NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Serina

Kehidupan Kedua Serina

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:32.2k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Seina adalah gadis cantik yang bercita-cita menjadi aktris terkenal. Setelah lulus sekolah, hidupnya terasa sempurna ketika dia berhasil debut di dunia hiburan. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di puncak awal kariernya, Seina justru dibunuh oleh seorang haters yang iri padanya.

Saat membuka mata, Seina tidak lagi berada di tubuhnya sendiri. Dia terbangun di tubuh Serina Elvano, seorang wanita egois yang dibenci banyak orang. Lebih mengejutkannya lagi, dia berpindah tubuh saat Serina sedang berjuang melahirkan anaknya.

Serina harus menjalani kehidupan baru sebagai istri Cristian Elvano, pria dingin dan berkuasa yang sama sekali tidak mencintai istrinya. Tidak hanya diabaikan oleh sang suami, Serina juga diperlakukan rendah oleh keluarga Elvano karena sikap buruknya di masa lalu.

Dia bertekad mengubah hidupnya, merebut kembali harga dirinya, dan membuat semua orang yang meremehkannya menyesal, terutama Cristian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Wajah Serina seketika murung. Dia bahkan tidak berani menatap perempuan yang berdiri di hadapannya.

"Maaf, Liv. Selama ini aku sudah banyak berbuat salah padamu."

Olivia menatap Serina dengan sorot mata dingin. Dia tidak akan mudah luluh hanya karena melihat wajah Serina yang tampak sedih. Meskipun demikian, ada sedikit keterkejutan dalam dirinya karena Serina memilih meminta maaf lebih dahulu.

Padahal dia jelas ingat kalau Serina adalah wanita yang pantang meminta maaf lebih dulu, apa lagi jika tindakan yang Serina buat sudah di klaim sebagai hal yang benar. Tapi sekarang, dia justru meminta maaf? Mungkinkan Serina baru saja bangun dari kematian?

"Tidak usah drama. Itu tidak akan mempan kepadaku." Ujar Olivia datar.

Setelah mengucapkan kalimat itu, Olivia berbalik hendak pergi. Namun, Serina dengan cepat menggenggam pergelangan tangannya. Dia tidak boleh membiarkan satu-satunya sahabat yang masih dimilikinya pergi begitu saja. Jika Olivia pergi, kepada siapa lagi dia harus meminta bantuan?

"Oliv, aku benar-benar minta maaf kepadamu. Sekarang aku sadar betapa bodohnya aku karena lebih percaya kepada teman-teman bajingan itu dan justru mengabaikanmu."

Air mata mengalir di pipi Serina. Wajahnya dipenuhi penyesalan yang tulus.

Melihat sahabatnya menangis seperti itu, Olivia hanya mengembuskan napas panjang.

"Bantuan apa yang kamu butuhkan?" tanyanya datar.

"Hah?"

"Aku tahu kamu, Ser. Kamu bukan tipe orang yang menangis hanya karena masalah seperti ini. Kamu selalu menyembunyikan air matamu dan hanya menangis saat benar-benar sendirian."

Mendengar ucapan itu, Serina langsung memeluk Olivia dengan erat. Entah karena malu telah ketahuan berpura-pura atau karena terharu dengan ketulusan sahabatnya.

"Kamu satu-satunya orang yang benar-benar mengenalku. Aku sungguh menyesali semua perbuatanku dulu."

Alih-alih membalas pelukan itu, Olivia justru mendorong tubuh Serina menjauh.

"Ih, menjauh. Kamu menjijikkan."

Begitulah Olivia. Meskipun berkali-kali disakiti oleh Serina, dia tetap tidak mampu menyimpan amarah terlalu lama. Karena keduanya sudah saling mengenal sejak lama, dan ikatan itu seperti benang merah yang terus mengikat mereka dalam lingkaran persahabatan.

Tak lama kemudian, keduanya memasuki sebuah kafe. Olivia memperhatikan Serina yang sedang menyantap makanannya dengan lahap, seolah tidak terganggu dengan bayi yang ada di gendongannya.

"Pelan-pelan makannya. Kamu seperti tidak makan selama setahun."

"Bukan setahun," jawab Serina sambil tersenyum kecil. "Lima jam."

Setelah menghabiskan makanannya, Serina meneguk minuman hingga tandas, lalu mengusap perutnya yang kini terasa kenyang.

"Ah... lega sekali. Untung kamu datang, Liv. Kalau tidak..."

"Kalau tidak, mungkin orang-orang benar-benar mengira kamu sudah gila."

Serina hanya mencebik mendengar sindiran itu.

Olivia kembali bertanya, "Memangnya sedang apa kamu berkeliaran di jalan? Bukankah sekarang kamu sudah hidup enak dengan suami kaya raya?"

Serina terkekeh pelan. "Tidak seperti itu. Sebenarnya aku sedang kabur."

"Apa?" Mata Olivia membelalak. "Kabur? Jangan bilang suamimu bangkrut, lalu kamu berniat mencari pria kaya yang lain?"

Serina menundukkan kepala. "Jadi, di matamu aku memang perempuan seperti itu?"

Melihat ekspresi sahabatnya berubah murung, Olivia langsung merasa bersalah.

"Bukan begitu maksudku. Pokoknya... ya seperti itulah."

