NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

" Baru pulang sayang? Gimana ke pantai nya, happy banget pastinya kan?" nyonya Vanessa menyambut kepulangan sang putri, beliau bahkan berinisiatif untuk pulang lebih awal dari biasanya, semuanya demi sang putri agar tidak merasa sendiri saat tiba di rumah, ditengah hatinya yang tengah sedih.

" Ia ma,mama sudah lama nyampe rumah nya? Meera kesorean ya pulang nya?" Meera yang memang hampir tidak pernah pergi bermain seperti itu takut membuat sang mama khawatir, terlebih hari ini ia benar-benar mematikan ponsel nya hampir sehari penuh.

" Ia, pekerjaan mama kebetulan tidak terlalu banyak,dan juga mama harus siap-siap untuk menghadiri jamuan makan malam di istana bersama beberapa pembisnis lainnya,dan juga Raja dan Ratu ingin menunjukkan kepada semuanya bahwa hubungan kalian tidak sama sekali ada hubungan nya dengan kerja sama kami" nyonya Vanessa menyebutkan salah satu alasan mengapa beliau pulang cepat.

" Cuma mama sama papa aja yang di undang?" tanya Meera penasaran.

Nyonya Vanessa diam sesaat " sebenarnya mereka juga meminta agar kamu ikut hadir,tapi kalau kamu akan merasa tidak nyaman saat di sana nanti,maka sebaiknya tidak usah ikut saja,biar papa dan mama saja, kami akan memberikan alasan yang tepat" .

Mendengar rencana sang ibu, dengan cepat Meera menggeleng,ia menolak tegas saran papa dan mama nya.

" Aku ikut ma, jika aku tak hadir maka mereka akan membuat berita keterpurukan ku" jawab Meera cepat.

" Kamu yakin sayang? Mama bisa kok cari alasan yang tepat" ucap nyonya Vanessa khawatir.

Meera tersenyum seraya mengangguk " mama tolong pilihkan bajunya ya,aku mau terlihat baik-baik saja" ucap Meera cepat meyakinkan,ia melangkah menaiki tangga menuju kamar nya.

Sementara nyonya Vanessa menatap sendu punggung sang putri, beliau tau putri manjanya itu tengah sekuat tenaga belajar terlihat tegar dan baik-baik saja.

Saat berada di pantai, Cecilia bahkan mengirimkan pada beliau beberapa foto dan video yang ia ambil secara diam-diam, beliau bisa menilai kebahagiaan yang Meera tunjukkan hanya untuk menghargai usaha Cecilia, Gio dan teman-teman nya yang lain,dan nyonya Vanessa mengucapkan ribuan terimakasih pada anak-anak tersebut.

Di dalam kamar nya, Meera langsung menuju kamar mandi setelah meletakkan tasnya, tujuan utamanya adalah shower,sama seperti kemarin, ia menyalakan shower dan berdiri di bawahnya, membiarkan seluruh tubuhnya basah terguyur air hangat yang keluar dari benda di atasnya tersebut, begitupun dengan wajahnya yang juga di banjiri air mata.

Ya... lagi-lagi Meera menangis di bawah guyuran shower, tubuhnya merosot memeluk lututnya,bahunya berguncang keras karena isakan nya yang benar-benar memilukan.

Puas menangis,Meera mebilas tubuhnya,ia keluar dengan menggunakan jubah mandi seraya mengusap rambut basah nya dengan handuk kecil.

Meera menatap wajah nya di depan cermin,ia tersenyum miris melihat betapa menyedihkan nya ia yang mencintai seseorang tanpa mendapatkan balasan,justru penolakan lah yang ia dapatkan.

Mata Meera melihat sebuah gaun tergantung, lengkap dengan aksesoris lain yang ia butuhkan, ternyata mamanya telah menyiapkan semuanya saat ia berada di dalam kamar mandi.

Dengan segera ia memakai gaun nya dan menata rambut nya sebaik mungkin,tak lupa sedikit polesan make up natural di wajahnya,dan Meera keluar saat telah memastikan penampilan nya sudah cukup sempurna.

