NovelToon NovelToon
You Are My Husband

You Are My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahmuda / Duda / Pengganti / Beda Usia
Popularitas:77.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: daundia

Semuanya berawal dari Wasiat yang di berikan Rima. Perempuan yang sudah ia anggap sebagai penolong hidupnya, meminta hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Bagaimana bisa Rima meminta Asyna untuk menikah dengan suaminya? Asyna memang sangat mencintai pria itu, tapi semenjak hatinya patah ia takut melangkah dalam aliran sakit itu lagi. Tapi demi apapun, Asyna akan melakukan semua permintaan perempuan itu, meskipun risikonya adalah di benci oleh laki-laki yang dicintainya, Raihan.

Akankah Asyna mampu membuat Raihan jatuh cinta dan melupakan masa lalunya bersama Rima?

Ikuti terus kisah mereka di novel ini yah. Happy Reading ☺️☺️☺️.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon daundia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpental dari Ranjang

🌸 Happy Reading 🐛

Typo gentayangan 🐛

Yusuf menatap perempuan di hadapannya yang tersenyum tulus. Tangannya dengan segera membalas uluran jabatan dari perempuan itu. Yusuf menenangkan dirinya yang tiba-tiba saja merasa jika jantungnya akan lepas. Sebegitu dahsyatnya kah senyuman perempuan itu?

"Selamat atas pernikahan kalian,... aku turut bahagia." Asyna melepaskan jabatan tangannya setelah mengucapkannya.

"Terima kasih Asy,.." Yusuf tersenyum kecut.

Jujur saja, jantungnya masihlah berdetak kencang setiap melihat perempuan itu, tapi laki-laki yang berdiri di sampingnya seperti bodyguard itu membuatnya tertampar akan kenyataan.

Astagfirullah, berulang kali Yusuf beristighfar. Dia melirik keberadaan wanita cantik di sampingnya yang tidak lain adalah istrinya. Terlihat jelas di sana Efra tersenyum bahagia, tapi begitu Asyna dan Raihan meninggalkan mereka dan pergi menjauh, wajah Efra mulai mendung dan judes.

Yusuf hanya bisa menertawakan kebodohannya itu. Mungkin Efra akan berpikir lagi jika dirinya adalah pria yang gagal move on, oh dear.

*****

Rasa pegal menyelimuti setiap sendi dalam tubuh Efra. Berjam-jam memasang wajah bahagia dan tersenyum lebar ternyata lebih melelahkan daripada menggunakan high heels di kakinya.

Efra mendecakkan lidahnya, kesal ketika kesulitan melepas sepatu yang dipakainya. Gaun pengantin yang dipakainya menghalanginya untuk menunduk dan meraih kakinya.

Yusuf yang melihatnya dengan sigap mendekat ke arah Efra kemudian tanpa basa-basi lagi langsung melepaskan dua sepatu yang melekat di kaki indah Efra dengan mudah.

Efra sedikit tersentak saat jemari pria itu menyentuh kakinya. Rona merah seketika menyembul dari balik pipi chubbynya.

"Bukankah meminta tolong akan lebih baik? Kau mencoba melepas sepatu itu sampai seabad pun, sepatu itu tak akan lepas!" Ucap Yusuf jutek kemudian melenggang pergi menuju ke sudut ruang kamar.

"Apa maksudmu? Jadi kau tidak ikhlas membantuku?" Efra terpancing emosi.

"Aku tidak bilang begitu!"

"Menyebalkan!" Efra mengerucutkan bibirnya kesal.

Yusuf mengabaikan ucapan istrinya itu, dia sudah sangat gerah dan ingin mengganti bajunya. Yusuf menarik kopernya dan membukanya. Banyak baju-baju yang tersusun secara rapi di dalam kopernya. Yusuf segera meraih satu kaos berwarna hitam, celana beserta **********.

"Aku mandi dulu." Ucap Yusuf beranjak pergi menuju ke kamar mandi di kamar mereka.

Efra menghembuskan napasnya, matanya melirik jam dinding yang menempel erat di dinding kamarnya. Sudah pukul 20:00 waktu Indonesia Barat. Sungguh matanya sudah sangat mengantuk, rasa pegal dan kesemutan di tubuh membuatnya serasa ingin langsung berbaring nyaman di atas ranjang empuk miliknya. Tapi tubuhnya lengket semua, Efra juga harus mandi.

Tak berapa lama Yusuf keluar dari kamar mandi dengan wajah basah dan berserinya. Baru kali ini Efra melihat Yusuf dengan penampilan seperti itu. Lihatlah celana kolor yang dipakainya, sangat lucu hahahah.

"Hihi...." Efra tertawa kecil

"Kenapa?" Yusuf menaikkan alisnya curiga dengan suara tawa Efra.

"Tidak papa, aku hanya tertawa mengingat drama Korea yang tiba-tiba melintas di kepalaku." Bohong Efra

"Hmm, cepatlah mandi sebelum semakin malam."

"Yayaya..."

Efra segera beranjak dan dengan langkah lebar menuju kamar mandi. Dia ingin berendam air hangat dan merilekskan tubuhnya di sana.

***

Efra merasa ada ular yang melingkar di perutnya. Dia menjerit-jerit dan berusaha meloloskan diri dari lilitan hewan melata tersebut. Dengan penuh tenaga dia menggunakan seluruh kekuatannya baik kekuatan tangan maupun kaki. Kakinya dengan lincah menendang sesuatu yang dianggapnya ular itu.

"Argghhh......"