Serina menarik napas panjang sebelum kembali menatap Olivia.

"Liv, aku serius dengan permintaan maafku tadi. Aku tahu dulu aku salah karena lebih memilih mempercayai mereka daripada kamu, padahal kamulah yang selalu ada untukku. Bahkan dulu kamu rela menjual barang-barang kesayanganmu demi membantuku. Aku benar-benar minta maaf."

Kalimat Serina seperti duri yang menusuk ulu hati Olivia, dia memalingkan wajahnya.

Sejujurnya dia memang kecewa. Saat itu, semua peringatannya diabaikan. Serina justru lebih mempercayai orang-orang yang diam-diam memanfaatkannya, padahal dia hanya ingin melindungi sahabatnya dari niat buruk mereka tapi pada ujungnya malah dia yang di tinggalkan.

"Aku memang kecewa kepadamu, Serina. Tapi mau bagaimana lagi? Aku tidak pernah benar-benar bisa membencimu."

Mata Serina kembali berkaca-kaca. "Boleh aku memelukmu sekali lagi?"

Oliva mengangguk pelan. "Tentu, tapi jangan lama-lama kasihan bayimu."

Serina langsung memeluk sahabatnya dengan erat. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, persahabatan mereka yang sempat retak akhirnya kembali utuh.

Dalam hati, Serina berharap setiap kebaikan yang dia lakukan akan membawanya semakin dekat pada kesempatan untuk kembali ke kehidupannya yang dahulu.

Dia tidak sabar menunggu hari itu tiba.

"Ngomong-ngomong, sekarang kamu tinggal di mana?" tanya Serina.

"Aku kamu?" goda Olivia sambil mengangkat sebelah alis, dulu Serina selalu menggunakan bahasa informal jika bicara dengannya tapi sekarang wanita itu sangat jauh berbeda.

Serina tertawa kecil. "Sejak menjadi seorang ibu, aku banyak belajar dan berubah. Tanpa sadar cara bicaraku juga berubah menjadi lebih sopan. Aneh, ya, kalau aku menggunakan kata 'aku' dan 'kamu'?"

Olivia menatapnya tidak percaya."Coba ulangi."

"Hehe... sejak aku menjadi—"

"Bukan itu."

"Lalu yang mana?"

"Kamu benar-benar sudah menjadi seorang ibu?"

"Iya."

"Jadi... Bayi di gendonganmu itu anakmu?"

"Iya."

Olivia langsung memperhatikan tubuh Serina dari ujung kepala hingga kaki.

"Astaga... pantas saja dadamu terlihat lebih berisi. Tapi tubuhmu tetap langsing. Bukankah kebanyakan perempuan menjadi lebih gemuk setelah melahirkan?"

Serina spontan menyilangkan kedua tangan di depan dada sambil memandang Olivia dengan kesal.

"Jangan menatapku seperti itu. Tatapanmu seperti orang mesum."

Olivia tertawa terbahak-bahak.

"Enak saja. Aku ini perempuan cantik, bukan orang mesum."

Keduanya terus mengobrol hingga sore menjelang.

Di tengah obrolan itu, Olivia tiba-tiba bertanya, "Bagaimana hubunganmu dengan Regan?"

Pertanyaan itu memang sudah lama ingin dia ajukan. Serina terdiam sesaat sebelum akhirnya menjawab pelan.

"Aku dan dia hanya berpura-pura berpacaran agar..."

1
wahyu andria
sekali kali double up dong thorrr🤭
Yuni Anto
/Pooh-pooh/next Thor/Pooh-pooh/
Sribundanya Gifran
lanjut
Ari Peny
malas aq liat wanita yg teelalu tergantung keliatan lemas pantas d remehkan
Ari Peny
coba baca kelihatannya bagus
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
double update dunk thor🫶
Sribundanya Gifran
lanjut lagi thor💪💪💪💪💪
Yuni Anto
/Whimper/yah dikit bingit/Whimper/Thor up LG donk lama lho KKA author ga up🙏🙏🙏up LG donk😍y😍
Kholifah Tiara
up nya lama,,,, dikit lg,,,,🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut thor
mysa
terlalu sedikit bakalan laman nunggu cerita kayak gini malas lanjut
Zee✨: sory, kak. soalnya aku baru aja lahiran jd bakal hiatus dulu beberapa hari
total 1 replies
Vi_ana
ai gladis enggak tahu malu banget ih .... ayo Serina aku dukung kamu
aku
dikasih syok terapi dlu nih tuan kepedean tinggi baru terasa nyahokk 🤣🤣
Nana Nana
kek pernah baca dehh😳
aku
nah dr kmren2 kek minta cermai. 😌 kasih syok jantung tuh laki songong. biar u gk kliatan ngemis bgt ser. be smart ser
Zee✨: wkwk bnr, sekali² emng harus di kasih paham🤣
total 1 replies
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
wuihh keren thorr, serina mantap
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
terimakasih thor sdh double update, jangan jangan saham ga thor buat serina
Allea
tumben cerita reinkarnasi tapi cewenya menye2 biasanya balas dendam ini malah takut miskin🤭
ˢᵘᵖᵉʳ爪乇🦸
ya begitu Sher..


.. pelan pelan sajaaaaa 🎵🎶🎵
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
😂😂😂
mulai berpihak ke serin kamu cris🫶
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!