Novel ku yang ini singkat tapi penuh makna.
Kisah ini menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis bernama Dewi Aulia. Kisah cintanya yang tidak pernah bernasib baik.
Cinta pertama nya yang dulu pernah kandas karena ditentang oleh orangtuanya.
Setelah pergi ke kota Y Dewi bertemu dengan Arie Prayoga dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi bagaimana kalau ternyata Arie sudah mempunyai kekasih.
Belum lagi dengan kemunculan seseorang yang bernama Tiya dan mengaku telah hamil anak Arie dengan bukti yang sangat kuat.
"Kenapa cinta begitu menyakitkan, kenapa aku jatuh cinta padamu kalau ternyata aku tidak bisa memilikimu"
Dewi Aulia
"Percayalah bahwa cinta ini hanya untukmu"
Arie Prayoga
Akankah Dewi dan Arie mendapatkan Cinta mereka..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 33 ( Cobaan hidup )
Happy Reading 😊
........ ........ ........
Arie menatap kosong apa yang ada di depannya. Pikirannya masih terus berpikir tentang hasil dari tes DNA itu.
99,99% Positif adalah hasil yang keluar. Dia masih tidak bisa menerima semua itu.
" Ini tidak benar, aku tidak pernah melakukan itu, tapi kenapa hasilnya bisa positif? cobaan apa lagi ini ya tuhan?" Arie meneteskan air matanya. Dia luruh terduduk di lantai. Arie bersimpuh dan sujud.
Bahunya bergetar hebat. Dokter yang melihatnya pun menjadi semakin kesihan.
"Tuan Arie Prayoga, apakah anda baik-baik saja?" Tanya sang dokter.
"Iya dok, saya baik-baik saja. Terima kasih atas semuanya, saya permisi pulang dulu" ucap Arie yang kemudian berdiri dan pergi dari ruangan itu.
Dia berjalan gontai menuju parkiran. Dewi tidak ada disana, Ah mungkin dia sudah pulang dan tidak akan mau bertemu dengan seorang Arie.
Sedangkan disisi lain ...
Dewi sedang berada disebuah Taxi, dia masih tidak percaya dengan kenyataan ini. Hatinya bagai disayat oleh pisau tajam. Sakit dan perih, padahal dia sudah menyiapkan mental dan hati kalau memang hasilnya positif
Hiks ... hiks ... Dewi menangis meratapi nasibnya kedepan. Dia sudah berjanji apabila itu memang benar anak dari Arie, dia harus merelakan sang pujaan hati untuk bertanggung jawab.
Apakah Dewi sanggup dengan semua cobaan hidup ini. Kehilangan cintanya lagi??
...... ......... ......
Disebuah rumah kontrakan kecil, wanita itu tertawa bahagia melihat amplop yang berada dimeja itu.
Ya dia adalah Tiya, dia sepertinya berhasil dengan semua cara yang sudah dia rencanakan.
Dan kehamilan itu menjadi kuncinya agar bisa menjadikan Arie miliknya. Entah apa yang merasuki wanita cantik itu, dia benar-benar terobsesi dengan sepupunya sendiri.
"Aku akan pulang sayang, tunggu aku ya, sebentar lagi kita akan menikah dan kamu hanya akan menjadi milikku" Ucap Tiya sambil menatap layar Hpnya yang dimana terdapat foto Arie dan dirinya.
Senyuman itu terbit lagi, senyuman jahat yang menyimpan sejuta makna. Siapapun yang melihat itu semua pasti akan merinding dibuatnya.
....... ......... .......
Dewi menangis di pelukan Maya, dia memang sudah harus ikhlas melepaskan cintanya untuk wanita lain.
"Sstt sudah jangan menangis lagi, jangan bersedih. Mungkin kalian memang gak jodoh," Ucap Maya sambil mengelus punggung Dewi.
"Hiks ... kamu benar May, mungkin Arie memang bukan jodohku" Jawab Dewi melepas pelukan itu.
"Aku kan sudah bilang, kamu ngeyel sih. Laki-laki yang sudah menghianati kita mending dibuang aja pada tempatnya. Gak usah ditangisi!" Ucap Maya emosi
Mendengar ucapan Maya membuat Dewi mengerucutkan bibirnya, sungguh lucu sekali sepupunya itu. Bisa-bisanya dia bilang mantan dibuang pada tempatnya.
Mungkin karena pengalamannya yang pernah dihianati oleh sang kekasih membuat Maya benar-benar overprotectif terhadap Dewi.
