetahui status zizah sekarang ini.
Evan hendak keluar tapi zizah melarangnya
"Ka evan mau kemana?awas jangan sampai keluar entar siswa di sini pada curiga" ucap zizah karna di sebrang sana ia melihat seli dan sisil teman dekatnya
"Gue mau tahu aja siapa leleki yang mencekikmu kemarin"jawab evan
Evan tidak berani berbuat melebihi layaknya pasangan suami istri.terbukti dengan kehormatan zizah yang masih suci sampai sekarang
padahal nafsu evan yang melebihi batas setiap seminggu sekali harus mendapatkan suplemen penyemangat dari seorang wanita,sudah tiga minggu evan tidak mendapatkan suplemen itu tapi ia masih bisa bertahan
Evanpun tidak mengerti dengan keadaan dirinya,ini merupakan satu satunya pemecah rekor selama di kehidupan evan.ia bisa menahan satu bulan kurang lamanya.
Meski evan agak sableng ia tidak pernah berbuat kasar kepada zizah.justru orang lainlah yang bisa berbuat semena mena kepadanya,padahal suaminya sendiri tidak pernah melakukan hal sekeji itu
"ka evan jangan hawatir aku bisa jaga diriku sendiri"zizah merasa kesanjung dengan sipat perhatian evan,mau tahu siapa orang yang mencekiknya kemarin
" jangan ke GR an loe"evan memalingkan mukanya tidak mau zizah mengetahui perasaannya
"Ngaku aja ka evan hawatirkan sama aku....gitu aja ko repot"ucap zizah maju mendekati evan untuk melihat wajah suaminya
" apaan si loe"evan mendorong muka zizah dengan telapak tangannya,ia langsung memakai kaca mata hitam tidak mau zizah melihat sorotan matanya
" wah mobil bagus pasti orang kaya"sisil melihat mobil ferari di sekolahnya,mobil itu menjadi perhatian setiap siswa yang melihatnya termasuk wawan yang baru tiba di sekolah.
'Waduh gawat' batin zizah karna dua teman karibnya mendekati mobil milik evan.
apa jadinya bila mereka melihat kalau yang di dalam mobil itu adalah zizah,mereka tahu zizah itu bisa sekolah disini karna mendapat bantuan dari pemerintah.tahu sendirikan zizah bukanlah orang kaya seperti murid di sini.
"Asalamualaikum" zizah menarik tangan evan paksa dan menciumnya asal asalan.ia keluar dari mobil sambil menutup kepala dengan buku pelajaran matematikanya
"Is......" ucap Zizah menarik kerudungnya yang kejepit pintu mobil
"Makanya kalau salam yang bener,jadinya kewalatkan" evan membuka pintu mobil membantu zizah,kasihan melihat istrinya
Zizah buru buru menjauhi mobil,menutupi wajahnya dengan buku.ia tidak mengucapkan terimakasih kepada evan
'Sabar'evan memandangi zizah sedikit berlari.baru saja zizah sepuluh kali melangkahkan kakinya ia terjatuh menginjak roknya sendiri.
Evan buru buru keluar berlari mendekati zizah
"Hah......"mulut seli dan sisil ngangap melihat lelaki mengulurkan tangannya mendekati siswi yang baru keluar dari mobil mewah itu.
pemandangan yang indah di pagi hari melihat ketampanan seorang evan alexander
Mereka berdua mendekati evan dengan mata yang tidak berkedip sedikitpun.
Zizah tidak menerima uluran tangan evan ia berusaha bangun sendiri.