" Wah...cantik sekali putri mama, ternyata gaun pilihan mama ga salah,kamu belum pernah memakai gaun ini kan? "

" Terimakasih mama,my mom juga beautiful, papa ga ikut?" tanya Meera setelah tak melihat kehadiran laki-laki cinta pertama nya itu.

" Papa berangkat dari kantor sayang,nanti kita bertemu di sana,ok..kamu siap? let's go" ajak nyonya Vanessa berusaha terlihat ceria dan penuh semangat.

Dua wanita cantik beda generasi itu memasuki mobil, mereka akan di antarkan supir menuju istana,aula tempat raja Xavier Benitez mengadakan jamuan makan malam.

Jamuan makan malam itu beliau adakan bukan untuk merayakan berakhirnya hubungan pertunangan sang putra dengan Nymera,tapi untuk menunjukkan pada publik bahwa semua yang terjadi itu tak sedikitpun memperburuk hubungan mereka, karena berakhirnya hubungan pertunangan itu adalah murni anak-anak yang menginginkan, sedangkan para orang tua hanya ingin yang terbaik untuk mereka.

" Mama yakin disana pasti akan banyak wartawan yang akan meliput kegiatan malam ini" nyonya Vanessa memberitahukan kepada Meera, berharap agar sang putri yakin dengan keputusan nya untuk hadir.

" Mama tenang aja,jangan terlalu khawatir seperti ini,aku pasti akan baik-baik saja dan tidak akan mempermalukan papa dan mama, begitupun dengan diriku sendiri" jawab Meera meyakinkan mama nya.

Nyonya Vanessa mengagguk mengiyakan,beliau berharap apa yang putrinya katakan benar,beliau tak ingin sang putri kembali mendapatkan perundungan di sekolah,sudah cukup selama ini putrinya itu di tuduh dengan berbagai tuduhan tentang kedekatan nya dengan Rafael,beliau tau apa yang Meera hadapi selama ini,namun gadis itu bertahan karena perasaan nya pada Rafael,tapi sekarang.. untuk apa lagi? Bahkan dunia sudah tau bahwa mereka tak lagi memiliki hubungan itu,dan beberapa orang pasti akan menertawakan nya.

Mobil yang membawa Meera dan mamanya memasuki gerbang istana,bergerak menuju parkir yang telah di sediakan sesuai dengan petunjuk petugas,dan ternyata sang papa telah menunggu.

" Loh..anak cantik papa ini ikut juga? Katanya habis dari pantai,kamu tidak capek sayang?" tuan Amran Langsung menarik sang putri dalam dekapan nya saat melihat kehadiran nya,beliau bangga dan terharu saat melihat ketegasan dan keberanian sang putri saat berbicara di depan para wartawan pagi tadi.

" Papa udah nyampe duluan rupanya" ucap nyonya Vanessa senang.

" Are you okay baby?" tanya tuan. Amran pada sang putri seraya mengusap lembut punggung nya.

" Pasti pa" jawab Meera yakin,ia bahkan menunjukkan ekspresi wajah yang se ceria mungkin.

Semuanya memutuskan untuk masuk,kedatangan keluarga kecil itu langsung di sambut dengan hormat oleh para dewan kerajaan, begitupun dengan raja Xavier dan ratu Ambar yang benar-benar tulus menyambut kedatangan mereka.

Para wartawan saling berdesakan ingin menjadi yang terdepan mengabadikan momen tersebut, terlebih saat mereka melihat kedekatan Meera dan ratu negara itu,ratu Ambar berulang kali memeluk dan mengecup puncak kepala Meera, menunjukkan betapa beliau sangat menyayangi gadis cantik itu.

" Maafkan keputusan kak El ya sayang" bisik ratu Ambar lembut di telinga Meera.