Dia juga merasa malas berurusan dengan mahluk yang namanya cowok. Sakit rasanya melihat cowok kita mesra-mesra dengan cewek lain didepan mata sendiri, apalagi ini kasus Dewi yang sampai mengakibatkan hamil cewek lain.
Ah rumit sekali ...
"May, kenapa bengong?" Dewi membuyarkan lamunan Maya.
"Eh, gak bengong kok, cuma melamun" Jawab Maya cengengesan.
"Ayuk ambil air wudhu dulu, sebentar lagi magrib," Ucap Dewi yang diangguki Maya.
Rutinitas Ibadah Sholat yang tidak pernah ditinggalkannya sebagai umat muslim.
Melepas semua keluh kesah kepada Rabb-nya.
Mencari petunjuk dalam hidupnya.
....... ........ ........
Arie menatap sebuah bangungan megah dengan kubah besar berwarna emas.
Suara Azdan mengalun merdu merasuk sanubarinya.
Ya Arie saat ini berdiri didepan sebuah masjid. Sudah lama dia tidak menjalankan ibadahnya sebagai umat muslim. Padahal Dewi sudah seringkali menasihatinya. Tapi mungkin Allah belum membuka pintu hatinya.
Tapi sepertinya sekarang dia mendapatkan teguran keras dihidupnya. Melupakan Tuhan-Nya dan bersenang-senang.
Dia percaya bahwa hanya kepada Allah dia akan meminta petunjuk dan pertolongan. Begitulah umat manusia. Selalu lalai saat kita diberi kelebihan, dan baru sadar saat ujian jidup datang.
Arie mengambil air wudlu dan kemudian memasuki masjid. Tempat yang hanya Hari Raya saja dia datangi. Suara Iqomahpun mendayu.
Setelah selesai salam Arie mengadahkan kedua tangannya, memohon ampun atas segala dosa yang diperbuat selama ini.
"Ya Allah, Ampunilah semua dosa hamba. Kuatkanlah dan tabahkan lah hamba untuk terus menjalani hidup. Bukakanlah semua yang engkau tutupi agar hamba bisa melihat dengan jelas, baik dan buruknya kehidupan ini. Aamiin"
......... ......... .........
Keesokan harinya .....
Aldo, Selly dan Riki sedang bekumpul disebuah cafe. Sepertinya mereka membahas hal yang sangat penting.
"Aku curiga dengan cowok itu, apa rencana mereka,?" Ujar Aldo
"Kan aku juga bilang apa, kamu sih gak percaya. Aku tuch udah lama malahan pada waktu ketemu dikampus itu, kaya pernah lihat gitu." Selly menyela.
"Aku kasihan sama Arie kalau ternyata bukan faktanya!" Nah lo, Riki mengatakan sesuatu tentang Arie sahabat mereka.
"Dari waktu itu aku memang sudah menyuruh seseorang untuk mengikuti si nenek lampir itu, dan hasilnya sedikit mengejutkan sih. Karena sebelum Arie diambil samplenya, Tiya menyuruh cowok itu datang kerumah sakit yang sama. Bahkan kata orang suruhanku kalau mereka sebelumnya memang sering jalqn bareng." Ucap Selly
Aldo dan Riki hanya mangut-mangut. Mereka saling berpandangan, lalu Riki menyela.
"Lantas apa hubungannya dengan tes DNA ini dengan cowok itu?"
"Nah, ini ni yang aku suka, bagus sekali pertanyaanmu itu. Kita harus selidiki dulu tentang cowok yang bernama Kenzi ini." Ucap Selly.
Setelah lama mereka mendebatkan masalah Tiya dan Kenzi yang mereka selidiki selama ini. Tiba-tiba dari arah pintu masuk kafe mereka melihat orang yang telah dibicarakan.
"Hei, gak salah kita. Kenapa Tuhan dukung banget kita ya." Selly melihat Kenzi merasa senang. Tapi setelah itu senyumnya meredup kala melihat dibelakang Kenzi ada seseorang wanita yang sangat mereka kenal.
"DEWI ... !!!"
Mereka bertiga terkejut bukan main. Kenapa bisa Dewi jalan bareng sama Kenzi. Ada teka-teki apalagi ini. Kenapa semuanya menyambung menjadi satu.
Tiya, Kenzi dan juga Arie, Dewi ...
Bersambung ...
**Hai teman-teman ... Terima kasih untuk yang setia baca Cinta Yang Sempurna 😘 ❤
Selalu dukung terus ya ....😍😍**