"cepat pulang"ucap zizah dengan nada rendah takut siswa curiga terhadap dirinya
"Mas...eh...ka.. boleh kenalan ga?" tawar seli yang tadinya pemalu mendadak jadi genit
Zizah membalikan badannya mendengar suara itu
"Zizah" ucap seli dan sisil barengan,ternyata wanita yang keluar dari mobil itu adalah temannya,
"He...he..." senyum paksa dari zizah padahal hatinya sendiri merasa was was
"Ko bisa sih kamu semobil sama dia?" seli memasang muka curiga melirik ke arah zizah dan evan
Evan tidak menanganggapi pertanyan wanita itu,ia memasukan ke dua tangan di kantong celananya santai
"Ini majikan aku,aku bekerja sebagai pembantu di rumahnya" ucap zizah
"Masa majikan mau nganter pembantunya sampai ke depan gerbang sekolah segala" selidik seli sementara sisil dari tadi hanya diam
"Oh....soal itu majikan saya kebetulan ada perlu dengan kepala sekolah,dia kan penyumbang terbesar di sekolahan ini.benarkan tuan?"zizah mengedipkan sebelah mata kirinya
" ya"jawab evan melihat kode mata dari zizah
"Kalian berani sekali bertanya seperti itu di depan saya,tidak sopan!" evan memasang mata elangnya ke arah teman zizah
"Maafkan kami" ucap sisil merasa bersalah
Dari tadi seli senyum senyum sendiri melihat evan,membuat zizah sedikit geram.
Zizah langsung masuk ke kelas enek melihat seli menjadi genit seperti itu kemudian di susul dengan sisil yang membututi zizah dari belakang
Seli memainkan rambutnya yang terurai.evan mengeryitkan alisnya
"Kenapa masih di situ bel sekolah akan segera di mulai" evan membalikan badan menuju mobilnya
"Aduh" teriak seli jatuh memegang keningnya yang terasa pusing
Evan mendongakan kepalanya ke arah seli"basi"evan mencibirkan bibirnya,kemudian mengendarai mobil perari cepat cepat meninggalkan seli
'Ih awas ya masa sama zizah mau nolong sedangkan sama aku ga,padahal aku kan lebih cantik di bandingkan zizah'seli cemberut menatap kepergian mobil ferari evan
Dari mulai masuk sekolah sampai istirahat seli terus menanyakan tentang evan kepada zizah.ia ingin berkenalan dengan evan mungkin seli menaruh hati kepada evan.zizah semakin enek ingin muntah emas mendengar pertanyaan seli yang dari tadi terus nyeroscos
Zizah tidak lagi mau berurusan dengan yang namanya wawan.ia selalu menghindar bila wawan mulai mendekatinya.
Kesialan kemarin sudah cukup bagi zizah.evan mengancam tidak akan membiayai sekolahnya lagi kalau zizah berbuat seperti itu lagi.
Tepat pukul dua siang zizah keluar dari sekolah.ia membaca pesan dari evan
"Temui gue di kantor sekarang"males itulah yang dirasakannya sekarang.
" supir akan menjemput loe"sms kedua dari evan,dan benar saja mang aep sudah menunggu di sebelah gerbang sanah.
Zizah mulai mendekati mang aep.
"Silahkan masuk non" ujar mang aep ramah
"Jangan panggil non aku ini sama ko sama mang aep panggil aku zizah saja"
"Baiklah" jawab mang aep
Sopir membukakan pintu mobil,zizah masuk ke dalam mobil evan.tapi ia sangat kaget melihat pintu sebelahnya terbuka
"Hai aku ikut ya"tanpa tahu malu orang itu main slonong boy saja,duduk di sebelah zizah.
'Ya tuhan bagaimana ini'batin zizah merasa hawatir menghadapi kelakuannya
maaf ya author jarang up,karna lagi hamil muda anak kedua.mual terus ga enak badan.
doain ya meski masih pendemi mudah mudahan daganganku laris manis banyak yang beli dan minta doanya dari kalian mudah mudahan anak yang kedua ini alloh memberi rilzki yang berlimpah baik dari hal ekonomi maupun kesehatan.tidak lupa juga anaku ini sehat dzohir dan batinnya tidak ada yang kurang satupun.amiiiiin