Seseorang menjerit keras, dan tak lain adalah Yusuf. Yusuf terpental dari ranjang berukuran biasa itu. Pantatnya dengan mesra mendarat di lantai yang sangat keras dan dingin. Matanya langsung terbuka begitu merasakan sakit yang luar biasa di pantatnya.

"Ah...sakit..." Yusuf berdiri sembari memegang pantatnya. Pandangannya teralih pada pelaku kejahatan yang sudah berhasil melukainya di malam pertama mereka yang sangat membosankan, yah begitulah.

Dengan malas Yusuf kembali merangkak ke ranjang dan mengistirahatkan tubuhnya. Yusuf masih saja merasakan sakit di tubuhnya. Dia tidak bisa menerima ini. Efra bahkan sama sekali tidak merasa bersalah setelah menendangnya sehingga mencium lantai. Sepertinya Yusuf harus memberinya sedikit pelajaran. Yusuf tersenyum smirk dan mendekati Efra yang masih tidur dengan nyaman.

Dengan sengaja Yusuf memencet hidung Efra untuk beberapa detik.

Efra menggeliat tak nyaman, rasanya seperti ada plastik yang menutup hidungnya. Napasnya mulai terasa sesak dan tanpa menunggu lama lagi, matanya terbuka dan menemukan sosok menyebalkan penyebab rasa sesak di dadanya.

"Ha.....hah...ka-u ingin membunuhku?" Efra terduduk dengan paksa dan menatap tak percaya pada perbuatan suami tampannya itu.

"Itu pertanyaan yang seharusnya kutanyakan padamu!"

"Apa? Jelas jelas kau yang..."

"Sttt... kau tidak ingat ya? Tadi kau dengan lancarnya menendangku hingga aku terjatuh di lantai tanpa persiapan apapun.

Efra terdiam, jadi ular yang ada di mimpinya semalam itu Yusuf?

Oh astaga,

"Mana kutahu, aku kan sedang tidur!"

Efra mengabaikan Yusuf dan tanpa menunggu lebih lama lagi dia segera membaringkan tubuhnya di ranjang.

"Sudahlah aku lelah, kau lihat kan ini masih jam dua pagi!" Tunjuk Efra pada sebuah jam berukuran sedang di tembok kamarnya.

Yusuf tersenyum smirk dan mengungkung tubuh Efra.

"Tapi sepertinya aku tidak bisa tidur lagi."

Efra melototkan matanya dan menatap sedikit khawatir.

"Ma-mau apa kau?"

"Haruskah aku mengatakannya?"

Efra terdiam dan menatap Yusuf sedikit frustasi. Apalagi saat bibir pria itu berada tepat dihadapannya. Rasanya Efra ingin pingsan saja saat itu.

"Kita sudah tidak memerlukan tidur. Mari manfaatkan waktu yang singkat ini untuk bersenang-senang."

"Tap-pi..."

Yusuf menempelkan bibirnya dan mencium bibir Efra lembut. Ini ciuman pertamanya dan entah kenapa ternyata seperti ini rasanya. Yusuf tersenyum kecil di sela ciumannya. Dia bisa merasakan tubuh Efra yang menjadi kaku sementara kedua matanya terbuka menyaksikan perbuatannya. Yusuf melepaskan ciumannya dan tertawa kecil mendapati respon Efra yang kelewat lucu. Saking lucunya membuat Yusuf kembali menyecap rasa manis pada bibir itu. Pertemuan bibir mereka membuat Yusuf seakan melupakan segalanya. Yusuf semakin memperdalam kecupannya dan membuat Efra terdiam kaku menerima setiap sentuhan manis dari suaminya.

Tet-Tot, Bersambung 👀👀

Hai akhirnya setelah 28 hari aku update lagi. Seneng banget sih, wakakak. Memang beginilah author ya suka telat update, bukan lagu telat sih tapi keterlaluan wkwkkw. Btw jangan lupa mampir audiobookku ya dan dengarkan suara cempreng merduku itu. Jangan lupa buat like dan komen juga.

Sebelumnya aku mau berterimakasih dulu sama pembacaku di masa yang akan datang. Semoga aja ada yang membaca novel yang jarang update ini, wkwkk. Terima kasih banyak dan selalu jaga kesehatan kalian. semoga kita selalu dalam keadaan sehat, aamiin☺️. Ppy

1
kang teamoon🥒
,
Ketut Aritya
kasian .. 😭😭😭😭😭 kok bs gini ???????????????????????
Bayangan Ilusi
Lima like mendarat
kang teamoon🥒
next 👀
kang teamoon🥒
🏃
kang teamoon🥒
🐊
❄️Rona Aristizuma🌸: dasar kau buaya buntung tung. pacaran kok itung itung tung . dasar kau buaya buntung mencari untung 🤓😚
total 1 replies
السلام عليكم
kapan up
السلام عليكم: semoga lekas sembuh kak
total 3 replies
Nia jeje
like semangat
السلام عليكم
semangat
السلام عليكم
lanjutkan
السلام عليكم
komentar az 🤭🤭
السلام عليكم
keren,kak
السلام عليكم
bagus
السلام عليكم
lanjutkan kak
Nia jeje
like semangat
🍒 شيري 🍒
up donk otor cantik 🥰
𝓔𝓴𝓪𝓛𝓾𝓷𝓪♀🍆𝕸y💞👏
aku favorit dulu nih kak,,, cari waktu senggang buat baca
Susi Ana
aku datang
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
bersambung lagi, az 🤭🤭🤭 semangat ya 💪💪💪💪💪
❄️Rona Aristizuma🌸: iya lanjut kok, sabar 😂😂🤣🤣🤣
total 3 replies
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
seharusnya ada lanjutannya ini,az 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!