NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Malamfeaver

___Folow Ig:gaabriiellaaa12

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

Vanya terdiam sejenak di atas kasur. Namun, rasa penasaran dan sifat manjanya yang ingin tahu segalanya membuat ia tidak bisa hanya diam di kamar.

​"Vino, Tata Anya turun bentar ya, sayang," bisiknya pada bocah yang sudah pulas itu.

​Vanya berjalan berjinjit, menuruni tangga satu per satu dengan hati-hati. Dari balik pilar lantai bawah, ia melihat Aiden sedang duduk bersandar di sofa mewah sambil menyesap kopi yang disuguhkan Mama Olivia.

Di sana juga ada Papa Airlangga yang terlihat sangat akrab berbincang dengan Aiden.

​"Aiden, Papa titip Vanya ya. Kamu tahu sendiri, dia itu putri satu-satunya Papa yang paling manja. Papa hanya percaya sama kamu untuk jaga dia di apartemen nanti,"

ucap Papa Airlangga dengan nada kebapakan.

​Aiden meletakkan cangkir kopinya, wajahnya berubah sangat serius dan berwibawa.

"Aiden paham, Pa. Bagi Aiden, keselamatan dan kenyamanan Vanya adalah prioritas utama. Papa nggak perlu khawatir, Aiden nggak akan biarkan satu orang pun menyakiti dia."

​Vanya yang mendengar itu mendadak merasa haru.

Ternyata di depan orang tuanya, Aiden bisa menjadi sosok yang sangat bisa diandalkan, sangat berbeda dengan sosok mesum yang tadi menggodanya di balkon.

​"Loh, Vanya? Kok malah ngintip di situ? Sini duduk, Sayang," panggil Mama Olivia yang menyadari keberadaan putrinya.

​Vanya keluar dari persembunyiannya dengan wajah sedikit malu-malu.

"Vanya cuma mau ambil minum ma.."ucapnya beralasan, hampir saja keceplosan memakai logat manjanya di depan Papa.

​Ia duduk di samping Mama Olivia, tepat di seberang Aiden. Aiden menatapnya dengan satu sudut bibir yang terangkat tipis, seolah mengejek Vanya yang tadi ketahuan menguping lagi.

​"Besok pagi Aiden bareng Vanya ke sekolah, Ma, Pa. Jadi Sopir Vanya libur saja dulu, biar Vanya mulai terbiasa sama Aiden,"

ujar Aiden lancar.

​"Wah, bagus itu! Biar kalian makin akrab sebelum hari pernikahan," sahut Papa Airlangga semangat.

​"Tapi Pa, besok kan ada jadwal Mama ke sekolah soal... itu," Vanya memotong ragu, melirik Aiden.

​Aiden menyahut dengan cepat,

"Soal itu sudah Aiden bicarakan dengan pihak sekolah, Ma. Mama tetap datang besok jam sembilan, tapi Aiden pastikan semuanya akan memihak Vanya.Aiden sudah urus bukti CCTV."

​Vanya melongo. Gila, nih cowok geraknya cepet banget! batinnya kagum.

​Malam semakin larut. Setelah obrolan panjang tentang logistik perpindahan barang ke apartemen, Aiden akhirnya berpamitan.

"Aiden pamit dulu, Ma, Pa. Kasihan Vino kalau kelamaan tidurnya di sini, takutnya nanti bangun malah rewel."

​Aiden berjalan ke arah Vanya, lalu dengan berani ia mengusap puncak kepala Vanya di depan kedua orang tuanya.

"Tidur yang nyenyak. Jangan begadang cuma buat mikirin besok pagi."

​Vanya hanya bisa menunduk, wajahnya merah padam.

Mama dan Papanya hanya tersenyum-senyum melihat interaksi mereka yang terlihat sangat manis di mata orang tua.

​Begitu Aiden pergi dengan menggendong Vino yang masih tertidur, Vanya langsung ditarik oleh Mama Olivia ke dapur.

"Aiden itu anak baik, Vanya. Mama tenang kalau kamu sama dia. Tapi inget, Vanya... kalau sudah di apartemen nantinya, kamu harus dengerin apa kata Aiden, ya?"

​"Iya, Ma..., Vanya ngerti kok,"

jawab Vanya manja sambil memeluk mamanya.

​Vanya kembali ke kamarnya, merebahkan diri di ranjang yang kini terasa luas karena Vino sudah dibawa pulang.

Ia menatap langit-langit kamar, membayangkan hari esok.

​"Papi Aiden mesum... tapi kok gweh jadi kangen ya"

gumamnya pelan sebelum akhirnya terlelap dengan senyum tipis di bibirnya..

1
Qaisaa Nazarudin
Makanya tau masih kecil udah main JANJI2 aja sampe2 sengaja beliin CINCIN BERLIAN pula,bukan EMAS biasa yah..
Qaisaa Nazarudin
Waahh baru SMP aja udah di kasih CINCIN BERLIAN,bukan kaleng2 gaya pacaran nya anak SULTAN,aku dulu main kawin kawinan di kasih CINCIN dari daun singkong yg disimpul gitu lho, Apa kabar ya SUAMI masa KECIL ku sekarang yah?? 🤔🤔🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Udah kayak Baby aja ya punya insting saat ibunya ada..😄
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener situasi seperti ini selalu berhasil meluluhkan si wanitanya..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya situasi kek gini yang dijadiin Alesan biar si Wanitanya LULUH, biasanya kan gitu..
Qaisaa Nazarudin
Salah kalian para ORTU juga sih,Tau Anak2 masih pada Labil malah di Nikahkan hanya dengan ALASAN karena Anak kalian Butuh ASI demi MENYAMBUNG hidupnya ckk Egois banget.
Qaisaa Nazarudin
Tujuan awal NIKAH aja udah SALAH,Hanya untuk kesehatan dirinya demi asupan untuk menyambung hidupnya doang..
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Seolah Aiden Nikahin Vanya hanya untuk manpaatin Vanya demi kesejatannya doang..
Qaisaa Nazarudin
Waah LICIK Aiden dia tau Vanya Marah ke dia,Dan pasti gak mau ketemu sama dia,Makanya dia bawak adeknya biar Vanya busa luluh..
Qaisaa Nazarudin
Kan bukan salah kamu,Munta aja utk diliat CCTV nya..kamu kan cuman membela diri..Aiden juga maunya kamu bersikap TEGAS dan jangan Manja..
Qaisaa Nazarudin
Karena Aiden pengen luat sampai dimana Vanya mau ditindas..
Qaisaa Nazarudin
Woowww niat banget Aiden mau nina ninu ,udah persiapan aja,emangnya Vanya mau? 🤣🤣🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir Aiden itu tulus, ternyata ada udang di balik bakwan,Makanya aku sempat heran,Baru aja ketemu tapi sikapnya udah kayak orang udah pacaran lama aja kan..😄
Qaisaa Nazarudin
Kelas 2 SMA 17 Tahun dong,Aiden kelas 3 SMA 18 Tahun..
Qaisaa Nazarudin
Lah ternyata lingkaran mutualisme dong..saling membutuhkan,😅😅
Qaisaa Nazarudin
Diihh sok ngancam,ngebet banget mau di panggil mami papi..🤭🤭😂😂
Qaisaa Nazarudin
Nah kecurigaan ku benar belaka..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Nah kan nah kan.. pasti udah diJODOHIN nih dari orok,Mungkin cuman Aiden yang tau Perjodohan itu.
Qaisaa Nazarudin
Aneh,Kayak gak masuk akal aja alesannya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!