Meera membalasnya dengan senyuman termanis,ia bahkan mengusap lembut lengan sang Ratu " semua orang memiliki hak untuk memilih dan memutuskan Ratu, semuanya tidak akan berakhir dengan putus nya hubungan kami" jawab Meera tenang.

Lagi ratu Ambar menghambur memeluk tubuh ramping Meera,wanita yang di panggil ratu itu sampai menitikkan air matanya,rasanya beliau ingin berkata kebenaran nya,tapi beliau sudah terlanjur berjanji pada sang putra.

1
KIM TAMIE
kayanya sih Pangeran udah bilang ke bapaknya Meera alasan sebenernya dari pembatalan pertunangan itu.
Siti Naimah
wah ternyata gio masih sepupu sama Rafael...gak bisa kemana mana dong Meera 🤭
Siti Naimah
Rafael kini menanggalkan sifat jaimnya sebagai pangeran...dalam rangka merebut hati Meera 😄
KIM TAMIE
kenyang tamparan maut khan EL 🤭.
abis digampar Meera, sekarang bapaknya Meera, btw gpp namanya juga usaha, kerahkan seluruh usaha dan sabarmu ya EL
Ganbatte 💪
Leha Leha
Thor bz ke Tk up😭
Siti Naimah
lhoh apa urusan nya kok si Rafael sampai memukul gio? ya salah sendiri kenapa mutusin Meera.. akhir nya jadi sewot sendiri 🤭
Siti Naimah
kenapa sih Rafael kok masih aja mengganggu hidup nya Meera?kan dia sendiri yang mutusin Meera?
harus konsekuen dong dengan pilihan nya...ya sana jalan aja atau berkencan sama si Camelia..kan ngebet banget sama pangeran 😄
Siti Naimah
sukurin lho Rafael...makanya memutuskan apa2 harus dipikir mendalam dulu.jika alasannya Meera itu gadis manja kan bisa belajar untuk menjadi dewasa?mau dapat ganti seperti si Camelia itu?🤭
Siti Naimah
betul banget Meera...kamu harus mengambil sikap tegas.. tunjukkan bahwa kamu kuat dan bisa mandiri 👍
Siti Naimah
iih..si camel kok kayak gak rela Meera mau menemui pangeran? kelihatan banget kalau si camel hatinya gak baik.yakin si Rafael mau membuang Meera dan memilih si Camelia?🤣
Siti Naimah
kebayang betapa panasnya hati Rafael 🤭
Siti Naimah
kira2 pihak mana ya yang mencelakai Meera? semoga cepat ketahuan dan ketangkep
KIM TAMIE
selamat berjuang EeLLLLLL.
ini pasti akan sedikit lebih sulit.
Meeramu sudah berubah, dia bukan lagi Meera yg dulu
Siti Naimah
lhoh katanya Rafael berencana mau putus sama Meera? hla kok begitu Meera coba dekat dikit sama yg Laen kok udah merasa panas sih? gak boleh egois dong
Siti Naimah
walah2 pangeran Rafael..sok2 an kamu mau putusin Meera..bisa2 berubah jadi linglung lho...apalagi jika Meera bakal dideketin sama cowok2 kece...terus elo dapat ganti cewek yg tidak lebih baik dibanding Meera....
merana deh🤣
Siti Naimah
begitu kejamnya sosial media...
Meera kamu harus semakin kuat..
belajar menghadapi tantangan hidup
yg tentu tidak mudah.. yakinkan diri bahwa kamu kuat kamu bisa💪💪
KIM TAMIE
bagus Meera, jangan mau dikendalikan dia, dia udah bukan siapa2 elu lagi
Leha Leha
Ingat kan di culik meera dgn Rafael thor Rupanye lg ade perasaan
Leha Leha
Jgn lama Lama up thor 🙏🙏🙏bg la lebih episode kesian org tunggu tunggu tiap minit di buka tgk Tk ade
Siti Naimah
kenapa minum obat kok mendadak dihaluskan?kan jadi terasa pahit.. mending langsung ditelan aja jadi ga terasa pahit nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!